LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 115 MATA MATA KLAN IBLIS ( PART 2 )


__ADS_3

"Dia adalah Penyusup dari Kerajaan Klan Iblis," ucap Xue Xian Hou geram sambil menunjuk Li Yi.


Sontak saja semua guru pembimbing dan para murid yang sedang menyaksikan pertandingan semi final itu menjadi terkejut.


Mereka semua meragukan perkataan Xue Xian Hou meskipun dia adalah seorang Master Sekte, tentu saja keraguan mereka bukannya tanpa alasan karena Li Yi sudah lama menjadi murid Sekte Snow Moon dan selama dia berada di dalam sekte. Dia sama sekali tidak pernah berbuat hal yang aneh ataupun membuat suatu masalah.


Guru Xue Lan yang berdiri tidak jauh dari panggung bersama dengan Xue Xiang, akhirnya memberanikan diri untuk bertanya pada Xue Xian Hou hanya untuk menghilangkan keraguan dalam hatinya. "Maafkan saya atas kelancangan saya ini. Saya tahu jika meragukan perkataan Master Sekte adalah sebuah bentuk pemberontakan tapi saya tidak bisa percaya dengan hal ini. Bukannya saya tidak mempercayai anda, tapi saya hanya ingin memastikan apakah perkataan anda tadi tidak salah. Sebab, Li Yi bukanlah murid baru dalam sekte ini, tapi dia sudah berada di sekte ini selama sepuluh tahun dan jika dia adalah seorang penyusup kenapa selama ini diantara kita para guru termasuk juga saya yang merupakan guru pembimbing Li Yi tidak ada yang menyadari bahwa Li Yi adalah seorang penyusup. Apakah Master Sekte benar-benar yakin tidak salah menuduh orang?"


Para guru pembimbing yang lain menganggukkan kepalanya pertanda mereka setuju dengan perkataan guru Xue Lan.


Para murid pun juga saling berbisik satu sama lain. Samar-samar Xue Xian Hou mendengar suara bisikan mereka yang menunjukkan bahwa mereka juga meragukan perkataan master sektenya.


"Baiklah, untuk menghilangkan keraguan kalian semua. Saat ini juga, aku akan membongkar kedok penyusup ini di hadapan kalian semua. Bukalah mata kalian baik-baik dan lihatlah seperti apa wujud iblis ini sebenarnya setelah penyamarannya terbongkar," seru Xue Xian Hou.


Para guru dan murid yang ada di sana menjadi semakin terkejut karena mendengar kata "iblis" terucap dari mulut Master Sekte mereka.


Mereka semua tahu bahwa tidak ada masalah antara master sekte dengan Li Yi jadi kata iblis bukanlah kata untuk menghina Li Yi. Pasti ada alasan yang kuat mengapa Master Sekte mereka mengatakan Li Yi adalah seorang Iblis.


Xua Xian Hou segera memasukkan energi esnya yang sangat besar ke telapak tangan kanannya, dalam sekejap tangan kanannya sudah di selimuti dengan energi es yang sangat kuat.


Dari kejauhan, Li Yi dapat merasakan kuatnya energi es yang ada di tangan Xue Xian Hou. Dia dapat melihat bahwa Xue Xian Hou kali ini benar-benar serius untuk menyerangnya karena dia juga bisa merasakan hawa membunuh muncul dari tubuh Xue Xian Hou dan bercampur dengan energi esnya.


Li Yi lalu mencoba mencari akal agar dapat mengulur waktu lebih lama lagi supaya dia mendapatkan celah untuk melarikan diri.

__ADS_1


"Master sekte kenapa kamu menuduhku tanpa alasan? Apakah aku pernah berbuat salah padamu ataukah aku pernah menyinggungmu," ucap Li Yi dengan wajah sedih untuk menarik simpati.


"Diam!! Penyamaranmu tidak berguna di hadapanku. Iblis tidak diijinkan untuk tinggal di Sekte Snow Moon milikku. Sekarang juga aku akan membongkar penyamaranmu dan membunuhmu," ucap Xue Xian Hou geram, dia menjadi semakin marah setelah mendengar perkataan Li Yi.


