LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 337 RAS NAGA KEGELAPAN NERAKA


__ADS_3

Heilong langsung mengayunkan pedangnya untuk membelah tubuh Komandan pasukan iblis itu.


“Slash …. ”


Tubuh Komandan iblis itu langsung terbelah menjadi dua bagian dan terjatuh ke tanah. Tapi ada aneh, aura energi kegelapan dan hawa iblis yang ada pada tubuh Komandan iblis itu tidak hilang dan menjadi semakin kuat.


Dalam sekejap, aura berwarna hitam pekat langsung menelan tubuh Komandan iblis itu. Ini adalah gabungan antara aura energi kegelapan dan hawa iblis yang paling kuat yang pernah di lihat Heilong. Bahkan aura yang dimiliki oleh Jenderal Iblis Last saat melawan Heilong tidak sekuat ini.


Secara perlahan, aura berwarna hitam pekat itu mulai menyatukan kembali tubuh Komandan iblis yang terbelah menjadi dua. Dia kemudian menatap Heilong dengan niat membunuh yang sangat kuat.


“Kurang ajar kau anak muda. Berani sekali kau mencoba membunuhku. Sekarang kau rasakan'lah kekuatan yang sebenarnya dari Ras Immortal Devil.”


Aura energi kegelapan dan hawa iblis yang memancar dari tubuh Komandan pasukan iblis itu menjadi semakin besar. Bahkan langit'pun ikut berubah menjadi gelap karena karena aura berwarna hitam pekat ini terus naik menuju ke langit.


Langit yang tadinya tenang, sekarang menjadi bergemuruh. Ratusan petir yang terus menyambar-nyambar dari langit, disertai dengan angin badai yang sangat kuat terus menerjang tempat ini dan hampir meruntuhkan bangunan pintu gerbang perbatasan.


“Siapa sebenarnya Komandan iblis itu. Kenapa aura yang memancar dari tubuhnya begitu menakutkan,” ucap Heilong terus menatap Komandan iblis yang sepertinya akan berubah ke wujud aslinya.


“Hati-hati'lah, jika kau merasa tidak sanggup untuk melawannya maka cepat bawa semua orang yang ada di tempat ini kabur bersamamu menuju ke wilayah yang berada dalam lindungan para Divine Beast,” jawab Dao Xue Lian dingin dari dalam Dunia Jiwa Heilong.


“Kenapa aku harus mundur? Aku yakin jika aku mampu untuk melawannya karena aku hampir saja berhasil membunuhnya,” balas Heilong.

__ADS_1


“Kau tidak mengerti seberapa kuat kemampuan yang dimiliki oleh Ras Immortal Devil. Meskipun Komandan iblis itu hanya iblis tingkat rendah, tapi kemampuan yang dia miliki hampir setara dengan para jenderal iblis yang ada di Planet ini karena ras Immortal Devil adalah ras iblis terkuat di Dunia Bawah. Kita juga belum mengetahui Komandan iblis itu termasuk dalam Ras Immortal Devil golongan yang mana karena ada empat golongan Ras Immortal Devil dan yang paling kuat adalah Ras Naga Eternal,” ucap Dao Xue Lian.


“Sekuat apa'pun dia, tapi aku tidak akan pernah menyerah sebelum aku bertarung dengannya. Lebih baik aku mati daripada kabur seperti seorang pengecut sebelum bertarung,” seru Heilong yang langsung mengalirkan energinya ke dalam kedua pedang yang ada di tangannya.


Dao Xue Lian langsung berhenti berbicara setelah melihat tekad Heilong yang sangat kuat. Dia menoleh pada Li Ziqi yang ada di sebelahnya, namun Li Ziqi hanya menganggukkan kepalanya saja sebagai tanda bahwa dia ingin memberi kesempatan pada Heilong untuk bertarung melawan Komandan iblis itu.


Tubuh Komandan iblis itu secara perlahan mulai mulai membesar dan berubah menjadi seekor Naga Berwarna hitam yang sangat sangat besar dan seluruh tubuhnya di selimuti dengan api yang berwarna hitam. Mata naga itu berwarna merah seperti darah. Naga itu juga memiliki empat buah gigi taring yang sangat panjang di mulutnya. Siapa'pun pasti akan sangat ketakutan ketika melihat naga ini.


“Ras Naga Kegelapan Neraka,” ucap Dao Xue Lian menatap cermin yang ada di dalam Dunia Jiwa Heilong.


