LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 57 AMARAH EMPEROR WHITE BEAR


__ADS_3

Setelah berjalan kurang lebih selama dua puluh menit, Heilong akhirnya sampai di pintu keluar dari Makam es seribu pedang.


Saat dia baru melangkahkan kakinya keluar dari Makam Es Seribu Pedang, tiba-tiba dia melihat sebuah serangan pukulan es dengan kekuatan yang cukup besar sedang melesat ke arahnya.


“Perisai Es,”


Sebuah perisai es yang sangat tebal setinggi dua meter langsung muncul di depan Heilong untuk menghadang serangan itu.


“ Boomm …”


Suara ledakan yang cukup kuat terdengar saat pukulan es itu menghantam perisai esnya, tubuh Heilong juga sedikit mundur kebelakang karena tidak kuat menahan tekanan dari pukulan es itu.


“Akhirnya kamu keluar juga bocah! Sudah lama aku menunggumu. Berani-beraninya kamu menipuku dengan siasat licikmu untuk masuk kedalam goa. Sekarang aku akan menghukummu,” ucap Emperor White Bear dengan penuh emosi.


“He... He... Kamu sendiri yang kurang waspada sehingga kamu bisa masuk ke dalam siasatku. Itu semua adalah kesalahanmu sendiri, bukan kesalahanku. Kalau kamu masih ingin membalas dendam padaku akibat dari kebodohanmu sendiri, maka majulah sekarang juga. Aku sama sekali tidak takut denganmu, aku akan melawanmu dengan kemampuan baruku kali ini,” ucap Heilong balik menantang.


“He he ... Baru beberapa hari berada di dalam makam es seribu pedang saja kamu sudah sombong seperti ini. Baik terimalah ini aku tidak akan sungkan-sungkan lagi, Terimalah ini!! "


Emperor white bear langsung mengepalkan tinjunya dan energi es yang kuat langsung memancar dari tinjunya kemudian dia menghantamkan tinjunya itu ke tempat Heilong berdiri


“Langkah angin pemecah badai”


Heilong yang sudah siap sejak tadi langsung menggunakan jurus kecepatan gerakan elemen angin miliknya untuk menghindari tinju dari Emperor White Bear dan tubuhnya langsung menghilang dari pandangan Emperor white bear. Sesaat kemudian Heilong langsung muncul di belakang tubuh Emperor White Bear.


“Hei.. Beruang gendut!! Kemana kamu sedang melihat, aku saat ini ada di belakangmu,” ejek Long Bai.


“KURANG AJAR !!! Beraninya kamu bilang aku beruang gendut.” Emperor White Bear semakin marah saat mendengar ejekan Long Bai.


"Roar ….”


Emperor white bear mengamuk dan menyerang dengan secara tak terkendali ke arah Heilong. Dia menghantam apapun yang ada di dekat Heilong dengan tinjunya.


“Ini gawat! sepertinya aku telah memancing amarahnya lagi,” gumam Heilong


Heilong terus menghindari pukulan demi pukulan yang dikeluarkan oleh Emperor white bear dengan jurus gerakan anginnya.


“BOCAH..!!!Sepertinya kecepatanmu sudah semakin meningkat tajam, tapi apakah kamu bisa menghindari seranganku yang ini,” Teriak Emperor White bear kesal.

__ADS_1


Emperor white bear langsung membuka mulutnya lebar-lebar dan maraung dengan sangat keras untuk meluapkan semua emosinya.


" Whooost … Whooost … Whooost …”


Seketika empat buah angin tornado yang sangat besar dan membawa hembusan yang sangat kuat langsung muncul dan menuju ke arah Heilong.


Angin tornado itu mengepung tempat Heilong berdiri dan menutup semua jalannya untuk melarikan diri.


“Ha.. Ha .. Bocah sekarang kamu sudah terkepung. Aku mau lihat bagaimana caramu untuk keluar dari kepungan angin tornadoku ini,” Emperor white bear tertawa dengan keras.


**


Di dunia pikiran Heilong.


Ketika melihat Heilong sedang terdesak Long, suara Long Bai asli muncul.


Heilong dan Long Bai sedang berdebat dalam dunia pikirannya.


“Sepertinya kamu sedang terdesak. Serahkan ini padaku, jurus petirku pasti mampu untuk menghancurkan angin tornado ini.”


“Aku sangat yakin karena musuh elemen angin adalah elemen petir.”


