LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 354 MASTER SEKTE


__ADS_3

Heilong dan juga guru Yi Shu pergi ke Sekte Awan Biru dengan cara berlari sambil menghindari kerumunan seperti seorang prajurit pengintai.


Mereka berdua menuju ke bukit belakang sekte karena menurut Guru Yi Shu, di belakang bukit itu ada sebuah jalan rahasia yang langsung terhubung dengan halaman belakang kediaman Master Sekte Awan Biru.


“Guru, di mana letak terowongan itu? Apakah di sini benar-benar ada sebuah jalan rahasia yang menuju ke Sekte Awan Biru?” tanya Heilong yang belum menemukan apa'pun setelah menyusuri daerah sekitar sini selama tiga puluh menit.


“Harusnya terowongan rahasia itu ada di antara batu-batu besar itu karena aku sering melihat para prajurit pengintai tiba-tiba menghilang di sana saat aku sedang berlatih di sekitar sini,” jawab Guru Yi Shu sambil menunjuk dua puluh batu besar yang di susun secara tak beraturan di puncak bukit.


“Aku akan menggunakan jurus mata dewa untuk memeriksa batu-batu besar itu agar lebih menghemat waktu,” ucap Heilong.


Heilong memasukkan energi murninya ke kedua matanya dan memeriksa kedua puluh batu besar itu. Dan dia menemukan ada sebuah terowongan rahasia di batu ke empat belas. Terowongan rahasia itu memang mengarah ke halaman belakang kediaman Master Sekte Awan Biru sama seperti apa yang dikatakan oleh Guru Yi Shu.


“Di bawah batu besar itu memang ada sebuah terowongan rahasia, aku akan segera menggeser baru besar itu agar kita bisa masuk.”


Heilong langsung berjalan menuju ke batu ketujuh belas tapi saat dia akan menyentuh batu itu, tiba-tiba Guru Yi Shu memegang tangannya dan menghentikan gerakannya.


“Tunggu sebentar! Jika kita menggeser batu itu secara paksa dengan menggunakan kekuatan, formasi tanda bahaya yang ada di kamar Master Sekte akan berbunyi.”


Heilong segera menarik kekuatannya kembali setelah mendengar ucapan Guru Yi Shu. “Lalu apa yang harus kita lakukan? Apakah Guru mengetahui cara untuk masuk ke dalam terowongan tanpa menggeser batu ini?”

__ADS_1


“Kita tetap harus menggeser batu besar ini untuk memasuki terowongan itu karena Master Sekte akan curiga jika kita melewati terowongan tanpa menggeser batu itu sebab batu itu adalah satu-satunya jalan untuk masuk ke dalam terowongan bawah tanah,” ucap Guru Yi Shu lalu dia mengeluarkan sebuah medali dari gelang penyimpanannya. “Kita akan menggunakan medali ini untuk menggeser batu besar itu. Aku mendapatkan medali ini dari mayat prajurit mata-mata yang kau bunuh di pintu gerbang perbatasan. Sepertinya medali ini adalah kunci untuk menggeser baru itu karena lubang yang ada di tengah batu itu, mirip sekali dengan bentuk medali ini.”


Guru Yi Shu langsung menaruh medali itu di depan lubang yang ada di tengah-tengah batu besar itu. Medali itu langsung mengeluarkan sebuah sinar berwarna merah tua dan menutupi setiap celah yang ada di dalam lubang kecil itu.


Batu besar itu'pun langsung bergeser ke samping setelah bayangan dari medali itu memenuhi lubang yang ada di tengah-tengahnya.


“Ayo kita masuk. Saat kita sudah berada di dalam, kau harus ingat bahwa nama samaranmu adalah Yi Feng dan namaku Yi Jie,” ucap Guru Yi Shu mengingatkan.


“Aku akan ingat itu,” jawab Heilong menganggukkan kepala.


Mereka berdua langsung berjalan memasuki terowongan bawah tanah yang sangat gelap itu. Saat baru melewati pintu masuk, batu besar yang menjadi pintu masuk terowongan ini langsung tertutup kembali.


