
Heilong akhirnya sampai ke permukaan sungai dan langsung naik ke daratan. Di tepi sungai dia bisa melihat Lin Meylin sedang bermain dengan para harimau salju.
“Sepertinya para Harimau itu benar-benar tidak jahat, mereka bahkan mau menemani seorang anak kecil bermain,” pikir Heilong ketika melihat para Harimau itu bermain dengan Meylin.
Heilong kemudian berjalan menuju ke arah mereka.
Lin Meylin yang merasakan kehadiran Heilong langsung menoleh ke arah Heilong dan menyapanya. “Kakak … Ayo cepat kesini, mari kita main bersama paman-paman harimau salju.”
Heilong hanya menanggapi ajakan Lin Meylin dengan tersenyum lalu berkata. “Kita bisa bermain dengan para harimau salju ini di lain waktu. Sekarang kita harus kembali ke dalam pesawat dulu dan melanjutkan latihanmu. Ayahmu pasti sudah sangat cemas karena kita sudah berada di luar pesawat cukup lama. "
“En ... ” Lin Meylin menganggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa dia setuju dengan ucapan Heilong. Dia kemudian berpamitan dengan para harimau salju. “Paman harimau salju, aku harus kembali dulu ketempat ayah. Lain kali kita bermain lagi ya, saat aku keluar dari pesawat itu.”
“Tenang saja nona, kami akan menunggumu disini sampai kau keluar,” ucap pemimpin harimau salju.
“Kalian tidak perlu menunggu kami di sini karena kemungkinan kami akan berada di dalam pesawat itu untuk waktu yang cukup lama. Di dalam pesawat itu kami akan berlatih kultivasi dengan keras sampai Lin Chong Wei dan Lin Meylin memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya sendiri saat berada di dunia luar,” sahut Heilong menjelaskan pada pemimpin harimau salju untuk jangan menunggu mereka.
“Tidak apa-apa, Tuan. Kami juga sudah membuat sarang di sekitar sini karena hanya di tempat inilah kami bisa mencari makanan, jika kami tidak mendapatkan makanan maka kami bisa meminum air sungai itu sampai kenyang sambil menunggu ikan-ikan kembali muncul di sungai ini. Gara-gara ular salju sialan itu, ikan-ikan dan kelinci yang biasanya menjadi sumber makanan menjadi hilang,” ucap pemimpin Harimau Salju.
Heilong yang merasa kasihan, lalu mengeluarkan beberapa daging kaki naga dari cincin galaxynya. “Sambil menunggu ikan-ikan kembali muncul, kalian semua simpanlah daging naga ini sebagai cadangan makanan kalian.”
“Terimakasih, Tuan , " ucap pemimpin harimau salju itu sambil memerintahkan anak buahnya untuk mengambil daging naga itu dan menyimpannya di sarang baru mereka.
__ADS_1
Tiba-tiba suatu hal yang sangat aneh terjadi di sungai itu. Ikan-ikan kembali bermunculan di sungai itu dan jumlahnya juga sangat banyak.
Ikan-ikan itu melompat-lompat ke atas seperti sedang bergembira. Heilong juga melihat Li Ziqi keluar dari sungai itu dan langsung masuk ke Dunia Jiwanya.
“Guru, apakah guru yang melakukan semua ini?” tanya Heilong penasaran.
“Tidak. Dewi Shen Bing 'lah yang melakukan semua ini. Saat air sungai ini tercemar racun ular salju, dia segera melindungi ikan-ikan yang ada di sini dengan memasukkan mereka ke dalam cangkangnya dan memindahkan mereka semua ke suatu dimensi khusus yang ada di dalam cangkangnya. Itulah kenapa kedua ular salju itu bisa berada di sini dalam waktu yang cukup lama karena dewi Shen Bing lebih memilih menutup cangkangnya dan melindungi ikan-ikan yang lemah,” jawab Li Ziqi.
“Guru sepertinya mengenal dewi Shen Bing dengan sangat akrab. Apakah dulu dia adalah salah satu teman guru?” tanya Heilong menyelidik.
