
Heilong segera melompat turun dari gunung batu itu dan berdiri tepat di depan Naga Api Sayap Emas yang sedang tertidur pulas. Fenomena aneh hujan petir yang baru saja terjadi, rupanya sama sekali tidak membuat Naga itu terbangun dari tidurnya meskipun suara dari petir-petir itu dengar sangat keras.
“Sepertinya tidurmu sangat nyenyak sekali sampai seperti orang mati saja, tapi sudah waktu kau bangun sekarang.”
Heilong langsung menggunakan jurus Tapak Es Membelah Laut untuk membangunkan Naga Api Sayap Emas karena dia tahu bahwa seekor Naga yang memiliki kekuatan elemen api akan sangat sensitif dengan hawa dingin.
Heilong mengarahkan tangan kanannya yang sudah di penuhi dengan energi es untuk menyerang kepala dari Naga Api Sayap Emas.
“Boom …. ”
Kekuatan pukulan es ini sangat kuat sehingga menyebabkan suara benturan yang sangat keras sehingga membuat tubuh Naga itu bergetar dan mundur beberapa langkah dari tempatnya semula.
“Roar …. ”
Naga Api Sayap Emas itu langsung membuka matanya dan meraung dengan sangat keras karena merasa seperti ada sesuatu yang menggigit kepalanya sehingga membuatnya terbangun dari tidurnya. Rupanya pukulan Heilong ini hanya seperti gigitan seekor semut saja bagi Naga Api Sayap Emas karena kulit Naga ini memang di selimut dengan aura energi api yang sangat kuat sehingga membuat kekuatan dari tinju es Heilong sedikit melemah saat akan menghantam kepalanya.
Naga Api Sayap Emas memandang Heilong dengan dingin seperti seekor binatang buas yang ingin memangsa buruannya. Naga ini belum bisa berbicara karena itu dia hanya menatap musuhnya dengan tatapan dingin disertai dengan suara raungan yang sangat mengerikan untuk menunjukkan amarahnya.
Xue Xian Hou langsung terbang mendekat ke tempat Heilong setelah dia merasa aura membunuh memancar dari tubuh Naga Api Sayap Emas.
“Sepertinya Naga Api Sayap Emas ini sangat marah sekarang. Bagaimana jika kita menggabungkan kekuatan kita untuk mengalahkan Naga Api Sayap Emas ini?” tawar Xue Xian Hou.
__ADS_1
“Biarkan aku sendiri yang mengalahkan Naga Api Sayap Emas ini. Jika kau ikut campur maka Naga Api Sayap Emas ini bisa saja mati. Aku tidak ingin melihat Naga Api Sayap Emas ini mati karena aku ingin menjadikan Naga ini sebagai roh senjata dari pedang pusaka yang baru aku dapatkan,” jawab Heilong.
“Baiklah jika itu keinginanmu, tapi aku akan tetap berada di dekatmu. Jika kamu dalam bahaya dan nyawamu terancam maka aku akan langsung menolongmu tanpa memberi isyarat terlebih dahulu,” balas Xue Xian Hou.
“Aku setuju. Bisakah aku minta bantuan lain?” tanya Heilong.
“Katakan saja, apa yang harus aku lakukan,” jawab Xue Xian Hou.
“Apakah kau memperbaiki bagian yang retak dari Formasi pelindung Dunia Es ini. Aku tidak ingin Naga itu melarikan diri melalui lubang yang ada di atas saat dia bertarung denganku,” jawab Heilong sambil menunjuk ke lubang yang ada di atas.
“Sebenarnya aku sama sekali tidak mengetahui cara kerja dari formasi ini karena teknik ini hanya dipelajari oleh seorang Kaisar saja. Tapi mungkin aku bisa menggunakan jurus Hati Es Membekukan Bulan milikku untuk menutup lubang itu,” ucap Xue Xian Hou.
