
“itu adalah hukuman yang pantas untuk seorang pengkhianat. Hanya demi keinginan pribadimu, kau rela bersekongkol dengan bangsa Iblis dan berusaha menghancurkan tempat di mana kau dilahirkan. Manusia sepertimu sama sekali tidak layak hidup.”
Sama sekali tidak terlihat kesedihan di mata Long Bai saat melihat kematian Long Chen yang merupakan saudara sepupunya sendiri karena saat ini Long Chen bukan lagi seorang manusia, tapi dia sudah menjadi seorang manusia Iblis.
**
Di tempat yang tidak jauh dari tempat pertarungan antara Long Bai dan Long Chen, Heilong sedang bertarung dengan sangat sengit melawan iblis yang menyamar menjadi seorang Guru Pembimbing Sekte.
“Sudah lama aku tidak melakukan pertarungan seperti ini. Tidak pernah aku sangka bahwa aku akan menggunakan semua kekuatanku saat aku menghadapi seorang manusia yang seharusnya lemah lemah dari kami,” Seru iblis itu dingin sambil menatap tajam ke arah Heilong.
“Jangan banyak bicara! Ayo segera kita selesaikan saja pertarungan ini. Kita lihat siapa yang sebenarnya yang lebih kuat di antara kita. Kau yang bangsa Iblis atau aku yang berasal dari bangsa manusia,” balas Heilong yang secara terang-terangan menantang bangsa Iblis.
“Kau memang manusia yang sangat menarik. Jangan-jangan kau adalah orang yang membunuh semua iblis yang ada di pintu gerbang perbatasan bagian utara,” ucap iblis penyamar.
“Memang benar, aku adalah orang yang membunuh semua iblis itu. Lalu apa yang akan kau lakukan. Apa kau ingin balas dendam untuk mereka?” balas Heilong bertanya.
“Kau memang benar-benar tidak bisa dibiarkan hidup. Matilah kau manusia!”
Iblis penyamar itu berteriak dengan sangat marah dan langsung melompat untuk menyerang Heilong dengan menggunakan tinjunya yang sudah diselimuti dengan aura berwarna hitam pekat.
Heilong segera mengeluarkan pedang taring putih di tangan kanannya dan membuat sebuah perisai es untuk menahan serangan itu.
“Boom …. ”
Benturan yang sangat keras kembali terjadi dan membuat tanah di sekitar tempat mereka bertarung menjadi bergetar. Hembusan angin yang sangat kuat juga langsung muncul akibat benturan dari kekuatan besar ini.
Tubuh Heilong dan iblis penyamar itu sama-sama tersungkur sejauh sepuluh meter. Mereka berdua saling menatap tajam satu sama lain seperti dua ekor binatang buas yang siap membunuh satu sama lain.
“Aku harus mengakhiri pertarungan ini secepat mungkin. Suara ledakan yang baru saja terjadi, pasti sudah menarik perhatian semua iblis penyamar yang ada di dalam Sekte Awan Biru,” gumam Heilong dalam hati.
Heilong segera memasukkan energi es dan angin miliknya ke dalam pedang taring putih yang ada di tangan kanannya.
“Swosh … Swosh ... !”
Aliran angin yang kuat dan serpihan-serpihan es yang tak terhitung jumlahnya segera muncul dan mulai mengelilingi Pedang Taring Putih seperti sebuah aura.
“Pedang Membelah Bumi.”
“Boom …. !”
__ADS_1
Heilong langsung mengayunkan pedangnya ke arah iblis penyamar itu. Aliran energi angin dan es yang sangat merusak, langsung menghantam ke tubuh iblis penyamar itu tanpa ampun sampai membuat tubuhnya terpental sejauh dua puluh meter.
Iblis penyamar itu mencoba berdiri dengan susah payah. Tubuhnya sekarang dipenuhi dengan banyak sekali luka yang seperti retakan.
“Jurus pedang yang barusan itu memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Untuk saja jubah penyamaran yang aku gunakan ini bisa meredam sedikit kekuatan serangannya, tapi jubah penyamaran yang aku gunakan ini seperti sudah tidak bisa bertahan lagi.”
