
Fire Thunder Storm yang dikeluarkan Li Ziqi sudah semakin dekat. Saat ini jaraknya hanya dua meter dari tempat Long Bai berdiri.
"Sepertinya aku tidak punya pilihan lain selain mengunakan jurus yang diajarkan Ayah."
Long Bai mengangkat tangan kanannya dan menggerakkannya berputar searah jarum jam.
"Ilusi Es." teriak Long Bai.
Danau es seribu pedang langsung menghilang dari pandangan Li Ziqi dan berubah menjadi dataran es yang sangat luas.
Salju yang sangat tebal langsung menyelimuti seluruh tempat ini dan sosok Long Bai berubah menjadi sepuluh orang yang sama persis, seperti mereka semua adalah anak kembar.
Jurus Ini adalah jurus ilusi tingkat tinggi yang diajarkan oleh Long Bao dan dengan jurus inilah Long Bao selalu dapat mengalahkan lawan-lawannya.
"Jurus ilusi ini tidak bisa menipu mataku."
Li Ziqi dengan cepat bisa mengetahui bahwa ini adalah sebuah ilusi dan mampu menebak mana sosok Long Bai yang asli.
Long Bai tetap tenang ketika mengetahui bahwa Li Zi bisa membedakan mana dirinya yang asli dan terus bergerak mendekat untuk menyerang ke arahnya.
Ia lalu tersenyum licik sambil berkata. "Sekarang kamu ada di dalam dunia ilusi buatanku dan akulah penguasa tempat ini. Kau tidak akan pernah bisa melukaiku meskipun kau tahu mana sosokku yang asli."
Long Bai menggerakkan tangannya ke arah dua bayangannya dan bayangan itu langsung berubah menjadi dua ekor ular salju yang sangat besar.
Ke-dua ular itu langsung melilit ke-dua kaki Li Ziqi dan menghentikan gerakannya.
Pada saat yang sama, Long Bai menggerakkan tangannya ke ke-delapan bayangannya yang lain dan ke-delapan bayangan itu berubah menjadi delapan ekor elang salju raksasa dan bergerak menyerang Li Ziqi yang kedua kakinya telah dililit dua ekor ular salju.
"Dasar bocah licik! Kamu berani mempermainkan Putri ini dengan jurus ilusimu."
__ADS_1
Li Ziqi lalu mengulurkan tangan kirinya dan Fire Thunder Storm mulai terbentuk kembali di tangannya. Dia langsung memukul ke-dua ekor ular salju yang melilit ke-dua kakinya.
Pukulan yang sangat dahsyat itu langsung menghancurkan tubuh ke-dua ular salju itu menjadi butiran salju.
Setelah ke-dua kakinya terbebas, Li Ziqi langsung melompat ke arah delapan ekor elang raksasa sambil membawa Fire Thunder Storm yang sudah ada di tangan kanannya.
Awalnya, dia akan menggunakan Fire Thunder Storm untuk menyerang Long Bai. Tapi, siapa yang menyangka akan terjadi kejadian yang di luar perhitungannya.
Dia lalu melemparkan Fire Thunder Storm ke arah delapan elang salju raksasa itu.
Boom …
Fire Thunder Storm langsung menelan ke-delapan elang salju itu dan merubahnya menjadi seperti bebek panggang di dalam pusaran badai petir dan api.
Long Bai tersenyum dan mengulurkan kedua tangannya sambil berteriak.
"Sembilan Rantai Pembeku Es."
Ternyata Long Bao telah mengajarkan dua jurus andalannya kepada Long Bai sebelum dia pergi meninggalkan rumah untuk berkelana mencari ilmu dan pengalaman bertarung.
“Ilusi apalagi ini! Kenapa susah sekali aku melepasnya," ucap Li Ziqi dingin sambil menatap Long Bai dengan tajam.
Li Ziqi sudah berusaha keras untuk melepaskan lilitan rantai es ini namun usahanya itu sama sekali tidak berguna karena sekarang kekuatannya telah ditekan sampai tingkat yang sama dengan Long Bai.
