
Setelah satu jam makan di dalam pesawat Max Lightning dan beristirahat sebentar, mereka bertiga akhirnya memutuskan untuk keluar dari pesawat Max Lightning.
Heilong langsung menyimpan kembali pesawat Max Lightning kedalam gelang galaxynya setelah mereka bertiga keluar dari dalam pesawat.
Lin Chong Wei dan Lin Meylin berjalan sedikit menjauh dari Heilong karena tidak ingin mengganggu Heilong yang sedang merapikan barang-barang yang dia simpan di dalam Gelang Galaxy miliknya.
Lin Chong Wei dan Lin Meylin memperhatikan daerah sekitar mereka sambil menghirup udara segar di tempat ini. Meskipun udara yang ada di dalam pesawat Max Lightning lebih bersih dari pada udara yang ada di luar, tapi ada perasaan yang berbeda saat mereka menghirup udara di luar pesawat.
“Ayah, sepertinya tempat ini tidak banyak mengalami perubahan padahal kita sudah meninggalkan tempat ini selama tujuh tahun,” ucap Lin Meylin saat melihat sungai dan pepohonan yang ada di sekitar sana masih sama seperti saat sebelum dia masuk ke dalam pesawat Max Lightning untuk berlatih kultivasi.
“Ayah juga memiliki pemikiran yang sama denganmu,” jawab Lin Chong Wei lalu dia menunjuk daerah tepi sungai dengan tangannya. “Lihatlah mayat-mayat hewan liar yang mati karena terkena racun ular itu. Seharusnya mayat-mayat hewan liar itu hanya tinggal tulang-belulang saja setelah kita tinggal selama tujuh tahun, tapi kenyataannya tubuh mayat-mayat hewan liar itu masih utuh.”
“Mungkin saja itu karena hawa dingin di tempat ini ayah. Jadi tubuh mayat-mayat hewan liar itu tidak rusak sampai saat ini.” sahut Lin Meylin.
“Mungkin saja kau benar. Aku hampir lupa jika udara dingin di tempat ini dapat mengawetkan mayat,” ucap Lin Chong Wei.
“Rawr ...”
Auman seekor harimau tiba-tiba terdengar. Lin Chong Wei dan Lin Meylin langsung melihat ke arah datangnya suara itu dan mereka melihat seekor harimau salju sedang berlari ke arah mereka. Mereka berdua dia lari menghindar karena Harimau salju itu nampak tidak asing bagi mereka.
“Siapa kalian? kenapa kalian tiba-tiba masuk ke wilayahku? Apakah kalian adalah penduduk yang tersesat? jika benar, maka aku akan mengantar kalian keluar dari hutan ini.” tanya Harimau Salju.
__ADS_1
“Paman Harimau Salju, apakah kau sudah lupa denganku? baru tujuh tahun kita tak berjumpa tapi kau sudah melupakan kami,” ucap Lin Meylin menatap mata Harimau Salju iyu.
“Aku memang mengenali bau tubuhmu karena bau ini sangat akrab denganku, tapi rasanya itu tidak mungkin jika kau adalah gadis kecil itu. Bagaimana mungkin seorang gadis berumur sepuluh tahun bisa tumbuh menjadi seorang wanita berumur tujuh belas tahun hanya dalam waktu satu minggu,” bantah Harimau Salju.
Lin Meylin dan Lin Chong Wei menjadi terkejut saat mendengar ucapan Harimau Salju karena mereka berdua benar-benar berada di dalam pesawat Max Lightning berasa dengan Heilong selama tujuh tahun. Tapi Harimau Salju ini mengatakan bahwa dia tidak melihat Lin Meylin hanya selama tujuh hari.
“Ini aku Meylin. Apa Paman Harimau salju masih mengingat benda ini. Ini adalah benda yang Paman berikan padaku sebelum aku masuk ke dalam pesawat,” ucap Lin Meylin meyakinkan Harimau salju sambil menunjukkan sebuah taring Harimau Salju.
Sebelum Lin Meylin pergi berlatih di dalam pesawat Max Lightning, pimpinan Harimau Salju memang telah memberikan Lin Meylin sebuah taring Harimau Salju yang dia ambil dari mayat salah satu anak buahnya yang telah di bunuh oleh Heilong karena kesalahpahaman.
