
Long Bao langsung mengembalikan Golok Naga Perkasa pada Kaisar Long Jin setelah dia berhasil membunuh Long Sha.
“Terima kasih ayah, untung saja ayah datang di saat yang tepat. Jika tidak, aku tidak tahu bagaimana caranya melawan senjata pusaka milik Long Sha,” ucap Long Bao setelah mengembalikan Golok pusaka itu ke tangan Kaisar Long Jin.
“Senjata pusaka yang dimiliki Long Sha memang bukan senjata pusaka yang berasal dari Dunia ini. Jadi wajar saja jika kamu tidak bisa melawannya tanpa bantuan Golok Naga Perkasa,” jawab Kaisar Long Jin berusaha mengembalikan rasa percaya milik menantunya.
“Kenapa ayah datang ke Hutan ini dengan membawa banyak sekali prajurit Kerajaan. Apakah sebenarnya ayah sedang bersiap untuk menyerang suatu wilayah?” tanya Long Bao penasaran ketika dia melihat ada ribuan prajurit kerajaan yang berdiri di belakang ayah mertuanya.
Kaisar Long Jin langsung menceritakan rencana pemberontak Jenderal Long Yun dan siasat yang telah dia lakukan untuk memaksa Shen Ai Zhi agar mau bergabung dengan mereka karena kedua orang ini adalah saudara seperguruan Long Bao. Jadi Long Bao harus tau tentang semua ini.
Long Bai langsung mengepalkan tangan kanannya saat mendengar cerita dari Kaisar Long Yun. “Ternyata si Long Yun itu masih menyimpan sakit hati pada Shen Ai Zhi karena dulu dia telah menolak cintanya. Dia bahkan berani memanfaatkan kasih sayang Shen Ai Zhi pada putrinya agar dia mau bergabung ke dalam rencana pemberontakan Kerajaan Blue Dragon.”
“Kau jangan khawatir karena Yuyin saat ini sudah berada di sampingnya. Jenderal Long Yun dan Long Shui tidak akan bisa berbuat macam-macam pada Shen Ai Zhi selama dia terus berada di bawah penjaga Putriku yang sangat cerdik,” ucap Kaisar Long Jin untuk menenangkan amarah Long Bao.
Amarah Long Bao mulai sedikit mereda setelah dia mendengar bahwa istrinya saat ini berada di dekat Shen Ai Zhi untuk melindunginya. Tapi dia menjadi khawatir karena kekuatan yang dimiliki Istrinya tidak akan mampu melawan gabungan kekuatan antara Jenderal Long Yun dan Long Shui. Apalagi jika ternyata Jenderal Long Yun benar-benar bekerja sama dengan bangsa Iblis.
“Aku tahu apa yang kau khawatirkan tapi kau harus bisa menenangkan dirimu karena kau tidak akan menemukan jalan keluar untuk membantu istrimu dan juga Shen Ai Zhi jika pikiranmu sendiri sedang dalam keadaan yang kacau,” ucap Kaisar Long Jun menepuk pundak Long Bao.
__ADS_1
“Ayah benar. Saat ini aku harus bisa tenang agar aku juga bisa menyusun rencana. Aku juga mendengar dari Shen Yu bahwa Long Bai juga sedang menuju ke Istana Naga Giok Biru untuk membantu ibunya menolong Shen Ai Zhi,” balas Long Bao.
“Benar. Sebenarnya rencana untuk menolong Shen Ai Zhi telah di susun dengan rapi oleh cucuku. Dan sekarang adalah hari yang ditentukan olehnya untuk menyerang para pemberontak itu. Karena itu aku senjata membawa pasukan dalam jumlah besar untuk melawan prajurit Kerajaan yang telah menyatakan kesetiaannya pada Jenderal Long Yun,” ucap Kaisar Long Jin.
Long Bai mengerutkan kening lalu lanjut bertanya. “Seberapa banyak jumlah prajurit Kerajaan yang telah dikuasai oleh Jenderal Long Yun?”
“Sekitar sepertiga dari jumlah pasukan yang ada. Tapi ada aneh karena hampir enam puluh persen prajurit yang ikut dengan Jenderal Long Yun adalah prajurit yang baru diangkat oleh kerajaan dan mereka semua belum ada dua tahun mengabdi di Kerajaan Blue Dragon, namun tingkat kultivasi yang mereka miliki cukup tinggi,” jawab Kaisar Long Jin.