Iblis penyamar itu langsung menghancurkan jubah penyamaran yang melekat di tubuhnya karena dia sudah tidak memiliki pilihan lain. Jika dia tetap memakai jubah penyamaran yang sudah retak itu, maka retakan-retakan itu akan menggores tubuhnya sendiri.
Iblis penyamar itu akhirnya menunjukkan wajah aslinya dihadapan Heilong. Wujud asli iblis itu ternyata adalah Iblis Bayangan Kegelapan, tapi dia memiliki ukuran yang sedikit lebih besar dari Iblis Bayangan Kegelapan yang pernah dibunuh oleh Heilong.
“Teknik Penggabungan Serpihan Kegelapan.”
Semua iblis bayangan kegelapan yang masih berada di dalam Sekte Awan Biru, langsung terbang ke tempat ini dan masuk ke dalam tubuh iblis bayangan kegelapan yang ada di depan Heilong.
Tubuh Iblis Bayangan Kegelapan ini langsung membesar seperti tubuh seekor Naga dan wujudnya juga tidak lagi seperti sebuah bayangan. Wujud iblis itu telah memadat berkali-kali lipat dari sebelumnya sampai menjadi sekeras baja yang biasa di gunakan untuk menempa sebuah senjata.
Sosok Heilong tiba-tiba menghilang dari hadapan Iblis itu. Dia segera menggunakan Jurus Super Sonic Dance miliknya karena dia melihat ini adalah kesempatan yang sangat bagus untuk menyerang iblis itu. Sebab iblis itu telah menghilangkan semua pertahanan yang ada pada dirinya saat dia menggabungkan dirinya dengan tubuh iblis bayangan kegelapan yang lain.
Dalam sekejap, Heilong sudah berada di sebelah kiri tubuh iblis itu dan langsung menyerangnya dengan jurus Pedang Membelah Bumi.
“Slash …”
Tangan kiri iblis itu langsung terpotong saat dia berhasil menggabungkan tubuhnya secara sempurna dengan tubuh para iblis yang lain.
“Siapa yang suruh kau lengah. Apa kau pikir kita sedang melakukan pertarungan persahabatan? Saat ini kita sedang melakukan pertarungan hidup dan mati, jadi akan akan langsung membunuhmu jika aku menemukan celah sekecil apapun,” balas Heilong tersenyum mengejek.
Mendengar ejekan dari Heilong, Iblis Bayangan Kegelapan itu menjadi semakin marah. Aura energi kegelapan yang kuat, disertai niat membunuh yang meledak-ledak langsung memancar dari tubuh iblis itu. Dia lalu mengepalkan tangan kanannya dan memukulkan dengan sangat keras ke bawah.
Energi kegelapan bercampur dengan hawa iblis yang sangat kuat dan disertai dengan niat membunuh yang sangat tajam, langsung menuju ke arah Heilong dengan kecepatan sangat tunggi.
“Boom .... ”
Tinju dari kepalan tangan raksasa iblis bayangan kegelapan itu langsung menghantam ke tanah dan meninggalkan bekas lubang sediakan lima meter.
“Untung saja aku menyadari serangannya sehingga aku bisa menghindar dengan menggunakan jurus Super Sonic Dance,” ucap Heilong lirih.
Heilong lalu menggunakan jurus Pedang Membelah Bumi sekali lagi dan menyerang sisi sebelah kanan iblis itu sebanyak tiga kali.
“Boom ... Boom … Boom .... ”
__ADS_1
Tiga buah bayangan pedang yang terbuat dari gabungan energi angin dan es langsung menyerang tangan kanan iblis itu dan menimbulkan suara ledakan sebanyak tiga kali.
“Haha … Kau pikir cara yang sama akan berhasil dua kali. Tadi kau berhasil memotong tangan kiriku karena tubuhku belum menyatu secara sempurna. Tadi sekarang hal itu tidak akan berhasil lagi karena tubuhku yang sekarang memiliki kekuatan yang sekeras baja. Sekarang adalah giliranku membalas seranganmu,” ucap Iblis itu mengejek.
“Tinju Penghancur Semut.”
