LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 145 LEDAKAN BESAR DI MARKAS KLAN IBLIS


__ADS_3

Setelah pertemuan itu selesai, Xue Xian Hou dan para anggota sekte giok salju kembali ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat ataupun berkultivasi sebentar karena saat ini lantai dua masih dipakai untuk makan para prajurit kekaisaran.


Xue Xian Hou memberi perintah pada semua anggota sektenya agar mereka semua makan setelah para prajurit itu menyelesaikan makannya karena para prajurit itu semuanya adalah laki-laki.


“Tok ... Tok ... ”


Pada saat Xue Xian Hou sedang bersantai di kamarnya sambil tiduran, tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar Xue Xian Hou.


“Siapa ... ? ” tanya Xue Xian Hou.


“Ini aku. Aku datang ke sini karena aku ingin berpamitan,” jawab Heilong dari balik pintu.


Xue Xian Hou mengenali bahwa itu adalah suara Heilong. Dia segera membukakan pintu kamarnya karena mendengar bahwa Heilong datang kemari untuk berpamitan.


Mereka berdua mengobrol di depan kamar Xue Xian Hou.


“Apa kamu serius ingin pergi sekarang? Bukankah ini masih terlalu cepat, tunggulah beberapa hari lagi. Ada banyak hal yang ingin aku bicarakan denganmu,” ucap Xue Xian Hou.


“Aku sudah dua minggu di sini dan semua masalah di sekte ini juga sudah selesai. Sekarang sektemu sudah terlahir kembali dan semua anggota sektemu juga sudah kembali kesini. Jika aku masih ada di sini aku takut malah akan memecah konsentrasimu dalam mengatur sekte ini dan aku juga harus segera pergi untuk menemui Divine Beast Genbu. Apa kau lupa bahwa saat ini aku menyimpan tubuh Emperor White Bear di dalam gelang galaxy. Aku takut tubuh itu akan rusak jika terlalu lama aku simpan dan tidak dapat dipulihkan,” jawab Heilong sambil menunjukkan gelang galaxynya.


“Baiklah. Kalau begitu aku akan mengantarmu sampai pintu gerbang,” ucap Xue Xian Hou sambil menutup pintu kamarnya.


Xue Xian Hou mengantar Heilong ke depan pintu gerbang sendirian.


Setelah sampai di depan pintu gerbang Heilong segera mengeluarkan Gremlin.


“Hou'er aku pergi dulu. Aku akan kembali ke sini secepatnya. Jika klan iblis kembali ke sini segera hubungi aku lewat gelang teratai hijau,” ucap Heilong.


Seminggu yang lalu saat Heilong menggunjungi pavilliun saung bambu untuk memesan bola cahaya, Heilong menunjukkan gelang teratai hitam yang selama ini dipakai oleh Minmei untuk menghubungi klan iblis sewaktu dia menjadi mata-mata kepada Yang Shuo.


Gelang itu terjatuh saat Minmei bertarung dengan Emperor White Bear.


Dengan menggunakan bahan yang dipakai untuk membuat Medali Bambu Hijau, Yang Shuo berhasil membuat benda yang hampir mirip dengan gelang teratai hitam dan menamainya Gelang Teratai Hijau karena gelang itu berwarna hijau.


Heilong memesan beberapa buah gelang itu dan salah satunya dia berikan pada Xue Xian Hou.

__ADS_1


“Hati-hati dan sampaikan salamku pada Divine Beast Genbu,” jawab Xue Xian Hou.


Heilong mencium kening Xue Xian Hou lalu setelah itu dia naik kepunggung Gremlin sambil berpamitan.


“Aku pergi dulu. ”


Heilong dan Gremlin pergi ke arah barat. Di mana Makam Es Seribu Pedang berada.


Sementara Xue Xian Hou hanya menatap Heilong pergi sampai bayangan hilang dari matanya.


Tiba-tiba Kaisar Xuan Wu muncul dari belakang dan berkata. “Jangan khawatir dia pasti akan segera kembali ke sini untuk melamarmu. Seorang laki-laki sejati tidak akan memberi harapan palsu pada wanita yang dicintainya.”


Xue Xian Hou segera berbalik untuk melihat siapa yang berbicara. “Kakak, sejak kapan kakak berada disini. Apa kakak sekarang memiliki hobi baru yaitu memata-matai adiknya saat bersama kekasihnya.”


