
Divine Beast Seiryu langsung bergerak untuk menyerang Raja Iblis Dao Gi karena menjadi sangat geram dengan ucapan dari Raja Iblis Dao Gi yang mengatakan bahwa dia tidak takut dengan Sang Pencipta.
“Duar … Duar …”
Suara petir semakin bergemuruh dengan sangat dahsyat di langit saat serangan yang dilakukan Divine Beast Seiryu membentur telapak tangan Raja Iblis Dao Gi.
“Kau bilang kau sama sekali tidak takut dengan Sang Pencipta. Sombong sekali kau! Aku akan membuatmu segera bertemu dengan Sang Pencipta agar dia memberikan hukuman atas sifat arogansimu itu.”
“Coba saja jika kau mampu. Kekuatanmu masih berada di bawahku. Kau tidak akan bisa mengalahkanku. Apa kau tidak lihat bahwa aku bisa menangkis semua seranganmu hanya dengan menggunakan satu tangan saja.”
Divine Beast Seiryu terus melakukan serangan mengingat Dao Gi agar tidak terlalu sombong hingga dia merasa bahwa dirinya lebih hebat dari Sang Pencipta. Tapi, sifat sombong itu sepertinya sudah mendarah daging dalam tubuhnya. Dia sama sekali tidak mau mendengarkan peringatan dari Divine Beast Seiryu dan malah menjadi semakin sombong. Seakan peringatan dari Divine Beast Seiryu adalah sebuah pujian bagi dirinya.
“Bang …”
Divine Beast Seiryu yang sangat kesal, langsung menendang wajah Iblis Dao Gi dengan sangat kuat begitu dia mendapat sebuah kesempatan.
Hembusan angin yang sangat kuat langsung muncul dan menyebabkan badai yang sangat besar di Planet yang ada di sekitar tempat pertarungan mereka berdua, saat tendangan Divine Beast Seiryu menghantam dengan telak wajah Raja Iblis Dao Gi.
Tubuh Raja Iblis Dao Gi langsung terpental sangat jauh di luar angkasa yang sangat luar ini dan menabrak beberapa buah batu meteor sampai baru meteor itu hancur berkeping-keping.
“Hehe … Sepertinya tadi ada yang bilang bahwa kekuatanku berada di bawahnya dan sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa mengalahkannya. Tapi, sepertinya itu hanya omong kosong saja karena dia langsung terpental saat mencium kakiku,” ejek Divine Beast Seiryu saat melihat wajah Raja Iblis Dao Gi menjadi sangat marah.
“Kurang ajar kau Seiryu! Aku bersumpah akan membunumu dan meratakan Planet yang kau lindungi itu,” ancam Raja iblis Dao Gi.
“Sumpah?! Sejak kapan bangsa Iblis mengenal kata-kata sumpah. Kalian bangsa Iblis selalu mengingkari sumpah dan janji yang telah kalian buat sendiri. Karena itu Sang Pencipta telah menandai dahi para iblis dengan tulisan Munafik. Itu adalah sebagai tanda agar para manusia dan semua yang ada di alam semesta ini tidak pernah percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut para Iblis,” balas Divine Beast Seiryu.
__ADS_1
Raja Iblis Dao Gi langsung terbang melesat ke arah Divine Beast Seiryu dengan aura energi kegelapan yang meledak-ledak tak terkendali karena amarahnya yang meluap-luap setelah mendengar ejekan dari Divine Beast Seiryu.
Dia langsung menghantam tinju tangan kanannya yang sudah di selimut api berwarna hitam pekat seperti sebuah gerhana matahari ke arah Divine Beast Seiryu.
“Tinju Api Iblis Melahap Matahari.”
Divine Beast Seiryu yang merasakan tekanan energi yang sangat kuat memancar dari tinju Raja Iblis Dao Gi, langsung mengarahkan sepasang sayapnya ke depan untuk melindungi tubuhnya dari serangan ini.
“Perisai Gerbang Petir.”
Energi Petir yang sangat dahsyat langsung menyelimuti kedua sayap Divine Beast Seiryu dan membuat sebuah medan pelindung berbentuk pintu gerbang yang terbuat dari energi petir.
