
Lu Zhan dan Lin Chong Wei akhirnya telah selesai menyimpan semua benda-benda yang ada di dalam gudang milik para prajurit penjaga perbatasan dan menyimpan semua benda-benda itu di dalam gelang galaxy mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Mereka berdua sengaja mengelompokkan benda-benda itu menjadi beberapa kelompok agar lebih mudah di cari saat mereka membutuhkan benda-benda itu.
Semua orang yang ada di dalam gudang langsung keluar untuk menemui Heilong yang sudah sejak tadi menunggu di depan pintu masuk gudang penyimpanan.
Saat mereka baru saja melewati pintu keluar dari gudang penyimpanan, mereka semua dibuat terkejut saat melihat semua mayat bangsa iblis yang tadinya tergeletak di tanah, sekarang telah berada di dalam bongkahan es yang sangat besar.
Di depan bongkahan es raksasa itu mereka melihat Heilong sedang berdiri di sana sambil memegang pedang Taring Putih di tangannya.
“Saudara Yi apa yang sebenarnya sedang di lakukan Tuan?” tanya Lin Chong Wei pada Guru Yi Shu yang kebetulan ada di samping mereka.
“Aku memintanya untuk menghancurkan semua mayat bangsa iblis yang tersisa karena para Jenderal Iblis dari bangsa Iblis mempunyai kemampuan untuk melihat semua kejadian yang mereka alami sebelum mereka meninggal. Biasanya para Jenderal Iblis itu membutuhkan salah satu bagian tubuh yang tersisa dari sebuah mayat bangsa Iblis untuk bisa mengetahui penyebab kematian mereka,” jawab Guru Yi Shu.
“Aku memang pernah mendengar bahwa bangsa Iblis memiliki kemampuan seperti itu tapi hanya beberapa Jenderal Iblis saja yang menguasai kemampuan itu. Tapi sebenarnya ada yang membuat menjadi khawatir,” ucap Lin Chong Wei menyisakan sebuah teka-teki.
“Apa yang membuatmu khawatir? Apakah ini juga berhubungan dengan mayat dari bangsa Iblis itu?” tanya Guru Yi Shu penasaran.
“Aku pernah mendengar bahwa mata dari Iblis Manusia Serigala Cakar Hitam selalu terhubung dengan mata raja mereka sampai mereka mati,” jawab Lin Chong Wei.
“Berarti Raja dari iblis Manusia Serigala itu telah mengetahui tentang kejadian ini,” sahut Lu Zhan yang sejak tadi mendengarkan percakapan mereka.
“Raja dari Iblis Manusia Serigala itu pasti sudah tahu tentang ini. Tapi yang membuatku heran adalah kenapa dia belum datang ke tempat ini jika dia tahu anak buahnya telah banyak yang terbunuh,” ucap Lin Chong Wei.
“Mungkin Raja dari Iblis Manusia Serigala itu sedang berada di tempat yang sangat jauh. Jika dia berada di sekitar sini, dia pasti sudah muncul dari tadi. Sekarang kita lihat saja bagaimana Long Bai akan menghancurkan semua mayat iblis itu,” ucap Guru Yi Shu menenangkan suasana yang mulai terlihat tegang dan mereka semua kembali melihat apa yang akan di lakukan Heilong.
Heilong menyimpan kembali Pedang Taring Putih dan memasukkan energi es dan angin yang sangat kuat ke dalam kedua tangannya. Dia kemudian berlari mengitari bongkahan es raksasa itu sambil menembakkan pukulan Tapak Es Pembeku Angin ke setiap sisi dari bongkahan es itu secara beruntun.
“Boom … Boom …”
Suara ledakan kembali terdengar saling bersahut-sahutan di udara, untungnya tempat ini jauh dari pemukiman penduduk. Jadi tidak ada penduduk yang lari ketakutan untuk mencari tempat berlindung.