“Sebenarnya aku juga akan berpamitan. Hari ini aku akan kembali ke kota kekaisaran karena masih banyak urusan yang harus aku selesaikan. Aku telah memerintahkan prajuritku untuk membuat sebuah benteng di dekat sini dan aku akan menempatkan lima ratus prajuritku untuk menjaga benteng itu. Aku tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi. Untung saja waktu ada pendekar Shi Tian dan Long Bai yang membantu jendral Lian Zhou melawan para iblis itu,” ucap Kaisar Xuan Wu sambil melihat reruntuhan Snow Moon Palace.


Dua minggu yang lalu, Jendral Lian Zhou sebenarnya telah memerintahkan anak buahnya untuk membersihkan sisa-sisa bangunan Snow Moon Palace yang hancur.


Tapi, Xue Xian Hou meminta agar tetap membiarkan pintu gerbang Snow moon Palace tetap berdiri meskipun banyak sekali retakan di pintu gerbang itu.


“Hanya terima kasih saja?! sepertinya6 adikku ini telah lupa untuk mengatakan hati-hati pada kakaknya karena dia sekarang sudah menemukan kekasihnya. Padahal aku kan datang kesini juga untuk berpamitan juga,” ucap Kaisar Xuan Wu menggoda adiknya.


“Hehe … Iya aku lupa kalau kakak tadi datang ke sini untuk berpamitan. ” jawab Xue Xian Hou tertawa kecil.


**


Klan Iblis.


Minmei, Last dan Jiro akhirnya kembali ke klan iblis. Dua minggu ini mereka berdua berada di tempat Jiro untuk menyembuhkan semua luka-lukanya sebelum kembali ke Klan iblis.


Jiro adalah sesosok pria bertubuh kekar yang datang untuk menyelematkan Last saat bertarung melawan serangan gabungan dari Heilong dan Xue Xian Hou.


Identitas Jiro yang sebenarnya adalah salah satu dari enam Jenderal Iblis Kerajaan klan iblis sekaligus raja dari manusia serigala.


Meskipun sering bertengkar saat bertemu, sebenarnya Jiro dan Last adalah sahabat karib.

__ADS_1


Waktu itu saat Minmei diperintahkan oleh Nash untuk kabur sebenarnya dia tidak kembali ke Klan iblis. Tapi, dia membelokkan portal dimensinya ke markas manusia serigala.


Minmei sangat yakin bahwa Nash akan dalam bahaya karena saat dia meninggalkan sekte snow moon dia merasakan tiga buah aura dengan kekuatan yang sangat besar sedang bergerak menuju ke tempat Nash.


Last dan Jiro segera datang ke tempat Nash saat mendengar cerita dari Minmei.


Last sangat geram dan langsung maju ke medan perang ketika melihat Nash berhasil di bunuh oleh Heilong karena Nash sebenarnya adalah keponakannya.


Tapi ternyata kekuatannya tidak dapat menandingi gabungan kekuatan dari Xue Xian Hou dan Heilong sehingga dia kalah dan kehilangan satu lengannya. Untung saja Jiro segera turun ke medan perang dan membawa Last kabur ke markas manusia serigala.


Mereka bertiga segera pergi ke ruangan patriarch saat sampai di markas Klan iblis.


“Salam hormat pada Patriarch,” ucap mereka bertiga saat menghadap patriarch klan iblis.


“Bangunlah. Minmei apakah kau mendapatkan benda yang aku perintahkan?” tanya patriarch klan iblis menatap Minmei tajam.


“Saya mendapatkan benda itu Patriarch,” jawab Minmei


Minmei lalu mengeluarkan batu pelangi matahari dari cincin penyimpanannya dan memberikannya pada Patriarch Klan Iblis.


Patriarch Klan iblis segera menerima batu itu dan memeriksanya tapi ada yang aneh.


Saat dia menyerap sedikit energi dari batu itu, batu itu segera berubah warna menjadi merah.


Dia segera melemparkan batu itu jauh keluar dari ruangannya saat merasakan bahaya dari batu itu.


“Boom ... Boom ... Boom ... ”


Ledakan dahsyat terjadi di tempat dimana batu itu mendarat dan menghancurkan hampir seperdelapan wilayah klan iblis.


Patriarch klan iblis menjadi sangat marah. Dia berjalan ke tempat Minmei dan mencekik lehernya sambil berteriak.


“Kau sangat bodoh!! Kenapa kau tidak memastikan dulu batu itu asli atau palsu. Kau lihat kerusakan yang di sebabkan oleh batu palsu itu. Aku akan memenjarakanmu di penjara matahari selama satu tahun sebagai hukuman. ”


******

__ADS_1


Yang penasaran dengan batu itu bisa baca di chapter 64.


__ADS_2