
Li Ziqi langsung menggunakan kekuatan elemen cahayanya melalui Pedang Blue Star Heaven Sword untuk mengeluarkan Jurus Segel Cahaya Bintang saat bilah pedang itu menyentuh luka yang ada di punggung Heilong.
Bilah Pedang Blue Star Heaven Sword langsung memancarkan sinar lima warna yang sangat indah seperti bintang-bintang yang ada di langit dan secara perlahan racun kegelapan eternal yang ada di punggung Heilong mulai di serap masuk ke dalam bilah Pedang Blue Star Heaven Sword sampai membuat warna bilah pedang itu sedikit menghitam.
Selama proses penyembuhan Heilong, Xin Ye terus menatap Pedang Blue Star Heaven Star Heaven Sword dari jauh karena dia masih belum percaya bahwa pedang yang ada di tangan Heilong itu adalah Pedang Blue Star Heaven Sword. Dia benar-benar sangat yakin bahwa pedang itu hilang bersama dengan menghilangnya tubuh Li Xuan saat dibawa Dewi Xi Shi terjun kedalaman Api Abadi Dewa Phoenix yang ada di sekitar Lautan Api Suci Phoenix.
Lautan Api Suci Phoenix adalah tempat tinggal bagi Ras Phoenix sejak pertama kali mereka di ciptakan oleh sang pencipta. Di bagian selatan dari Lautan Api Suci Phoenix terdapat sebuah kawasan yang sangat luas dan memiliki bentuk seperti sebuah danau yang di dalamnya terdapat api yang tidak pernah padam. Api itulah yang di sebut dengan Api Abadi Dewa Phoenix.
Menurut sejarah yang ada di alam Dewa, Matahari di ciptakan oleh Sang Pencipta dengan menggunakan api yang berasal dari Api Abadi Dewa Phoenix ini.
Xin Ye akhirnya mengetahui ada perbedaan yang sangat mencolok pada Pedang Blue Star Heaven Sword setelah mengamati pedang itu dalam waktu yang cukup lama. Perbedaan itu ada pada roh senjata yang ada di dalam Pedang Blue Star Heaven Sword.
Xin Ye lalu mengirimkan transmisi suaranya untuk berkomunikasi dengan roh senjata dari Pedang Blue Star Heaven Sword saat ini yaitu Li Ziqi.
__ADS_1
“Siapa kamu dan di mana keberadaan Li Zen sekarang? Seingatku roh senjata dari pedang ini bukanlah seorang wanita tapi dia adalah seorang pria yang bertubuh gagah dan memiliki sorot mata yang tajam seperti mata Li Xuan,” tanya Xin Ye.
“Jadi rupanya roh senjata dari pedang ini sebelumnya bernama Li Zen. Aku tidak tahu di mana keberadaan Li Zen sekarang. Mungkin saja dia ikut menghilang bersama dengan Tuannya saat berada di dalam Api Abadi Dewa Phoenix karena saat Dewa tertinggi menemukan pedang ini, pedang ini tidak lebih dari pedang pusaka biasa tanpa ada nyawa di dalamnya. Sepertinya kau sangat akrab dengan Dewa Perang Li Xuan sampai kau mengenal roh senjata yang ada di dalam pedangnya,” jawab Li Ziqi.
“Saat pertarungan besar antara Dewa dan Iblis seribu tahun yang lalu, aku pernah bertarung dengan Li Xuan satu kali tapi dia mengampuni nyawaku di saat terakhir dan membiarkan aku pergi melarikan diri,” ucap Xin Ye.
“Kenapa dia membiarkanmu pergi? setahuku Li Xuan adalah seorang Dewa yang sangat benci dengan para iblis. Apakah dia jatuh hati padamu?” lanjut Li Ziqi bertanya.
“Dia memang sangat membenci para iblis jadi mana mungkin dia bisa jatuh hati padaku. Dia mengampuni nyawaku karena dia tidak ingin membunuh seorang wanita. Meskipun dia sangat membenci para iblis tapi dia tetap menjunjung tinggi kebenaran dan sifat kesatria. Setelah Li Xuan mengampuni nyawaku, aku memutuskan untuk mundur dari pertarungan itu dan tugasku untuk mengatur pasukan iblis digantikan oleh dua orang Jendral Iblis terkuat yang ada di Dunia Bawah. Setelah itu meminta izin kepada ayahku untuk turun ke Planet Dreamland yang saat itu keadaannya masih sangat damai. Aku ingin bermeditasi di Planet ini untuk meningkatkan tingkat kultivasiku sambil menyembunyikan jati diriku karena aku sudah merasa bosan dengan peperangan yang tidak ada habisnya,” jawab Xin Ye.
