LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 163 TERBENTUKNYA BENIH API


__ADS_3

Heilong merasa seluruh tubuhnya menjadi panas, diapun segera mematikan komputer dan beniat pergi ke ruang kultivasi yang ada di dalam pesawat Max Lightning untuk segera menyerap bola ini energi api yang ada di dalam tubuhnya.


“ Mito, semua urusanku sudah selesai disini. Bisakah kau menunjukkan padaku dimana letak ruang kultivasi..? ” tanya Heilong.


“ Ruang kultivasi itu ada di dalam istana. Tuan tinggal ikuti garis-garis merah yang akan aku buat di lantai, garis-garis merah itu akan membawa tuan ke tempat ruang kultivasi. ”


Setelah Mito selesai menjawab pertanyaan Heilong, garis-garis berwarna merah mirip zebra cross muncul di atas lantai.


Heilong berjalan mengikuti garis-garis itu, dia keluar dari kokpit pesawat lalu masuk ke dalam istana sampai akhirnya dia berhenti di sebuah ruangan yang sangat luas, luasnya hampir mirip dengan luas lapangan sepak bola. Saat masuk ke dalam ruangan kultivasi, Heilong sempat di buat sedikit terkejut saat merasakan energi alam di dalam ruangan ini yang sangat kuat dan murni.


“ Energi alam di ruangan ini sangat kuat dan murni, berbeda sekali dengan energi alam yang ada di luar. Kenapa guru tidak pernah menunjukkan ruangan ini padaku. Jika aku berlatih disini hasilnya akan berkali-kali lipat jika dibandingkam saat aku berkultivasi di luar. ”


Heilong langsung duduk bersila di tengah-tengah ruang kultivasi. Dia memejamkan kedua matanya dan mulai berkonsentrasi penuh untuk menyerap energi api putih yang ada di dalam bola inti energi api pemberikan Bianca.


“ Whooosssttt... ” Suara api yang sangat besar muncul dan menyelimuti tubuh Heilong.


Energi api itu langsung mengamuk di dalam tubuh Heilong hingga menyebabkan ledakan energi api dan membuat tubuhnya terbenam dalam kobaran api putih.


Dantiannya kini sudah dipenuhi dengan energi api yang meluap sampai ke titik-titik meridian yang ada di tubuhnya. Tubuhnya serasa terbakar oleh api neraka dan jantungnya berdetak dengan sangat kencang seperti mau meledak.


Matahari perlahan-lahan muncul di dunia jiwa Heilong, sinar matahari ini sangat terik dan mencairkan dataran es dan menguapkan lautan yang ada di sana.


Li Ziqi yang tubuhnya pingsan dan melayang-layang di dunia jiwa Heilong akhirnya terbangun sangat merasakan keanehan dalam dunia jiwa ini, diapun akhirnya memutuskan untuk keluar dan melihat keadaan Heilong.

__ADS_1


Saat tiba di dunia luar, Li Ziqi langsung membelalakkan matanya karena terkejut saat melihat kondisi Heilong yang terbenam dalam kobaran api putih.


“ Api ini...??!! Ini adalah api surgawi. Dari mana dia mendapatkan api ini. Ini sangat berbahaya karena api ini sejatinya hanya bisa dikuasai oleh orang yang sudah menginjak ranah dewa, tubuh fana manusia tidak akan sanggup menahan panasnya api ini. ”


Li Ziqi ingin menolong Heilong, tapi dia tidak memiliki cara untuk menyegel api ini karena api ini sangat kuat. Li Ziqi kemudian teringat tentang benih kehampaan yang ada ditubuh Heilong, benih kehampaan ini terlihat oleh mata Li Ziqi saat Heilong bangkit dari mati surinya setelah dibunuh oleh Li Ziqi di ujian neraka es.


“ Masuklah ke dalam dunia jiwamu, aku akan mengajarimu cara untuk mengendalikan api ini di sana. ”


Li Ziqi langsung masuk kembali ke dunia jiwa Heilong setelah dia selesai berbicara, tidak lama kemudian jiwa Heilong pun muncul di dalam dunia jiwanya. Dia langsung memberikan sebuah busur dan anak panah pada Heilong.


