
“ Kau harus mendapatkan batu cahaya bulan itu karena batu itu bukanlah batu biasa tapi batu itu adalah bagian dari serpihan-serpihan pilar istana langit. Batu itu memang sangat keras dan sangat bagus jika dijadikan sebagai senjata, ” ucap Li Ziqi sambil memandang batu cahaya bulan.
“ Pilar istana langit...??!! ” ucap Heilong terkejut. “ Bagaimana serpihan-serpihan dari pilar istana langit bisa jatuh ke planet ini..? ”
“ Tujuh ratus tahun yang lalu memang ada seorang iblis yang berhasil menyusup ke istana langit dan berhasil menghancurkan salah-satu pilar istana langit saat peperangan antara dewa dan iblis kembali pecah. Kemudian dia membuang serpihan-serpihan pilar langit itu ke dunia tengah sehingga membuat hujan meteor yang sangat banyak di dunia tengah yang merpukan dunia tempat para manusia, siluman dan beast hidup. Sejak saat itulah di dunia tengah mulai bermunculan senjata-senjata pusaka. Jika seorang pandai besi menemukan serpihan pilar langit ini, dia pasti akan sangat senang dan bersedia menukar apapun demi untuk mendapatkan batu ini karena dengan bahan batu ini dia dapat membuat sebuah senjata pusaka dengan kualitas terbaik yang bisa dijual dengan harga yang sangat mahal. ” jawab Li Ziqi.
Heilong mengangguk-anggukan kepalanya beberapa kali saat mendengar cerita dari Li Ziqi kemudian dia berkata. “ Baiklah, kalau begitu aku akan berusaha memenangkan permainan ini . ”
Lin Meylin menatap Heilong yang sedang mengobrol dengan Li Ziqi dengan tatapan sedikit aneh karena dia tidak bisa melihat Li Ziqi jadi dia melihat Heilong seperti orang yang sedang mengobrol sendiri.
“ Kakak kenapa kau mengobrol sendiri, apa kau menjadi stres karena harus melawanku yang imut ini, ” ucap Lin Meylin sambil memegang kedua pipinya.
“ Tidak, aku cuma sedang memikirkan kemana kau akan bersembunyi. karena aku sudah menghancurkan semua batu yang ada di sekitar sini. He... He.. ” ucap Heilong menyeringai.
“ Siapa bilang aku butuh tempat untuk bersembunyi, wuek... ” ejek Lin Meylin sambil menjulurkan lidahnya.
Lin Meylin kemudian mengangkat tongkat sihir cahaya surga yang ada ditanganya dan memutar-mutarkan tongkat itu di sekitar tubuhnya lalu melemparkan tongkat itu ke atas secara horizontal seperti seorang mayoret.
“ Perisai cahaya ”
Cahaya yang menyilaukan segera keluar dari tongkat sihir Lin Meylin dan langsung menyelimuti seluruh tubuhnya seperti sebuah cangkang telur yang memiliki banyak lapisan. Secara sekilas Heilong melihat bahwa perisai cahaya itu memiliki sembilan belas lapisan.
__ADS_1
Heilong mengangkat alisnya sekali lagi karena terkejut sambil berkata. “ Bukankah tadi kau bilang mau main petak umpet. Kenapa kau tidak cari tempat untuk bersembunyi tapi malah membuat perisai pelindung. Kalau begini aku yang akan menang karena aku sudah berhasil menemukan tempat persembunyianmu. ”
“ Hmm... Aku bilang tadi kau harus menangkapku untuk bisa menang jadi selama kakak belum menangkapku maka kakak belum menang. Perisai cahaya ini adalah tempatku bersembunyi dan berlindung dari serangan musuh, karena aku bersembunyi di balik perisai cahaya ini maka itu sama saja dengan bermain petak umpet. Apakah yang aku katakan ini salah...? ” tanya Lin Meylin.
“ Anak ini biarpun umur dan tumbuhnya masih kecil tapi dia sangat cerdik dan pandai bermain kata-kata, ” pikir Heilong, dia kemudian menatap Lin Meylin. “ Jadi jika aku bisa menghancurkan perisai cahayamu ini dan berhasil menangkapmu maka aku akan menang. ”
“ En.. ” jawab Lin Meylin menganggukkan kepalanya.
“ Baiklah kalau begitu aku juga akan menggunakan jurusku untuk menghancurkan perisai cahaya ini, ” ucap Heilong sambil mengeluarkan pedang taring putihnya.