Dalam semua jawaban dan cerita Xin Ye, Li Ziqi bisa menarik kesimpulan bahwa seribu tahun yang lalu Dao Xue Lian telah jatuh hati kepada Li Xuan setelah Li Xuan mengampuni nyawanya. Sejak saat itu sepertinya sifat Dao Xue Lian mulai berubah menjadi lebih baik karena dia memilih untuk turun ke Dunia Manusia dan berkultivasi di sana sambil berusaha untuk menyembunyikan identitasnya.
Ini menandakan bahwa Dao Xue Lian sama sekali tidak ingin menyebabkan keributan di dunia manusia tapi kenapa seribu tahun yang lalu dia malah menyebabkan teror di dunia manusia sehingga membuat para Divine Beast terpaksa turun tangan dengan cara meminjamkan kekuatan mereka kepada kelima Kaisar di Planet ini untuk membunuh Dao Xue Lian.
__ADS_1
“Jika kau turun ke Planet Dreamland hanya untuk berkultivsi lalu kenapa kau menyebarkan teror di Planet ini dan menghilangkan banyak sekali nyawa penduduk yang ada di Planet ini,” tanya Li Ziqi menyelidik.
“Karena manusialah yang menjadi menyebab kematian Li Xuan. Sejak saat itu aku menjadi dendam terhadap semua manusia dan bersumpah akan membunuh semua manusia yang ada di Dunia Tengah ini,” jawab Xin Ye dingin.
“Apa yang menyebabkanmu memiliki penilaian seperti itu? Bukankah kau tahu bahwa saat itu para dewa sedang berperang melawan para iblis, bahkan kamu sendiri juga ikut terlibat dalam peperangan itu jadi bagaimana bisa manusia ikut campur dalam peperangan itu. Lagipula tingkat kultivasi seorang manusia itu jauh berada di bawah tingkat kultivasi para dewa jadi bagaimana mungkin seorang manusia bisa membunuh dewa. Itu adalah hal yang sangat mustahil,” bantah Li Ziqi.
Xin Ye mulai menceritakan tentang alasan kematian Li Xuan yang dia ketahui pada Li Ziqi. “Mungkin kau tidak tahu bahwa sebelum menjadi seorang Dewa, Li Xuan dulunya adalah seorang manusia. Saat itu para iblis telah telah menahan ribuan manusia untuk dijadikan sandra dan meminta Li Xuan untuk menemui mereka. Tanpa pikir panjang Li Xuan datang untuk menemui para iblis dan dengan kekuatannya Li Xuan berhasil membunuh para iblis itu dan menyelamatkan semua manusia itu … ”
“Lalu di mana letak kesalahan manusia? Aku sama sekali tidak melihat ada sedikitpun kesalahan yang dilakukan oleh manusia setelah mendengar ceritamu itu,” potong Li Ziqi.
“Berikan aku kesempatan untuk bercerita, jangan memotong pembicaraanku sebelum aku selesai,” sahut Xin Ye menegur. “Setelah itu para manusia melakukan acara perjamuan minum teh untuk berterima kasih kepada Li Xuan karena telah menyelamatkan nyawa mereka dari ancaman para Iblis. Tapi adalah seorang manusia yang berkhianat, manusia itu memasukkan racun yang di berikan oleh para iblis ke dalam teh yang akan di minum Li Xuan. Setelah meminum teh itu kekuatan Li Xuan tiba-tiba menghilang saat berperang kembali melawan para iblis dan akhirnya dia gugur dalam peperangan itu.”
“Dari mana kau mendengar cerita itu?” tanya Li Ziqi
__ADS_1
Li Ziqi merasa ada sesuatu yang janggal karena semua yang diceritakan oleh Xin Ye tentang kematian Li Xuan sangat berbeda sekali dengan cerita aslinya. sepertinya memang ada orang yang sedang ingin merusak kedamaian yang ada di tiga dunia.
“Aku mendengar cerita itu dari murid ayahku. Murid ayahku itu bernama Dark Etheroz, dulunya dia adalah seorang Dewa jadi dia bisa mengetahui informasi ini,” jawab Xin Ye.