
“Clang … Clang …”
Suara benturan kedua pedang pusaka berkali-kali terdengar saat Pedang Tarian Petir beradu dengan Pedang Taring Buaya.
Namun, kecepatan yang dimiliki Long Bai lebih unggul sehingga serangan Jenderal Long Yun tidak ada yang sanggup menyentuh tubuh Long Bai.
“Kau seperti nyamuk saja. Selesai menyerang langsung kabur menghilang. Apakah kau tidak punya cara yang lebih licik lagi untuk menyerangku,” seru Jenderal Long Yun kesal.
“Kau harus hati-hati karena nyamuk ini akan membunuhmu, meskipun kau memiliki tubuh sekeras baja. Tapi otaknya seperti keledai, jika kau mampu cobalah temukan aku dan serang aku,” seru Long Bai mengejek agar perhatian Jenderal Long Yun tetap fokus padanya sehingga dia lupa pada Heilong.
Jenderal Long Yun mengangkat Pedang Taring Buaya ke atas dan memutar-mutar pedangnya menghadap ke langit.
“Pusaran Ombak Ekor Buaya.”
“Whorst …”
Pusaran Air yang sangat kuat langsung muncul di sekitar Jenderal Long Yun dan menghasilkan ombak yang sangat besar.
Ombak-ombak itu langsung menerjang Long Bai tanpa ampun dan menghempaskan tubuhnya sampai membentur pilar Istana Giok Biru.
Long Bai tidak sempat menggunakan Jurus Sambaran Dewa Petir miliknya untuk menghindar karena ombak ini tiba-tiba dan mengepung tubuhnya dari segala arah lalu menyerangnya dengan kecepatan tinggi.
“Bang …”
Pilar Istana itu akhirnya roboh, bersama dengan tubuh Long Bai yang terjatuh ke tanah. Dia segera berdiri kembali dengan bertumpu pada pedangnya.
Jenderal Long Yun langsung berlari ke tempat Long Bai sebelum dia berdiri dengan sempurna. Dan langsung menebaskan pedangnya ke arah bawah dengan tekanan yang sangat kuat.
“Clang …”
Long Bai yang menyadari serangan Jenderal Long Yun, langsung memegang Pedang Tarian Petir dengan kedua tangannya dan mengarahkan pedang itu ke atas untuk menahan serangan Jenderal Long Yun.
__ADS_1
“Brak … ”
Lantai Istana Giok Biru yang tadinya sudah retak, tidak mampu lagi menahan tekanan dari benturan kekuatan antara Jenderal Long Yun dan Long Bai.
Lantai itu akhirnya hancur dan membuat tubuh Long Bai tenggelam ke dalam tanah sampai lutut.
“Sudah waktunya aku mengubur nyamuk sepertimu. Karena kau seperti pagar kawat berduri yang menghalangi jalanku untuk membalas dendam dan menjadi seorang Kaisar,” ucap Jenderal Long Yun dingin menatap tajam ke arah Long Bai, dengan hawa membunuh yang sangat kuat memancar dari tahunnya.
“Kau hanya akan bermimpi jika kau ingin menjadi seorang Kaisar. Aku tidak akan membiarkan orang yang mengkhianati Kerajaan tempat di mana di dibesarkan dan rela menjual tanah kelahirannya hanya untuk memenuhi hasrat balas dendam miliknya, menjadi seorang,” balas Heilong dengan nada sedingin es.
“Kau tidak berada di posisi yang bagus untuk mengancamku, Pangeran. Apa kau lupa bahwa saat ini kau berada di bawah pedangku. Pedang pusaka milikku ini. Bisa membelah tubuhmu kapan saja jika aku mau,” seru Jenderal Long Yun.
“Benarkah begitu!”
Aura energi petir yang sangat dahsyat tiba-tiba memancar dari tubuh Long Bai. Aura ini sepuluh kali lebih besar dari aura energi petir yang biasa keluar dari tubuh Long Bai.
Long Bai langsung menghentakkan Pedang Tarian Petir ke atas dengan sekuat tenaganya.
Aura energi petir yang sangat kuat ini langsung menghempaskan tubuh Jenderal Long Yun menjauh dari tubuh Long Bai.
