LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 113 KEMBALI KE UTARA


__ADS_3

Kaisar Feng Cheng dan Feng Tzuyu langsung bersujud memberi hormat ketika melihat bayangan berbentuk mata emas itu,sepertinya mereka mengetahui dengan sangat jelas siapa sosok di balik bayangan itu.


Heilong yang tidak mengetahui siapa di balik sosok bayangan mata emas itu hanya berdiri dengan diam di tempatnya sambil menonton Kaisar Feng Cheng dan Feng Tzuyu bersujud memberi hormat pada bayangan itu.


"Salam pada Roh Divine Beast Suzaku. Apakah ada masalah yang sangat penting sehingga membuat dewa datang sendiri ke tempat ini,” tanya Kaisar Feng Cheng sambil memberi hormat. Heilong menjadi terkejut setelah mendengar bahwa sosok itu adalah perwujudan dari roh divine beast Suzaku tetapi dia memilih tetap diam agar tidak mengganggu obrolan mereka.


"Aku datang kesini untuk mencari seseorang," jawab Divine Beast Suzaku.


"Katakanlah dewa, siapa yang sedang anda cari? Saya akan segera mencari orang itu dan langsung membawanya ke hadapan anda," ucap Kaisar Feng Cheng.


"Tidak perlu. Orang yang aku cari sekarang sudah ada di hadapanku. Anak muda apakah kau yang bernama Long Bai?" tanya Divine Beast Suzaku menatap Heilong.


Kaisar Feng Cheng dan Feng Tzuyu segera mengalihkan padangannya ke arah Heilong . Mereka berdua penasaran apa yang sudah dilakukan Heilong hingga membuat Divine Beast Suzaku datang sendiri kemari untuk menemuinya, padahal ini adalah pertama kalinya Heilong datang ke Benua Selatan dan dia juga tidak melakukan sebuah kesalahan atau kejahatan apapun selama berada Benua Selatan ini.


Heilong mejadi terkejut ketika mendengar namanya di sebut oleh Divine Beast Suzaku, tapi dia berusaha tetap tenang dan menjawab pertanyaan Divine Beast Suzaku dengan sopan. "Benar. Namaku adalah Long Bai. Ada apa anda mencari saya?”


"Bagus sekali, seperti perkiraanku kamu adalah seorang pemuda yang sangat kuat," ucap Divine Beast Suzaku sambil menerawang ke dalam tubuh Heilong untuk melihat semua rahasia yang ada di dalam tubuhnya termasuk juga elemen dan tingkat kultivasinya.


"Dengarkan aku baik-baik! Aku memintamu untuk segera kembali ke Benua Utara sekarang juga ka ...," ucap Divine Beast Suzaku.


Feng Tzuyu terkejut mendengar ucapan Divine Beast Suzaku dan memotong perkataannya." Apa sebenarnya kesalahan Bai gege? kenapa dewa mengusirnya dari Benua Selatan?"

__ADS_1


"Yu'er jangan lancang," bentak Kaisar Feng Cheng geram melihat ketidaksopanan putrinya.


Feng Tzuyu menatap ayahnya,dia menyadari kesalahannya dan segera meminta maaf. "Maafkan aku atas kelancangan yang baru saja aku lakukan, Dewa. Tidak seharusnya aku bersikap seperti itu.”


"Tidak apa-apa, itu bukanlah masalah yang besar. Lupakan saja," jawab Divine Beast Suzaku berwibawa.


"Maafkan aku jika aku lancang. Tapi aku juga penasaran, sebenarnya kesalahan apa yang telah aku lakukan sehingga anda ingin mengusirku dari Benua Selatan ini?” tanya Heilong.


"Sabarlah anak muda, biarkan aku menyelesaikan kata-kataku lebih dulu," ucap Divine Beast Suzaku. Lalu dia mengeluarkan sebuah kotak berwarna hitam berbentuk persegi panjang dengan ukuran 4 X 8 centimeter dan memberikannya pada Heilong.


Heilong segera menerimanya dengan hati-hati dan melihat setiap bagian dari kotak itu. Di bagian atas kotak hitam terdapat sebuah kaca seperti layar yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran 3 X 6 centimeter dan di dalam kotak itu terdapat mesin yang mirip dengan mesin sebuah kamera digital yang ada di bumi.