“Apakah Komandan iblis itu memang benar-benar salah satu golongan dari Ras Immortal Devil?” tanya Li Ziqi yang juga melihat cermin itu.


“Kalau begitu, Heilong masih memiliki kesempatan untuk menang saat bertarung melawan Naga itu karena kepintaran dan kecerdikannya akan muncul saat dia dalam bahaya,” ucap Li Ziqi yang membuat Dao Xue Lian menjadi bingung.


“Apa maksud Kakak? Apakah Heilong selama ini tidak pernah serius saat bertarung melawan musuh-musuhnya?” tanya Dao Xue Lian.


“Mungkin lebih tepatnya dia terlalu percaya diri. Selama ini dia selalu mendapatkan jurus-jurus terhebat dari para Dewa karena itu dia sering meremehkan musuhnya dan beranggapan bahwa dia bisa mengalahkan musuhnya dengan mudah. Dan dia baru akan menunjukkan semua kemampuan yang dia miliki saat nyawanya sedang terancam,” jawab Li Ziqi.


“Apakah itu adalah alasan kenapa Kakak jarang membantunya saat dia sedang bertarung dan memilih untuk diam sambil mengamati semua yang terjadi di luar dari cermin dunia jiwa ini,” tebak Dao Xue Lian.


“Benar. Jika aku terlalu sering membantunya maka perkembangannya untuk menjadi Dewa akan berjalan semakin lambat. Dia akan jadi malas berlatih karena dia tahu bahwa aku pasti akan membantunya. Aku harap kau juga melakukan hal yang sama. Jangan pernah membantunya secara langsung saat dia sedang bertarung ataupun memberi informasi tentang kelemahan musuhnya. Biarkan dia bertarung melawan musuh-musuhnya dengan kemampuannya sendiri agar perkembangannya ilmu beladiri dan tingkat kultivasinya menjadi semakin cepat.” ucap Li Ziqi.

__ADS_1


Ucapan Li Ziqi ini menjadi teguran keras bagi Dao Xue Lian karena dia baru saja memberitahukan kelemahan dari Iblis Bayangan Kegelapan saat Heilong bertarung melawan para iblis itu.


“Aku mengerti Kakak. Mulai sekarang, aku tidak akan ikut campur lagi saat Heilong sedang bertarung melawan musuh-musuhnya. Aku akan bersikap seperti yang selama ini telah Kakak lakukan,” ucap Dao Xue Lian menyadari kesalahannya.


“Bagus. Itulah yang aku harapkan. Biarlah dia menjadi bertambah kuat dengan caranya sendiri. Kita berdua hanya akan membantunya jika dia sudah jatuh ke dalam keadaan koma dan hampir mati saja. Sekarang kita lihat apa yang dilakukan Heilong untuk mengalah iblis itu, meskipun iblis itu termasuk dalam golongan Ras Immortal Devil tapi tingkat kultivasi yang dia miliki hanyalah berada di lapis King Emperor,” ucap Li Ziqi menepuk pundak Dao Xue Lian.


Empat buah sayap naga yang terbuat dari api berwarna hitam mulai muncul di punggung naga itu, di susul dengan kuku-kuku cakarnya yang juga mulai memanjang hingga hampir menyerupai ukuran sebuah tombak.


“Apakah ketakutan melihat wujud asliku ini anak muda. Kau masih memiliki kesempatan jika ingin menyerah dan bergabung menjadi anak bagian dari kami,” ucap iblis itu menyeringai.


“Kau jangan pernah bermimpi jika aku akan mau bergabung dengan bangsa Iblis karena aku adalah orang yang akan membunuh raja iblis kalian,” ucap Heilong dingin karena dia teringat dengan kekejaman Dark Etheroz.


“Kalau begitu aku harus membunuhmu dan membawa mayatmu ke depan raja kami,” ancam Komandan iblis.


“Jangan banyak omong. Mari kita bertarung,” seru Heilong mengarahkan Pedang Taring Putih kearah Naga itu.


Heilong langsung berlari menyerang Naga itu dengan kekuatan energi es dan energi angin yang ada di dalam Pedang Taring Putih.


“Pedang Membelah Bumi.”


Bayangan pedang yang terbuat dari gabungan antara energi es dan energi angin langsung muncul dan menuju ke arah Naga Hitam yang sangat besar itu saat Heilong mengayunkan pedangnya.

__ADS_1


__ADS_2