LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 260 PEDANG API BARU ( PART 8 )


__ADS_3

Tubuh Heilong langsung tenggelam di dalam lautan api berwarna emas yang membakar seluruh pulau, kecuali daerah yang berada di dekat dinding pembatas dari Formasi Pelindung Dunia Es.


Xue Xian Hou langsung menghindar dan turun ke tempat yang tidak terbakar oleh api emas itu dan berteriak pada Heilong. “Apakah kau baik-baik saja?”


“Jangan khawatir. Aku baik-baik saja di sini, api ini tidak akan bisa membakar tubuhku karena di dalam tubuhku ada elemen air dan elemen es serta jurus penyembuhan elemen air yang akan menyembuhkan luka-luka yang ada di tubuhku dengan sendirinya, kau juga jangan lupa bahwa aku juga memiliki elemen api yang memiliki kekuatan yang sebanding dengan api emas ini. Aku hanya butuh sedikit waktu untuk mengendalikan pedang pusaka ini,” teriak Heilong dengan nada sedikit berat karena dia harus menahan kuatnya getaran dari pedang pusaka itu.


Xue Xian Hou akhirnya berhenti bertanya dan berdiri dengan tenang melihat ke arah kobaran api tempat Heilong berada karena dia percaya pada kemampuan dan kekuatan Heilong. Dia sangat yakin bahwa Heilong pasti dapat menaklukkan pedang pusaka itu.


Suara gemuruh di langit terdengar semakin keras dan guncangan yang ada di tanah juga menjadi semakin kuat, sampai menimbulkan banyak sekali retakan di atas tanah yang ada di sekitar gunung batu tempat Heilong dan pedang pusaka itu berada.


Berapa menit kemudian hujan petir mulai menyambar Hutan Northland dan berhasil melubangi permukaan tanah yang tepat berada di atas Heilong. Hujan petir itu'pun akhirnya berhasil menembus masuk ke pulau bagian dalam dan menyerang Formasi Pelindung Dunia Es dengan bertubi-tubi sampai menimbulkan banyak sekali retakan di permukaan formasi pelindung itu.


“Angkat pedang yang ada di tanganmu itu keatas menghadap ke langit. Biarkan langit memberikan sedikit kekuatannya dan memberikan restunya atas kelahiran pedang pusaka ini,” ucap Li Ziqi memberi petunjuk.


Sesuai perintah dari Li Ziqi, Heilong'pun segera mengangkat pedang itu keatas menghadap ke langit.


“Crack”


“Duar … Duar … Duar …,”

__ADS_1


Dinding pembatas yang tercipta dari teknik Formasi Pelindung Dunia itu, akhirnya bisa dihancurkan oleh hujan petir yang sangat kuat setelah terdapat banyak sekali retakan yang sangat panjang di atas permukaan perisai itu.


Petir-petir yang sangat kuat dan sangat menyilaukan mata karena jumlahnya mencapai ratusan itu, terus menyambar pedang pusaka yang ada di tangan Heilong itu tanpa henti.


Xian Hou'pun yang sejak tadi melihat dari kejauhan dengan tenang, sekarang menjadi khawatir. “Ada apa sebenarnya ini? kenapa langit seakan menjadi marah saat Heilong mencabut pedang pusaka itu? Apakah pedang pusaka itu adalah pedang yang membawa kutukan bagi seluruh makhluk hidup? Mungkin karena alasan itulah maka pedang pusaka itu terus di belenggu di atas gunung batu ini selama ratusan tahun saat pedang pusaka itu baru diciptakan.”


**


Di Luar Formasi Pelindung Dunia Es.


Kaisar Xin Wu dan Kaisar Xuan De menjadi terkejut saat melihat hujan petir berhasil menerobos masuk ke dalam pulau ini setelah berhasil melubangi langit-langit Goa pulau bagian dalam dan menyerang formasi pelindung yang mereka buat.


“Xin Wu, apa yang sebenarnya terjadi di pulau itu? Apakah sebelumnya kau pernah melihat fenomena seaneh ini?” tanya Kaisar Xuan De bingung.