“Boom …”
Guncangan ini membuat posisi Planet yang ada di sekitar mereka menjadi bergeser. Bahkan tidak sedikit dari Planet-Planet itu uang akhirnya saling berantakan karena planet ini terlalu jauh bergeser dari posisinya semula sehingga memasuki orbit dari Planet lain.
“Boom … Boom …”
Ledakan yang sangat dahsyat terdengar saling bersahut-sahutan dan mengguncang seluruh alam semesta.
Namun untungnya, mereka berdua bertarung di tengah-tengah galaxy yang dipenuhi dengan planet mati. Sehingga sama sekali tidak ada makhluk hidup yang bisa.
Tapi, suara dari ledakan ini bisa di dengar oleh semua makhluk hidup yang ada di seluruh alam semesta dan memuat mereka menjadi semakin ketakutan.
Pertarungan antara Heilong melawan Ignis, dan Long Bao yang melawan Jenderal Long Yun langsung terhenti karena mereka berempat terkejut saat mendengar suara gemuruh yang sangat menakut di langit.
__ADS_1
Suara gemuruh itu membuat para Divine Beast yang ada di Planet Dreamland menggunakan kekuatan mereka untuk mempertebal lapisan atmosfer Planet ini agar setiap batu meteor yang jatuh ke sana langsung hancur sebelum memasuki planet ini.
“Jika Divine Beast Shen Long dan Dewa Tertinggi tidak segera muncul dan menghentikan pertarungan mereka berdua, maka semua Planet yang ada di Dunia Tengah bisa hancur dan membuat kemarahan Sang Pencipta,” ucap Li Ziqi di dalam Dunia Jiwa Heilong.
“Yang kakak katakan memang benar. Tekanan kekuatan yang dihasilkan oleh pertarungan antara Dewa dan Iblis dari Dunia Bawah, tidak akan sanggup ditahan oleh atmosfer Planet-Planet yang ada di Dunia Tengah,” balas Dao Xue Lian.
“Sepertinya ayah sudah pergi menuju ke Dunia Tengah. Aku bisa merasakan auranya sedang mendekat,” ucap Li Ziqi yang memusatkan konsentrasinya untuk menghubungi ayahnya. Tapi dia mengurungkan niatnya setelah merasa aura dari ayahnya sedang mendekati wilayah perbatasan antara Dunia Atas dan Dunia Tengah.
“Baguslah kalau begitu. Kita tidak perlu khawatir lagi karena sebentar lagi pertarungan ini akan segera berakhir,” jawab Dao Xue Lian.
**
Divine Beast Seiryu dan Raja Iblis Dao Gi saling berhadapan satu sama lain. Mereka berdua saling membenturkan kekuatan masing-masing sambil menatap dengan tatapan yang sangat tajam.
“Dao Gi lebih baik kita hentikan pertarungan kita sekarang karena seluruh Planet yang ada di Dunia Tengah ini bisa hancur jika pertarungan ini terus berlanjut.”
Divine Beast Seiryu menyadari bahwa semua Planet Mati yang ada di sekitar tempat mereka bertarung sudah hancur berkeping-keping dan berubah menjadi debu luar angkasa.
Banyak sekali lubang hitam bermunculan di sekitar tempat mereka bertarung. Lubang-lubang hitam itu seperti sebuah vacum cleaner yang menghisap semua sampah-sampah luar angkasa.
“Menghentikan pertarungan katamu! Pertarungan ini tidak akan pernah berhenti sebelum ada salah satu dari kita yang mati. Aku juga akan lebih senang jika semua Planet yang ada di alam semesta Dunia Tengah ini hancur,” seru Raja Iblis Dao Gi menolak.
Sebuah cahaya yang sangat terang langsung turun dari langit saat Raja Iblis Dao Gi menyatakan penolakannya.
“Jangan keras kepala. Jika semua kehidupan yang ada di alam semesta Dunia Tengah ini sampai hancur, maka kau akan menerima hukuman yang sangat berat,” ucap sosok di balik cahaya itu.
__ADS_1