
“Kalau begitu kita lihat saja siapa yang lebih kuat! Keteguhan hatimu atau siksaan hawa dingin di dalam penjara es milikku ini,” seru Heilong.
Heilong kemudian mengerakkan kedua tangannya untuk membuat suhu udara di dalam es menjadi turun dengan sangat ekstrem sampai tercipta sebuah badai salju yang sangat kuat di dalam penjara es itu.
Xin Ye hanya terdiam dengan tenang di tempatnya sambil memejamkan matanya seperti sedang menunggu sesuatu. Dia sama sekali tidak bergerak meskipun tubuhnya sudah mulai membeku dan tertutupi salju yang sangat tebal.
Heilong merasakan ada sesuatu yang aneh saat melihat ketenangan Xin Ye akhirnya dia memutuskan untuk bertanya pada Li Ziqi.
“Guru, apakah Guru juga merasakan ada sesuatu yang aneh pada Xin Ye? Kenapa dia bisa setenang itu saat berada di bawah serangan hawa dingin yang sangat ekstrem.”
“Apakah kau telah lupa bahwa energi Yin itu identik dengan hawa dingin jadi serangan hawa dingin sepertinya tidak berpengaruh apapun pada tubuhnya.”
Tiba-tiba Li Ziqi merasakan lonjakan energi kegelapan pada tubuh Xin Ye meskipun lonjakan energi itu tidak terlalu besar tapi itu terjadi secara bertahap dan masih terus berlangsung sampai saat ini.
Li Ziqi mengerutkan keningnya saat merasakan energi kegelapan itu terus meningkat dan akhirnya memutuskan untuk memeriksa tubuh Xin Ye dengan mata dewanya.
“Dia rupanya sedang menunggu semua segel yang membelenggu kekuatannya terbuka,” ucap Li Ziqi terkejut.
Heilong langsung mengerutkan keningnya seolah-olah tak percaya. “Apakah maksud guru, dia tadi belum mengeluarkan semua kekuatannya saat melawanku?”
“Boomm .... ”
Tiba-tiba terjadi ledakan yang sangat dahsyat di dalam penjara es. Kekuatan dari ledakan ini membuat semua dinding-dingin es yang membentuk penjara es menjadi hancur berkeping-keping menjadi serpihan-serpihan es.
Rupanya apa yang dikatakan oleh Li Ziqi semuanya benar. Saat ini semua segel kekuatan yang ada ditubuh Xin Ye sudah hampir terbuka semua dan kekuatanya sudah pulih sebesar tujuh puluh lima persen dari kekuatan aslinya.
“Kau beruntung karena Dao Xue Lian tidak bisa memulihkan kekuatannya sebesar seratus persen,” ucap Li Ziqi.
"Kenapa Guru? Apakah dia berencana untuk menyimpan dua puluh lima persen kekuatannya itu untuk digunakan di saat terdesak saja?” tanya Heilong bingung.
“Segel terbesar yang membelenggu kekuatannya berada di dalam Roh kekasihmu. Selama roh kekasihmu itu masih ada di dalam tubuh Xin Ye maka dua puluh lima persen kekuatan dari Dao Xue Lian akan tetap tersegel,” jawab Li Ziqi.
“Dengan kata lain kesempatanku untuk bisa mengalahkannya hanya sampai roh Sherly bisa bertahan di dalam tubuh Xin Ye. Aku harus bisa membuat roh Sherly kembali tersadar sebelum Dao Xue Lian berhasil memusnahkannya,” ucap Heilong sambil melihat ke arah penjara es yang sudah hancur.
Aura energi kegelapan yang ada di tubuh Xin Ye menjadi lebih besar dari sebelumnya hingga berkali-kali lipat sampai membuat siapapun yang ada di sekitarnya menjadi bergetar. Air laut di tepi pantai ini menjadi pasang dan langit'pun menjadi bergemuruh akibat dari kuatnya tekanan energi kegelapan yang memancar dari tubuh Xin Ye.