Harimau Itu terus mengamati taring Harimau Salju yang ada di tangan Lin Meylin untuk memastikan dan ternyata taring Harimau Salju itu memang asli. Harimau itu lalu memandang Lin Meylin sambil bertanya. “Apakah kau benar-benar gadis kecil itu?”
Lin Meylin menganggukkan kepalanya tapi sepertinya Harimau salju itu masih belum bisa percaya bahwa wanita yang ada di depannya saat ini adalah Lin Meylin sampai suara Heilong tiba-tiba muncul dari kejauhan.
Raja Harimau Salju langsung menoleh ke arah datangnya suara itu dan tubuhnya menjadi sedikit bergetar.
Harimau salju itu dapat mengenali Heilong karena tidak terdapat banyak perubahan pada diri Heilong selain tubuhnya yang sedikit menjadi lebih kekar dan tinggi badannya yang bertambah beberapa senti.
Meskipun Heilong sudah berjanji tidak akan membunuhnya saat Lin Chong Wei menjelaskan bahwa para Harimau Salju itu sebenarnya tidak jahat. Tapi, masih ada sedikit ketakutan dalam dirinya ketika melihat Heilong.
“Tu …Tuan, ternyata tubuh anda juga mengalami sedikit perubahan dan kultivasi anda mengalami peningkatan yang sangat pesat. Apakah tuan bisa menjelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi saat kalian berada di dalam pesawat itu? Aku benar-benar yakin bahwa kalian hanya pergi selama tujuh hari tapi perubahan yang ada di tubuh kalian bertiga menunjukkan bahwa kalian telah berlatih selama bertahun-tahun,” tanya Harimau Salju penasaran.
__ADS_1
“Saat kami bertiga berada di dalam pesawat itu, kami bertiga berlatih di dalam sebuah formasi khusus yang dapat mempercepat aliran waktu. Waktu satu hari di dunia luar akan dipercepat menjadi satu tahun saat kita berada di dalam formasi itu,” jelas Heilong.
Bukan hanya Harimau Salju saja yang menjadi terkejut saat mendengar penjelasan Heilong tapi Lin Chong Wei dan Lin Meylin yang ada di sana juga menjadi terkejut.
“Kak, kenapa kau tidak menjelaskan hal seperti itu padaku sebelumnya? Jika kau menjelaskannya padaku maka aku lebih mudah menjelaskan sendiri pada Panas Harimau Salju,” tanya Lin Meylin.
“Kau tidak nanya,” jawab Heilong singkat yang membuat Lin Meylin sedikit kesal.
“Hmph. Kau selalu saja seperti itu, sia-sia saja aku bertanya padamu. Hanya membuatku kesal saja,” ucap Lin Meylin mendengus kesal sambil membuang muka ke samping.
“Siapa juga yang menyuruhmu bertanya,” ucap Heilong cuek.
“Kau ini benar-benar ya,”
Lin Meylin yang kesal langsung berjalan mendekat ke samping Heilong dan menginjak kaki kanannya.
“Aduh, Hei kau gadis kecil. Kau mulai lagi ya,” ucap Heilong sambil memegang kaki kanannya yang baru saja di injak Lin Meylin.
“Wekkk ... Memangnya apa yang bisa kakak lakukan dengan kaki seperti itu. Ayo coba kejar aku kalau bisa,” ejek Lin Meylin sambil menjulurkan lidahnya lalu dia berlari berputar-putar untuk menghindari kejaran Heilong.
Harimau Salju dan Lin Chong Wei hanya melihat Heilong dan Lin Meylin yang sedang bermain kejar-kejaran.
__ADS_1
“Pak tua, sepertinya putrimu menyukai Tuan Muda. Apakah tidak berniat untuk menjodohkan mereka berdua?” tanya Harimau Salju pada Lin Chong Wei
“Bagaimana aku bisa menjodohkan mereka berdua jika mereka berdua belum menyatakan perasaan mereka satu sama lain. Kita tunggu saja sampai mereka berdua menyatakan perasaan cinta mereka,” jawab Lin Chong Wei.