LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 33 UJIAN NERAKA ES ( PART 9 )


__ADS_3

Sosok mereka sama persis dengan yang sebelumnya. Sama sekali tidak ada yang berbeda bahkan tingkat kekuatan mereka juga sama.


Mereka semua lalu mengangkat pedangnya dan berlari menyerang Long Bai dari segala arah.


Benturan suara pedang dari keempat puluh roh pedang itu terdengar memenuhi danau ini ketika mereka menyerang Long Bai dari segala arah.


Meski jumlah mereka bertambah empat kali lipat dari serangan awal yaitu hanya 10 roh pedang. Namun pada dasarnya kekuatan dari masing-masing roh pedang yang menyerangnya sama sekali tidak berubah. Mereka semua masih di Lapis General.


Hal ini tentu saja menguntungkan bagi Long Bai yang saat ini ada di Lapis General tingkat tiga. Meskipun dia hanya lebih unggul dua tingkat dari mereka, tetapi kekuatan dan kecepatan Long Bai masih lebih cepat.


Long Bai yang terus menghindari serangan pedang yang datang secara bertubi-tubi dari segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dia terpaksa menggunakan Jurus Langkah Angin Pemecahan Badai miliknya meskipun dia belum menguasai jurus itu secara sempurna.


Long akhirnya mengambil langkah mundur sejauh satu meter untuk melakukan serangan balasan.


Long Bai lalu mengangkat tangan kirinya sambil memusatkan energi es miliknya.


Seketika serpihan-serpihan es segera muncul di telapak tangan kanan Long Bai. Serpihan serpihan es itu semakin lama muncul semakin banyak dan membentuk pusaran angin tornado berukuran kecil.

__ADS_1


Sambil terus menatap pusaran es yang ada di telapak tangan kirinya, Long Bai lalu mengulurkan tangan kanannya secara perlahan sambil memasukkan energi angin miliknya.


"Whoost …"


Pusaran angin tornado setinggi satu meter langsung muncul di telapak tangan Long Bai.


Dia lalu mendekatkan kedua tangannya dengan perlahan lahan untuk mulai menggunakan jurus andalannya yaitu Tapak Es Pembeku Angin.


Heilong langsung melemparkan pukulannya ke semua roh pedang yang ada di dekatnya dengan sangat cepat.


"Boom ... Boom ... Boom ..."


Mereka semua membeku menjadi patung patung es dan langsung hancur menjadi serpihan-serpihan es.


Pemimpin Roh pedang sedikit mengernyitkan keningnya ketika melihat kekuatan pukulan Long Bai.


Tanpa memberi waktu kepada Long Bai untuk memulihkan kekuatannya, setelah keempat puluh roh pedang itu hancur. Dia segera memerintahkan delapan puluh roh pedang maju menyerang Long Bai.

__ADS_1


Delapan puluh roh pedang langsung maju menyerang Long Bai setelah mendengar perintah dari pemimpin mereka.


Bahkan dengan jumlah delapan kali lebih banyak dari yang pertama, Long Bai tidak merasa takut atau pun gentar.


Kali ini dia mengambil inisiatif untuk menyerang lebih dulu. Dia bergegas maju ke arah mereka dan melemparkan pukulannya lagi ke arah mereka.


"Tapak Es Membelah Laut." Teriak Long Bai.


"Boom … Boom … Boom …" Suara ledakan terdengar saat pukulan Long Bai mengenai separuh dari pasukan roh pedang dan menghancurkannya menjadi serpihan-serpihan es.


Long Bai melaju dengan cepat ke arah empat puluh roh pedang lainnya dan menghantamkan pukulannya.


Kali ini dia menggunakan Pukulan Tapak Es Membelah Laut karena jika dia menggunakan Pukulan Tapak Es Pembeku angin secara terus-menerus, tenaganya akan cepat habis dan dia tidak akan lagi memiliki kekuatan untuk melawan semua roh pedang ini.


"Sial!! Pemimpin roh pedang itu sepertinya tidak ingin memberiku kesempatan untuk memulihkan diri. Dia terus memerintahkan anak buahnya untuk menyerangku tanpa henti," ucap Long Bai lirih.


*****

__ADS_1


Jangan lupa like, share dan vote ya. Terimakasih 🙏.


__ADS_2