“Baiklah kalau begitu kamu yang menghadapinya, aku akan istirahat dulu.”


“Siapa yang menyuruhmu untuk istirahat, aku tidak bisa melawannya sendirian. Kamu harus membantuku dalam pertahanan, bukankah jurus pertahanan es milikmu sangat kuat.”


“Benar, tapi aku belum pernah mencoba menggunakan perisai es dengan satu tangan. Baiklah kalo begitu, sepertinya kita harus bertaruh kali ini.”


**


Setelah berkali-kali di paksa Heilong, Long Bai akhirnya mau membantu untuk melawan Emperor White Bear.


“Apakah kamu sudah siap untuk bertarung menghadapi beruang itu?” tanya Heilong lirih.


“Sebenarnya aku merasa takut, tapi aku tidak punya pilihan lain. Jika tubuhku mati maka kita berdua akan ikut mati,” jawab Long Bai.


“Kalian berdua sampai kapan mau berdebat..!! Angin Tornado itu sudah semakin dekat, berhentilah berdebat dan cepatlah bertarung.” suara Putri Li Ziqi muncul dari dunia jiwa Heilong dan memarahi mereka berdua.

__ADS_1


Long Bai mengulurkan tangan kirinya dan Energi petir langsung muncul dari tangannya kirinya lalu perlahan-lahan membentuk sebuah bola petir.


“Aku akan membuka sebuah jalan, setelah jalan itu terbuka. Kamu harus menggunakan gerakan anginmu untuk keluar dari sini,” ucap Long Bai.


"Baik. Cepat lakukan, aku juga akan menyiapkan energi anginku,” jawab Heilong.


"Tinju Dewa petir."


" Duarrrr....rrrrrrr..... Booom...... "


Long Bai melemparkan bola petir itu ke angin tornado yang ada di samping kirinya dan angin tornado itu langsung meledak lalu menghilang. Sebuah jalan akhirnya terbuka di bekas tempat angin tornado itu.


Melihat ada sebuah jalan, Heilong langsung menggunakan jurus Langkah Angin Pemecah Badai miliknya untuk keluar dari kepungan angin tornado itu.


“Apa?! Ternyata kamu juga menguasai elemen petir,” ucap Emperor White Bear terkejut. “Sangat menarik. Aku tidak akan menahan lagi kekuatanku kali ini.”


Emperor White Bear mengangkat kedua tangannya ke atas. Dia lalu mengeluarkan semua kekuatan es dan anginnya.


Langit perlahan-lahan menjadi gelap dan pusaran tornado yang sangat besar mulai muncul di langit secara perlahan.


Tornado yang sangat besar itu membentuk sebuah badai salju.


“Aku ingin lihat, apakah kamu bisa melarikan diri dari Jurus Snow Stormku kali ini.”


Emperor White Bear melemparkan Snow Stormnya menuju ke arah Heilong.


Angin tornado yang sangat besar dan dikelilingi oleh batuan batuan es sedang berputar-putar dengan kuat menuju ke arah Heilong.


“Jurus Emperor White Bear kali ini sangat kuat. Aku tidak yakin bahwa jurus elemen petirku akan sanggup untuk menahan serangannya kali ini,” ucap Long Bai.


"Apa kamu sudah menyerah! Jangan lupa tubuh ini sekarang bukan hanya milikmu saja. Tapi, tubuh ini juga milikku. Aku tidak akan membiarkan tubuh ini hancur dengan mudah. Sebagai laki-laki kamu harus memiliki tekad yang kuat dan jangan terlalu mudah untuk menyerah. Apakah kamu sudah lupa bagaimana duniamu memperlakukan orang yang lemah dan penakut. Apakah kamu tidak ingin bertambah kuat dan membalas dendam pada Long Chen,” Heilong menegur Long Bai dan secara paksa dia mengambil alih tubuh Long Bai secara penuh.


"Maaf, aku harus secara paksa mengambil tubuh ini dulu. Aku perlu menggunakan kedua tanganku dan secara penuh mengontrol energi es dalam tubuh ini untuk membuat perisai es yang sangat kuat,” lanjut Heilong.


Heilong lalu menyilangkan kedua tangannya di depan tubuhnya. Dia lalu mengeluarkan semua energi es yang tersisa di dalam tubuhnya dan dengan kuat berteriak.


"PERISAI ES"

__ADS_1


__ADS_2