
Kaisar Xuan Wu sangat terkejut saat melihat wajah asli dari orang yang menyerangnya saat topeng yang dia gunakan terlepas.
“Kaisar Fu Hao …??!!” tanya Kaisar Xuan Wu terkejut sambil mengangkat alisnya.
Kaisar Fu Hao menganggukkan kepalanya lalu menyimpan kembali busur panahnya. Dia kemudian melepaskan jubah yang dia gunakan untuk menyamar dan menunjukkan pakaian kerajaan berwarna putih yang sedang dia pakai.
“Benar ini aku, Fu Hao. Maafkan aku karena aku harus bermain-main denganmu sebentar. Aku tidak memiliki maksud jahat, aku hanya ingin memastikan bahwa kemampuan bertarungmu tidak menurun.”
Kaisar Xuan Wu juga langsung menyimpan dua buah senjata pusakanya. “Tidak apa-apa, sudah lama juga kita tidak latihan bertarung. Hitung-hitung pemanasan.”
“Kau benar sekali. Aku juga merasakan hal yang sama. Akhir-akhir ini kita berlima jarang sekali mengadakan pertemuan dan berlatih bersama karena para pasukan dari Klan Iblis semakin gencar melakukan penyerangan. Aku takut kekuatan dari kita berlima akan semakin menurun karena terlalu banyak duduk di dalam Istana,” jawab Kaisar Fu Hao.
“Kita kesampingkan dulu masalah itu. Bagaimana kalo sekarang kita pergi ke Istanaku saja terlebih dahulu? Di sana kita bisa mengobrol dengan nyaman. Anda sudah jauh-jauh datang kemari, masa anda tidak mau mampir dulu ke Istanaku,” ajak Kaisar Xuan Wu sedikit memaksa.
“Tapi tujuanku datang ke sini adalah untuk menjemput menantu dan cucuku yang sedang berada di Hutan Jati Bersalju,” Kaisar Fu Hao menolak ajakan Kaisar Xuan Wu dengan halus karena tidak ingin menyinggung teman lamanya yang sudah bagaikan saudara.
“Aku tahu daerah itu. Aku bisa mengantar anda ke sana nanti karena tempat itu tidak jauh dari Istanaku. Sebenarnya ada beberapa hal penting yang ingin aku bicarakan dengan anda.” ucap Kaisar Xuan Wu tetap tidak menyerah untuk mengajak Kaisar Fu Hao pergi ke Istananya.
Kaisar Fu Hao sekarang tidak memiliki alasan lagi untuk menolak ajakan Kaisar Xuan Wu untuk mampir ke Istana Kerajaan Green Tortoise.
“Baiklah, aku akan menuruti kemauanmu,” jawab Kaisar Fu Hao. Kemudian dia menoleh ke arah Beastnya. “Eagle W, rasanya kita harus merubah arah perjalanan kita. Kita pergi dulu ke Kerajaan Green Tortoise.”
“Baik Tuan,” jawab Eagle W yang sudah ada di depan Kaisar Fu Hao.
“Lion O, kita juga harus kembali. Kali ini kita membawa tamu istimewa,” ucap Kaisar Xuan Wu menatap Beastnya.
__ADS_1
Mereka berdua langsung mengendarai Beastnya masing-masing dan terbang menuju ke Kerajaan Green Tortoise.
**
Pesawat Max Lightning.
Tujuh hari telah berlalu di dunia nyata, itu artinya Heilong, Lin Chong Wei dan Lin Meylin telah menghabiskan waktu selama tujuh tahun di dalam dunia gerbang waktu.
Tubuh Heilong menjadi semakin tinggi dan kekar. Rambutnya juga menjadi semakin panjang hingga menutupi punggungnya. Heilong terlihat menjadi semakin dewasa karena sekarang usianya sudah 25 tahun.
“Ah. Tidak terasa aku semakin bertambah tua. Dan sampai saat ini aku belum berhasil menemui Sherly, padahal Divine Beast Genbu sudah mengatakan padaku bahwa saat ini reinkarnasi dari Sherly berada di benua barat,” ucap Heilong merenung saat melihat bayangan wajahnya yang ada di bilah pedang taring putih.
Heilong ingat saat pertama kali dia dibangkitkan di dalam tubuh Long Bai saat itu usia Long Bai baru 15 tahun.
