
Heilong sedikit menundukkan kepala dan memegang dagunya dengan tangan kanan sambil berpikir.
“Seminggu seperti tujuh tahun. Jika memang bisa seperti ini maka akan banyak sekali pencapaian yang aku peroleh. Selain aku bisa menguasai jurus-jurus yang aku pelajari dengan sempurna, kemungkinan tingkat kultivasiku juga akan mengalami peningkatan yang sangat pesat. Tapi sepertinya ada yang berbeda …”
Heilong segera mengangkat kepalanya dan menatap Li Ziqi saat dia menyadari ada keanehan dengan jurus Gerbang Waktu yang pernah digunakan Li Ziqi sebelumnya.
“Bukankah saat di Makam Es, guru menggunakan teknik ini. Tapi waktu itu Guru hanya bisa membuat waktu satu hari di dunia nyata menjadi satu tahun di dunia gerbang waktu. Lalu apa bedanya antara Jurus Gerbang Waktu tingkat satu dengan Jurus Gerbang Waktu tingkat dua yang akan Guru gunakan sekarang?” lanjut Heilong bertanya.
“Lama penggunaan,” jawab Li Ziqi dingin, kemudian dia mulai menjelaskan pada Heilong tentang teknik gerbang waktu. “Satu hari di dunia nyata menjadi satu tahun di dunia gerbang waktu adalah batas waktu maksimal yang bisa dipercepat karena dewa waktu melarang penggunaan yang lebih dari itu. Jika ada yang melanggar, maka dia akan mendapatkan hukuman yang sangat berat. Jadi tingkatan dalam jurus ini adalah lamanya waktu penggunaan jurus ini karena semakin lama digunakan maka energi yang dibutuhkan juga akan semakin besar.”
“Jadi seperti itu. Aku mengerti sekarang,” ucap Heilong sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
“Kau ini cerewet sekali. Kau mau menggunakan cara ini atau tidak? Jika tidak, aku akan kembali tidur di dunia jiwamu,” ucap Li Ziqi mulai sedikit kesal.
“Aku mau … Tapi ... ” Heilong buru-buru menjawab.
“Tapi apa?” tanya Li Ziqi dingin.
“Aku minta beberapa pakaian ganti buat wanita karena di gelang galaxyku hanya ada pakaian ganti untuk pria," jawab Heilong malu-malu.
“Untuk apa kau meminta pakaian wanita?” tanya Li Ziqi karena permintaan Heilong ini tedengar sedikit aneh.
Heilong kemudian menunjuk ke tempat Lin Meylin. “Guru, saat ini Lin Meylin berusia sepuluh tahun dan tubuhnya masih kecil. Saat di dunia gerbang waktu, tubuhnya akan terus tumbuh sampai dia menjadi seorang gadis berusia tujuh belas tahun. Dia tidak akan terus memakai pakaian yang dia kenakan saat ini. Dan selama di dunia gerbang waktu, kita tidak bisa melewati dinding pembatas untuk membeli pakaian.”
Li Ziqi melihat Lin Meylin dari kejauhan untuk mengetahu ukuran baju yang cocok dengannya sampai tujuh tahun ke depan.
Tidak lama kemudian dia melemparkan sebuah gelang galaxy pada Heilong. “Di dalam gelang galaxy itu tersimpan pakaian dengan berbagai ukuran yang cukup untuk dia gunakan sampai tujuh tahun kedepan.”
__ADS_1
“Terimakasih, Guru.”
Heilong menerima gelang galaxy itu lalu pergi ke tempat Lin Meylin dan memberikan gelang galaxy itu.
“Kakak gelang apa ini?” tanya Lin Meylin memegang gelang yang baru saja di berikan Heilong.
“Itu namanya gelang galaxy. Aku juga memakainya,” jawab Heilong sambil menunjukkan sebuah gelang yang menempel di tangan kirinya. “Di sana tersimpan pakaian yang bisa kau gunakan sampai usiamu tujuh belas tahun karena kita akan berlatih di sini selama tujuh tahun dan tidak akan bisa keluar sebelum batas waktu itu.
“Apa?! Tu-Tujuh tahun??” ucap Lin Chong Wei dan Lin Meylin terkejut sampai tubuhnya bergetar.
Heilong menganggukkan kepalanya. “Benar. Selama tujuh tahun ini kita akan berlatih bersama, kalian berdua harus berlatih dengan giat karena bahaya yang sangat besar sudah menanti kita di luar.”
