LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 249 MASUK KE PULAU


__ADS_3

Setelah berenang sejauh lima puluh meter di dalam air danau yang sedingin es itu, mereka akhir melihat sebuah Goa kecil yang ada di dasar danau.


Mereka lalu masuk ke dalam Goa itu dan ternyata keadaan di dalam Goa itu sangat kering, sama sekali tidak terendam air karena di depan pintu masuk Goa terdapat sebuah medan pelindung yang menghalangi air untuk masuk ke dalam Goa. Tapi suhu di dalam Goa ini sangat dingin, lebih dingin dari suhu udara di dalam makam es.


“Apakah kita sudah sampai di pulau bagian dalam?” tanya Heilong.


“Belum. Pulau yang sedang kita tuju ada di balik pintu gerbang es itu,” jawab Kaisar Xin Feng sambil menunjuk sebuah pintu gerbang yang terbuat dari dua balok es raksasa yang sangat tebal.


Heilong mengamati pintu gerbang es. “Kenapa harus membuat pintu gerbang dari es setebal ini hanya untuk membatasi pulau bagian dalam dan pulau bagian luar? Pintu Gerbang setebal ini sangat cocok jika digunakan sebagai pintu gerbang kerajaan,” celetuk Heilong.


Xue Xian Hou langsung melirik Heilong dan menjawab dengan nada sinis. “Kau tidak tahu apa-apa tentang kegunaan dari pintu es ini. Pintu es ini adalah pintu yang di buat oleh Kakekku Kaisar Xuan De, aku bisa mengenali pintu ini dengan sangat jelas karena aura yang memancar dari pintu es ini sama seperti aura yang memancar dari tubuh kakek. Di pintu es ini terdapat sebuah formasi pelindung yang sangat kuat, yang bernama Formasi Gerbang Es Utara.”


Xue Xian Hou langsung menggunakan sedikit kekuatan es yang ada di ujung jarinya untuk menyerang pintu gerbang es itu dan sebuah gambar formasi pelindung dengan gambar kura-kura es langsung muncul di permukaan pintu gerbang es itu.


“Kau lihat'kan gambar yang ada di dalam formasi itu. Itu adalah gambar dari kura-kura es yang merupakan Beast penjinak api. Sepertinya Kakekku sengaja membuat pintu ini untuk menghalangi agar hawa panas yang muncul dari Tongkat Phoenix Angin tidak menyebar keluar dan membakar seluruh Hutan Northland,” ucap Xue Xian Hou sambil menunjuk gambar kura-kura es yang ada di tengah formasi agar Heilong bisa melihatnya dengan jelas.


“Maafkan perkataanku tadi, aku tidak tahu bahwa itu adalah pintu yang dibuat oleh Kakekmu dengan tujuan untuk melindungi tempat ini.”


Heilong segera meminta maaf pada Xue Xian Hou setelah melihat sedikit kemarahan pada wajah Xue Xian Hou saat dia secara tidak sengaja menghina pintu yang dibuat oleh Kakeknya.


Xue Xian Hou mengambil nafas panjang untuk menenangkan dirinya. “Tidak apa-apa, aku yang seharusnya minta maaf. Aku memang selalu tidak bisa mengontrol emosiku jika ada yang menghina sesuatu yang berhubungan dengan Kakekku karena hanya Kakek'lah satu-satunya orang yang menyayangiku sejak aku kecil.”


“Lalu bagaimana cara untuk membuka pintu ini? Pintu es ini sangat susah untuk dibuka, aku sudah mencoba mendorongnya dengan sekuat tenaga tapi malah tanganku yang membekuk,” ucap Kaisar Xin Feng yang sedang berdiri di depan pintu gerbang dengan kedua tangannya yang sudah diselimuti es.


“Hanya ada dua cara. Pertama kita harus menggunakan Teknik Pembuka Gerbang Es Utara. Dan cara yang kedua adalah kita harus menghancurkan formasi itu,” jawab Xue Xian Hou.