Iblis Bayangan Kegelapan itu kembali menyerang Heilong dengan tinjunya, tapi gerakan tangan iblis itu menjadi semakin cepat saat dia melakukan gerakan jurus ini.
“Super Sonic Dance”
Heilong menggerakkan tubuhnya seperti orang yang sedang menari tapi dengan kecepatan yang sangat tinggi sehingga tubuhnya terlihat seperti sebuah bayangan. Dia menghindari setiap pukulan yang akan menyentuh tubuhnya dengan sangat mudah.
Tanpa terasa Heilong sudah menghindari hampir lima puluh pukulan yang mengarah ke tubuhnya. Dan Iblis Bayangan Kegelapan itu akhirnya menghentikan serangannya karena dia berpikir bahwa itu hanya tindakan yang sia-sia saja.
“Dari mana dia menguasai jurus kecepatan gerakan yang memiliki kecepatan seperti itu. Semua tinjuku jadi sia-sia di hadapan jurus gerakan miliknya,” ucap iblis bayangan kegelapan itu dalam hati sambil melihat banyak sekali lubang di atas tanah.
Heilong kembali mengayunkan pedangnya untuk menyerang iblis bayangan kegelapan saat dia melihat iblis itu sedang terdiam. Dia sama sekali tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan yang dia lihat.
“Boom … Boom … Boom … ”
Gabungan kekuatan energi angin dan es yang sangat kuat, kembali menabrak tubuh iblis yang sekuat baja dan menimbulkan suara ledakan yang sangat dahsyat berulang kali.
“Tubuh iblis itu benar-benar sangat kuat seperti baja. Kekuatan es dan angin milikku sama sekali tidak dapat melukainya. Kalau begitu aku harus menggunakan kekuatan energi api dan melelehkan tubuhnya seperti seorang penempa yang melelehkan baja saat membuat senjata.”
Heilong segera mengembalikan Pedang Taring Putih ke dalam Dunia Jiwanya dan memanggil Pedang Bintang Api. Suhu udara di sekitarnya langsung berubah menjadi semakin panas saat pedang ini muncul di tangan kanannya.
Aura energi api berwarna putih langsung memancar dari tubuh Heilong dan membuat aura energi api yang memancar dari pedang bintang api menjadi semakin kuat.
“Ternyata kau memang orang yang telah membakar pintu gerbang perbatasan bagian utara. Aku akan segera membunuhmu agar Jenderal Zed Bailian menaikkan pangkatku di dalam pasukannya,” seru Iblis Bayangan Kegelapan saat melihat aura api berwarna putih yang memancar dari tubuh Heilong.
“Coba saja jika kau mampu! Asal kau tahu saja bahwa sebelumnya aku sudah pernah melawan iblis yang lebih kuat darimu. Jadi membunuhmu adalah hal yang mudah bagiku. Bukan hanya omong kosong saja yang selalu kau teriakan,” balas Heilong.
Heilong langsung memasukkan kekuatan energi apinya ke dalam Pedang Bintang Api dan membuat pedang itu tenggelam dalam lautan energi api berwarna putih.
Dia kemudian bergerak dengan sangat cepat dan langsung menyerang iblis itu dari depan sambil membawa Pedang Bintang Api yang memancar hawa panas yang hampir mirip seperti panas sinar matahari.
“Boom .... ”
Tubuh iblis itu kembali terpental saat Heilong menghantam pedangnya tepat di bagian dada iblis itu. Sepertinya serangan Heilong kali ini berhasil karena dia bisa melihat ada bekas luka bakar di dada iblis itu.
__ADS_1
“Serangan macam itu?! Seharusnya tidak ada serangan yang mampu menggores tubuhku karena tubuhku yang sekarang sama kuatnya dengan sebuah perisai pusaka,” ucap iblis itu saat melihat luka bakar yang ada di dadanya.
“Apakah kau lupa atau memang kau benar-benar tidak tahu bahwa sebuah perisai pusaka berasal dari bongkahan baja yang dilelehkan dengan api terlebih dahulu sebelum benda itu ditempa oleh seorang penempa senjata,” jawab Heilong menyeringai.