LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 114 MATA-MATA KLAN IBLIS ( PART 1 )


__ADS_3

Sekte Snow Moon


Waktu delapan jam telah berlalu di sini dan Pertandingan di kompetisi babak ketiga telah berakhir.


Di akhir kompetisi babak ketiga, Guru Shi Hui telah mengumumkan empat orang murid sebagai pemenang di babak ketiga dan mereka akan menuju ke babak semi final.


Keempat murid yang lolos ke babak semi final adalah Xue Xiang, Wang Yi, Li Yi dan Zi Jun.


Guru Xue Lan lalu maju ke atas panggung yang ada di tengah-tengah Snow Moon Training. Panggung ini lebih besar dari panggung yang dipakai di babak penyisihan. "Di babak semi final ini, aku guru Xue Lan yang akan mengatur jalannya pertandingan. Peraturan di babak semi final ini masih sama dengan pertandingan di babak ketiga yaitu kalian tidak boleh membunuh lawan kalian. Xue Xiang, Wang Yi, Li Yi dan Zi Jun. Kalian berempat majulah ke atas panggung dan ambillah nomor undian yang akan menentukan siapa lawan kalian."


Mereka berempat maju ke atas panggung dan segera mengambil nomor undian. Setelah menyerahkan nomor undian kepada guru Xue Lan mereka bergegas turun dari panggung.


Xue Xiang dan Zi Jun mendapatkan nomor dua sedangkan Wang Yi dan Li Yi mendapatkan nomor satu.


Guru Xue Lan berdiri di atas panggung dan membacakan urutan pertandingan di babak semi final ini. "Pertandingan pertama di babak semi final ini akan dimulai dengan pertarungan antara Wang Yi melawan Li Yi sedangkan Xue Xiang dan Zi Jun akan bertarung di pertadingan kedua."


"Wang Yi, Li Yi silahkan maju ke atas panggung," panggil guru Xue Lan dengan suara lantang.


Mendengar nama mereka dipanggil, Wang Yi dan Li Yi segera naik ke atas panggung dengan diiringi suara tepuk tangan para penonton.


Setelah sampai di atas panggung, mereka berdua berdiri di tempatnya masing-masing sambil saling menatap.


Guru Xue Lan berdiri di tengah-tengah mereka untuk mengatur jalannya pertandingan.


"Apakah kalian sudah siap?"tanya guru Xue Lan.

__ADS_1


"Siap guru," ucap Wang Yi dan Li Yi bersamaan.


"Baiklah. Pertandingan pertama di babak semi final dimulai," teriak guru Xue Lan memberi aba-aba dan di sambut sorak sorai penonton yang memberi semangat pada mereka berdua.


"Senior mohon bimbingannya," ucap Wang Yi.


"Junior tidak perlu sungkan," jawab Li Yi.


Mereka berdua segera memancarkan aura energi es yang kuat dari tubuh masing-masing dan langsung begerak maju untuk saling bertukar pukulan.


Wang Yi mengarahkan pukulan telapak tangan kanannya yang telah di selimuti energi es ke bahu sebelah kiri Li Yi.


Sedangkan Li Yi juga memiliki pikiran yang sama, dia mengarahkan pukulan telapak tangan kanannya ke bahu kiri Wang Yi.


Tubuh mereka bendua terpental mundur sejauh satu meter saat pukulan mereka saling menghantam bahu masing-masing.


"Strategi kita memang sama, tapi kita miliki eksekusi yang berbeda. Lihatlah luka yang kamu terima di bahu kirimu. Kamu mendapat luka itu karena kamu hanya berpikir untuk menyerang dan tidak memikirkan cara untuk melindungi tubuhmu," ucap Li Yi lalu dia menunjuk bahu kirinya dengan tangan kanannya. "Sekarang kamu lihatlah bahu kiriku. Bahu kiriku bahkan tidak terluka sedikit pun karena sebelum aku pergi menyerang, aku telah lebih dulu mengalirkan energi es milikku untuk membentuk lapisan pelindung yang melindungi bahu kiriku."


