
Ribuan petir terus menyambar tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian tanpa ampun di udara. Petir-petir itu bagaikan cambuk-cambuk para Dewa yang sedang menghukum para iblis.
Untung saja permukaan tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian dilindungi oleh baju perang khusus yang terbuat logam terkuat yang berasal dari dunia bawah. Namun, baju perang itu tetep saja tidak mampu menahan kekuatan petir surgawi yang muncul gabungan antara senjata pusaka dan jurus yang berasal dari alam dewa.
Retakan-retakan kecil mulai muncul di permukaan baju perang yang digunakan oleh Jenderal Zed Bailian.
Dan …
“Boom ….”
Ledakan yang sangat besar terjadi di langit saat puluhan petir yang sangat besar mulai menyatu lalu menyambar tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian secara bersamaan.
Ledakan yang sangat besar ini membuat langit mendung itu seakan-akan terbelah menjadi dua. Mungkin karena hal inilah maka jurus ini dinamakan dengan nama Sambaran Dewa Petir Membelah Langit.
“Bang …!”
Baju perang yang digunakan oleh Jenderal Zed Bailian akhirnya hancur berkeping-keping dan tubuhnya dipenuhi luka sambaran petir. Dia lalu terhempas ke tanah dengan kecepatan yang sangat tinggi seperti sebuah meteor yang jatuh ke Dreamland. Sampai akhirnya berhenti setelah menabrak permukaan tanah dengan sangat keras dan membentuk cekungan sedalam lima meter dari permukaan tanah.
Semua orang yang ada di tempat ini, langsung melihat ke tempat Jenderal Iblis Zed Bailian terjatuh. Namun yang berani mendekat ke sana hanya Kaisar Long Jin dan Long Bao saja.
“Ayah, apakah Jenderal Iblis itu sudah mati?” tanya Long Bao saat melihat tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian tergeletak tak bergerak di atas tanah.
Aura berwarna emas yang melindungi tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian juga sudah ikut menghilang bersamaan hancurnya baju perang yang dia gunakan.
“Seharusnya dia hanya pingsan saja karena aku masih bisa merasakan aura energi kegelapan yang memancar dengan samar dari tubuhnya,” jawab Kaisar Long Jin.
“Sayang sekali aku tidak bisa membunuhnya karena semua energi petir yang ada di dalam tubuhku sudah terkuras habis, sebab waktu tiga puluh menit yang diberikan oleh roh pedang dari Golok Naga Perkasa sudah berakhir,” ucap Kaisar Long Jin sedikit kecewa.
__ADS_1
Long Bao bisa mengerti kenapa Kaisar Long Jin menjadi kecewa karena satu-satunya jurus andalan yang dia miliki ternyata tidak mampu untuk membunuh Jenderal Iblis ini.
“Ayah jangan khawatir. Meskipun ayah tidak bisa membunuh Jenderal Iblis ini, tapi ayah telah membuat dia mengalami luka yang sangat parah. Dan yang paling adalah ayah telah menghancurkan baju perang dan perisai aura berwarna emas yang selalu melindungi tubuhnya. Serahkan saja sisanya padaku. Aku akan membunuh dia dengan kedua tanganku,” ucap Long Bao.
Long Bao bisa merasakan bahwa ucapan Kaisar Long Jin yang mengatakan bahwa semua energi petir yang ada di dalam tubuh sudah benar-benar habis adalah suatu kebenaran karena Golok Naga Perkasa yang ada di tangan ayahnya juga sudah tidak memancarkan aura energi petir lagi.
Long Bao sudah tidak sabar ingin segera membunuh Jenderal Iblis ini karena dia ingin cepat-cepat pergi ke Istana Naga Biru bersama dengan Kaisar Long Jin untuk menyusul Istri dan anaknya yang sudah pergi lebih dulu ke sana.
Long Bao kemudian mengeluarkan pedang pusaka miliknya dan mengangkat pedang itu ke atas hingga ujung pedangnya menghadap ke langit.
Aura energi es yang sangat kuat langsung mengelilingi pedang pusaka itu seperti sebuah angin tornado yang terbuat dari badai salju.
“Pedang Dewa Es Menusuk Bulan.”
Long Bao segera menebaskan pedang yang ada di tangannya ke arah langit yang berada tepat dia atas tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian.
Kuatnya badai salju yang ada di tempat ini membuat seluruh wilayah Hutan Naga Biru menjadi tertutup salju. Tidak sedikit pula pepohonan yang berubah menjadi es.
Badai salju ini terus membuat suhu udara di tempat ini menjadi turun dan semua prajurit Kerajaan yang berada di sekitar Long Bao menjadi menggigil kedinginan.