"Benda ini adalah kotak tongxun. Benda ini memiliki keistimewaan bisa merekam gambar dan suara kita. Beberapa jam yang lalu aku menerima kiriman kotak tongxun ini dari Divine Beast Genbu beserta sebuah surat yang memintamu untuk segera kembali ke Benua Utara dan memintaku untuk menyerahkan kotak ini padamu, sepertinya ada sesuatu hal yang sangat penting yang ingin dia sampaikan padamu. Kamu cukup menekan tombol yang ada di sisi kanan kotak itu untuk melihat isi pesan yang ada di dalam benda itu," ucap Divine Beast Suzaku.


Heilong lalu menekan gambar berbentuk gulungan surat pada layar, tiba-tiba sebuah sinar memancar keluar dari layar dan memunculkan hologram dengan bentuk Divine Beast Genbu. Hologram itu mulai berbicara pada Heilong. "Long Bai segera kembalilah ke Benua Utara karena merasakan hawa iblis yang sangat kuat sedang bergerak menuju ke arah Sekte Snow Moon. Jika kau tidak segera kembali, aku takut para iblis itu akan menghancurkan Sekte Snow Moon.”


Hologram Divine Beast Genbu langsung menghilang setelah mengucapkan semua isi pesannya. Heilong bermaksud akan mengembalikan kotak tongxun pada Divine Beast Suzaku tapi dia menolaknya. "Kamu simpan saja benda itu, sebenarnya Genbu ingin memberikan benda itu untukmu. Aku hanya sebagai perantara saja."


"Terimakasih karena telah menyampaikan berita yang penting ini padaku," ucap Heilong sambil memberi hormat.


Heilong lalu berjalan menghampiri Kaisar Feng Cheng dan Feng Tzuyu untuk berpamitan.

__ADS_1


"Paman, maafkan aku karena aku harus segera meninggalkan tempat ini dan pergi ke Benua Utara. Sebab, ada tugas penting yang harus aku kerjakan," ucap Heilong.


"Aku mengerti. Berhati-hatilah dan segeralah berkunjung kemari jika semua urusanmu sudah selesai," jawab Kaisar Feng Cheng.


"Ayah, apakah aku boleh menemani Bai gege pergi ke Benua Utara ?" pinta Feng Tzuyu secara tiba-tiba pada ayahnya.


"Di sana sangat berbahaya karena pasti akan terjadi sebuah pertempuran besar tapi jika kamu memaksa aku akan menemanimu pergi ke Benua Utara," jawab Kaisar Feng Cheng.


"Aku tidak mengijinkan kalian berdua ikut Long Bai pergi ke Benua Utara," ucap Divine Beast Suzaku.


"Kenapa?" tanya Feng Tzuyu agak kecewa.


"Karena di sana sangat berbahaya dan jika kamu memaksa ikut ke sana, maka kamu hanya akan membebaninya saja karena Long Bai harus melindungimu selama dalam pertempuran. Dia tidak akan bisa fokus untuk berperang dan hal ini justru akan membahayakan nyawanya sendiri. Dan untukmu Feng Cheng. Kamu baru saja membunuh salah satu jendral terkuat dari kerajaan ular.Tidak lama lagi aku rasa raja Kerajaan Ular akan datang kemari untuk menuntut balas dan jika kamu tidak ada di sini maka siapa yang akan melindungi rakyatmu," ucap Divine Beast Suzaku.


"Aku mengerti, Dewa," jawab Kaisar Feng Cheng.


Heilong segera mendekati Feng Tzuyu dan memegang tangannya. "Jangan khawatir, aku akan baik-baik saja dan aku akan segera mengunjungimu."


"Baiklah aku mengerti," ucap Feng Tzuyu sambil menganggukkan kepalanya.


Heilong lalu mengeluarkan pesawatnya dari gelang galaxy.

__ADS_1


"Paman, Tzuyu, Divine Beast Suzaku. Aku pergi dulu," ucap Heilong lalu dia naik ke dalam pesawat.


Pesawat ini terbang dengan cepat menuju kembali ke Benua Utara.


__ADS_2