Wang Yi melihat bahu kiri Li Yi dan memang dia tidak menemukan luka di sana. "Terimakasih atas bimbingannya senior."


Wang Yi lalu mengeluarkan senjatanya yang berupa pedang. Dia mengulurkan tangan kanannya yang memegang pedang ke atas dan menggerakkannya melingkar searah jarum jam.


Gerakan ini sekilas terlihat mirip dengan gerakan Heilong ketika mengeluarkan jurus ilusi es miliknya.


Setelah bergerak satu putaran penuh, lintasan dari gerakan pedang Wang Yi meninggalkan jejak-jejak es yang berbentuk lingkaran tipis di depan tubuhnya.

__ADS_1


Wang Yi lalu menurunkan pedangnya sejajar dengan dadanya dan memutar pedangnya sehingga bagian mata pedangnya sekarang menghadap ke arah Li Yi.


"Jurus Ilusi Badai Es Bulan Purnama."


Lingkaran tipis yang terbentuk dari jejak pedang milik Wang Yi segera bersinar seperti bulan purnama dan menyemburkan badai salju yang sangat kuat.


Badai salju ini langsung mengarah ke arah Li Yi untuk menyerangnya. Tentu saja hal ini cuma bisa dilihat oleh Li Yi karena ilusi ini hanya di tujukan padanya.


Di Sekte Snow Moon, Wang Yi adalah murid yang dikenal memiliki jurus ilusi yang kuat. Kekuatan jurus-jurus ilusinya hampir setara dengan jurus ilusi milik gurunya yaitu guru Xue Bing.


Para penonton yang tidak merasakan jurus ilusi ini hanya melihat gerakan tubuh Li Yi yang menjadi aneh. Tubuh Li Yi berjalan setengah membungkuk menuju ke tempat Wang Yi seperti orang yang sedang berjalan di tengah badai.


Tubuh Li Yi perlahan-lahan membeku dalam ilusi badai salju yang dibuat oleh Wang Yi. Dia menjadi tersudut dan pikirannya menjadi kacau karena dia tidak pernah berpikir bahwa dia akan dikalahkan oleh juniornya.


Dalam keadaan pikiran yang kacau secara perlahan hawa iblis yang samar mulai memancar dari tubuh Li Yi.


Xue Xian Hou yang sudah mengamati pertarungan antara Wang Yi dan Li Yi tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya dan langsung terbang menuju ke panggung tempat pertandingan babak semi final ini dilaksanakan ketika dia merasakan aura iblis memancar dari tubuh Li Yi.


"Hentikan pertandingan ini," teriak Xue Xian Hou lalu dia mendarat di atas panggung dan menoleh ke arah guru Xue Lan. “Xue Lan bawa Wang Yi pergi dari sini, biarkan aku yang menghadapi Li Yi."


Guru Xue Lan menjadi terkejut dengan kehadiran Xue Xian Hou di atas panggung dan menghentikan jalannya pertandingan antara Wang Yi dan Li Yi secara paksa, lalu menyuruhnya untuk membawa Wang Yi pergi dari panggung dengan nada yang panik seperti ada suatu bahaya yang mendekat.


"Ada masalah apa sebenarnya Master Sekte?" tanya guru Xue Lan polos karena dia tidak merasakan hawa iblis yang muncul dari tubuh Li Yi.


Para penonton dan guru-guru yang lain juga memiliki pertanyaan yang sama dengan guru Xue Lan karena mereka juga tidak melihat hawa iblis yang muncul dari tubuh Li Yi.

__ADS_1


Hawa Iblis yang muncul dari tubuh Li Yi sangat tipis sekali sepertinya dia sudah sangat lihai dalam menyembunyikan hawa iblisnya. Tapi hawa iblis ini tidak bisa lolos dari mata Xue Xian Hou yang telah mencapai Lapis Grand Emperor.


__ADS_2