Semua Divine Beast yang ada di Planet Dreamland akhirnya berkumpul di pulau bagian dalam dan memperkuat Formasi Pelindung Dunia Es yang telah dibuat oleh Xue Xian Hou dan ketiga Kaisar itu.
“Salam hormat kami kepada para Divine Beast,” ucap Xue Xian Hou dan ketiga Kaisar secara bersama saat melihat kedatangan para Divine Beast.
“Apakah anda semua datang ke tempat ini untuk membunuh Dao Xue Lian?” tanya Kaisar Xuan De.
__ADS_1
“Tidak. Masalah itu sepenuhnya telah kami serahkan kepada Long Bai dan Gurunya karena mereka'lah yang paling mampu untuk mengalahkan Dao Xue Lian saat ini. Kedatangan kami ke tempat ini hanyalah untuk memperkuat medan pelindung yang ada di tempat ini agar kekuatan dari pertempuran mereka tidak menyebabkan kerusakan di luar pulau ini,” jawab Divine Beast Genbu.
Heilong berdiri di depan Xin Ye sambil memegang pedang taring putih yang telah di selimuti dengan energi es dan angin yang sangat kuat. Dia sudah siap untuk menyerang Xin Ye dengan Jurus Pedang Membelah Bumi.
“Apakah kau terkejut setelah melihat perubahan kekuatan yang ada di dalam tubuhku! Saat ini kekuatanmu tidak lebih dari seekor semut di hadapanku. Aku bisa menghancurkan tubuhmu hanya dengan menjentikkan jariku saja,” ucap Xin Ye tersenyum mengejek.
“Aku memang sangat terkejut. Aku tidak pernah menyangka bahwa kau bisa menaikkan kekuatanmu sampai sebesar ini hanya dalam waktu singkat dan menghancurkan penjara es yang aku buat. Tapi jangan kau pikir aku tidak tahu bahwa kekuatanmu belum pulih seratus persen,” jawab Heilong dingin.
“Untuk membunuhmu aku tidak perlu memulihkan kekuatan asliku sampai seratus persen. Tujuh puluh lima persen kekuatan ini saja rasanya sudah cukup untuk bisa merubah tubuhmu menjadi debu,” seru Xin Ye.
“Coba buktikan bahwa kau bisa membunuhku hanya dengan tujuh puluh lima persen kekuatan aslimu saja. Aku ingin melihat bagaimana kau melupakan lagi apa yang telah kau katakan barusan dasar Iblis,”
Heilong menyeringai dan segera melompat ke arah Xin Ye sambil menggenggam pedang taring putih yang ada di tangannya dengan kuat karena pedang itu tak henti-hentinya bergetar akibat besarnya energi es dan angin yang di masukkan Heilong ke dalam pedang itu.
Xin Ye menatap Heilong dengan tajam dan segera mengalirkan energi kegelapan dan petir yang sangat kuat ke telapak tangan kanannya saat melihat Heilong sudah semakin mendekat. Dia ingin melawan jurus pedang Heilong dengan Lappatah yang di bentuk dengan tujuh puluh lima persen kekuatan aslinya.
Heilong langsung menebaskan pedangnya ke arah Xin Ye saat jaraknya mereka berdua masih sejauh dua meter. Dia tidak bisa bergerak lebih dekat lagi karena tertahan oleh kuatkan energi kegelapan dan hawa iblis yang memancar dari tubuh Xin Ye.
“Pedang Membelah Bumi.”
“Slash ….”
Bayangan pedang energi angin dan es yang terbentuk dari jurus pedang membelah bumi langsung mengarah lurus ke arah Xin Ye dengan sangat cepat seperti hembusan angin.
“Boom …. ”
Dua buah kekuatan yang sangat besar saling berbenturan dengan kuat di udara dan menimbulkan suara ledakan yang sangat dahsyat sampai membuat seluruh tempat ini bergetar. Hembusan angin yang sangat kuat terbentuk dari benturan kedua kekuatan besar itu dan melemparkan apa saja yang ada di sekitarnya.
Heilong dan Xin Ye yang paling dekat dengan ledakan itu, tubuh mereka berdua langsung terdorong sejauh satu meter saat terkena hembusan angin itu.
