
Guru Yi Shu sangat mengenal semua tempat yang ada di Sekte ini dengan sangat baik, termasuk semua jalan dan ruangan rahasia yang ada di tempat ini karena dia adalah adik dari Master Sekte Yi Long yang merupakan orang yang membangun semua bangunan yang dijadikan sebagai tempat Sekte Awan Biru ini sebelum dia terbunuh oleh siasat yang di lakukan oleh bangsa Iblis.
“Guru Yi Shi, kemana kita akan pergi?” tanya Heilong penasaran saat Guru Yi Shu membawanya melewati sebuah jalan rahasia yang ada di samping Aula Dalam Sekte.
“Tempat tinggal para prajurit pengintai yang berada di atas Aula Dalam sekte ini,” jawab Guru Yi Shu.
Mereka berdua terus melanjutkan perjalanan mereka melewati jalan setapak yang sangat sepi itu karena jalan setapak ini hanya digunakan oleh prajurit pengintai saja. Mereka berdua akhirnya sampai di depan pintu masuk ruangan itu setelah menaiki tangga yang ada di belakang bangunan Aula Dalam.
“Sepertinya semua prajurit pengintai sedang tidak ada di sini karena semua kunci untuk melewati lorong rahasia yang tersimpan di kotak ini, semuanya sudah diambil,” ucap Guru Yi Shu sambil membuka tempat penyimpanan kunci rahasia yang ada di depan pintu masuk ruangan.
Mereka berdua segera masuk ke dalam ruangan itu dan duduk di lantai yang beralaskan karpet yang sangat empuk karena karpet ini terbuat dari bulu domba salju yang hanya bisa hidup di Benua Utara saja. Hal inilah yang membuat karpet ini terasa sejuk saat di duduki dan membuat pikiran orang yang duduk di atasnya menjadi tenang.
Guru Yi Shu langsung mengeluarkan sebuah peta yang terbuat dari kulit seekor Beast dari balik bajunya dan meletakkan peta itu di atas meja yang ada di depannya.
“Ini adalah peta yang di buat oleh Kakakku saat dia membangun perguruan ini. Sepertinya Iblis penyamar itu tidak banyak merubah struktur bangunan tempat ini meskipun dia sudah merubah perguruan ini menjadi sebuah Sekte karena saat membangun tempat ini, Kakakku sengaja menyiapkan banyak sekali kamar kosong sebab dia sudah memperhitungkan bahwa perguruan ini cepat atau lambat akan berubah menjadi sebuah Sekte.”
Heilong melihat peta itu dengan teliti untuk mempelajarinya dan dia menemukan ada beberapa jalan dan ruangan yang di gambar dengan warna yang berbeda.
__ADS_1
“Guru, jalan dan ruangan yang berwarna merah ini kenapa memiliki warna yang berbeda dan tempatnya seperti berada di bawah tanah?” tanya Heilong sambil menunjuk peta itu dengan jari telunjuk kanannya.
“Jalan yang berwarna merah itu adalah jalan rahasia yang di gunakan untuk melarikan diri saat dalam keadaan bahaya. Sedangkan untuk ruangannya, ruangan itu biasanya digunakan untuk menyimpan barang-barang berharga karena ruangan itu terbuat dari baja yang sangat kuat yang biasanya digunakan untuk membuat sebuah senjata pusaka.”
Heilong menganggukkan kepalanya saat mendengar penjelasan Guru Yi Shu, kemudian dia lanjut bertanya. “Lalu di mana letak Shen Yu disembunyikan?”
Guru Yi Shu menunjuk peta itu dengan jari telunjuk kanannya dan mulai menunjukkan arah yang tepat pada Heilong untuk menuju ke ruangan bawah tanah tempat Shen Yu disembunyikan.
“Sekarang kita berada di sini. Dan jalan yang berwarna merah yang ada di sebelah kanan ini adalah jalan rahasia lain untuk menuju ke ruangan bawah tanah yang ada di bawah kamar master sekte. Jalan rahasia ini sengaja di buat untuk memudahkan komunikasi antara Master Sekte dan para prajurit pengintai karena fungsi dari ruangan itu dulunya adalah ruangan untuk rapat.”
