
Heilong, Kaisar Xuan De dan Divine Beast Genbu segera keluar dari Istana Es Seribu Pedang untuk menemui Xue Xian Hou dan Xue Xiang yang ada di bukit belakang Istana Suci Giok Salju.
Sementara itu, Xue Xian Hou dan Xue Xiang hanya duduk santai sambil mengobrol tentang rencana latihan yang akan mereka lakukan.
“Guru, apakah kau akan langsung mengajarkan aku jurus Snow Moon Frozen Dance seperti apa yang Guru ajarkan pada Xue Xianzi?”
“Aku akan mengajarimu jurus yang lebih kuat dari Snow Moon Frozen Dance karena aku akan menjadikanmu Master Sekte Giok Salju yang berikutnya. Lagipula, Minmei sudah menguasai jurus Snow Moon Frozen Dance dengan sangat baik sangat dia menyamar menjadi Xue Xianzi. Jika aku hanya mengajarimu jurus dengan tingkat yang sama, kau akan menjadi sangat kesulitan jika bertarung dengan Minmei,” jawab Xue Xian Hou.
Xue Xiang menjadi terkejut. “Jurus yang lebih kuat dari Snow Moon Frozen Dance?! Bukankah Snow Moon Frozen Dance adalah jurus tertinggi yang dimiliki oleh Sekte kita. Selama aku berada di dalam Sekte, aku belum pernah mendengar Guru Xue Yun mengatakan bahwa Sekte kita memiliki jurus yang lebih tinggi dari Snow Moon Frozen Dance.”
“Itu dulu, sebelum aku bertemu dengan Mahkota Dewi Es ini di dalam Makam Es,” jawab Xue Xian Hou sambil mengeluarkan Mahkota Dewi Es di telapak tangannya dan menunjukkan pada Xue Xiang. “Setelah aku mendapatkan Mahkota Dewi Es ini, roh senjata yang ada di dalam mahkota ini memberiku sebuah kitab yang ditinggalkan oleh Dewi Es. Setelah aku mempelajari kitab itu, aku baru tahu bahwa Snow Moon Frozen Dance hanyalah jurus tingkat dasar dan tingkat menengah dari jurus yang ada di dalam kitab ini.”
Xue Xian Hou lalu mengeluarkan sebuah kitab yang terbuat dari kristal es. Setiap halaman dari kitab itu terbuat dari kristal es yang sangat tipis, setipis lembaran kertas. Namun kristal es itu tidak pernah hancur ataupun meleleh. Dan tulisan yang ada di kitab itu masih tetap sama, tidak pernah berubah sedikitpun meskipun sudah berumur ratusan tahun.
Xue Xiang lalu membaca judul dari kitab itu. “Kitab Dunia Es Abadi,”
Xue Xian Hou menganggukkan kepalanya. “Benar. Itu adalah nama asli dari jurus Snow Moon Frozen Dance.”
“Dari Dunia Es Abadi menjadi Snow Moon Frozen Dance kenapa namanya bisa berubah sejauh itu?” ucap Xue Xiang berpikir.
“Itu karena saat itu Sekte Kita bernama Sekte Snow Moon. Nama Snow Moon ini sendiri diambil dari nama Master Sekte pertama kita yaitu Master Sekte Xue Yue,” jawab Xue Xian Hou.
“Guru, kenapa penjelasan guru ini berbeda sekali dengan buku tentang sejarah sekte kita yang tersimpan di dalam perpustakaan sekte. Di buku sejarah sekte tertulis dengan jelas bahwa pendiri sekte kita adalah Dewi Huiyi dan Master Sekte Xue Yue adalah Master Sekte yang kedua bukan yang pertama,” balas Xue Xiang.
“Dewi Huiyi tidak pernah memimpin sekte kita tapi dia hanyalah Guru dari Master Sekte Xue Yue. Master Sekte Xue Yue sengaja menulis itu untuk menghormati Gurunya yang telah membangunkan sebuah istana untuknya agar dijadikan sebagai tempat tinggal para anggota sekte,” jelas Xue Xian Hou.