“Sepertinya Jenderal Long Yun telah mendapatkan dukungan dari para pendekar hebat yang memiliki tujuan yang sama dengannya. Lalu dia membawa para pendekar itu untuk menjadi bagian prajurit Kerajaan agar mereka mendapatkan fasilitas yang cukup memadai untuk meningkat kekuatan mereka,” balas Long Bao.
“Jika tebakanku benar, para pendekar itu juga para iblis yang sedang menyamar karena mereka sama sekali tidak pernah menginjak kakinya di dalam Istana Kerajaan Blue Dragon. Semua latihan dan pengangkatan mereka semua telah di atur oleh Jenderal Long Yun agar di lakukan di kediamannya yang ada di dekat wilayah perbatasan bagian utara. Tapi kita kesampingkan dulu masalah ini karena ada hal yang harus kita urus terlebih dahulu,” ucap Kaisar Long Jin karena teringat sesuatu.
Kaisar Long Jin menatap Golok Elang Neraka yang masih dalam keadaan membeku dan tergeletak di tanah bekas tempat Long Sha dihancurkan. “Sekarang apa yang harus kita lakukan dengan Golok Elang Neraka itu? Senjata pusaka sekuat itu akan sangat berbahaya jika jatuh ke tangan orang jahat. Kau sudah melihat sendiri kekuatan dari senjata pusaka itu saat berada di tangan Long Sha.”
“Aku juga tidak tahu. Senjata pusaka itu memancarkan hawa iblis yang sangat luar biasa. Aku tidak bisa menyimpan senjata pusaka itu di Mansion Keluarga Long karena penghuni di sana memiliki tingkat kultivasi yang tidak seberapa tinggi, kecuali para pendatang yang berasal dari Pavilliun Saung Bambu. Aku takut mereka tidak bisa menahan godaan hawa iblis ini dan jatuh ke dalam pengaruhnya,” balas Long Bao menggelengkan kepalanya karena dia bisa memikirkan tempat yang cocok untuk menyimpan senjata pusaka ini.
“Kalau begitu aku akan membawa senjata pusaka ini ke tempat Divine Beast Seiryu karena aku juga tidak mungkin menyimpan senjata pusaka ini di dalam Istana Kerajaan Blue Dragon,” ucap Kaisar Long Jin.
__ADS_1
“Itu ide yang sangat bagus ayah. Divine Beast Seiryu pasti memiliki cara untuk meredam hawa iblis yang memancar dari senjata pusaka itu,” jawab Long Bao mendukung keputusan ayah mertuanya.
Kaisar Long Jin berjalan mendekati Golok Elang Neraka itu karena dia harus segera menyimpan senjata pusaka itu ke tempat yang lebih aman sebelum anggota dari bangsa Iblis datang ke tempat ini dan mengambil senjata pusaka itu.
Tapi saat tangan Kaisar Long Jin akan menyentuh gagang dari Golok Elang Neraka, sebuah sinar berwarna hitam yang dikelilingi oleh energi petir berwarna emas tiba-tiba datang menyerang ke arahnya.
Kaisar Long Jin lalu mengulurkan tangan kanannya yang sudah diselimuti dengan aura energi petir yang sangat kuat untuk membuat sebuah perisai yang dapat menahan serangan itu.
“Perisai Naga Biru.”
Sebuah perisai yang terbuat dari energi petir dengan gambar kepala seekor Naga di tengahnya, langsung muncul di depan Kaisar Long Jin untuk menghalangi arah serangan dari sinar berwarna hitam itu.
“Boom … ”
Suara ledakan yang sangat keras langsung terdengar saat cahaya berwarna hitam itu menabrak perisai milik Kaisar Long Jin.
Tubuh Kaisar Long Jin langsung terpental menjauh dari Golok Elang Neraka karena tekanan yang sangat besar dari sinar itu, namun dia tidak mengalami luka sedikit'pun karena perisai energi petir yang dia buat masih tetap utuh.
__ADS_1
Kaisar Long Jin langsung berdiri dan melihat daerah sekitarnya untuk mencari tahu siapa yang telah menembakkan serangan dengan kekuatan sebesar itu. Jika dia tidak berada di Lapis Grand Emperor, sudah pasti tubuhnya sekarang telah hancur berkeping-keping.
“Siapa kau? Tunjukkan dirimu yang sebenarnya,” teriak Kaisar Long Jin yang terus mencari keberadaan orang yang telah menyerangnya.