“Kalau begitu tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena kau adalah cucu dari Kaisar Xuan De jadi seharusnya Kakekmu juga mengajarimu teknik untuk membuka pintu gerbang ini,” ucap Heilong menatap Xue Xian Hou.

__ADS_1


“Sayang sekali aku harus mengecewakan harapanmu kali ini karena meskipun aku adalah cucu Kaisar Xuan De dan seorang Putri dari Kerajaan Green Tortoise tapi sejak kecil aku dibesarkan di lingkungan Sekte Giok Salju. Aku hanya beberapa kali bertemu dengan Kakekku yang dengan sengaja mengunjungiku sebelum Kakekku itu menghilang. Dan sebagian besar waktu yang aku miliki dengan Kakekku, aku habiskan untuk mengobrol tentang keadaan yang ada di dalam istana karena aku sama sekali tidak pernah kembali ke istana sejak aku tinggal di dalam sekte,” jawab Xue Xian Hou.


“Kau sama sekali tidak pernah kembali ke istana? Apakah kau sama sekali tidak merasa rindu dengan kerabatmu yang tinggal di dalam istana,” tanya Heilong sedikit terkejut.


“Aku memiliki alasan sendiri tentang itu. Suatu saat nanti, aku akan memberitahukannya padamu jika waktunya sudah tiba,” jawab Xue Xian Hou.


“Jadi sama sekali tidak ada cara untuk membuka pintu gerbang es ini selain menghancurkan formasi pelindung yang melindungi pintu gerbang ini terlebih dahulu,” tanya Kaisar Xin Feng tiba-tiba.


“Benar,” jawab Xue Xian Hou.


“Tapi jika aku menghancurkan formasi pelindung itu maka hawa panas yang ada di dalam akan menyebar keluar dan membakar seluruh Hutan Northland,” balas Kaisar Xin Feng bimbang.


“Ada tidak perlu khawatir. Selama pintu gerbangnya tidak hancur maka formasi itu akan muncul kembali setelah satu menit meskipun berkali-kali dihancurkan,” jawab Xue Xian Hou.


Kaisar Xin Feng menjadi lega setelah mendengar jawaban dari Xue Xian Hou. Dia langsung mengeluarkan Tombak Giok Badai Angin miliknya dan mulai memasukkan energi anginnya ke dalam tombak. Dalam sekejap Tombak yang ada di tangan Kaisar Xin Feng itu langsung bergetar dengan sangat kuat dan memunculkan aura energi angin yang langsung menyelimuti semua bagian tombaknya. Kaisar Xin Feng lalu mengarahkan ujung tombak ke arah pintu gerbang es itu.


“Tombak Angin Harimau Penghancur”


“Boom … Boom … Boom …”


Jurus ini langsung membentuk bayangan energi angin berbentuk tiga ekor Harimau Putih yang langsung menyerang Formasi Pelindung Gerbang Es Utara yang ada di permukaan gerbang es itu dengan menggunakan cakarnya yang sangat tajam dan memancarkan energi angin yang sangat menakutkan.


Tapi bayangan ketiga ekor Harimau putih itu langsung membeku saat cakar mereka menyentuh Formasi Pelindung Gerbang Es Utara. Ini semua terjadi karena sebelumnya Kaisar Xin Feng telah mengurangi kekuatan energi anginnya saat dia akan menggunakan jurus ini. Kaisar Xin Feng takut jika dia menggunakan kekuatan penuhnya maka pintu gerbang es itu juga akan ikut hancur.


“Sepertinya kekuatan dari formasi pelindung itu sangat kuat,” ucap Heilong.


“Tidak. Aku hanya takut menggunakan kekuatan penuhku karena saat aku menggunakan kekuatan penuhku aku tidak akan bisa mengontrol jurus ini dan mungkin saja kekuatan dari jurusku ini akan menyebabkan pintu gerbang es yang ada di belakang formasi pelindung itu akan hancur,” jawab Kaisar Xin Feng.

__ADS_1


“Kau cobalah untuk menghancurkan formasi pelindung itu. Seharusnya energi apimu akan memiliki keuntungan saat menghadapi formasi pelindung yang terbuat dari energi es,” sahut Xue Xian Hou menatap Heilong.