“Lalu bagaimana bisa menjadi Sekte Snow Moon kenapa tidak Sekte Xue Yue saja, seperti nama sekte kita saat ini yaitu Sekte Giok Salju karena kita tinggal di Istana Suci Giok Salju,” lanjut Xue Xiang bertanya.
__ADS_1
“Kau ini ternyata cerewet juga ya,” ucap Heilong tersenyum melihat tingkat laku Xue Xiang.
“Aku hanya penasaran saja. Guru mengatakan bahwa akan menjadikan aku pengganti Guru. Jadi aku harus mengetahui sejarah tentang sekte ini dengan lebih detail agar di masa depan nanti aku bisa dengan mudah menjawab pertanyaan dari para murid sekte,” bantah Xue Xiang dengan sopan.
“Baiklah. Akan aku jelaskan padamu mengenai asal-usul master sekte pertama kita, yang aku dengar langsung dari roh senjata Mahkota Dewi Es,” ucap Xue Xian Hou.
Dia mengingat-ingat kembali semua perkataan dari roh senjata Mahkota Dewi Es tentang sejarah sektenya sebelum mulai menjelaskan.
“Sebenarnya Master Sekte Xue Yue berasal dari Benua Barat dan nama aslinya adalah Snow Moon. Secara tidak sengaja, dia bertemu dengan Dewi Huiyi di Benua Utara dan berhasil menjadi satu-satunya murid yang dimiliki oleh sang Dewi. Setelah Master Sekte Xue Yue lulus dari pendidikannya, Dewi Huiyi memutuskan untuk mengganti nama master sekte pertama kita menjadi Xue Yue. Tapi istana yang akan di berikan pada Master Sekte Xue Yue, ternyata sudah di bangun oleh Dewi Huiyi sebelum Sang Dewi mengganti nama master sekte kita. Jadi istana itu masih tetap memakai nama lama master sekte kita. Itulah alasan kenapa sekte kita dulu bernama Sekte Snow Moon. Dewi Huiyi juga merubah nama dari salinan Jurus Dunia Es Abadi menjadi Snow Moon Frozen Dance agar sesuai dengan nama sekte kita waktu itu.”
“Tapi kenapa Dewi Huiyi juga merubah isi dari Kitab Snow Moon Frozen Dance dan tidak memasukkan jurus tingkat tinggi dari Kitab Dunia Es Abadi. Apa mungkin Dewi Huiyi tidak ingin Master Sekte Xue Yue menjadi sekuat dirinya sehingga Sang Dewi memutuskan untuk tidak mengajari Master Xue Yue jurus tingkat tinggi dari jurus Dunia Es Abadi?” tanya Xue Xiang sedikit bingung.
“Kau salah, Dewi Huiyi sama sekali tidak memiliki pemikiran seperti itu. Jika dia memiliki pemikiran seperti itu, mana mungkin Dewi Huiyi dengan sengaja meninggalkan Mahkota Dewi Es dan Kitab Dunia Es Abadi di dalam Makam Es,” jawab Xue Xian Hou.
“Pasti Guru sudah mengetahui alasannya. Apakah aku boleh mengetahuinya Guru?” ucap Xue Xiang sedikit memohon karena sangat penasaran.
“Jadi maksud Guru, Dewi Huiyi melakukan ini semua untuk melindungi wibawa Master Sekte Xue Yue,” ucap Xue Xiang setelah mendengar semua penjelasan dari Xue Xian Hou.
“Tepat sekali. Jika Dewi Huiyi menulis jurus tingkat tinggi dari Kitab Dunia Es Abadi di dalam Kitab Snow Moon Frozen Dance, maka wibawa dari Master Sekte Xue Yue akan hilang saat dia menemukan murid yang memiliki tubuh istimewa. Murid itu pasti akan bisa menguasai jurus tingkat tinggi dari Kitab Dunia Es Abadi dan akan membuat Master Sekte Xue Yue terlihat begitu lemah di mata para penghuni sekte,” jawab Xue Xian Hou.
“Aku mengerti sekarang. Untungnya Dewi Huiyi tidak membawa Kitab Dunia Es Abadi ini ke alam Dewa,” ucap Xue Xiang.