Lin Chong Wei dan Lin Meylin tidak banyak bertanya lagi karena mereka sudah tahu bahaya seperti apa yang dimaksud Heilong.
Heilong kemudian berbicara pada Li Ziqi. “Guru, kami sudah siap.”
Li Ziqi keluar dari dunia jiwa Heilong dan terbang di atas mereka sambil merentangkan kedua tangannya lebar-lebar.
Aura cahaya berwarna emas memancar dengan kuat dari tubuh Li Ziqi dan membuat tubuhnya berputar-putar di udara.
Dinding-dinding berwarna emas mulai muncul dan mengelilingi tempat ini. Li Ziqi kemudian menggambar sebuah simbol yang berbeda di setiap dinding itu.
“Teknik Gerbang Waktu Aktifkan,” teriak Li Ziqi.
Simbol-simbol sihir yang ada di dinding itu langsung bersinar dan membuat dinding-dinding itu bercahaya.
Sesaat kemudian semua dinding-dindung itu mulai menyatu dan membentuk setengah cangkang telur raksasa berwarna emas yang menutupi tempat mereka berlatih kultivasi.
__ADS_1
Semua yang dilakukan oleh Li Ziqi hanya bisa dilihat oleh Heilong. Lin Chong Wei dan Lin Meylin hanya melihat dinding-dinding itu muncul dengan berbagai simbol sihir dan kemudian dinding-dinding itu menyatu membentuk sebuah dinding yang mengitari seluruh tempat mereka untuk berlatih kultivasi.
“Ayo kita mulai latihan sekarang,” seru Heilong.
“Bang ...”
Lin Chong Wei mencoba mengangkat Tombak Naga Angin yang diletakkan Heilong di depannya. Tapi, Tombak pusaka itu terasa sangat berat dan langsung jatuh ke tanah dengan sangat keras.
Hal yang sama juga dialami oleh Lin Meylin, saat dia mencoba mengangkat Tongkat Sihir Cahaya Surga. Tongkat pusaka itu terasa sangat berat dan akhirnya terjatuh ke tanah.
Heilong mengangkat alisnya dan berkata. “Jangan khawatir! Tingkat kultivasi kalian saat ini masih belum cukup untuk bisa mengendalikan senjata-senjata itu karena senjata pusaka itu memang senjata kualitas terbaik. Sebaiknya kalian fokus untuk meningkatkan kultivasi kalian terlebih dahulu sampai ke tingkat emperor baru kalian bisa menggunakan senjata pusaka itu dan berlatih ilmu beladiri yang ada di kitab yang baru saja aku berikan.”
Lin Chong Wei dan Lin Meylin menuruti perintah Heilong dan langsung duduk bersila dan mulai bermeditasi. Mereka berdua mulai menfokuskan pikiran mereka untuk menyerap energi alam yang sangat melimpah di tempat ini.
Heilong berjalan agak menjauh agar tidak mengganggu konsentrasi mereka saat bermeditasi karena dia juga ingin mempelajari Jurus Amukan Badai Api yang baru saja di berikan Li Ziqi.
Saat sudah menjauh kira-kira dua puluh meter, Heilong langsung mengangkat Pedang Baja Hitam miliknya dan mulai mengalirinya dengan kekuatan energi api sebesar enam puluh persen sesuai dengan perintah Li Ziqi.
Tiba-tiba Li Ziqi muncul di depan Heilong sambil membawa sebuah pedang dan menatap Heilong dengan tersenyum.
“Sudah lama kita berdua tidak berlatih bersama. Apakah kamu mau bertarung denganku untuk mengetahui seberapa kuat kemampuan berpedangmu saat ini?”
“Jika kita berlatih dengan cara berduel, maka suara pertarungan kita akan mengganggu konsentrasi Lin Chong Wei dan Lin Meylin yang sedang fokus untuk bermeditasi,” jawab Heilong.
“Kamu tidak perlu khawatir. Aku sudah memikirkan semua itu,” ucap Li Ziqi.
Li Ziqi kemudian menggerakkan tangan kanannya ke atas dan sebuah medan pelindung kedap suara muncul mengitari tempat mereka berdua.
__ADS_1
“Bagaimana sekarang? Apakah kamu sudah siap untuk berduel melawanku? Jangan membuatku kecewa dengan menolak ajakanku ini karena aku kita tidak tau kapan kita akan memiliki kesempatan seperti ini lagi,” ucap Li Ziqi sambil mengarahkan ujung pedang miliknya ke arah Heilong.