
Para prajurit Kerajaan yang dipimpin oleh Jenderal Long Yun akhirnya sampai ke pintu gerbang perbatasan.
Raut wajah Jenderal Long Yun langsung berubah menjadi sangat marah saat dia tiba di wilayah gerbang perbatasan itu.
Tidak ada prajurit yang berbaris dengan rapi dan diiringi dengan alunan musik kehormatan untuk menyambut kedatang sang Jenderal. Hanya ada kobaran api yang sangat besar dan panas yang menyambut kedatangannya.
“Kurang ajar!! Siapa yang berani menghancurkan tempat ini. Berani sekali dia mengusik kedamaian yang ada di Kerajaan Blue Dragon. Kalian semua cepat telusuri daerah sekitar sini, seharusnya orang itu belum pergi jauh dari tempat ini.”
Jenderal Long Yun langsung memerintahkan semua prajurit dan pasukan pengintai yang dia bawa untuk menyisir daerah di sekitar pintu gerbang perbatasan.
Jenderal Long Yun sama sekali tidak percaya bahwa Naga Hitam itu'lah yang menyerang wilayah pintu gerbang perbatasan ini karena warna api yang membakar seluruh kawasan di sekitar pintu gerbang perbatasan ini tidak berwarna hitam seperti yang telah dilaporkan oleh prajurit pengintai, tapi api ini berwarna putih.
Para prajurit itu terus menyisir wilayah itu sampai hampir mencapai radius sepuluh kilometer, tapi mereka sama sekali tidak menemukan ada orang lain di dekat wilayah pintu gerbang perbatasan. Bahkan tidak ada jejak Beast ataupun yang baru melewati tempat ini.
Semua prajurit itu langsung kembali melapor karena pencarian mereka tidak membuahkan hasil. “Lapor Jenderal, kami sama sekali tidak menemukan jejak orang yang ada di sekitar sini sampai radius sepuluh kilometer. Sepertinya memang Naga Hitam itu'lah yang telah membakar tempat ini jadi sia-sia saja jika kita melanjutkan pencarian ini.”
Jenderal Long Yun langsung menunjuk ke arah kobaran api. “Katakan padaku, apa warna dari kobaran api yang ada di depanmu?”
“Pu-putih seperti cahaya matahari. Jenderal,” jawab prajurit itu gugup karena ketakutan.
“Lalu apa warna api yang di semburkan oleh Naga Hitam itu. Sesuai informasi yang kau dengar dari prajurit pengintai itu?” lanjut Jenderal Long Yun bertanya.
“Hi-hitam Jenderal,” jawab prajurit itu semakin ketakutan bahkan tubuhnya sampai bergetar karena dia tahu bahwa Jenderal Long Yun akan menghukum tanpa ampun siapa'pun dia anggap berani melawan perintahnya.
“Jelas-jelas warna api yang membakar tempat ini memiliki warna yang berbeda. Tapi kau berani mengatakan perintah pencarian yang aku berikan adalah hal yang sia-sia.”
__ADS_1
Jenderal Long Yun menatap prajurit itu dengan dingin. Dia terlihat sangat marah sekali karena prajurit terbaik yang dia bawa, tidak bisa menemukan jejak dari orang yang membakar tempat ini.
Jenderal Long Yun merasa sangat bingung karena dia tidak tahu apa yang harus dia katakan pada Kaisar Long Jin jika Kaisar tiba-tiba menanyakan tentang masalah ini. Kaisar Long Jin bisa saja menggunakan alasan ini untuk mencabut posisi Jenderal Perang miliknya.
“Kau tidak layak untuk menjadi prajurit pengintai terbaikku. Kegagalanmu dalam mencari orang yang telah membakar pintu gerbang perbatasan bagian utara ini. Telah membuka mataku dan menunjukkan padaku seberapa besar kualitas yang kau miliki.”
Aura energi petir berwarna biru mulai muncul di tangan kanan Jenderal Long Yun, disusul dengan aura energi air yang tiba-tiba muncul di tangan kirinya.
Tidak ada yang tahu bahwa Jenderal Long Yun memiliki elemen yang sangat langka di Planet ini yaitu elemen air, selain prajurit kepercayaan yang dimiliki oleh Jenderal Long Yun. Karena elemen ini telah lama menghilang dari Planet Dreamland.
Sekarang selain Heilong, telah muncul satu orang lagi yang memiliki kekuatan elemen air. Tapi elemen air yang dimiliki oleh Heilong tidak digunakan untuk jurus menyerang.