“Jadi kita bisa pergi ke tempat di mana Shen Yu disembunyikan melalui jalan rahasia yang ada di ruangan ini?” lanjut Heilong bertanya dengan semangat.
“Apakah Iblis Penyamar itu juga memiliki peta seperti ini?” tanya Heilong memastikan.
“Tidak. Peta ini hanya ada satu saja karena Kakakku sudah ingat setiap bagian dari tempat ini. Kakakku juga mengatakan padaku agar aku tidak memperbanyak peta ini karena itu akan menjadi sebuah bumerang bagi sekte ini,” jawab Guru Yi Shu.
“Lalu bagaimana dengan para prajurit pengintai yang lain. Seharusnya mereka juga tahu tentang jalan rahasia ini karena mereka sering memakai jalan rahasia ini,” balas Heilong.
__ADS_1
“Kamu tenang saja karena semua anggota prajurit pengintai yang lama juga ikut mati bersama Kakakku. Semua prajurit pengintai yang sekarang adalah anak buah dari iblis penyamar itu, jadi sudah tidak ada lagi yang mengetahui jalan rahasia ini,” jawab Guru Yi Shu.
“Baiklah kalau begitu, aku akan pergi untuk melihat keadaan Shen Yu dulu dan memberitahu rencana kita agar dia menjadi lebih tenang,” ucap Heilong.
“Baiklah, tapi kau harus berhati-hati. Jangan sampai keberadaanmu diketahui oleh para prajurit penjaga yang ada di sana. Kau harus menggunakan cincin ini untuk menembus dinding yang merupakan pintu masuk ke ruangan rahasia itu.”
Guru Yi Shu langsung memberikan sebuah cincin yang terbuat dari kayu berwarna hijau seperti giok pada Heilong. Cincin itu langsung di pakai Heilong di tangan kanannya dan dia segera mencoba cincin itu untuk menembus dinding yang ada di sebelah kanannya.
“Rupanya dinding itu adalah sebuah ilusi. Pantas saja cincin yang terbuat dari Kayu Ilusi Giok ini bisa membuatku menembus melewati dinding besi itu,” ucap Heilong setelah dia masuk ke dalam lorong rahasia.
Heilong berjalan menyusuri lorong rahasia yang kurang lebih sepanjang dua puluh meter. Lorong rahasia ini berbeda dengan lorong rahasia yang sebelumnya karena cahaya yang digunakan untuk menyinari lorong rahasia ini berasal dari pantulan cahaya dari luar.
Cahaya ini bisa masuk ke dalam karena terdapat lubang khusus sebesar kepalan tangan di kanan kiri lorong rahasia ini. Cahaya itu lalu dipantulkan melalui atap dan lantai yang mirip seperti kaca.
Heilong tiba-tiba berhenti saat dia sampai di pintu keluar lorong rahasia ini. Dia lalu menggunakan jurus mata dewanya untuk melihat keadaan di dalam ruangan rahasia itu.
“Ternyata ruang rahasia itu hanya di jaga oleh dua orang saja. Seperti iblis penyamar itu sangat yakin bahwa tidak mungkin ada orang yang bisa menerobos ke dalam ruang rahasia ini. Tapi di mana Shen Yu berada.”
__ADS_1
Heilong kembali melihat ruangan rahasia itu dengan mata dewanya karena dia masih belum menemukan keberadaan Shen Yu padahal ruangan rahasia ini sangat kecil. Tapi dia melihat sekumpulan awan berwarna hitam berada di tengah-tengah ruangan itu.
“Awan aneh apa itu? Kenapa sepertinya aku bisa merasakan ada seseorang yang di kurung di dalam awan itu,” ucap Heilong sambil menambah energi murninya ke kedua matanya agar jurus mata dewanya menjadi semakin kuat.