Xin Ye menatap Heilong tajam. “Hebat juga kemampuanmu. Bagaimana jika kau bergabung dengan bangsa Iblis dan ikut deganku ke Dunia bawah. Aku tahu bahwa kau sangat mencintai roh wanita yang ada di dalam tubuh ini. Aku berjanji padamu jika kau mau bergabung dengan kami maka aku bersedia menikah denganmu dan menjadikanmu pangeran dari bangsa Iblis.”
“Aku menolak,” jawab Heilong tegas.
“Kenapa kau langsung menolak tawaranku tanpa memikirkannya terlebih dahulu? Apakah menurutmu apa yang aku tawaranku itu tidak cukup menarik atau semua yang aku tawarkan itu masih kurang?” tanya Xin Ye bingung.
“Apa yang kamu tawarkan itu memang sangat menarik tapi aku sama sekali tidak percaya dengan bangsa iblis. Setelah kau sampai di sana bisa saja kau mengingkari semua yang telah kau janjikan dan membuatku menjadi budak bangsa iblis. Aku tegasku padamu bahwa sampai kapan'pun aku tidak akan pernah bergabung dengan bangsa iblis karena bangsa iblis ditakdirkan untuk aku hancurkan dengan kedua tanganku,” seru Heilong.
Xin Ye langsung menatap Heilong tajam dan hawa membunuh mulai memancar dari tubuhnya. “Apakah yang kau katakan itu adalah keputusan terakhirmu dan kau yakin tidak ingin merubah lagi keputusanmu itu?”
“Aku sangat yakin dengan apa yang telah aku ucapkan karena itu kau tidak perlu mengulangi lagi penawaranmu itu. Jangan pernah berharap aku percaya pada perkataanmu setelah kau mengingkari semua yang telah kau katakan beberapa saat yang lalu. Lagipula orang yang aku cintai bukanlah kau jadi tidak ada gunanya jika kau menawarkan diri untuk menikah denganku,” jawab Heilong tersenyum.
__ADS_1
“Sayang sekali kau telah membuang satu-satunya kesempatan yang aku berikan agar kau bisa tetap hidup. Sekarang tidak ada lagi alasan untuk tetap membiarkanmu hidup. Dengan tanganku ini aku akan membunuhmu dan menyerap semua kekuatan yang ada di dalam tubuhmu agar kekuatan itu menjadi milikku,” ancam Xin Ye sambil menunjukkan kukunya yang berwarna hitam dan sangat tajam.
“Lakukanlah jika kau mampu. Sepertinya aku yang akan memotong semua kuku yang ada di tanganmu itu terlebih dahulu sebelum kuku itu bisa menyentuh tubuhku,” seru Heilong menantang sambil menunjuk pedangnya ke arah Xin Ye.
“Dasar manusia sombong!” ucap Xin Ye geram.
Xin Ye yang sangat marah langsung melesat ke tempat Heilong dan langsung menyerang tubuh Heilong dengan cakar Naganya yang berwarna hitam dan sangat tajam. Cakar Naga itu bukan'lah cakar Naga biasa karena Dao Xue Lian sebenarnya berasal dari Ras Naga Eternal sama seperti Ayahnya Raja Iblis Dao Gi. Ras ini merupakan Ras Naga Iblis terkuat di Dunia bawah dan pemimpin dari Ras Divine Devil.
Cakar Naga yang ada di tangan Xin Ye mengandung energi kegelapan yang sangat kuat dan juga mengandung racun kegelapan eternal di dalamnya. Racun kegelapan eternal memiliki kemampuan untuk mengubah seorang manusia menjadi iblis jika racun itu telah menyebar ke seluruh tubuh orang itu.
Heilong terus menghindari serangan-serangan itu dengan sangat lincah menggunakan jurus Super Sonic Dance. Serangan cakar Xin Ye sempat beberapa kali akan menggores tubuhnya tapi sebelum kuku itu menyentuh kulitnya, Heilong terlebih dahulu menggunakan energi esnya untuk menutupi bagian itu.
