
“Memangnya apa yang dilakukan oleh penempa senjata itu sampai dia bisa menyebabkan bencana sebesar ini?” tanya Heilong semakin penasaran.
“Tanpa izin dariku rupanya penempa senjata itu telah memotong seperempat bagian dari Batu Permata Phoenix. Dia kemudian menggunakan potongan kecil dari Batu Permata Phoenix itu untuk menempa sebuah pedang pusaka yang memiliki kekuatan yang hampir setara dengan senjata pusaka yang diberikan oleh para Divine Beast kepada para Kaisar yang ada di lima Benua,” jawab Kaisar Xin Wu.
“Berarti penempa senjata itu sebelumnya memang sudah merencanakan untuk mencuri sebagian kecil Batu Permata Phoenix dari tangan anda. Apa anda tahu apa tujuan dari penempa senjata itu untuk membuat sebuah pedang pusaka dari Batu Permata Phoenix?” tanya Heilong ingin tahu.
“Aku rasa dia ingin membuat pedang pusaka untuk pimpinan mereka karena setahuku pemimpin dari Guild Heroes adalah seorang pendekar pedang yang sangat hebat. Untung saja dia tidak berhasil membawa kabur pedang pusaka itu keluar dari tempat ini karena roh senjata dari pedang pusaka itu langsung mengamuk saat pedang itu selesai di buat dan melukainya dengan sangat parah,” jawab Kaisar Xin Wu.
“Lalu bagaimana tubuhnya bisa berada di luar?” tanya Heilong.
“Aku yang membawa tubuh penempa senjata itu keluar untuk menghindari serangan dari Naga Api karena aku pikir dia memiliki cara untuk menjinakkan Naga Api itu tapi ternyata dugaanku itu salah, penempa senjata itu sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa bahkan dia mati beberapa hari kemudian akibat luka yang ada di dalam tubuhnya,” jawab Kaisar Xin Wu.
“Lalu Kaisar Xuan De datang ke tempat ini untuk membantu anda?” tebak Heilong.
__ADS_1
“Benar sekali. Saat itu Xuan De datang ke sini karena tempat ini memang memiliki jarak yang cukup dekat dengan wilayahnya sehingga dia bisa merasakan perubahan yang terjadi di tempat ini. Aku meninggalkan sebuah surat di sekitar tubuh penempa senjata itu dan langsung kembali ke pulau bagian dalam bersama Xuan De untuk menyegel pulau bagian dalam,” jawab Kaisar Xin Wu.
“Tapi yang masih belum bisa aku mengerti adalah bagaimana dia bisa mencuri sebagian kecil dari Batu Permata Phoenix saat berada di bawah pengawasan anda?” tanya Heilong sedikit bingung.
“Itu karena aku yang sedikit lengah. Penempa senjata Itu mengatakan padaku bahwa Batu Permata Phoenix ini adalah batu yang sangat keras sehingga dia membutuhkan waktu seratus tahun untuk bisa menempa batu itu menjadi sebuah senjata,” jawab Kaisar Xin Wu.
“Apakah anda menyetujui permintaan dari penempa senjata itu? Seratus tahun itu bukanlah waktu yang sebentar, saat senjata itu selesai, bisa saja keadaan yang ada di dunia luar telah berubah sepenuhnya,” tanya Heilong.
“Aku menyetujui permintaan dari penempa senjata itu karena menurut ramalan dari Divine Beast Byako, Cucuku itu tidak akan lahir dalam waktu dekat tapi Cucuku itu akan lahir sekitar seratus tiga puluh tahun kemudian. Akhirnya aku memutuskan untuk menetap di pulau kecil yang ada di dekat pulau yang paling besar, tempat penempa senjata itu menempa Batu Permata Phoenix. Di pulau kecil ini, aku menghabiskan sebagian besar waktuku untuk bermeditasi sehingga aku jarang mengawasi dia saat menempa senjata pusaka,” jawab Kaisar Xin Wu.