Xue Xian Hou langsung terbang mendekati lubang yang ada di bagian atas Formasi Pelindung Dunia Es sesuai dengan permintaan Heilong. Dia langsung mengeluarkan energi es dalam jumlah besar dan memusatkan energi itu ke kedua tangannya lalu dia segera menggunakan jurus Hati Es Membekukan Bulan.
Retakan-retakan yang ada di formasi pelindung itu secara perlahan mulai di tutup oleh butiran-butiran es tebal yang terbentuk dari energi es yang memancar dari jurus Hati Es Membekukan Bulan dan akhirnya lubang yang ada di formasi pelindung itu bisa tertutup sempurna.
Heilong langsung berlari dengan sangat cepat menggunakan jurus Super Sonic Dance miliknya sambil membawa Pedang Bintang Api di tangan kanannya. Dalam sekejap dia sudah berada di belakang tubuh Naga Api Sayap Emas dan langsung memegang ekornya dengan menggunakan tangan kirinya.
Karena Naga ini masih bayi maka ukurannya tidak lebih dari lima meter saja. Bukan masalah bagi Heilong untuk mengangkat tubuh Naga ini karena sekarang tingkat kultivasinya sudah mencapai lapis King Emperor. Saat ini kekuatan fisik Heilong bahkan mampu untuk mengangkat tubuh seekor Naga yang panjangnya sepuluh meter.
Heilong langsung memegang ekor Naga itu dengan erat lalu melemparkan tubuh Naga itu ke samping sampai menabrak gunung batu yang ada di sampingan.
__ADS_1
Naga Api Sayap Emas tidak bisa membalas balas menyerang Heilong kerena saat ini Heilong tepat berada di belakang tubuhnya dan sedang memegangi ekornya jika dia berusaha menyerang Heilong dengan semburan api maka ekor dan punggungnya sendiri juga akan ikut terkena semburan api.
Naga itu sedikit kebingungan untuk mencari cara bagaimana agar ekornya bisa lepas dari cengkraman tangan kiri Heilong karena Heilong terus melemparnya ke sana kemari seperti sebuah mainan. Akhirnya Naga itu berhasil menemukan sebuah ide setelah melihat sebuah pohon yang tersangkut di celah bebatuan yang ada di gunung batu itu.
Pohon itu tidak terhempas meskipun beberapa kali di terjang hembusan angin yang muncul saat tubuh Naga itu membentur gunung batu. Meskipun Naga ini masih bayi tapi dia sangat cerdas.
Naga itu kemudian menggunakan kedua tangannya untuk mencengkram gunung batu itu sekuat tenaga. Lalu dia menggerakkan ekornya dengan sangat kuat supaya membentur gunung batu.
Heilong yang tadinya sangat santai karena merasa dirinya telah menang melawan Naga Api Sayap Emas, ternyata tidak siap mendapat serangan balik dari Naga Api Sayap Emas yang sangat mendadak.
Tubuh Heilong langsung terangkat mengikuti gerakan ekor Naga Api Sayap Emas dan akhirnya membentur gunung batu yang ada di sampainya sampai permukaan gunung batu itu menjadi retak.
Heilong akhirnya melepaskan cengkraman tangan kirinya yang sejak tadi terus mencengkram ekor Naga itu dengan kuat setelah tubuhnya membentur gunung batu yang ada di dekatnya dengan sangat keras.
“Roar ….”
Naga Api Sayap Emas yang sudah terbebas dari cengkraman tangan kiri Heilong menjadi semakin marah sampai kedua matanya berubah warna menjadi merah seperti warna nyala api. Naga itu langsung menyemburkan apinya dengan kuat ke arah Heilong.
“Whosh …. ”
Semburan api berwarna emas langsung mengarah ke tubuh Heilong. Karena jaraknya yang sangat dekat maka semburan api ini terlihat sangat besar dan suhunya menjadi sangat panas hingga berkali-kali lipat dari semburan api emas yang sebelumnya.
__ADS_1