Heilong terus menatap kepiting itu karena dia baru pertama kali melihat ada kepiting seperti ini, padahal dia sudah cukup lama berada di Planet Dreamland ini.


Guru Yi Shu langsung memberitahukan mana kepiting itu saat melihat ketertarikan Heilong. “Itu adalah Kepiting Cahaya Pelangi. Kau pasti baru pertama kali melihat kepiting ini karena jumlah dari kepiting ini memang sangat sedikit dan kepiting ini hanya bisa hidup di sungai yang ada di bawah terowongan ini. Aku juga sempat penasaran dengan sungai yang ada di bawah tempat ini, tapi aku tidak bisa menemukan sumber mata air dari sungai ini saat aku memeriksanya bersama dengan Kakakku.”


Heilong langsung mengambil dua ekor kepiting itu dan memasukkannya ke dalam gelang galaxy miliknya. “Aku akan meneliti kepiting ini. Mungkin saja aku bisa menemukan rahasia dari sungai yang ada di bawah terowongan ini setelah aku mendapatkan alasan kenapa mereka hanya bisa hidup di sungai ini.”


Mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan melewati terowongan itu dengan langkah kaki yang sedikit cepat karena mereka harus mengikuti kepiting-kepiting itu.

__ADS_1


Mereka berdua akhirnya berhasil melewati terowongan bawah tanah itu setelah berjalan selama lima menit. Mereka berdua sedikit terkejut saat keluar dari terowongan ini karena mereka sama sekali tidak melihat ada penjaga di sekitar sini padahal terowongan ini langsung menuju ke halaman belakang rumah Master Sekte.


Mereka berdua tiba-tiba merasakan kekuatan yang sangat besar sedang menuju ke arah mereka. Dan seorang pria yang memiliki wajah dan perawakan yang hampir mirip dengan Guru Yi Shu langsung berdiri di depan mereka berdua.


“Kenapa kalian berdua datang ke tempat ini. Apakah ada sesuatu yang terjaga di pintu gerbang perbatasan bagian utara?” tanya pria itu.


Heilong langsung mengetahui bahwa pria ini adalah iblis yang sedang menyamar menjadi Master Sekte karena Guru Yi Shu sudah menceritakan bahwa Master Yi Long sudah mati karena di bunuh oleh seseorang di dekat pintu gerbang perbatasan bagian utara.


“Lapor Master Sekte, pintu gerbang perbatasan bagian utara telah dihancurkan oleh seseorang dan semua prajurit penjaga perbatasan yang ada di sana juga telah di bunuh oleh orang yang telah membakar pintu gerbang perbatasan,” jawab Heilong.


Hawa iblis mulai memancar dengan samar dari tubuh Master Sekte karena emosinya tiba-tiba meledak. “Kurang ajar!! Siapa orang yang berani menghancurkan dan membunuh semua prajurit yang ada di gerbang perbatasan bagian utara. Apakah kalian berdua melihat wajah orang itu?”


“Tidak Master Sekte. Kami hanya melihat seekor Naga Hitam raksasa sedang bertarung dengan sebuah bayangan api berwarna putih. Sepertinya orang yang menghancurkan tempat itu memiliki ilmu yang sangat tinggi,” jawab Guru Yi Shu yang ada di samping Heilong.


“Apakah sudah ada prajurit Kerajaan yang menuju ke tempat itu?” lanjut Master Sekte bertanya dengan nada suara yang masih terlihat sangat marah.


“Sebelum kami pergi dari tempat itu, kami berdua melihat pasukan Jenderal Long Yun sedang menuju ke gerbang perbatasan bagian utara. Seharusnya Jenderal Long Yun masih berada di sana sekarang,” jawab Guru Yi Shu.


“Baik. Sekarang kalian berdua boleh istirahat sambil menunggu perintah dariku,” seru Master Sekte.

__ADS_1


Guru Yi Shu langsung mengajak Heilong pergi ke ruangan milik prajurit pengintai untuk mengatur rencana selanjutnya.


__ADS_2