Prajurit itu langsung bersujud memohon ampun pada Jenderal Long Yun. “Ampuni saja Jenderal. Saya berjanji bahwa saya tidak akan melawan perintah anda lagi.”
Tapi Jenderal Long Yun seperti orang yang buta dan tuli. Dia sama sekali tidak mau mendengar permohonan dari prajuritnya itu dan langsung menghantam kedua tinjunya ke tubuh prajurit itu.
Kekuatan elemen air dan elemen petir yang seperti ribuan pisau yang sangat tajam, langsung menghantam tubuh prajurit pengintai kepercayaan Jenderal Long Yun dan menghancurkan tubuhnya hingga menjadi serpihan.
“Sepertinya aku harus mengangkat seorang kapten yang sangat setia untuk memimpin prajurit pengintai milikku. Li Min, segera maju ke depan,” seru Jenderal Long Yun memberi perintah.
Seorang pria muda yang memakai topeng mirip seperti seorang ninja langsung maju menghadap Jenderal Long Yun.
“Mulai saat ini kau adalah kapten dari prajurit pengintai naga petir milikku. Pastikan kau melakukan tugasmu dengan baik dan selalu mematuhi perintahku, atau kau akan mengalami nasib yang sama seperti kapten yang sebelumnya.”
Li Min langsung bersujud dan memberi hormat. “Saya berjanji akan mematuhi semua perintah yang Jenderal berikan dan tidak akan pernah membantah perintah itu meskipun saya harus mempertaruhkan nyawa saya saat menjalankan tugas itu.”
__ADS_1
Jenderal Long Yun menganggukkan kepalanya dan tersenyum senang. “Bagus, kau memang cocok untuk menjadi kapten dari prajurit pengintai. Sekarang berdirilah dan kembali ke tempatmu.”
Li Min langsung berdiri dan kembali ke tempatnya yaitu di barisan terdepan dari barisan prajurit pengintai yang ada di sisi sebelah kanan Jenderal Long Yun.
Jenderal Long Yun lalu berjalan menuju ke dekat kobaran api yang di buat oleh Heilong. Dia meledakkan semua energi air yang ada di dalam tubuhnya. Aura berwarna biru laut dan membawa tekanan yang sangat kuat, langsung memancar tubuh Jenderal Long Yun.
“Meteor Air Penghancur Lautan Api.”
Jenderal Long Yun langsung mengangkat kedua tangannya yang telah dipenuhi dengan energi elemen air yang sangat kuat, menghadap ke langit.
Ribuan bola energi air sebesar kepala orang dewasa langsung turun dari langit dan menghujani kobaran api yang membakar pintu gerbang perbatasan bagian utara seperti hujan meteor.
Api yang dibuat oleh Heilong, secara perlahan mulai padam setelah di hantam oleh ribuan bola energi air. Cahaya api yang ada di tempat ini langsung menghilang dan tempat ini menjadi gelap kembali.
Jenderal Long Yun langsung berbalik dan menatap anak buahnya setelah dia berhasil memadamkan kobaran api ini.
“Aku sudah memadamkan api yang ada di tempat ini. Sekarang kalian periksa tempat ini dengan teliti, mungkin saja ada sebuah benda yang ditinggalkan oleh orang yang membakar tempat ini.”
Para prajurit itu langsung berlari dan memeriksa setiap bangunan yang ada di wilayah pintu gerbang perbatasan bagian utara. Tapi mereka sama sekali tidak menemukan jejak dari orang yang membakar tempat ini. Semua bangunan yang ada di sini telah hancur terbakar, termasuk penjara bawah tanah.
Satu-satunya petunjuk yang dimiliki oleh Jenderal Long Yun adalah api yang berwarna putih sepeti matahari ini.
“Kalian selidiki seluruh wilayah Benua Timur. Dan segera laporkan padaku jika kalian melihat ada orang yang memiliki kekuatan api berwarna putih seperti warna api yang telah membakar tempat ini.”
“Baik Jenderal.”
__ADS_1
Semua prajurit pengintai langsung pergi menyebar ke setiap kota yang ada di wilayah Benua Timur untuk mencari orang yang Jenderal Long Yun inginkan.
Beberapa prajurit pengintai juga pergi menuju ke setiap pegunungan dan hutan yang ada di Benua Timur karena mereka berpikir orang yang telah membakar tempat ini pasti akan bersembunyi di tempat yang jarang di kunjungi orang.