“Mungkin Dewi Huiyi masih ingin melihat ada yang bisa menguasai jurus ini setelah Master Sekte Xue Yue meninggal. Atau jangan-jangan Dewi Huiyi sudah memperkirakan bahwa Bangsa Iblis akan menyerang Sekte ini karena di sini terdapat inti energi es dari planet ini, sehingga dia sengaja meninggalkan kitab ini akan Master Sekte yang berikutnya mampu untuk melawan para iblis,” Balas Xue Xian Hou.
“Ehem … Ehem … Sepertinya kalian berdua sedang berbicara tentang masalah yang sangat serius sampai tidak menyadari kedatanganku.”
Tiba-tiba suara seorang Kakek terdengar dari arah belakang dan mengejutkan Xue Xian Hou dan Xue Xiang yang sedang mengobrol dengan sangat serius.
__ADS_1
“Salam Divine Beast Genbu. Aku hanya sedang menceritakan tentang sejarah sekte pada Xue Xiang,” ucap Xue Xian Hou yang langsung berbalik dan memberi salam.
“Itu hal yang sangat bagus. Calon Master Sekte memang harus mengetahui tentang sejarah Sektenya atau dia akan di cap sebagai seorang Master Sekte yang melupakan tentang leluhurnya,” jawab Divine Beast Genbu.
Heilong langsung berjalan menghampiri Xue Xian Hou. “Hou'er aku harus segera pergi dari tempat ini sekarang juga. Aku akan langsung pergi ke Benua Timur karena Divine Beast Seiryu baru saja memanggilku. Aku juga sudah berpamitan pada Divine Beast Genbu dan Kakekmu.”
“Kalau begitu kau harus berhati-hati karena jika sampai Divine Beast sendiri yang datang memanggilmu, berarti masalah yang sedang mengintai Benua Timur pastilah sangat besar dan berbahaya. Baiklah, Aku akan mengantarmu sampai ke depan pintu gerbang sekte,” jawab Xue Xian Hou.
“Tidak perlu, aku bisa pergi sendiri. Kau masih harus menemani muridmu di sini,” ucap Heilong menolak.
Xue Xian Hou melihat ke arah Kakeknya. “Kakek, apakah kau tidak keberatan jika aku menitipkan muridku sebentar? Aku akan mengantar Long Bai sampai ke pintu gerbang sekte.”
“Pergilah. Aku dan Divine Beast Genbu akan menemani muridmu di sini,” jawab Kaisar Xuan De.
Divine Beast Genbu dan Xue Xiang juga menganggukkan kepala tanda bahwa mereka juga setuju.
“Jangan menolak lagi karena mungkin kau akan pergi dalam waktu yang cukup lama dan kita hanya memiliki kesempatan untuk bertemu setelah tiga tahun,” bisik Xue Xian Hou di telinga Heilong.
Xue Xian Hou dan Heilong segera pergi meninggalkan bukit itu dan berjalan menuju ke pintu gerbang Sekte Giok Salju dengan perlahan sambil mengobrol.
Selama perjalanan menuju pintu gerbang sekte, Xue Xian Hou juga membagikan beberapa informasi yang dia ketahui tentang keadaan Benua Timur saat ini. Ternyata selama beberapa bulan ini, Xue Xian Hou juga mencari berita tentang keadaan Benua Timur saat ini dari para orang tua murid yang mendatangi Sekte Giok Salju untuk menjenguk atau mendaftarkan putri mereka.
“Kita sudah sampai. Sekarang waktunya kita untuk berpisah,” ucap Heilong sambil memegang tangan Xue Xian Hou saat mereka sampai di depan pintu gerbang sekte.
“Hati-hati, jika kau merasa lawan yang kau hadapi terlalu kuat maka berlarilah sebentar untuk mengatur strategi. Jangan terlalu memaksa diri dan patuhi perkataan Gurumu, jangan terlalu sering membantahnya,” ucap Xue Xian Hou menatap mata Heilong.
“Baik, akan aku ingat semua pesanmu. Kamu juga harus menjaga dirimu baik-baik.”
__ADS_1
Heilong melepaskan tangan Xue Xian Hou dan berjalan meninggalkan sekte itu tanpa melihat ke belakang karena dia pasti akan mengubah lagi niatnya jika melihat wajah sedih Xue Xian Hou.