
“Guru, apakah ada yang mengikuti kita?” tanya Shen Yu dengan wajah ketakutan karena dia juga bisa merasakan kedatangan seseorang dengan aura energi api yang sangat kuat.
“Jangan banyak bertanya. Cepat tinggalkan tempat ini! Aku akan menahan orang ini selama mungkin agar dia tidak bisa menyusulmu,” seru Guru Yi Shu memberi perintah.
“Tapi Guru ... ”
“Tidak ada tapi-tapian. Cepat pergi dari tempat ini! Keselamatanmu lebih penting, jika kau sampai kembali jatuh ke tangan mereka, maka semua rencana yang telah kami susun akan menjadi berantakan.”
Shen Yu ingin mengatakan sesuatu tapi Guru Yi Shu langsung memotong perkataan itu dan tidak memberikan Shen Yu kesempatan untuk menyelesaikan kata-katanya. Dia akhirnya memacu kudanya lebih cepat lagi agar bisa segera sampai ke Mansion Keluarga Long dan meminta bantuan pada Patriarch Long Bao untuk membantu Guru Yi Shu.
Guru Yi Shu segera turun dari kudanya setelah melihat Shen Yu sudah pergi cukup jauh. Dia sengaja menunggu kedatangan orang itu di tempat ini agar orang itu tidak bisa menyusul Shen Yu karena dia sangat yakin bahwa tujuan orang ini adalah untuk menangkap Shen Yu.
Tepat seperti dugaannya, tidak lama kemudian seorang pria berpakaian serba hitam mirip dengan pakaian yang digunakan oleh para prajurit pengintai muncul di depan Guru Yi Shu. Pria itu datang dengan mengendarai seekor Beast Elang Malam.
Guru Yi Shu tidak bisa melihat wajah orang itu karena orang itu menutupi wajahnya dengan sebuah topeng berbentuk Naga berwarna merah.
“Apakah orang ini adalah mata-mata dari Klan Naga Api atau dia adalah iblis yang bergabung dengan Klan Naga Api?” pikir Guru Yi Shu saat memperhatikan topeng yang di pakai pria itu karena di tengah-tengah topengnya ada simbol dari Klan Naga Api.
Pria itu langsung berhenti di depan Guru Yi Shu dan mengancam Guru Yi Shu sambil mengacungkan sebuah golok pusaka yang ada di tangan kanannya. “Minggir kau! Jangan menghalangi jalanku karena kau bukanlah buruanku. Jika kau tetap menghalangiku maka aku akan menebas tubuhmu dengan golok milikku ini.”
“Minggir katamu?!” ucap Guru Yi Shu tersenyum mengejek. “Jika aku tidak memiliki keberanian untuk melawanmu, maka aku tidak akan menghadangmu saat ini. Jika kau tetap ingin menangkap muridku, maka kau harus membunuhku terlebih dahulu.”
“Ternyata besar juga nyalimu. Aku sudah memberimu kesempatan untuk kabur, tapi kau malah menantangku bertarung.”
Pria bertopeng itu langsung turun dari Beastnya dan langsung berlari menyerang Guru Yi Shu dengan menggunakan golok yang ada di tangannya.
Pertarungan yang sangat sengit antara Pria bertopeng dengan Guru Yi Shu akhirnya terjadi. Mereka berdua saling mengayunkan senjatanya masing-masing untuk menyerang satu sama lain.
“Clang … Clang …”
Suara beraturan kedua senjata yang terbuat dari logam yang sangat keras, terdengar saling bersahut-sahutan seperti suara kicauan burung saat kedua senjata mereka saling berbenturan.
Mereka berdua akhirnya sama-sama terpental setelah kedua senjata mereka saking berbenturan dengan sangat keras hingga menyebabkan hembusan angin yang mampu menerbangkan tubuh mereka.
“Ternyata kau memiliki kemampuan ilmu beladiri yang cukup hebat. Pantas saja kau berani menantangku. Tapi tetap saja kemampuan yang kau miliki itu, masih berada di bawahku,” ucap Pria bertopeng mencibir.
“Jangan banyak omong! Kita bukanlah teman dekat karena itu jangan sok akrab. Mari kita selesai pertarungan kita untuk membuktikan siapa yang lebih kuat,” balas Guru Yi Shu.