Heilong berniat menggunakan jurus pedang membelah bumi miliknya untuk menghancurkan perisai cahaya itu, dia sama sekali tidak berniat untuk menggunakan jurus elemen apinya karena takut melukai Lin Meylin. Heilong mengangkat pedang taring putihnya secara vertikal dan mengalir energi angin dan esnya dalam jumlah besar sampai terbentuk badai salju disekitar tempat dia berada.
“ Boom... ”
Perisai cahaya itu langsung retak hingga beberapa lapisan tapi Lin Meylin segera menggerakkan tongkat sihirnya disekitar tempat retakan itu dan sebuah cahaya yang sangat terang kembali muncul lalu memperbaiki retakan itu.
“ Kakak cobalah lebih keras lagi jika cuma seperti itu kekuatanmu maka itu belum cukup untuk menghancurkan perisai cahayaku. ” ejek Lin Meylin.
“ Perisai cahaya ini sangat keras sekali, ini hampir sekeras cangkang kura-kura emas Divine Beast Genbu. Tapi aku tidak mau dikalahkan oleh seorang gadis kecil. Aku terpaksa harus menggunakan jurus yang sama seperti saat aku menyerang cangkang kura-kura emas itu, ” pikir Heilong, kemudian dia mengeluarkan pedang baja hitamnya dan berniat menggunakan jurus pedang racun api.
Heilong mengangkat pedangnya secara vertikal di depan tubuhnya dan mulai menyalurkan energi apinya kedalam pedang. Aura api berwarna putih mulai menyelimuti pedang baja hitam dan membentuk bayangan pedang api berukuran kecil seperti jarum dan berjumlah ribuan.
__ADS_1
Li Ziqi menyadari niat Heilong yang ingin menggunakan jurus pedang racun api untuk menghancurkan perisai cahaya, langsung melompat kedepan Heilong dan menghalangi arah serangan Heilong.
“ Hentikan..!!! Apa yang kau lakukan. Apakah kau mau membunuh gadis kecil itu..? Kekuatan dari jurus pedang racun api bukanlah kekuatan yang bisa ditahan oleh tubuh gadis kecil itu. Jika perhitunganmu sampai salah dan kekuatan jurus apimu itu sampai menghantam tubuh gadis itu maka tubuh gadis kecil itu pasti akan langsung menjadi abu. Kau pikirkan jurus yang lain untuk menghancurkan perisai cahaya itu karena aku tidak mengizinkan kau menggunakan jurus itu untuk melawan gadis kecil ini, ” seru Li Ziqi.
Heilong yang mendengar peringatan dari gurunya segera menarik kembali kekuatan apinya kedalam tubuhnya dan memikirkan cara lain untuk menghancurkan perisai cahaya itu.
“ Selain jurus-jurus pedang elemen api aku tidak memiliki jurus pedang yang sekuat jurus pedang membelah bumi. ” gumam Heilong lirih.
“ Siapa bilang kau tidak memiliki jurus pedang lain yang sekuat jurus pedang membelah bumi. Apakah kau ingat jurus apa yang kau gunakan untuk melawan Last, ” suara Long Bai tiba-tiba muncul.
“ Kau akhirnya muncul di saat yang tepat. Jika ada kau maka aku bisa meminjam kekuatan petirmu untuk menggunakan jurus pedang badai petir mengguncang angkasa, ” ucap Heilong.
“ Aku tidak ingin menggunakan kekuatan petirku untuk melawan anak kecil, ” jawab Long Bai.
“ Kita tidak perlu melawan gadis kecil itu, cukup pinjamkan sedikit kekuatan petirmu untuk menghancurkan perisai cahaya itu. Setelah itu kau tidurlah kembali, ” ucap Heilong.
“ Baiklah, jika cuma seperti itu maka aku bersedia, ” jawab Long Bai.
Long Bai segera mengalir kekuatan elemen petirnya di tangan kiri Heilong, sedangkan Heilong langsung memanggil pedang Blue Star Heaven Sword dengan tangan kanannya dan mengalirinya dengan kekuatan elemen angin dan es.
Seketika kekuatan elemen petir, angin dan es yang sangat kuat menyelimuti Pedang Blue Star Heaven Sword atau yang lebih dikenal dengan pedang pelindung surga ketika pedang itu masih berada di alam dewa.
__ADS_1