"Sekarang rasakan ini. Tapak Es."


Xue Xian Hou melompat ke arah Li Yi sambil mengarahkan pukulannya ke arah dada sebelah kiri Li Yi tepat dimana jantungnya berada. Tapi, tiba-tiba guru Xue Lan muncul di depan Xue Xian Hou dan menghalangi arah pukulannya.


Xue Xian Hou yang sadar dengan kehadiran guru Xue Lan, langsung merubah arah pukulannya dan membuang pukulannya ke sebelah kanan di mana tidak ada seorang pun yang berdiri di sana.


"Boom ..." Suara energi dari telapak es yang menghantam sebuah pagar pembatas dan menghancurkannya.


"Xue Lan. Apa yang kau lakukan?" bentak Xue Xian Hou geram.


"Apa kau sadar dengan apa yang kau ucapkan?" tanya Xue Xian Hou sambil menatap guru Xue Lan tajam.


"Aku sepenuhnya akan bertanggung jawab atas semua perkataanku," jawab guru Xue Lan


"Master sekte, kami mohon selidiki masalah ini terlebih dulu dengan teliti," ucap semua guru yang ada di sana sambil memohon.


"Kalian ... Baiklah." Xue Xian Hou akhirnya mengalah setelah mendengar permintaan mereka.


Li Yi yang melihat perdebatan antara Xue Xian Hou dan guru-guru yang lain akhirnya sadar bahwa tidak ada dari mereka yang sekarang memperhatikan gerakannya. Dengan sangat hati-hati dia mengeluarkan sebuah pisau dari balik bajunya dan dengan gerakan yang sangat cepat di menusukkan pisau itu ke punggung sebelah kiri guru Xue Lan untuk mengalihkan perhatian semua orang.

__ADS_1


"Jlebb ..."


Pisau itu menancap di punggung sebelah kiri guru Xue Lan dan mulutnya menyemburkan darah lalu akhirnya pingsan.


Xue Xian Hou langsung memegangi tubuh guru Xue Lan yang hampir terjatuh ke tanah dengan menggunakan tangan kirinya lalu dia menggunakan tangan kanannya untuk memukul tubuh Li Yi dengan sangat kuat sampai tubuh Li Yi terlempar dan menghantam pagar pembatas.


Para guru yang lain hanya diam terpaku melihat adegan ini, mereka seakan-akan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Xue Xian Hou lalu terbang membawa tubuh guru Xue Lan ke tempat guru Xue Yun dan menaruh tubuh guru Xue Lan yang pingsan di depannya. "Xue Yun, cepat kamu periksa lukanya, lakukan yang terbaik untuk menyembuhkannya."


Guru Xue Yun segera memeriksa tubuh guru Xue Lan. Dia lalu menggunakan jarinya menotok beberapa titik peredaran darah di sekitar luka guru Xue Lan untuk menghentikan pendarahannya.


"Xue Xiang kemarilah," teriak guru Xue Yun.


Xue Xiang Langsung berlari ketempat gurunya dan bertanya. "Apakah ada yang bisa saya bantu guru?"


" Kamu duduklah di depan guru Xue Lan dan alirkan energi murnimu dari depan. Aku akan mengalirkan energi murniku dari belakang sambil mencabut pisau ini," ucap guru Xue Yun.


Xue Xiang segera meletakkan tangannya di atas dada guru Xue Lan sementara guru Xue Yun berusaha menarik pisau yang menancap di punggung guru Xue Lan dengan perlahan sambil menyalurkan energi murninya agar tidak terjadi luka yang lain ketika dia mencabut pisau dari punggung guru Xue Lan.


Para guru yang lain akhirnya sadar dengan kesalahan mereka yang meragukan perkataan Master Sektenya.


Jika sebelumnya mereka percaya pada perkataan Master Sektenya maka hal ini tidak akan terjadi.

__ADS_1


"Maafkan kami Master Sekte. Kami semua mengaku salah," ucap semua guru pembimbing sambil bersujud di depan Xue Xian Hou.


__ADS_2