Guru Yi Shu langsung mengangkat Tombak Elang Petir miliknya ke atas dengan ujung menghadap ke langit sambil memasukkan energi petir yang sangat besar ke dalam tombak itu.
“Jurus Elang Petir Menyambar Iblis.”
Ratusan bayangan burung elang yang terbuat dari energi petir, langsung turun dari langit dan bergerak menuju ke arah pria bertopeng itu untuk menyerangnya.
Pria bertopeng itu langsung menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya sambil meledakkan energi api yang sangat besar dari dalam tubuhnya. Hingga membuat tubuh pria bertopeng itu tenggelam dalam aura berwarna merah seperti api yang membara.
“Perisai Gunung Berapi.”
Aura energi api yang ada di kedua tangan pria bertopeng itu langsung menyembur keluar seperti letusan gunung berapi, lalu kemudian membentuk awan panas yang kemudian mengeras dan berubah menjadi sebuah perisai yang menutupi seluruh tubuhnya.
“Boom … Boom … Boom … ”
Suara ledakan yang sangat dahsyat langsung muncul secara beruntun saat elang-elang petir milik Guru Yi Shu menabrak perisai api milik pria bertopeng itu. Dan meninggalkan sebuah kabut asap yang sangat tebal.
“Ternyata perisai apimu itu cukup kuat juga ya. Seranganku yang barusan seharusnya memiliki kemampuan untuk membunuh saratus orang sekaligus, tapi perisai milikmu sepertinya tidak mengalami kerusakan sedikit'pun,” ucap Guru Yi Shu setelah kabut asap itu menghilang.
Guru Yi Shu langsung menyiapkan serangan yang berikutnya dan tidak memberikan waktu pada pria bertopeng itu untuk melakukan serangan balasan. Guru Yi Shu kemudian meletakkan Tombak Elang Petir sejajar dengan pinggangnya lalu memutar tubuhnya dengan gerakan yang sangat cepat dan searah jarum jam.
__ADS_1
Sebuah angin tornado yang sangat besar dan dikelilingi dengan petir yang sangat dahsyat langsung terbentuk di sekitar tubuh Guru Yi Shu.
“Badai Petir Abadi.”
Angin tornado itu langsung bergerak menuju ke arah pria bertopeng itu.
“Angin tornado itu merupakan gabungan antara energi angin dan energi petir yang sangat kuat. Aku harus segera memperkuat perisai apiku ini sebelum angin tornado itu mendekati tubuhmu,” gumam pria bertopeng dalam hati.
Pria bertopeng itu langsung memasukkan energi petir yang sangat dahsyat ke dalam perisai apinya hingga membuat perisai itu berkobar seperti bara api.
“Boom …. ”
Angin tornado petir itu langsung membentur perisai api milik pria bertopeng itu dengan sangat keras sampai membuat tubuhnya mundur sejauh tiga meter tapi perisai api miliknya belum hancur.
“Sriiiing …. ”
Angin tornado petir ini mulai menggesek permukaan perisai api ini dengan energi petirnya yang memiliki ketajaman seperti sebuah pedang.
“Whosh …”
Api yang berasal dari perisai api milik pria bertopeng itu, berhasil di serap oleh angin tornado petir ini dan merubah angin ini menjadi angin tornado petir api.
“Ternyata jurusku ini memiliki kemampuan untuk menyerap energi dari lawan dan menjadi energi itu sebagai bahan untuk memperkuat bentuk dari angin tornado ini,” ucap Guru Yi Shu sambil menatap angin tornado yang terbentuk dari jurusnya.
Angin tornado petir api ini terus menggesek permukaan perisai api milik pria bertopeng itu tanpa ampun. Sampai perisai itu mengalami retakan yang sangat banyak dan akhirnya …
“Pyar …”
Perisai api itu akhirnya hancur berkeping-keping seperti sebuah gelas kaca yang jatuh dari ketinggian lima meter. Tubuh pria bertopeng itu langsung terpental sangat jauh karena dihantam oleh angin tornado yang sangat kuat ini.
Pria bertopeng itu berdiri dengan susah payah karena tubuhnya sudah dipenuhi dengan luka yang cukup parah akibat dari sayatan pusaran angin tornado tadi.