"Hehe... Itu bukan ilusi tapi itu adalah jurus rantai es milikku. Dan, ilusi tadi hanya untuk mengalihkan perhatianmu saja. Jika kau menyadari aku mengeluarkan jurus rantai es, kau pasti akan dengan mudah menghindarinya. Karena itu aku menggunakan jurus ilusi ini untuk menjebakmu. Seperti dugaan, kau yang telah terperangkap di dalam jurus ilusi menjadi lengah dan akhirnya berhasil aku tangkap dengan rantai es milikku ini karena kau berpikir bahwa rantai ini adalah bagian dari jurus ilusi," jelas Long Bai sambil menghempaskan tangan kanannya dan dunia ilusi yang dibuatnya akhirnya lenyap.
"Sangat mengagumkan! Tidak kusangka anak yang masih sangat muda sepertimu dapat memikirkan strategi semacam ini. Aku mengaku kalah!"
Li Ziqi tersenyum dan menghilangkan batasan kekuatan aslinya.
__ADS_1
Long Bai pun juga melakukan hal yang sama setelah Li Ziqi mengaku kalah. Ia segera menarik kembali jurusnya dan membebaskan Li Ziqi dari jeratan rantai es.
"Karena kamu berhasil mengalahkanku aku bersedia melakukan kontrak senjata denganmu dan menjadi senjatamu. Tapi ingat ini baik-baik, aku hanya akan menjadi senjatamu saja. Jadi, jangan berani berpikir untuk melakukan hal-hal kotor seperti keinginanmu atau aku akan langsung membunuhmu," ancam Li Ziqi.
"Baik. Aku berjanji! Aku pastikan bahwa aku tidak akan melakukan hal-hal yang kurang ajar terhadapmu," jawab Long Bai.
Tanpa diperintah oleh Li Ziqi pun bagaimana mungkin Long Bai bertindak kurang ajar pada seorang Dewa? Kecuali, Jika Long Bai lupa tentang status Li Ziqi.
"Bagus! Kalau begitu ayo segera kita mulai."
Li Ziqi mulai menggambar sebuah Array formasi di atas permukaan tanah.
Hanya dengan sekali lihat, Long Bai dapat mengenali formasi ini. Sebab, Long Bao juga pernah memberinya pemahaman tentang bagaimana cara membuat sebuah kontrak senjata. Dan, Array yang dibuat Li Ziqi saat ini kebetulan sangat mirip degan Array formasi yang pernah diperlihatkan Long Bao.
Sesaat kemudian, Li Ziqi sudah merubah wujudnya kembali ke wujud sebuah pedang yang sangat indah dengan bilah pedang berwarna biru dan gagang pedangnya berwarna giok yang dihiasi batu permata.
"Teteskan darahmu ke dalam formasi ini," ucap Li Ziqi memberi perintah dalam wujud pedang.
Long Bai segera melukai tangan kanannya dan mengalirkan beberapa tetes darahnya ke dalam Array Formasi.
Seketika, Aura yang memancar dari pedang itu menjadi semakin menguat dan beresonansi dengan array formasi ini begitu array formasi ini diaktifkan dengan darah Long Bai.
Secara perlahan, Pedang pusaka perwujudan Li Ziqi mulai masuk ke dalam Array formasi dan ukuran array formasi itupun juga semakin mengecil lalu terbang dan menempel di dada Long Bai.
"Bagus! Kau akhirnya berhasil melakukan kontrak senjata dengan Li Ziqi. Mulai sekarang pedang dewa yang sangat legendaris Blue Star Heaven Sword akan menjadi senjata pusaka milikmu. Akan tetapi, kamu harus berhati-hati dalam menggunakannya karena pedang itu adalah pedang pusaka yang berasal dari Alam Dewa dan banyak diincar oleh para dewa dan iblis," ucap Roh Divine Beast Genbu memberi peringatan.
"Aku mengerti!" jawab Long Bai.
"Sekarang coba kau panggil pedang itu keluar," seru Roh Divine Beast Genbu lanjut memberi perintah.
__ADS_1
"Bagi mana caranya? Aku sama sekali tidak tahu cara memanggilnya keluar. Ini adalah pertama kalinya aku melakukan kontrak dengan senjata senjata," jawab Long Bai polos.