“Aku jadi khawatir dengan keadaan Cucuku di dalam. Mestinya saat itu aku mencegahnya untuk masuk ke dalam formasi pelindung mengikuti Long Bai ,” ucap Kaisar Xuan De menarik nafas panjang tanda dia sedang cemas.


“Kau tidak perlu khawatir. Aku percaya bahwa pemuda bernama Long Bai itu pasti akan melindungi Cucumu dengan baik. Aku bisa melihat dari matanya bahwa dia juga sangat mencintai Cucumu,” ucap Kaisar Xin Wu berusaha menghilangkan kekhawatiran Kaisar Xuan De.


Gelang yang ada di tangan kanan Kaisar Xin Feng tiba-tiba bersinar.

__ADS_1


“Xin Feng benda apa yang ada di lengan kananmu itu. Kenapa aku bisa merasa aura dari Divine Beast Byako memancar dari gelang itu?” tanya Kaisar Xin Wu sedikit terkejut.


“Ini adalah gelang pemberian dari Divine Beast Byako. Dengan bantuan gelang ini maka aku bisa tetap berkomunikasi dengan Divine Beast Byako dimanapun aku berada. Dan jika tiba-tiba terjadi bahaya yang mengancam nyawaku di suatu tempat yang tidak aku kenal, maka Divine Beast Byako dapat langsung memindahkanku ke tempatnya dengan kekuatan hukum ruang yang ada di dalam gelang ini selama gelang ini masih melekat di lenganku,” jelas Kaisar Xin Feng.


“Jadi itu adalah gelang komunikasi sekaligus gelang pelindung pemberian dari Divine Beast Byako. Seperti Divine Beast Byako sangat menjaga keselamatanmu, aku jadi tenang sekarang. Dulu aku sempat merasa khawatir saat meninggalkanmu sendiri,” ucap Kaisar Xin Wu.


“Bukan begitu Ayah. Sebenarnya Divine Beast Byako khawatir pada keadaan Xin Ye. Energi Yin yang memancar dengan kuat dari tubuhnya, bisa mengundang perhatian dari semua iblis yang secara tidak sengaja melihatnya. Terlebih lagi jika anggota dari Kerajaan Klan Iblis yang melihat hal ini, sudah pasti mereka akan berusaha merebut Xin Ye bagaimana'pun caranya,” balas Kaisar Xin Feng.


“Kau memang benar, tubuh istimewa yang dimiliki Xin Ye sebenarnya adalah tubuh istimewa bagi para iblis. Jika seorang Iblis yang memiliki tubuh ini maka kekuatannya akan meningkat dengan sangat pesat karena energi Yin yang dihasilkan dari Tubuh Bulan Es ini sangat murni dan kuat,” sahut Kaisar Xuan De.


Tidak berapa lama kemudian, hologram dari Divine Beast Byako tiba-tiba muncul dari dalam gelang yang ada di tangan Kaisar Xin Feng.


“Xin Feng, apa yang sebenarnya terjadi di sana? Aku bisa merasakan tekanan energi yang sangat kuat yang berasal dari tempatmu berada meskipun saat ini aku sedang berada di dalam Goa milikku,” tanya Divine Beast Byako.


“Ada sebuah hujan petir yang sangat kuat sedang menyerang ke tempat dimana Heilong dan kedua senjata pusaka itu berada,” jawab Kaisar Xin Feng.


“Apakah di antara hujan petir itu ada sebuah sinar berwarna emas yang turun dari langit dan menyinari tempat itu?” lanjut Divine Beast Byako bertanya.


Kaisar Xin Feng langsung melihat ke arah hujan petir itu dan melihatnya dengan lebih teliti lagi. Dia memang bisa melihat sebuah cahaya berwarna emas berada diantara hujan petir itu tapi cahaya itu tertahan di langit-langit seperti sedang menunggu sesuatu untuk dapat turun ke bawah.

__ADS_1


“Aku bisa melihat cahaya itu tapi cahaya itu seperti terhenti di langit-langit Goa ini,” jawab Kaisar Xin Wu.


“Gawat. Petir itu adalah sebuah pertanda kelahiran dari sebuah senjata pusaka yang kekuatannya bisa mengguncang langit seperti senjata pusaka yang aku berikan padamu,” ucap Divine Beast Byako.


__ADS_2