LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 140 KITAB PEDANG CINTA MENGGETARKAN LANGIT


__ADS_3

Heilong mengambil kedua kitab berwarna merah yang diletakkan Xue Xian Hou di atas meja dan membaca nama dari kedua kitab itu.


“Jurus Pedang Cinta Menggetarkan Langit.”


Heilong menjadi semakin penasaran dengan isi dari kitab itu setelah dia membaca judulnya.


Dia terus membaca setiap halaman dari kitab itu dengan serius. Tanpa sadar jari-jemarinya terus membolak-balikkan halaman demi halaman sampai akhirnya jarinya terhenti saat dia mencapai bab 5 pada kitab itu. Judul dari bab 5 adalah penggabungan inti energi Yin dan Yang.


“Ini?! Bukankah ini hanya bisa dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah. Apakah kamu serius ingin berlatih jurus ini denganku,” tanya Heilong sedikit terkejut sambil menunjukkan isi bab 5 dari kitab itu pada Xue Xian Hou.


“Aku serius karena itulah aku memintamu untuk segera menikahiku agar kita bisa segera berlatih jurus ini. Bagaimanapun juga aku harus segera menguasai jurus pedang ini agar aku bisa segera balas dendam pada Klan iblis. Lagi pula ada syarat khusus dalam penggabungan inti energi Yin dan Yang ini, coba kamu baca halaman akhir dari bab 5 itu, " ucap Xue Xian Hou.


Heilong melanjutkan kembali membaca kitab itu setelah mendengar ucapan Xue Xian Hou dan dia akhirnya sampai di akhir bab 5.


Dia mulai membacanya dengan hati-hati. “Dibutuhkan elemen energi pendukung yang kuat agar proses penggabungan inti energi Yin dan Yang ini bisa berhasil. Jika kedua elemen energi yang di gunakan saling berlawanan maka kedua energi itu akan saling menyerang satu sama lain dan akan menghancurkan dantian dari penggunanya.”


“Apa kau sudah mengerti kenapa aku memilihmu untuk menjadi suamiku dan berlatih jurus ini,” ucap Xue Xian Hou sambil menatap mata Heilong.


“Karena aku telah melihat seluruh tubuhmu. Bukannya kamu sudah mengatakannya tadi,” jawab Heilong santai.


Ucapan Heilong ini membuat Xue Xian Hou sedikit kesal. Dia menarik nafas panjang untuk menahan emosinya lalu menjelaskan pada Heilong secara perlahan dengan suara yang lembut. Bagaimanapun juga Heilong adalah pria yang sudah dipilihnya untuk menjadi suaminya kelak.


“Di kitab itu sudah di tulis bahwa bahwa di butuhkan elemen pendukung yang kuat agar proses penggabungan inti energi Yin dan Yang ini bisa berhasil. Es adalah bentuk dari air yang dibekukan oleh suhu dingin dari angin, jadi elemen pendukung dari elemen es adalah elemen air dan elemen angin. Sangat sulit untuk menemukan pengguna elemen air di planet ini karena itu adalah salah satu elemen yang sangat langkah. Dan kamu memiliki kedua elemen itu di tubuhmu. Di tambah lagi elemen air yang kamu miliki adalah warisan dari Divine Beast Genbu, sudah pasti elemen air itu lebih kuat dari elemen air yang lain.”


*


Dahulu kala saat planet Dreamland ini baru di ciptakan sebenarnya setiap benua di planet ini hanya memiliki salah satu elemen saja.


Benua Utara : Elemen es,


Benua Timur : Elemen petir,

__ADS_1


Benua Barat : Elemen angin,


Benua Selatan : Elemen api,


Benua Tengah : Elemen cahaya,


Namun semua itu berubah setelah elemen kegelapan muncul di benua tengah sehingga menyebabkan peperangan besar melawan Naga Dark Etheroz.


Setelah peperangan besar itu berakhir, kelima kaisar penguasa masing-masing benua memutuskan untuk menyebarkan setiap kultivator yang mereka miliki ke setiap benua yang ada.


Tujuan kelima kaisar itu tidak lain adalah untuk memperkuat pertahanan kelima benua.


Dengan adanya kultivator yang memiliki elemen berbeda di satu benua maka memungkinkan mereka untuk saling latih tanding antara yang satu dengan lain.