Bongkahan es yang sangat besar itu akhirnya retak dan hancur menjadi serpihan-serpihan kecil termasuk mayat bangsa Iblis yang ada di dalamnya.
Heilong kemudian menoleh ke tempat Guru Yi Shu. “Apakah seperti ini sudah cukup Guru?”
__ADS_1
“Belum. Bagian tubuh mereka masih terlalu besar. Jenderal iblis itu pasti bisa menyatukan kembali bagian tubuh mereka jika dia menemukannya. Buat mayat iblis itu menjadi seperti abu, abu itu akan hilang tertiup angin jadi para Jenderal Iblis itu pasti akan merasa kesulitan untuk menyatukan tubuh para mayat bangsa Iblis itu,” seru Guru Yi Shu.
Heilong langsung mengeluarkan Pedang Bintang Api dan memegang pedang itu dengan kedua tangannya. Dia langsung memasukkan energi api yang sangat besar ke dalam pedangnya.
“Hebat sekali dia, setelah melakukan pertarungan yang sangat sengit melawan Naga Hitam itu. Ternyata energi alam yang ada di dalam tubuhnya masih tersisa sebanyak itu,” ucap Guru Yi Shu menatap aura yang memancar dari tubuh Heilong.
“Tuan Long Bai adalah murid langsung dari para Divine Beast. Seingatku, dia pernah mengatakan padaku bahwa Divine Beast Genbu telah memberinya sebuah teknik penyembuh yang sangat istimewa. Teknik itu tidak hanya dapat menyembuhkan semua luka-luka yang ada di tubuhnya tapi teknik itu juga bisa menangkal semua jenis racun dan membuat energi yang ada di tubuhnya pulih dengan sangat cepat,” ucap Lin Chong Wei menjelaskan.
“Ternyata dia telah benar-benar tumbuh menjadi seorang pendekar yang sangat kuat. Bahkan kekuatannya yang dia miliki saat ini, sudah jauh melampaui Gurunya. Jika melihat semua ini, semua orang pasti tidak akan percaya bahwa dulunya dia adalah muridku yang paling lemah. Jangan-jangan aku yang tidak pandai mengajarinya ilmu beladiri saat dia masih berada di perguruan awan biru,” ucap Guru Yi Shu tersenyum bahagia karena melihat kekuatan Heilong yang sangat menakjubkan.
“Kau tidak bisa menyalahkan dirimu. Mungkin saja Tuan Long Bai tidak cocok berlatih di dalam perguruan, tapi dia lebih cocok berlatih di alam bebas. Apakah kau sudah melupakan sebuah pepatah yang sangat melegenda di kalangan para pendekar,” ucap Lin Chong Wei.
Guru Yi Shu langsung teringat dengan sebuah pepatah yang sering dia dengan dari Gurunya saat dia baru belajar ilmu beladiri.
“Seorang pendekar yang sangat kuat akan selalu muncul dari alam karena alam adalah ibu dari semua ilmu beladiri”
Lin Chong Wei melirik Guru Yi Shu yang tiba-tiba tersenyum seperti mengingat sesuatu. “Sepertinya kau sudah ingat pepatah lama itu. Pepatah lama itu mengandung arti yang sangat mendalam karena arti dari pepatah itu adalah jika seseorang ingin menjadi seorang pendekar yang sangat kuat, maka dia harus berlatih dia alam bebas. Biarkan kekuatan alam liar ini menempa tubuh dan kekuatannya dengan alami, dengan begitu maka dia akan lebih mudah mempelajari semua jurus-jurus yang ada di dunia ini karena semua jurus-jurus itu dibuat berdasarkan hukum alam yang sangat rumit.”
Guru Yi Shu seperti mendapat pencerahan setelah mengobrol dengan Lin Chong Wei. Dia berniat untuk mengembara di alam liar seperti yang telah di lakukan Long Bai setelah masalah di Benua Timur ini selesai.
