
... Namun ternyata Patriarch Klan Iblis tidak benar-benar melepaskan perhatiannya dari benua tengah.”
“Apa maksud anda? Apakah Patriarch Klan Iblis itu masih sering datang ke benua tengah untuk melakukan serangan setelah pasukannya di hancurkan oleh Divine Beast Shen Long?” tanya Heilong.
“Tidak. Dia tidak berani menyerang lagi setelah kejadian itu dan meskipun dia datang kebenua tengah untuk kembali menyerang, dia tidak akan mampu menembus benteng Ardent yang telah di perkuat dengan kekuatan para Divine Beast. Tapi dia menaruh beberapa anak buahnya untuk terus memata-matai keadaan di benua tengah terutama segala sesuatu yang terjadi di Kerajaan Sky Empire. Saat aku dan putriku baru saja meninggalkan gerbang Ardent sejauh dua ratus meter, tiba-tiba kami berdua sudah disergap oleh salah satu jendral dari Klan Iblis yang bernama Jiro. Jiro memiliki gerakan yang sangat cepat dan kuat karena dia adalah iblis yang berasal dari ras manusia serigala cakar hitam. Dalam sekejap dia sudah berada di belakang Lin Meylin dan sudah mengarahkan cakarnya yang tajam untuk membunuhnya, untung saja saat itu aku sangat waspada sehingga aku bisa menghalangi arah pukulannya dan berhasil menyelamatkan nyawa putriku. Tapi aku tidak mengira bahwa pukulan itu ternyata begitu kuat sampai bisa menembus kedalam dantianku dan membuat kerusakan yang sangat parah sehingga kultivasiku langsung hilang. Saat itu aku hampir putus asa karena terluka parah, lalu aku membawa Lin Meylin yang masih bayi lari menjauh sampai akhirnya kami menemui jalan buntu dan berhenti di sebuah tebing yang sangat curam. Jiro yang mengejar kami saat itu, langsung memukul tebing itu dengan kekuatan penuhnya saat berhasil mengejar kami dan membuat tebing yang ada di bawah kaki kami hancur. Kami berdua akhirnya jatuh ke dalam jurang, namun untung saja di dasar jurang itu terdapat sebuah danau yang sangat besar sehingga kami tidak mati saat sampai di dasar jurang itu. Jiro mungkin mengira kami berdua sudah mati karena itu dia tidak mengejar kami lagi. Saat itu memang tidak ada lagi Qi yang memancar dari tubuhku karena dantianku sudah rusak parah dan Qi elemen cahaya yang ada di tubuh putriku juga sudah disamarkan oleh kekuatan Divine Beast lambda sehingga dia tidak bisa melacak keberadaan kami,” ucap Lin Chong Wei mengakhiri ceritanya.
Saat Lin Chong Wei menyebut nama Jiro, Heilong langsung teringat pada sosok yang menolong Last di akhir pertempuran yang terjadi di sekte giok salju karena sosok yang menolong Last juga memiliki ciri yang mirip dengan manusia serigala. Tapi ternyata ada hal lain yang lebih menarik perhatian Heilong.
“Apakah di dasar jurang itu adalah tempat kau menemukan sebuah goa yang terdapat buku peninggalan tentang teknologi dari masa lalu ...?” tanya Heilong dengan nada serius karena dia sangat menginginkan jawaban ini.
Lin Chong Wei menganggukkan kepalanya. “Benar. Di dasar jurang itulah aku menemukan sebuah Goa yang sangat besar dan terlihat sangat indah. Bagian dalam Goa itu dipenuhi dengan sinar yang sumbernya berasal dari benda yang mirip dengan bola cahaya yang dibuat oleh Pavilliun Saung Bambu. Sedangkan di atas pintu masuk goa itu ada sebuah papan nama yang tulisanya bisa berjalan dari kanan ke kiri dan tulisan itu juga memancar sinar berwarna merah padahal aku sama sekali tidak merasakan adanya energi api atau cahaya dari papan nama itu.”
__ADS_1
Heilong tentu saja langsung mengerti bahwa papan nama itu adalah Running Text LED atau lebih dikenal dengan sebutan papan nama Led karena benda seperti itu sangat umum untuk dijumpai saat Heilong masih berada di bumi. Hampir semua toko menggunakan benda seperti itu agar saat malam tiba, nama toko mereka masih bisa terlihat dengan jelas.
“Apa nama goa itu? Suatu saat aku juga ingin pergi ke goa itu.” tanya Heilong dengan sedikit berharap agar Lin Chong Wei mau mengatakan semua yang ia tahu tentang goa itu.
“Goa itu bernama Goa Surga Dunia,” jawab Lin Chong Wei.
“Surga dunia ...??!!” ucap Heilong terkejut mengulang nama goa itu yang nampak aneh saat terdengar di telinganya.
Mendengar cerita Lin Chong Wei tentang isi Goa Surga Dunia, Heilong semakin ingin pergi ke goa itu dan langsung melihat dengan matanya sendiri seperti apa bentuk dari benda-benda yang di ceritakan Lin Chong Wei. Imajinasi yang ada di dalam pikirannya menjadi semakin liar, dia ingin membuktikan dengan matanya sendiri apakah semua benda-benda itu sama seperti dengan apa yang ada dipikirannya atau tidak. Tapi dia harus menahan keinginannya itu karena dia harus pergi kebenua Atlantis terlebih dahulu setelah latihannya di dalam dunia gerbang waktu ini selesai.
Heilong menepuk pundak kiri Lin Chong Wei sambil berkata. “Terimakasih atas semua cerita dan informasi yang telah kau berikan. Aku berjanji akan merahasiakan semua yang telah kau ceritakan padaku ini pada orang lain dan aku juga akan ne lakukan apa yang telah aku janjikan padamu.”
__ADS_1
“Terimakasih kasih tuan,” jawab Lin Chong Wei.
“Sekarang kita harus lanjut latihan. Masih ada sisa waktu enam tahun di dunia gerbang waktu ini. Kita harus berusaha dengan keras agar kultivasi kita bertiga sudah mencapai lapis King Emperor saat kita akan meninggalkan dunia gerbang waktu ini.” ucap Heilong sambil menatap Lin Chong Wei dan Lin Meylin.
Lin Chong Wei dan Lin Meylin langsung setuju dengan ucapan Heilong.
“Kita memang harus meningkatkan tingkat kultivasi kita karena keadaan di dunia luar sangat berbahaya jika kita hanya memiliki kultivasi lapisan Emperor.” ucap Lin Chong Wei.
Li Ziqi langsung menggambar sebuah simbol sihir yang sangat besar di atas tanah. Simbol itu berbentuk segitiga sama sisi dengan tiga buah lingkaran disetiap sudutnya dan sebuah lingkaran yang sangat besar berada tepat di tengah-tengah segitiga itu.
“Masuklah kalian bertiga kedalam lingkaran-lingkaran itu,” perintah Li Ziqi pada Heilong.
__ADS_1