LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 283 KETAHUAN


__ADS_3

Kaisar Xuan De dan Heilong akhirnya sampai di depan pintu gerbang Sekte Giok Salju setelah berjalan kaki dengan santai selama lima belas menit.


Seorang gadis muda yang melihat kedatangan mereka langsung menghampiri Kaisar Xuan De.


“Maaf Tuan, seorang pria tidak di izinkan masuk ke dalam istana ini kecuali mereka mendapat undangan dari Master Sekte. Jika saya boleh tahu sebenarnya Tuan ada keperluan apa datang ke tempat ini?" tanya gadis itu dengan sopan karena dia melihat umur Kaisar Xuan De jauh lebih tuan darinya.


“Aku ingin menemuiku Cucuku. Cucuku ada di dalam Istana Giok Salju ini,” jawab Kaisar Xuan De ramah.


“Siapa nama cucu anda? Saya akan memanggilkan dia tapi Tuan harus menunggu di sini dan tidak boleh masuk ke dalam,” lanjut gadis itu bertanya.


“Cucuku bernama Xuan Hou,” jawab Kaisar Xuan De.


Gadis itu langsung terlihat bingung karena seingat dia tidak ada murid di sekte ini yang bernama Xuan Hou. Dan marga Xuan adalah marga yang di gunakan oleh anggota Kerajaan Green Tortoise.


“Apakah Cucu anda benar bernama Xuan Hou?” tanya gadis itu untuk memastikan.


“Benar, Cucuku itu memang bernama Xuan Hou dan aku sangat yakin dia berada di dalam karena dia adalah ….”


Sebelum Kaisar Xuan De menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba Xue Xian Hou terbang dari dalam kamarnya yang ada di lantai empat untuk menghampiri mereka dan mendarat di samping gadis itu.


Gadis itu langsung memberi hormat saat melihat Xue Xian Hou. “Salam Master Sekte, kedua orang ini sedang mencari seorang murid yang bernama Xuan Hou. Seingat saya di sini tidak ada murid dengan nama itu dan saya baru saja akan meminta mereka kembali.


Xue Xian Hou langsung tersenyum. “Yue He, tentu saja tidak ada murid yang bernama Xuan Hou di sekte ini karena itu adalah nama asli dari Master Sektemu. Aku'lah Xuan Hou yang sedang mereka cari dan Kakek ini adalah Kakekku Kaisar Xuan De.”


Yue langsung terkejut dan tersenyum malu lali dia segera minta maaf. “Maafkan saya Master Sekte, saya tidak tahu kalau itu adalah nama anda.”


“Tidak apa-apa, itu bukanlah salahmu karena yang tahu nama itu hanyalah beberapa ketua sekte dan anggota Kerajaan Green Tortoise. Sekarang kamu kembalilah menjalankan tigasmu. Biar aku yang mengantar Kakekku masuk untuk melihat-lihat sekte kita,” jawab Xue Xian Hou.


Yue He langsung kembali ke tempatnya yaitu sebuah ruangan kecil yang ada di sebelah pintu gerbang masuk ke dalam. Ruangan itu memang di berfungsi sebagai pos penjagaan. Xue Xian Hou langsung mengajak Kakeknya masuk ke dalam Istana Giok Salju dan mengabaikan Heilong.


“Hei tunggu! masa aku di tinggal di sini sendirian,” panggil Heilong sedikit protes pada Xue Xian Hou.

__ADS_1


Xue Xian Hou menoleh ke arah Heilong. “Kamu tunggu di sana sebentar dan jangan masuk ke dalam. Sebentar lagi aku akan keluar dan mengajakmu pergi ke suatu tempat. Ingat jangan pernah mengganggu murid-murid sekteku.”


Setelah mengatakan itu Xue Xian Hou langsung mengajak Kakeknya masuk ke dalam Sekte dan menujukkan seluruh ruangan yang ada di Istana Giok Salju Ini.


Kaisar Xuan De meminta Xue Xian Hou untuk berhenti sejenak saat mereka berdua sampai di lantai dua karena dia merasa tertarik dengan ruang kultivasi yang ada di tempat ini.


Ruang kultivasi yang ada di tempat ini sangat banyak dan energi alam yang ada di setiap ruangan itu sama-sama kuat tidak ada yang berbeda sedikit'pun antara ruangan yang satu dengan ruangan yang lain.


“Hou'er apakah Kakek boleh mencoba ruang kultivasi itu?” tanya Kaisar Xuan De sambil menunjuk sebuah ruang kultivasi yang kosong di depannya.


“Boleh. Kakek masuk saja ke dalam, aku akan menunggu di sini agar tidak ada murid lain yang mengganggu Kakek saat sedang berkultivasi,” jawab Kaisar Xuan De.


“Kamu tidak usah menunggu Kakek karena biasanya Kakek akan lupa waktu saat sedang berkultivasi. Kakek tahu bahwa kamu ingin pergi menemui Long Bai, kamu pergi saja temui dia dan suruh saja salah satu muridmu untuk berjaga di depan ruangan ini,” ucap Kaisar Xuan De.