Dengan cara ini maka tingkat kultivasi dan kemampuan bertarung setiap kultivator akan meningkat dengan sangat pesat.


Jadi mereka bisa lebih menekan pengaruh elemen kegelapan agar tidak menyebar lebih luas.


Sedangkan untuk elemen air dan tanah, itu adalah elemen kuno yang sangat langkah karena kedua elemen ini adalah elemen spesial yang membentuk planet Dreamland.


*


“Setelah mendengar penjelasanku barusan, Apakah kamu sudah bisa mengerti alasanku yang sebenarnya kenapa aku memilihmu?” ucap Xue Xian Hou mengulangi pertanyaannya.


“Sudah. Aku bisa mengerti bahwa terlalu lama hidup sendiri itu sangat sulit dan kamu sudah tidak tahan lagi untuk hidup sendiri. Saat melihat ketampanan berondong manis sepertiku, hatimu mulai tergoda dan secara perlahan mulai tumbuh benih-benih cinta di dalam hatimu dan memintaku untuk segera menikahimu,” ucap Heilong menggoda Xue Xian Hou.


“Kamu ... !!” ucap Xue Xian Hou geram.


Perkataan Heilong ini sukses membuat Xue Xian Hou menjadi geram. Dia sudah mengangkat tangan kanannya untuk menampar Heilong. Tapi, entah kenapa dia menahan tangannya dan memilih untuk berbalik membelakangi Heilong lalu berkata dengan malu-malu. “Aku tidak ingin bicara denganmu lagi. ”


“Karena kamu sudah memilihku untuk menjadi calon samimu, bolehkan aku memeluk tubuhmu,” ucap Heilong yang berjalan mendekati Xue Xian Hou sambil merentangkan kedua tangannya lebar-lebar. Tapi tiba-tiba ....

__ADS_1


"Buk ..."


Selendang Xue Xian Hou tiba-tiba menghatam dada Heilong dan melemparkan tubuh Heilong keluar dari kamarnya.


“Jangan macam-macam. Sebelum kita menikah aku tidak akan membiarkanmu untuk menyentuh tubuhku dan kamu dilarang masuk ke kamarku lagi untuk menghindari gosip.”


“Brakk ...”


Pintu kamar Xue Xian Hou tertutup setelah dia selesai berbicara.


“Dasar perawan tua, untung saja kamu cantik,” umpat Heilong yang mencoba berdiri sambil memegangi dadanya yang terasa sedikit kesemutan karena terkena pukulan selendang Xue Xian Hou.


“Aku mendengar kata-katamu barusan. Jika aku mendengarnya lagi, aku akan melupakan kesepakatan kita dan langsung memotong benda kesayangamu itu,” Teriak Xue Xian Hou dari dalam kamarnya.


“Kamu adalah calon istriku yang cantik,” ucap Heilong sedikit kesal lalu di pergi turun ke lantai dua.


Mendengar ucapan Heilong wajah Xue Xian Hou menjadi memerah dan dia tersenyum-senyum sendiri di dalam kamarnya sambil terus menatap pintu kamarnya.


Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya dia pikirkan karena baru saja suaranya terdengar begitu marah saat mendengar umpatan Heilong.


Setelah sampai dilantai dua kapten Feng Yan segera menyapa Heilong. “Tumben kamu lama sekali saat mengantar makanan untuk tuan putri Xue Xian Hou, biasanya tidak sampai lima menit kamu sudah kembali,”


“Tadi dia memintaku menemaninya makan karena terkesan dengan makanan yang aku buat,” jawab Heilong.


Tiba-tiba seorang prajurit datang menemui kapten Feng Yan untuk melapor. “Lapor kapten, diluar ada seorang pria bernama Yang Shuo. Dia meminta ijin untuk menemui tuan Heilong.”


Kapten Feng Yan bertanya pada Heilong. “Apa kau mengenalnya?”


“Ya, dia adalah kenalanku dan aku memesan beberapa barang padanya seminggu yang lalu untuk mempercantik istana ini,” jawab Heilong.


“Persilahkan dia masuk ke lantai satu beserta semua barang bawaannya, kami akan segera turun untuk menemuinya, ” perintah kapten Feng Yan pada prajurit itu dan prajurit itu pun langsung pergi menjemput Yang Shuo

__ADS_1


__ADS_2