Pria bertopeng itu menjadi sangat marah. Dia kembali mengancam Guru Yi Shu sambil mengacungkan golok pusaka yang ada di tangan kanannya.
Pria bertopeng itu kemudian mengeluarkan sebuah botol obat dari balik bajunya dan mengeluarkan sebuah pil berwarna hitam pekat lalu meminumnya.
Energi kegelapan yang sangat dahsyat langsung memancar dari pria bertopeng itu dan menelan tubuh pria itu dalam aura yang berwarna hitam pekat seperti langit malam tanpa bintang. Luka-luka yang ada di tubuh pria bertopeng itu langsung di sembuhkan saat energi kegelapan itu menyentuh permukaan kulitnya.
“Ternyata dia adalah bagian dari bangsa Iblis, sama seperti dengan Long Chen yang sudah menjadi manusia setengah iblis. Apakah mungkin dia … ”
“Boom … ”
Guru Yi Shu tidak sempat menyelesaikan ucapannya karena setelah pria bertopeng itu pilih, dia langsung melompat ke arah Guru Yi Shu sambil menyabetkan golok pusakanya dengan sangat kuat. Untung saja Guru Yi Shu bisa melihat serangannya dan menahan serangan itu dengan tombak pusakanya.
Namun karena kuatnya serangan dari pria bertopeng itu, tubuh Guru Yi Shu tetap saja terpental cukup jauh sampai akhirnya menabrak sebuah pohon yang sangat besar dan membuat pohon itu tumbang.
“Ternyata kau memiliki sebuah sebuah pil yang bisa memulihkan tubuhmu dengan sangat cepat. tapi berkat pil itu akhirnya aku jadi tahu bahwa kau adalah bagian dari bangsa Iblis yang ada di Sekte Awan Biru karena kau memancar hawa iblis yang sama seperti salah satu dari mereka,” ucap Guru Yi Shu saat merasakan hawa iblis yang sangat samar memancar dari tubuh pria bertopeng itu.
“Karena kau telah mengetahui sedikit rahasia tentang identitasku, maka aku tidak bisa membiarkanmu keluar dari tempat ini hidup-hidup,” seru Pria bertopeng dengan nada mengancam.
“Apakah kau yang menentukan hidup dan matiku? Kau harus tahu bahwa kau hanya sebuah makhluk yang tidak jelas karena kau hidup di antara Bangsa Manusia dan Bangsa Iblis. Bangsa Manusia pasti akan menolak kehadiranmu, sedangkan Bangsa Iblis pasti akan merendahkanmu,” balas Guru Yi Shu dengan sebuah ejekan yang langsung menusuk ke dalam pikiran pria bertopeng itu.
“Sepertinya kau sudah mengetahui identitasku yang sebenarnya. Kau memang benar-benar tidak bisa dibiarkan hidup.”
Pria bertopeng itu langsung memasukkan energi api dan energi kegelapan miliknya ke dalam golok pusaka yang ada di tangan kanannya, sambil berteriak.
“Wahai Golok pusaka pemberian dari Raja Iblis. Bangkitlah dari tidur panjangmu dan bantulah aku untuk menghilangkan nyawa setiap manusia yang menghalangi jalanku.”
__ADS_1
“Kwak … Kwak …”
Sesosok elang yang diselimuti dengan nyala api berwarna hitam langsung keluar dari dalam portal teleportasi yang tiba-tiba muncul di depan pria bertopeng itu. Elang itu kemudian langsung masuk ke dalam Golok pusaka yang ada di tangannya.
“Sekarang Golok Elang Neraka milikku sudah terbangun. Kau benar-benar tidak memiliki kesempatan untuk hidup. Sayang sekali orang secerdas dirimu harus menjadi korban pertama dari Golok Pusaka milikku ini,” ucap pria bertopeng itu menyeringai.
“Tunjukkan dulu padaku seberapa kuat Golok pusaka yang ada di tanganmu itu baru kau bisa mengancamku. Jika kau hanya melebih-lebihkan kekuatan senjata yang ada di tanganmu itu, maka kau sama saja dengan sebuah tong kosong yang hanya bisa berbunyi dan akan langsung penyok hanya dengan sekali pukul,” ejek Guru Yi Shu.