Sesaat kemudian, sebuah pedang es yang berukuran raksasa terbentuk di langit yang ada di atas tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian. Pedang es raksasa itu langsung melesat turun dengan kecepatan tinggi untuk menembus tubuh tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian yang tergeletak tak sadarkan di atas tanah.
“Bang …. ”
Pedang es raksasa itu tiba-tiba terhenti seperti menabrak sebuah benda yang sangat keras saat berada tepat dua meter di atas tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian.
“Apa yang sedang terjadi?! Kenapa pedang es yang terbuat dari jurus milikmu, tiba-tiba terhenti di udara,” tanya Kaisar Long Jin menatap Long Bao dengan wajah bingung.
__ADS_1
“Aku juga tidak tahu, ayah. Tapi pedang esku seperti menabrak sebuah penghalang yang sangat keras. Mungkin masih ada sebuah pelindung khusus yang melindungi tubuhnya,” jawab Long Bao.
“Kau benar. Seorang Iblis sekuat itu, pasti menyiapkan sebuah mantra khusus untuk melindungi tubuhnya jika dia sedang dalam keadaan terdesak yang bisa mengancam nyawanya,” balas Kaisar Long Jin.
“Aku benar-benar ceroboh. Kenapa aku tidak memeriksa tubuhnya dulu, sebelum aku melakukan serangan. Sekarang mantra pelindung yang ada di tubuhnya telah aktif. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa mantra itu juga akan memanggil iblis yang lebih untuk datang menolong,” ucap Long Bao menyalahkan dirinya sendiri.
“Jangan menyalahkan dirimu sendiri karena semuanya sudah terlanjur terjadi, sekarang kita semua harus menjadi semakin waspada,” ucap Kaisar Long Jin menepuk pundak Long Bao agar dia menjadi sedikit lebih tenang. Kaisar Long Jin kemudian berbalik ke arah pasukannya dan memberikan perintah. “Kalian semua harus waspada karena sebentar lagi bala bantuan dari iblis itu akan segera datang. Persiapkan senjata kalian untuk melindungi diri kalian masing-masing.”
“Whoost …”
Kobaran api berwarna ungu ungu dan dikelilingi oleh api berwarna hitam tiba-tiba muncul di dekat tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian.
Kobaran api ini memiliki hawa panas yang sangat luar biasa dan membuat semua es yang ada di dekat tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian menjadi mencair.
Kobaran api itu tiba-tiba berubah menjadi sesosok pria yang memakai jubah berwarna hitam. Pria ini langsung menatap ke arah Kaisar Long Jin dan Long Bao.
“Untuk sekarang aku akan membiarkan kalian menang. Tapi saat aku berhasil membangkitkan Jenderal Iblis ke tujuh maka hari kematian kalian akan segera tiba. Karena saat ketujuh Jenderal Iblis berhasil terkumpul, aku bisa menggunakan formasi Rain Tower secara sempurna,” seru pria itu mengancam para manusia yang ada di hadapannya.
“Siapa namamu? Apa kau pikir kami akan takut dengan ancamanmu.” seru Kaisar Long Jin geram.
“Namaku adalah Ignis Fastlive. Aku adalah Patriarch Klan Iblis sekaligus Wakil dari Raja Kerajaan Klan iblis. Aku lah yang mengatur semua urusan yang ada di dalam Kerajaan Klan Iblis sampai Raja kami Dark Etheroz kembali dari latihan tertutupnya,” lanjut Ignis.
“Siapa yang menanyakan posisimu di Kerajaan Klan Iblis!! Aku hanya menanyakan namamu saja. Tentang posisimu di dalam Kerajaan Klan Iblis, aku sama sekali tidak tertarik karena yang aku incar hanyalah Raja kalian saja,” ejek Kaisar Long Jin.
“Dasar kakek tua!!! Kau seharusnya sudah pensiun dari hal-hal yang berbau Kerajaan. Apa kau tidak takut jika tubuh rentamu itu akan hancur saat kami menyerang Kerajaan Blue Dragon,” balas Ignis geram dengan wajah gelap karena terpancing ejekan Kaisar Long Jin.
“Haha … Biar tubuhku sudah tua tapi semangatku masih seperti anak muda. Kau lihat sendiri siapa yang kalah saat aku berduel melawan salah satu Jenderal Iblis milikmu,” Kaisar Long Jin tidak mau kalah dari Ignis, dia selalu membalas dengan cepat setiap ejekan yang ke luar dari mulut Ignis.
__ADS_1
“Jadi kau adalah dalang di balik serangan bangsa Iblis yang terjadi di Benua Tengah, Utara dan Timur,” sahut Long Bao dingin menatap ke arah Ignis.