“Benar. Jurus Mata Harimau Putih dari Divine Beast Byako memiliki keistimewaan untuk menembus waktu sehingga dia bisa melihat masa depan. Divine Beast Byako jugalah yang telah memberi tahu aku bahwa Cucuku nanti akan lahir dengan tubuh bulan es. Saat itu Divine Beast Byako mengatakan padaku, jika sampai orang yang terlahir dengan Tubuh Bulan Es tidak bisa mengendalikan energi Yin yang ada di dalam tubuhnya maka dia akan membawa bencana yang sangat mengerikan bagi seluruh umat manusia. Setelah mendengar informasi itu maka seratus tahun yang lalu aku langsung memutuskan untuk mewariskan tahtaku kepada Putraku meskipun saat itu usia Xin Feng masih sangat mudah dan dia juga belum menikah. Tujuan hidupku saat itu hanya satu, aku harus segera meninggalkan Kerajaan White Tiger agar bisa segera membuat senjata pusaka dari Batu Permata Phoenix sehingga aku bisa menyelamatkan nyawa Cucuku dan semua umat manusia,” jawab Kaisar Xin Wu.
“Lalu bagaimana bisa muncul roh senjata berbentuk seekor naga dari senjata yang dibuat dari Batu Permata Phoenix? Seharusnya roh senjata yang muncul dari pedang pusaka itu adalah seekor Burung Phoenix bukannya seekor Naga,” lanjut Heilong bertanya.
__ADS_1
“Roh berbentuk naga itu sebenarnya berasal dari Batu Angin barat, karena Batu Permata Phoenix yang di pakai untuk membuat pedang pusaka itu jumlahnya lebih sedikit dari Batu Angin Barat maka Naga Angin yang muncul dari Batu Angin Barat itu langsung menelan Batu Permata Phoenix saat dia diciptakan sehingga dia berevolusi menjadi Naga Api Sayap Emas yang belum pernah ada di dunia ini. Naga Api Sayap Emas itu memiliki kekuatan gabungan antara Naga dan Burung Phoenix,” jelas Kaisar Xin Wu.
“Jika yang dia katakan itu benar, berarti roh senjata itu merupakan Ras Naga jenis baru yang belum pernah ada di alam semesta ini. Bahkan di alam dewa sekalipun aku belum pernah melihat ada Ras Naga seperti itu. Untung saja roh senjata itu masih bayi, bagaimana'pun caranya kau harus mendapatkan pedang itu karena menurut perkiraanku kekuatan dari pedang itu tidak akan lebih lemah dari Pedang Penguasa Neraka yang pernah aku ceritakan padamu,” suara Li Ziqi tiba-tiba muncul dan memberi perintah pada Heilong.
“Baik guru. Aku akan mencari tahu di mana keberadaan pedang pusaka itu,” jawab Heilong.
“Lalu dimana pedang pusaka itu sekarang?” tanya Heilong semangat karena setelah mendengar semua ini, dia menjadi semakin ingin untuk memiliki pedang pusaka itu.
“Pedang itu berada di atas puncak sebuah batu yang berbentuk seperti kepala seekor ular yang mulutnya menghadap ke langit. Batu itu terletak di tengah-tengah pulau dan dikelilingi oleh api karena Naga Api sayap Emas selalu berjaga di dekat sana. Jika kau berhasil mengambil pedang itu maka seranglah kepala dari Naga Api Sayap Emas agar dia bisa tunduk padamu sehingga kau akan menjadi lebih mudah saat melakukan kontrak senjata dengan pedang itu,” ucap Kaisar Xin Wu memberi petunjuk.
“Lalu di mana letak dari Tongkat Phoenix Angin? aku juga ingin mengambil tongkat pusaka itu untuk aku berikan pada Xin Ye,” tanya Heilong serius.
“Tongkat Phoenix Angin berada di dalam batu berbentuk kepala ular itu. Saat kau berhasil mengambil pedang pusaka itu maka batu ular itu akan hancur dengan sendirinya dan Tongkat Phoenix Angin akan muncul,” jawab Kaisar Xin Wu.
__ADS_1
“Baiklah kalau begitu sepertinya aku harus merepotkan anda berdua untuk membuka formasi pelindung itu sebentar agar aku bisa masuk ke dalam untuk mengambil dua buah senjata pusaka itu,” ucap Heilong menatap Kaisar Xin Wu dan Kaisar Xuan De.