“Kurang ajar!”
Pria bertopeng itu langsung menjadi sangat marah setelah mendengar ejekan dari Guru Yi Shu. Dia langsung mengangkat ujung Goloknya menghadap ke langit dan langsung meledakkan energi api dan kegelapan yang ada di dalam tubuhnya.
“Elang Neraka Menembus Bara Api.”
Bayangan seekor elang api raksasa berwarna hitam pekat langsung turun dari langit dan terbang menuju ke arah Guru Yi Shu.
“Bayangan elang raksasa itu diselimuti dengan kekuatan energi api yang sangat aneh. Tapi aku bisa merasakan bahwa tekanan yang berasal dari api itu sangatlah besar. Api itu lebih kuat dari api yang membentuk perisai api tadi. Apakah ini karena api yang sekarang telah bercampur dengan energi kegelapan dan juga hawa iblis?” gumam Guru Yi Shu dalam hati sambil memasukkan energi petir miliknya ke dalam Tombak Elang Petir.
Guru Yi Shu kemudian mengangkat tombaknya ke atas dengan ujung tombak menghadap ke langit.
“Elang Harus dilawan dengan elang. Sepertinya hanya jurus ini saja yang bisa menandingi kekuatan dari elang hitam itu.”
“Elang Petir Pemangsa Iblis.”
Bayangan seekor burung elang petir raksasa yang memiliki ukuran tubuh yang sama dengan elang hitam itu, langsung turun dari langit dan menabrak elang hitam yang sedang terbang mengarah ke tempat Guru Yi Shu.
“Boom ….”
Suara ledakan yang sangat dahsyat langsung muncul di udara. Suara ledakan ini bahkan bisa terdengar sampai ke Mansion Keluarga Long yang berjarak sekitar tiga puluh kilometer.
Hembusan angin yang sangat kuat langsung muncul dan menumbangkan semua pohon yang ada di sekitar mereka. Kedua elang itu langsung menghilang karena sama-sama kuat.
Tubuh Guru Yi Shu dan Pria bertopeng itu juga sama-sama terpental sejauh dua puluh meter dengan arah yang saling berlawanan.
**
Mansion Keluarga Long.
Long Bao dan Lin Chong Wei sedang duduk santai sambil minum teh di Pavilliun yang ada di halaman belakang Mansion ini.
Tiba-tiba saja mereka dikejutkan dengan suara ledakan yang sangat dahsyat yang berasal dari Hutan Naga Biru.
“Suara apa itu? Apakah bangsa iblis sudah mulai melakukan penyerangan?”
Lin Chong Wei langsung meletakkan kembali cangkir teh yang ada di tangannya. Dan langsung keluar dari Pavilliun itu untuk memeriksa keadaan di sekitar sini.
“Suara itu sepertinya berasal dari Hutan Naga Biru. Apakah kau mau ikut denganku ke sana untuk melihat siapa yang sedang bertarung?” ajak Long Bao.
“Aku ikut. Aku juga sangat penasaran siapa yang sedang bertarung hingga menyebabkan suara ledakan yang sedahsyat itu. lagi pula aku susah berjanji pada Tuan Long Bai bahwa aku akan menjaga setiap orang yang ada di dalam Mansion ini,” jawab Lin Chong Wei.
Long Bao dan Lin Chong Wei segera berjalan menuju itu melewati jalan setapak yang ada di halaman belakang karena rute itulah yang paling cepat untuk menuju ke Hutan Naga Biru.
Namun Long Bao sangat terkejut ketika melihat Shen Yu datang ke tempat ini dengan naik kuda secara terburu-buru.
Waktu perjalanan tiga puluh kilometer yang seharusnya di tempuh dalam waktu tiga jam, saat ini hanya di tempuh Shen Yu dalam waktu satu jam saja karena dia memacu kudanya sampai kecepatan maksimal.
Shen Yu langsung turun dari kudanya dan berjalan menghampiri Long Bao.
__ADS_1
“Patriarch cepat tolong Guru Yi Shu. Dia sedang bertarung melawan seorang prajurit pengintai yang sangat kuat,” ucap Shen Yu dengan terburu-buru sampai dia lupa mengucap salam saat bertemu Long Bao.