“Tapi pedang yang biasa aku gunakan untuk menggunakan jurus apiku baru saja hancur,” jawab Heilong.


“Aku percaya kamu pasti memiliki cara lain yang bisa kamu gunakan untuk mengeluarkan jurus apimu itu. Saat aku berada di Hutan Jati bersalju aku melihat sebuah mayat Harimau salju yang mati terbakar karena terkena jurus api, tapi aku tidak menemukan jejak pedang di tubuh Harimau Salju itu. Yang aku temukan hanya bekas jari telunjuk seorang manusia,” ucap Xue Xian Hou.


Heilong tidak bisa berkata apa-apa karena memang benar yang dikatakan oleh Xue Xian Hou. Waktu itu dia memang hanya menggunakan jari telunjuknya saja untuk menyerang salah satu anak buah Raja Harimau Salju.


Heilong'pun maju dan langsung memukul dengan keras permukaan Pintu Gerbang es itu dengan tinjunya yang telah diselimuti dengan api berwarna putih. Namun api yang ada di tangan Heilong mulai menghilang dan tinjunya secara perlahan mulai dibekukan oleh kekuatan dari Formasi Gerbang Es Utara. Heilong'pun langsung menarik tangannya mundur kebelakang.


“Apa cuma sampai di situ saja kemampuanmu! Bagaimana kau bisa melindungi orang kau cintai jika menghancurkan formasi pelindung saja tidak mampu,” ejek Xue Xian Hou yang sengaja ingin membuat Heilong marah karena dia tahu bahwa Heilong hanya akan mengeluarkan kekuatan penuhnya saat dia sedang marah.


Ejekan dari Xue Xian Hou ini ternyata sukses membuat Heilong menjadi marah karena Heilong membalas ejekan itu dengan dingin. “Diam kau, akan aku buktikan bahwa aku bisa menghancurkan formasi pelindung ini.”


Heilong akhirnya ingat saat dia melawan Lin Chong Wei, dia pernah menggunakan jurus pedang racun api dengan menggunakan cambuk tali kolor pusaka. Heilong langsung mengeluarkan cambuk pusakanya itu dan memasukkan energi apinya kedalaman cambuk itu sambil melakukan gerakan untuk mengeluarkan jurus Pedang Racun Api.


“CAMBUKAN SERIBU API”


Heilong langsung memukulkan cambuk pusakanya ke formasi pelindung es itu setelah jurus ya dikeluarkan siap dan formasi itu'pun langsung hancur karena diserang oleh ribuan api sebesar jarum yang muncul dari serangan cambuk Heilong.


“Kaisar tolong bantu aku untuk mendorong pintu yang sebelah kiri dan aku akan mendorong pintu yang sebelah kanan. Biarkan Xin Ye dan Xue Xian Hou masuk terlebih dahulu,” seru Heilong sambil menatap Kaisar Xin Feng.


“Baik,” jawab Kaisar Xin Feng sambil menganggukkan kepala.


Kaisar Xin Feng dan Heilong pun langsung mendorong Pintu Gerbang Es itu secara bersama sesuai dengan instruksi yang disebutkan Heilong.


Saat pintu itu berhasil dibuka, Xue Xian Hou langsung mengangkat tubuh Putri Xin Ye membawanya berlari masuk melewati pintu gerbang karena waktu yang dia miliki untuk melewati pintu gerbang es itu sangat singkat yaitu cuma satu menit.

__ADS_1


Heilong dan Kaisar Xin Feng langsung menyusul masuk setelah Xue Xian Hou dan Putri Xin Ye berhasil masuk lebih dulu. Pintu Gerbang itu'pun akhirnya tertutup kembali setelah mereka semua berhasil melewati pintu gerbang itu dan akhirnya mereka semua berhasil masuk ke pulau bagian dalam.


Saat masuk ke pulau bagian dalam mereka semua merasa sedikit terkejut karena suhu udara di sini tidak sepanas yang mereka kira. Suhu udara di tempat ini hampir sama seperti suhu udara yang ada di luar makam.


__ADS_2