“ Tidak. Aku hanya mengobrol sebentar dengannya saat kau pergi naik ke permukaan,” jawab Li Ziqi lalu suaranya menghilang tak muncul lagi meskipun Heilong mencoba mengajaknya mengobrol lebih lama lagi.
“Baiklah, sekarang aku bisa latihan dengan tenang. Semua ikan-ikan yang menjadi sumber makan kalian telah kembali. Kalian tidak akan lagi kelaparan dan mengganggu manusia. Baiklah aku pergi dulu," ucap Heilong berpamitan pada para harimau salju.
“Tidak usah dipikirkan lagi, semua itu sudah berlalu," balas Heilong. Dia menggandeng tangan kecil Lin Meylin. “Ayo gadis kecil, kita kembali latihan kultivasi jangan cuma bermain-main saja."
Heilong membawa Lin Meylin masuk ke dalam pesawat dan pintu pesawat itupun langsung tertutup kembali setelah mereka berdua masuk ke dalam.
**
Mereka berdua akhirnya kembali keruang kultivasi dan melihat Lin Chong Wei sedang berkonsentrasi untuk menyerap energi alam di sini. Heilong juga bisa melihat bahwa Lin Chong Wei baru saja mengalami sebuah terobosan besar karena saat ini dia sudah berada di lapis General padahal kamarin Lin Chong Wei masih berada di lapis Warrior karena di baru mulai berkultivasi setelah dantiannya di sembuhkan Heilong.
__ADS_1
“Gadis kecil sepertinya ayahmu sedang sibuk berkultivasi. Dia juga tidak menyadari kau pergi meninggalkan tempat ini beberapa waktu yang lalu. Sekarang kau bermeditasilah di samping ayahmu dan jangan mengganggu konsentrasi ayahmu. Aku akan pergi sebentar, tidak akan lama jadi jangan mengikutiku lagi,” ucap Heilong sedikit berbisik karena tidak ingin mengganggu konsentrasi Lin Chong Wei.
“En … ” Lin Meylin menjawab dengan menganggukkan kepalanya. Kali ini dia menuruti kata-kata Heilong. Dia segera duduk di samping ayahnya dan tanpa banyak bicara, dia langsung bermeditasi untuk menyerap energi alam yang ada di sini.
Heilongpun pergi meninggalkan mereka dan segera bergegas ke gudang pusaka.
**
Saat Heilong sampai di gudang pusaka, Li Ziqi langsung keluar dari dunia jiwa Heilong dan membelakangi Heilong seperti seseorang yang sedang marah.
Heilong kemudian mencoba mencari tahu. “Apakah guru marah padaku karena aku membawa mereka masuk ke dalam pesawat ini?”
“Sedikit. Kau harusnya tahu dan aku juga sudah pernah mengatakan padamu untuk menyembunyikan keberadaan pesawat ini dari manusia lain karena itu bisa mengundang bahaya untukmu,” jawab Li Ziqi.
“Maafkan aku, Guru. Aku benar-benar telah melupakan hal itu. Aku mengajak mereka ke sini karena Lin Chong Wei mengetahui sesuatu tentang teknologi dan dia juga berhasil membuat beberapa mesin yang berguna untuk membantu kehidupan manusia,” ucap Heilong meminta maaf sambil memberikan alasan.
“ ... ” Li Ziqi hanya diam tak menanggapi perkataan Heilong.
Heilong kemudian lanjut bertanya. “Guru, apakah ada kitab ilmu bela diri yang cocok untuk Lin Chong Wei dan Lin Menyalin."
“Untuk apa! Mereka berdua bukanlah muridku, tapi mereka berdua adalah muridmu. Jadi tanggung jawab untuk mengajari mereka adalah kewajibanmu," jawab Li Ziqi dingin.
__ADS_1
“Tapi Guru, aku tidak memiliki ilmu yang bisa aku ajarkan pada mereka. Ayolah guru bantulah aku, mereka berdua sangat berguna bagiku di masa depan," ucap Heilong sedikit memohon.
“Mereka berdua tidak berguna bagiku jadi lupakan saja. Aku tidak akan mengajari mereka ilmuku,” jawab Li Ziqi dingin.