
Jawaban dari roh senjata Pedang Taring Buaya membuat senyuman yang ada di wajah Jenderal Long Yun menjadi menghilang.
“Jadi maksudmu jurus pedang yang digunakan Long Bao sama sekali tidak berkurang sedikit'pun kekuatannya meskipun dia mengganti kekurangan energi petir itu dengan energi es. Lalu bagaimana caranya untuk mengalahkan jurus itu? Cepatlah! Jurus itu sudah semakin dekat dengan kita.”
Jenderal Long Yun mulai panik karena serangan Long Bao hanya berjarak lima belas meter saja dari tempatnya berdiri.
“Tidak ada cara lain. Aku akan meminjamkan semua kekuatan air milikku padamu. Kau harus menggunakan Jurus terbaik milikmu karena mungkin saja ini adalah serangan terakhir kita. Jika kita sampai gagal kau pasti akan mati atau terluka dengan sangat parah hingga sebagian besar tubuhmu akan lumpuh.”
Pedang Taring Buaya segera terbang ke atas tubuh Jenderal Long Yun dan menyinari tubuh Jenderal Long Yun dengan cahaya berwarna biru.
Aura energi air yang dimiliki oleh Jenderal Long Yun menjadi semakin kuat dan terus bergejolak seperti ombak lautan yang diserang badai.
Aura energi air ini, secara perlahan mulai melahap aura energi kegelapan yang memancar dari tubuh Jenderal Long Yun. Namun, hawa iblis yang memancar dari tubuh Jenderal Long Yun menjadi semakin kuat.
Bola inti energi elemen air yang ada di dalam dantian Jenderal Long Yun menjadi bergetar dan semakin berkilau seperti sebuah batu kristal berwarna biru. Ketika energi air yang sangat kuat ini masuk ke dalam bola inti energi itu.
Pusaran air di bawah kaki Jenderal Long Yun, yang tadinya hanya sebesar dua puluh meter. Kini menjadi semakin besar dua kali lipat hingga mencapai empat puluh meter. Setelah roh senjata dari Pedang Taring Buaya memberikan semua kekuatan energi air miliknya.
Pedang Taring Buaya akhirnya jatuh kembali ke genggaman tangan Jenderal Long Yun setelah dia memberikan sebagian besar kekuatannya.
“Aku sudah memberikan kekuatanku padamu. Saat ini energi air yang ada di dalam tubuhmu sudah mampu untuk menggunakan Jurus Tebasan Taring Buaya Penghancur Lautan dengan kekuatan penuh,” ucap roh senjata Pedang Taring Buaya yang terlihat letih.
“Bagaimana aku bisa menggunakan jurus pedang itu dengan kekuatan penuh, sedangkan setengah gerakan dari jurus itu saja aku tidak tahu. Apakah kau lupa bahwa setengah halaman dari kitab itu susah hilang saat kau memberikan kitab itu padaku sepuluh tahun yang lalu,” jawab Jenderal Long Yun pesimis.
“Setengah halaman dari kitab itu sebenarnya tidak hilang. Tapi, aku menyimpan setengah halaman dari kitab itu di dalam ingatanku. Sekarang, aku akan memasukkan setengah halaman dari kitab itu ke dalam pikiranmu.”
Sebuah bola cahaya berwarna biru berukuran kecil, kira-kira hanya sebesar biji buah rambutan. Segera keluar dari Pedang Taring Buaya dan masuk ke kepada Jenderal Long Yun.
__ADS_1
Setengah dari gerakan Jurus Tebasan Taring Buaya Penghancur Lautan langsung terlukis di pikiran Jenderal Long Yun seperti sebuah lukisan.
Jenderal Long Yun memperhatikan setiap gerakan yang terlukis di dalam pikirannya dengan penuh konsentrasi.
“Ternyata gerakan ini tidak jauh berbeda dengan gerakan sebelumnya. Aku hanya harus merubah aliran energi air saat menggunakan gerakan selanjutnya.”
Jenderal Long Yun langsung hafal dengan setiap gerakan dari jurus itu hanya dengan sekali lihat.
Saat ini, serangan jurus pedang Long Bao hanya berjarak lima meter saja dari tempat Jenderal Long Yun berada.
Pusaran Air yang ada di bawah kaki Jenderal Long Yun, sebagian besar juga sudah dibekukan oleh kekuatan energi yang menyelimuti jurus milik Long Bao.
Jenderal Long Yun segera mengangkat Pedang Taring Buaya ke atas dengan menggunakan kedua tangannya dan meledakkan semua energi air yang ada di dalam tubuhnya.