“Teknik macam apa itu? Aku sangat yakin bahwa Kaisar Long Jin tidak memiliki teknik seperti itu. Dari mana kau mendapatkan teknik itu,” seru Jenderal Long Yun melihat Long Bai yang seluruh tubuhnya di selimuti oleh energi petir yang sangat kuat. Bahkan tubuh Long Bai seperti tenggelam dalam lautan energi petir.
“Ini bukanlah jurus yang di ajarkan Kakekku. Tapi ini adalah jurus aku dapatkan setelah aku melakukan pengembaraan di dunia luar. Kau tidak akan pernah menjumpai jurus seperti sebelumnya karena akulah yang membuat jurus ini. Dan jurus ini khusus aku buat untuk membunuh orang jahat sepertimu,” seru Long Bai.
Jurus ini adalah gabungan antara energi petir dan teknik Psikokinesis yang dia pelajari dari kitab ilmu pikiran yang diberikan oleh Li Ziqi. Dengan teknik ini, dia membayangkan bahwa energi petir miliknya berubah menjadi sebuah baju perang yang melindungi seluruh tubuhnya.
“Membunuhku?! Haha …” Jenderal Long Yun tertawa terbahak-bahak. Dia lalu menunjuk Long Bai dengan pedangnya. “Kau pikir energi petir yang kau miliki itu sandra kuat! Lihatlah, tidak ada luka sedikit'pun di tubuhku padahal kau sudah menyerangku dari jarak sedekat itu. Akan aku tunjukkan padamu siapa yang lebih kuat di antara kita.”
Jenderal Long Yun lalu mendekatkan Pedang Taring Buaya ke mulutnya dan menelan pedang pusaka itu.
“Teknik Penggabungan Jiwa.”
__ADS_1
Long Bai mengernyitkan keningnya saat melihat Jenderal Long Yun melakukan hal itu.
Aura energi petir yang memancar dari tubuh Jenderal Long Yun menjadi semakin kuat hingga berkali-kali lipat. Bahkan Long Bai tidak bisa mengukur tingkat kultivasi yang dimiliki oleh Jenderal Long Yun saat ini.
Tubuh Jenderal Long Yun mulai membesar dan menjadi semakin mirip dengan seekor buaya saat sisik buaya mulai muncul di sekujur tubuhnya. Mulutnya mulai memanjang dan muncul ekor bergerigi tajam seperti sebuah gergaji.
“Kesempatanmu untuk membunuhku sudah benar-benar hilang saat ini. Sekarang tubuhku sudah benar-benar menyatu dengan Pedang Taring Buaya,” seru Jenderal Long Yun dengan hawa membunuh yang sangat kuat.
Jenderal Long Yun sudah berubah menjadi seekor Beast setelah tubuhnya benar-benar menyatu dengan Pedang Taring Buaya yang memiliki roh senjata berbentuk Beast Buaya Putih.
“Kau hanya bertambah jelek saja Jenderal. Bentuk wajahmu itu tidak akan bisa membuatku takut karena di mataku, kau tidak lebih dari seorang badut yang sedang memakai kostum seekor buaya,” ejek Long Bai.
Amarah Jenderal Long Yun semakin memuncak setelah mengetahui bahwa Long Bai tidak takut sedikit'pun saat melihatnya. Padahal saat ini dia sedang berada di puncak kekuatannya.
Jenderal Long Yun langsung mengibaskan ekornya secara tiba-tiba ke arah Long Bai.
“Bang …!”
Tubuh Long Bai kembali terpental dan menabrak pilar Istana.
“Bagaimana rasa, Pangeran? Aku mendengar bunyi suara tulang retak yang sangat nyaring,” ucap Jenderal Long Yun.
Heilong berdiri sambil memegangi tangan kirinya. Tangan kirinya, untuk sementara tidak bisa digunakan karena serangan ekor Jenderal Long Yun telah mengenai tangan kiri Heilong dengan sangat keras hingga membuat lengan itu mengalami luka yang cukup parah.
“Aku masih memiliki tangan kananku untuk menyerangmu. Lagipula sebenarnya, aku sama sekali tidak membutuhkan tangan untuk menggerakkan pedangku.”
Long Bai menggunakan teknik Telekinesis miliknya untuk menggerakkan Pedang Tarian Petir sesuka hatinya tanpa menyentuh pedang itu.
*****
Psikokinesis dan Telekinesis memang hal yang berbeda, bukan salah ketik ya. Long Bai memang memiliki kedua kemampuan itu setelah mempelajari ketiga kitab pemberian Li Ziqi.
__ADS_1