Saat di dalam makam es, Heilong juga sempat menghabiskan waktu selama 1 tahun di dalam dunia gerbang waktu.
Ditambah lagi waktu 7 tahun yang baru saja dia habiskan di dalam dunia gerbang waktu saat berada di dalam pesawat Max Lightning. Tapi, jika dihitung di dunia nyata usia Heilong saat ini baru 17 tahun.
Perubahan yang paling mencolok ada pada tubuh Lin Meylin karena saat dia memasuki dunia gerbang waktu usianya masih sangat muda yaitu cuma 10 tahun.
Sekarang Lin Meylin telah berubah menjadi gadis remaja berusia 17 tahun dan memiliki wajah yang sangat cantik. Kecantikan wajahnya tidak kalah dengan kecantikan yang dimiliki Bianca.
Tubuh Lin Meylin menjadi semakin tinggi, sekarang tinggi tubuhnya mencapai 170 cm. Cuma beda 10 cm dari tinggi tubuh Heilong yaitu 180 cm. Rambut Lin Meylin juga menjadi semakin panjang tapi untungnya dia pandai merawat diri dan selalu memotong rambutnya saat melebihi pinggulnya.
Jika tidak sedang menggunakan kekuatan cahaya maka rambut Lin Meylin akan berwarna hitam tapi jika dia menggunakan kekuatan cahaya maka rambutnya akan langsung berubah menjadi berwarna emas seperti warna rambut Li Ziqi, mungkin ini adalah keistimewaan dari para pengguna kekuatan elemen cahaya.
__ADS_1
Dan untuk Lin Chong Wei sama sekali tidak terjadi perubahan pada tubuhnya karena usianya memang tidak masuk dalam masa pertumbuhan.
Tingkat kultivasi mereka bertiga sekarang berada di tingkat King Emperor. Tadinya Li Ziqi berniat untuk meningkatkan kekuatan Heilong sampai ke tingkat Grand Emperor tetapi energi yang ada di dalam batu pelangi matahari tidak cukup untuk bisa membuat Heilong menerobos ke tingkat itu.
Li Ziqi menatap Heilong. “Sekarang tingkat kultivasimu sudah mencapai lapis King Emperor. Seharusnya, di tingkat ini kau bisa lebih mudah untuk mengeluarkan teknik penjara es. Coba perlihatkan padaku sekuat apa penjara esmu sekarang.”
Heilong menganggukkan kepalanya dan langsung meledakan energi es yang ada di dalam tubuhnya. Kemudian dia mengulurkan tangan kanannya yang sedang memegang pedang taring putih ke atas dan menembakkan kekuatan es yang sangat itu ke langit . Jika dulu dia harus menggunakan kedua tangannya untuk menggunakan jurus Penjara Es, maka saat ini Heilong hanya perlu menggunakan satu tangannya saja.
“Bum … Bum … Bum …”
Dinding-dinding es yang sangat tebal langsung turun dari langit dan segera membentuk sebuah penjara es.
Lin Chong Wei yang sedang asik memainkan tombak naga anginnya tiba-tiba dikejutkan dengan suara dentuman dari dinding-dinding es Heilong yang jatuh dari langit. Lin Chong Wei-pun langsung menoleh ke arah Heilong.
“Tuan bolehkah aku mencoba menghancurkan dinding-dinding es ini?” tanya Lin Chong Wei yang sudah sangat penasaran untuk mencoba kekuatan barunya.
“Silakan,” jawab Heilong.
Lin Chong Wei langsung menggerakkan tombak naga angin yang ada di tangannya keatas dan memutar-mutarnya dengan sangat cepat.
“ Pusaran Angin Kematian,”
Pusaran angin tornado yang sangat kuat langsung muncul dan menutupi seluruh tubuh Lin Chong Wei. Tiba-tiba Lin Chong Wei merubah gerakan jurusnya. Sekarang dia menggunakan gerakan untuk mengeluarkan jurus Tombak Seratus Bayangan.
“Apa yang sedang dilakukan? apakah dia mencoba menggabungkan jurus Pusaran Angin Kematian dengan jurus Tombak Seratus Bayangan,” gumam Heilong dalam hati.
__ADS_1
“Tombak bayangan kematian,” teriak Lin Chong Wei.
Ratusan tombak yang terbuat dari angin segera muncul dari pusaran angin tornado kematian yang dibuat oleh Lin Chong Wei dan menyerang lurus ke arah Penjara Es.