Aura energi air yang memancar dari tubuh Jenderal Long Yun dan Pedang Taring Buaya menarik pusaran air yang ada di bawah kaki Jenderal Long Yun, ke atas dan membuat sebuah perisai pelindung yang terbuat dari ombak raksasa.
Perisai pelindung itu sangat mirip dengan sebuah tembok yang terbuat dari pusaran ombak yang sering menenggelamkan kapal para nelayan.
Ternyata energi es yang ada di dalam serangan Long Bao, malah membuat tembok air ini menjadi semakin kuat karena berubah tembok air itu menjadi bongkahan es yang sangat padat.
“Ternyata dia bisa membuat perisai pelindung dari energi air. Tapi, untungnya energi petir yang ada di dalam jurus pedang milikku dapat menghancurkan bongkahan es yang sangat tebal sekalipun,” ucap Long Bao menyipitkan matanya saat menatap perisai air yang dibuat Jenderal Long Yun.
“Kau jangan terlalu percaya diri. Sepertinya dia sudah menguasai salah satu jurus andalan milik Dewi Air. Jurus itu mampu untuk menandingi kekuatan dari jurusmu jika kekuatan energi air miliknya lebih kuat dari gabungan energi milik kita berdua.”
Long Bao segera mengayunkan Golok Naga Perkasa sekali lagi ke arah Jurusnya setelah dia mendapat peringatan dari roh senjata Golok Naga Perkasa.
Energi petir yang ada di dalam serangan milik Long Bao menjadi semakin kuat setelah mendapat tambahan energi petir yang baru saja diberikan Long Bao.
__ADS_1
Energi petir yang ada di dalam serangan Jurus Tebasan Naga Petir Pembeku Lautan mulai mengoyak dinding air itu seperti sebuah bor.
Retakan-retakan memanjang mulai muncul di permukaan dinding air yang telah berubah menjadi es, sampai akhirnya dinding air itu hancur berkeping-keping menjadi butiran air hujan.
Di dalam dinding air itu, Jenderal Long Yun sudah siap dengan jurus andalannya.
Energi air dari serangan jurus Tebasan Taring Buaya Penghancur Lautan mengambil bentuk seekor Buaya raksasa yang terbang di atas Pedang Taring Buaya.
“Long Bao! Jangan pernah kau pikir bahwa hanya kau saja yang memiliki jurus dan senjata pusaka milik Dewa. Lihatlah! Aku juga memiliki sebuah jurus andalan yang bisa menandingi kekuatan dari jurus milikmu.”
Jenderal Long Yun segera mengayunkan pedang yang ada di tangannya ke bawah.
Buaya raksasa yang terbuat dari energi air ini langsung melesat ke arah Long Bao dengan kecepatan tinggi dan menabrak serangan gabungan dari energi petir dan es milik Long Bao.
“Boom …”
Sebuah ledakan dahsyat langsung terjadi saat Buaya raksasa yang terbuat dari energi petir itu menelan bulan sabit yang terbuat dari gabungan energi petir dan es.
Ledakan ini langsung mengguncang seluruh bagian Istana Giok Biru. Tidak sedikit bagian dari Istana ini yang runtuh karena di terjang oleh air bah dan di sambar oleh petir yang sangat kuat.
Energi Qi yang ada di dalam tubuh Long Bao dan Jenderal Long Yun sudah sama-sama habis. Bahkan senjata pusaka yang ada di tangan mereka juga tidak memancarkan aura lagi.
“Satu ini kau sudah tidak bisa lagi meminta bantuan pada Golok Naga Perkasa dan roh senjata yang ada di dalamnya. Bersiaplah untuk menerima kematianmu,” seru Jenderal Long Yun mengancam.
“Apa kau pikir aku akan takut dengan ancamanmu. Saat ini keadaan kita seimbang. Kau juga tidak bisa lagi meminta bantuan pada senjata pusakamu itu. Lagipula semua energi air yang kau miliki juga sudah terkuras habis ketika kau menggunakan jurus andalanmu. Lalu apa yang akan kau sombongkan lagi di hadapanku?,” balas Long Bao sinis.
“Sudah habis katamu?!” ucap Jenderal Long Yun menyeringai. “Apakah kau sudah lupa bahwa aku tidak hanya memiliki energi air saja. Tapi aku juga memiliki energi yang lain. Lihatlah dengan matamu baik-baik kekuatan yang aku dapat dari bangsa Iblis yang dari tadi selalu kau hina. Haha …”
__ADS_1
Jenderal Long Yun tertawa terbahak-bahak mengejek Long Bao.
Aura energi kegelapan yang sangat kuat langsung memancar dari tubuh Jenderal Long saat dia merentangkan kedua tangannya.