“Apakah cuma secepat itu kecepatan dari seranganmu? jika cuma secepat itu maka jangan harap cakarmu itu bisa melukai tubuhku,” ejek Heilong.
Heilong terus mengejek Xin Ye agar Dao Xue Lian menjadi sangat marah sehingga perhatiannya menjadi teralihkan. Dengan cara ini dia berharap agar Dao Xue Lian bisa melupakan untuk memusnahkan Sherly dan memberi waktu bagi Sherly untuk mengumpulkan kesadarannya kembali.
“Kurang ajar!! Baiklah, akan aku tunjukkan padamu kecepatan sesungguhnya dari Ras Naga Eternal,” seru Xin Ye geram.
Tubuh Xin Ye langsung menghilang di depan mata Heilong dan muncul di belakang tubuhnya. Heilong sempat terkejut karena merasakan punggung tiba-tiba menjadi dingin tapi dia tidak sempat menoleh ke belakang.
“Buk …. ”
Cakar hitam Xin Ye mengenai punggung Heilong dan meninggalkan bekas luka carakaran yang sangat dalam. Energi kegelapan yang melapisi cakar itu rupanya mampu untuk menggores tubuh Heilong yang lebih kuat dari baja.
“Hehe … Rasakan kekuatan dari racun kegelapan eternal milikku. Saat racun itu menyebar ke dantian dan seluruh titik-titik meridian yang ada ditubuhmu maka kamu akan menjadi seorang Iblis. Aku mau lihat bagaimana caramu agar kau tidak bergabung dengan bangsa iblis seperti yang telah kau seru-serukan beberapa saat yang lalu karena setelah menjadi seorang Iblis. Mau tidak mau kau akan bergabung dengan bangsa Iblis,” ucap Xin Ye tersenyum licik.
Api berwarna hitam langsung muncul di bekas luka cakaran yang ada di punggung Heilong. Api ini terasa sangat panas dan menyakitkan meskipun di tubuh Heilong terdapat elemen air yang selalu melindunginya.
Teknik restorasi jiwa yang bisa menyembuhkan semua luka dan kebal terhadap semua racun bahkan tidak dapat menyembuhkan luka cakaran ini. Racun itu mulai menyebar ke tubuh Heilong dan berusaha masuk ke dalam dantiannya.
“Guru apa yang harus aku lakukan? Teknik penyembuhan elemen airku sama sekali tidak berguna untuk melawan racun kegelapan eternal ini. Aku tidak ingin menjadi seorang Iblis,” tanya Heilong pada Li Ziqi dengan suara sedikit bergetar karena menahan sakit.
“Teknik penyembuhan elemen airmu tidak akan berguna untuk melawan racun kegelapan eternal ini karena sebenarnya itu bukanlah racun tapi energi kegelapan yang sangat murni hingga energi ini bisa merubah bentuk energi yang lain menjadi energi kegelapan,” jawab Li Ziqi.
“Lalu apa yang harus aku lakukan untuk menghilangkan racun ini?” lanjut Heilong.
“Keluarkan pedang Blue Star Heaven Sword dan letakkan pedang itu di atas luka yang ada di punggungmu. Aku akan menggunakan Jurus Segel Cahaya Bintang untuk menyerap energi kegelapan itu dan menyegelnya ke dalam Pedang Blue Star Heaven Sword,” perintah Li Ziqi
Sesuai dengan perintah dari Li Ziqi, Heilong langsung mengeluarkan Pedang Blue Star Heaven Sword dan meletakkan pedang itu di punggungnya.
Xin Ye langsung mengangkat alisnya saat melihat pedang Blue Star Heaven Sword yang ada di tangan Heilong. Dia sangat terkejut dan tangannya yang sedikit bergetar berusaha meraih ke arah Heilong.
__ADS_1
“Pedang itu …!? Bagaimana pedang itu bisa berada tangan pemuda itu. Pedang itu seharusnya ikut menghilang bersamaan dengan kematian Li Xuan karena pedang itu hanya mengakui Li Xuan sebagai Tuannya. Apakah pemuda itu adalah reinkarnasi dari Li Xuan?”