“Baik,”


Xue Xian Hou memperhatikan sekelilingnya mungkin saja ada seorang Guru yang sedang berjaga di sekitar sana, dia tidak mungkin membiarkan seorang murid biasa untuk menjaga Kakeknya yang sedang berkultivasi di dalam ruangan itu karena dia tahu murid itu pasti akan kesulitan menjawab jika di tanya oleh seseorang kenapa bisa ada seorang laki-laki di izinkan masuk ke dalam sekte.


Akhirnya Xue Xian Hou melihat Guru Xue Ling sedang berjalan menghampirinya.


“Kebetulan kamu ada di sini. Aku ingin meminta bantuanmu untuk berjaga di depan pintu ruangan ini dan jangan biarkan siapapun masuk ke dalam karena Kakekku sedang berkultivasi di dalam sana,” jawab Xue Xian Hou.


“Kakek?! Apakah dia adalah Yang Mulia Kaisar Xuan De? Bukankah menurut rumor Kaisar Xuan De telah menghilang selama bertahan-tahun tanpa jejak,” ucap Guru Xue Ling terkejut.


“Benar. Kakekku beberapa tahun ini memang menghilang di sekitar Hutan Northland untuk suatu urusan yang sangat penting dan dia baru saja kembali hari ini,” jawab Xue Xian Hou, lalu dia mengeluarkan sebuah batu Giok yang merupakan tanda dari Master Sekte dan memberikan batu giok kepada Guru Xue ling. “Ambil ini karena mungkin akan ada banyak murid atau guru lain yang akan bertanya padamu tentang pria yang ada di dalam. Saat itu terjadi kamu cukup menujukkan batu giok ini pada mereka dan Katakan bahwa yang ada di dalam sana adalah Kakekku, dia berada di sini atas undangan dariku.”


“Baik, Master Sekte. Tapi bagaimana jika Kakek anda sudah selesai berkultivasi sebelum anda kembali?” tanya Xue Ling.


“Kamu bawa saja Kakekku ke ruang perpustakaan yang ada di lantai empat karena Kakekku sangat suka sekali membaca. Dan jangan lupa kamu berikan Kakekku makanan karena Kakekku sama sekali belum makan apa-apa sejak dia datang ke sini,” jawab Xue Xian Hou.


“Baik, akan saya lakukan sesuai dengan perintah Master Sekte,” jawab Guru Xue Ling.

__ADS_1


Xue Xian Hou lalu berjalan untuk meninggalkan lantai dua ini untuk kembali ke pintu gerbang sekte tapi Guru Xue Ling tiba-tiba memanggilnya lagi. “Master Sekte, Tunggu sebentar.”


Xue Xian Hou menghentikan langkahnya dan berbalik. “Ada apa lagi? Apakah masih ada yang belum jelas?”


“Apa yang harus saya jawab jika Kakek anda bertanya kapan anda akan kembali,” jawab Guru Xue Ling.


“Katakan pada Kakekku bahwa aku akan kembali sebelum malam,” jawab Xue Xian Hou. kemudian dia lanjut bertanya. “Apakah masih ada yang ingin kamu tanyakan lagi?”


“Tidak ada, Master Sekte. Semuanya suda sangat jelas, anda bisa meninggalkan tempat ini sekarang dengan tenang karena saya pasti akan menjaga Kakek anda sebaik mungkin,” jawab Guru Xue Ling.


Xue Xian Hou langsung pergi meninggalkan Guru Xue Ling dan Kakeknya setelah tidak ada pertanyaan lagi.


**


Pintu Gerbang Sekte Giok Salju.


Di depan pintu gerbang sekte, rupanya Heilong sedang asyik mengobrol dengan Yue He.


“Hmm ... Jadi namamu adalah Yue He. Sejak kapan kamu menjadi murid di sekte ini?” tanya Heilong.


“Saya baru beberapa bulan menjadi murid sekte ini, tepatnya setelah sekte di bangun kembali beberapa bulan yang lalu akibat serangan dari bangsa iblis,” jawab Yue He.


“Apakah kamu pernah bertemu dengan Pria yang telah mengusir para iblis itu dari tempat ini?” lanjut Heilong bertanya.


“Tidak pernah. Tapi jika ada kesempatan, saya ingin sekali bertemu dengan pria itu karena saya sangat mengagumi keberanian dan kekuatannya. Tapi gosip yang tersebar di dalam sekte mengatakan bahwa Pria itu adalah kekasih dari Master Sekte karena sekarang saya sama sekali tidak memiliki niat untuk menemui pria itu ataupun mencari tahu tentangnya,” jawab Yue He.


“Kamu jangan sedih karena pria itu … ”


Saat akan menyelesaikan kata-katanya tiba-tiba Heilong merasa telinganya sedikit sakit seperti di tarik oleh sesuatu.


“Karena pria itu adalah lelaki hidung belang yang sekarang ada di depanmu.”

__ADS_1


Xue Xian Hou tiba-tiba muncul di belakang Heilong dan menjewer telinganya.


“Sudah aku katakan berapa kali bahwa jangan pernah menggoda murid-murid sekteku.”


__ADS_2