“ Gunakan panah ini untuk memanah matahari itu tapi sebelum kamu melepaskan anak panah itu, terlebih dahulu kamu harus memasukkan energi kehampaan yang kamu miliki ke dalam anak panah itu, ” seru Li Ziqi sambil menujuk matahari yang sangat terik bersinar di atas kepalanya.


“ Bagaimana caranya agar aku bisa menggunakan energi kehampaan itu... ? ” tanya Heilong dengan kebingungan karena dia memang tidak pernah menggunakan energi kehampaan.


Heilong segera meletakkan anak panah yang ada di tangan kanannya ke dalam busur yang ada di tangan kirinya. Ia lalu menarik tali busur itu dengan kuat sambil membayangkan energi kehampaan masuk ke dalam anak panah.


Anak panah yang ada di tangan Heilong yang tadinya berwarna coklat seperti kayu kini telah berubah menjadi abu-abu seperti perak.


Heilong membidikkan panahnya tepat di tengah-tengah matahari dan segera melepaskan cengkraman tangannya kanannya dari tali busur.


“ Whosst.. ” Anak panah ini melesat dengan kencang dan menancap di tengah-tengah matahari.


Anak panah itu kemudian menjadi rantai-rantai perak yang mengelilingi seluruh permukaan matahari dan mengikatnya.

__ADS_1


Kemudian rantai-rantai itu menghilang dan meniggalkan sebuah lapisan tipis transparan yang menahan teriknya sinar matahari.


“ Kau sudah berhasil mengendalikan api itu, sekarang kembalilah ke tubuhmu dan serap energi api ini. ” ucap Li Ziqi.


Heilong segera menuruti perkataan Li Ziqi, dia segera kembali ke tubuhnya dan melihat api yang menyelimuti tubuhnya sudah stabil tidak meledak-ledak seperti tadi.


Ia segera menyerap kembali energi api itu ke dalam dantiannya sampai terbentuk sebuah bola api berwarna putih yang sangat kecil seperti benih sebuah tanaman.


Sekarang di dalam dantian Heilong ada lima macam benih energi yaitu api, es, air , angin dan kehampaan. Sedangkan untuk benih energi milik Long Bai, meskipun saat ini Heilong sedang berada di tubuh Long Bai tapi benih-benih energi milik Long Bai yaitu es, api dan petir letaknya tidak menyatu dengan benih-benih energi yang di miliki oleh Heilong.


Benih-benih energi milik Long Bai letaknya di dantian yang ada di belakang dantian Heilong karena setelah roh Heilong masuk ke dalam tubuh Long Bai, tubuh itu sekarang memiliki dua buah dantian.


Heilong ingin mencoba kekuatan api yang baru saja di dapatkan, dia kemudian mengulurkan tangan kanannya dan mengalirkan energi apinya.


“ Whoosstt... "


Api berwarna putih segera berkobar di tangannya dan menyelimutinya kemudian Heilong mencoba untuk mengendalikan api itu sampai membentuk sebuah bola api. Untuk mengendalikan api ini, dia menggunakan prinsip yang sama seperti saat dia mengendalikan energi esnya.


Li Ziqi kemudian muncul di samping Heilong dan bertanya. “ Dari mana kau mendapatkan kekuatan api itu..? ”


Heilong awalnya sedikit ragu untuk menjawab tapi bagaimanapun juga sekarang Li Ziqi adalah gurunya jadi dia sekarang memiliki hak untuk mengetahui asal usul dari kekuatan yang ada di dalam tubuhnya. “ Aku mendapatkan hadiah api ini setelah aku berhasil memenangkan sebuah game yang diberikan oleh delapan raja api. Di stage terakhir game itu aku berhadapan dengan seekor unicorn dan aku berhasil mengalahkannya setelah aku mencengkram tanduknya dan mengancam akan mematahkan tanduk itu. Akhirnya unicorn itu menyerah dan tunduk kepadaku lalu dia memberikan sebagian bola inti energi apinya kepadaku sebagai hadiah. ”


Wajah Li Ziqi segera berubah menjadi serius setelah mendengar jawaban Heilong. “ Kau bilang kau telah memegang tanduk seekor unicorn, Apa kau tahu pentingnya tanduk itu bagi mereka. Kau bisa memancing kehancuran planetmu. ”

__ADS_1


__ADS_2