Bayangan-bayangan pedang api mulai muncul di sekitar tubuh Heilong. Ini adalah jumlah bayangan pedang api paling banyak yang pernah di buat oleh Heilong karena jumlahnya mencapai ribuan.
Suasana malam hari yang tadinya gelap, sekarang tiba-tiba menjadi terang seperti siang hari karena cahaya yang memancar dari api Heilong.
“Pedang Racun Api.”
Heilong mengayunkan Pedang Bintang Apinya ke depan dan batang pedang api yang sangat banyak itu, langsung menyerang semua serpihan-serpihan es itu tanpa ampun.
“Boom …”
Suara ledakan yang sangat dahsyat kembali terdengar, bahkan tanah yang ada di sekitar tempat itu menjadi bergetar saat bayangan-bayangan pedang api itu menabrak serpihan-serpihan es dan membakarnya sampai menjadi abu.
Dalam sekejap semua serpihan-serpihan es yang sangat kecil itu, telah berubah menjadi abu dan meninggalkan bekas cekungan yang sangat besar di tanah seperti habis di hantam oleh sebuah meteor.
__ADS_1
Heilong kembali memanggil Gremlin dan memerintahkan semua orang yang ada di sana segera naik ke punggung Gremlin.
“Kalian semua cepat naik ke punggung Beast milikku karena aku akan membakar seluruh tempat ini untuk menghilangkan jejak keberadaan kita yang mungkin saja tertinggal di tempat ini tanpa kita sadari,”
Semua orang langsung naik ke punggung Gremlin dengan menahan rasa takut karena mereka melihat tubuh Gremlin yang sangat besar. Ukuran tubuh Gremlin sekarang telah mencapai setengah dari ukuran tubuh seekor Naga setelah Heilong mendapatkan warisan benih elemen angin dari Divine Beast Byako.
“Kau bawalah orang-orang ini terbang setinggi dua puluh meter. Aku akan langsung melompat ke punggungmu setelah aku membakar tempat ini.”
Dengan sekali kepakan sayap, Gremlin sudah terbang setinggi dua puluh meter dan berhenti di atas Heilong sambil menunggunya melompat.
Heilong langsung memasukkan semua kekuatan energi api yang ada di dalam tubuhnya ke dalam Pedang Bintang Api karena luas wilayah yang akan dia bakar kali ini cukup besar.
“Amukan Badai Api.”
Heilong langsung mengayunkan pedangnya yang sudah diselimuti dengan energi api yang sangat kuat ke depan.
Seketika, sebuah angin tornado api yang sangat besar muncul dan membakar semua wilayah pintu gerbang perbatasan bagian utara ini.
“Sekarang tidak ada yang tersisa. Meskipun Jenderal Long Yun sampai ke tempat ini, dia tidak akan menemukan apa-apa,” ucap Heilong menyeringai.
Heilong langsung melompat dengan menggunakan energi angin miliknya ada berat tubuhnya menjadi semakin ringan dan bisa mencapai jarak dua puluh meter di atas tanah.
“Cepat kita pergi dari tempat ini karena angin tornado apiku ini akan menjadi semakin tinggi dan lebih besar dari sebelumnya saat keempat angin tornado itu berhasil menyatu.”
Ternyata Heilong menggunakan Jurus Amukan Badai Api sebanyak empat kali karena dia membutuhkan waktu untuk melarikan diri dari tempat ini.
Gremlin langsung terbang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah yang sudah ditunjuk oleh Heilong yaitu Lembah Petir Abadi. Tempat kediaman Divine Beast Seiryu.
“Whosh …”
“Boom ….”
Tepat seperti perkiraan Heilong. Api yang membakar wilayah pintu gerbang perbatasan bagian utara itu menjadi semakin besar saat keempat angin tornado api menyatu. Untungnya Heilong dan orang-orangnya sudah meninggalkan tempat ini.
__ADS_1