
Perisai Cahaya Matahari yang dibuat Lin Meylin hanya mengalami beberapa retakan di beberapa bagian. Namun, retakan-retakan itu segera menghilang saat Lin Meylin mengalir energi cahaya untuk memperbaiki perisainya.
“Ternyata kekuatan cahayanya sudah mengalami banyak sekali peningkatan sampai aku sendiri kesulitan untuk menembus pertahanannya. Aku harus memikirkan jurus lain untuk menghancurkan Perisai Cahayanya.” gumam Heilong saat mengetahui betapa susahnya untuk merusak Perisai Cahaya Lin Meylin yang baru.
“Apa cuma seperti itu kemampuan Kakak? Bagaimana kalau kita Akhiri saja pertarungan ini dan Kakak mengaku kalah,” ejek Lin Meylin sambil memain-mainkan tongkat pusakanya di dalam Perisai Cahaya Matahari.
Ejekan ini membuat Heilong menjadi semakin bersemangat. “Itu baru pemanasan saja. Sekarang aku akan menunjukkan kemampuanku yang sebenarnya.”
“Oh benarkah,” jawab Lin Meylin dengan wajah pura-pura terkejut.
Heilong kemudian mengalirkan energi anginnya ke kedua kakinya dan menggunakan jurus langkah angin pemecah badai untuk mengitari Perisai Cahaya Matahari Lin Meylin. Dia mengamati setiap bagian dari Perisai Cahaya itu dengan teliti sambil berlari untuk mencari celah yang ada di dalam perisai itu.
Beberapa menit kemudian Heilong berhenti untuk berlari mengitari Perisai Cahaya Matahari dengan wajah yang terlihat sedikit tak senang. “Sial! Perisai Cahaya Matahari ini sangat sempurna sekali. Setiap bagiannya mempunyai ketebalan yang sama persis. Aku sama sekali tidak bisa menemukan celah yang bisa membantuku untuk menghancurkan Perisai Cahaya ini.”
“Apa yang kau lakukan barusan Kak? Apakah harus menggunakan cara seperti itu untuk mengamati setiap bagian tubuhku. Kau tidak perlu berlari mengitari Perisai Cahaya ini untuk mengamati tubuhku. Cukup katakan saja maka dengan senang hati aku akan memutar tubuhku di depanmu,” goda Lin Meylin dengan tersenyum.
“Siapa bilang aku ingin melihat tubuhmu. Aku sama sekali tidak tertarik dengan tubuh gadis kecil,” jawab Heilong sedikit kesal karena terus digoda Lin Meylin.
“Benarkah!!?? Aku tidak yakin pria mesum seperti kakak sama sekali tidak tertarik dengan tubuhku. Aku sudah beberapa kali melihat kakak sedang melamun ketika memandangku. Boleh aku tahu apa yang kakak lamunkan …?” tanya Lin Meylin sambil tersenyum.
“It-itu … Itu aku sedang memikirkan cara untuk membuat jurus-jurus baru. Aku tidak sedang memikirkan tubuhmu,” jawab Heilong gugup. Kemudian dia bergumam dalam hati. “Aku ceroboh sekali, dasar bod*h. Hampir saja aku ketahuan.”
“Jurus baru apa? Apa jurus baru untuk menipu gadis-gadis. Haha …,” sahut Lin Meylin dengan tawa renyah.
“…” Heilong tidak bisa berkata apa-apa Hanya mukanya sedikit memerah karena malu.
“Mau sampai kapan Kakak terus berdiam diri di situ. Ayo cepat hancurkan Perisai Cahayaku ini. Aku akan memberi hadiah khusus jika Kakak sanggup menghancurkan Perisai Cahayaku ini,” tantang Lin Meylin sambil menunjuk Perisai Cahayanya.
“Hadiah!!?? … Hadiah apa itu?Apakah itu hadiah itu sebagus batu cahaya bulan,” tanya Heilong terkejut.
“Itu sedikit berbeda. Tapi aku yakin Kakak pasti suka,” jawab Lin Meylin.
“Baiklah. Akan aku hancurkan Perisai Cahaya ini dan pasti akan aku dapatkan hadiah itu,” seru Heilong.
Heilong kemudian membuat segel pemanggil di atas tanah untuk memanggil Beastnya.
“Boom … ”
__ADS_1
Suara ledakan diikuti dengan kabut tebal muncul dari gambar segel pemanggil saat Heilong mulai menyalurkan energi murninya. Gremlin pun langsung muncul setelah kabut itu menghilang.
“Ada perintah apa Tuanku memanggil hamba?” tanya Gremlin menatap Heilong.
“Aku ingin kau menghancurkan Perisai Cahaya itu. Apakah kau mampu?” ucap Heilong.
“Itu buka masalah buatku. Aku akan segera melaksanakan perintah Tuan.” jawab Gremlin.
“Auuuuu ...”
“Boom … Boom … Boom …”
Gremlin melolong dengan sangat menakutkan sampai membuat tubuh Lin Meylin sedikit bergetar. Dia kemudian menembaki Perisai Cahaya Lin Meylin dengan semburan energi es, api dan angin yang keluar dari ketiga kepalanya.
Perisai Cahaya Lin Meylin mendapatkan banyak sekali retakan setelah ditembaki oleh kekuatan Gremlin tapi itu tidak berlangsung lama karena Lin Meylin langsung menggunakan energi cahayanya untuk menambah setiap retakan itu.
Gremlin menyipitkan matanya saat melihat Perisai Cahaya itu sudah kembali pulih. Dia kemudian berlari secepat angin lalu melompat dan mengarahkan cakarnya yang sangat tajam dan sudah diselimuti dengan energi petir untuk menyerang Perisai Cahaya itu.
“Rawr …”
“Boom … Slash”
“Beast ini sangat kuat sekali. Aku harus menyingkirkannya lebih dahulu sebelum aku memperbaiki lubang yang ada di Perisai Cahaya Matahariku,” ucap Lin Meylin lirih.
Lin Meylin memusatkan energi cahayanya agar mengarah ke matanya lalu dia mengucapkan sebuah mantra.
Cahaya memberi kehidupan pada semua makhluk.
Tataplah mataku dan tunduklah pada kekuatan cahaya yang abadi.
“Jurus Cahaya Bayangan Jiwa,”
Kedua mata Lin Meylin langsung mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan dan mengarah ke langsung mata Gremlin. Cahaya ini langsung mempengaruhi otak Gremlin agar tunduk pada semua perkataan yang di ucapkan oleh Lin Meylin. Jurus ini hanya bisa di gunakan untuk memengaruhi Beast saja.
“Duduk!!,” Seru Lin Meylin.
Gremlin pun langsung menurut tanpa ada perlawanan dan langsung duduk di tempat ia berdiri saat ini. Gremlin seakan-akan telah lupa dengan perintah yang telah di berikan Heilong.
__ADS_1
“Hei. Siapa yang menyuruhmu duduk. Bukankah aku menyuruhmu untuk menghancurkan Perisai Cahaya itu,” teriak Heilong sedikit kesal pada Heilong.
“Percuma kau memarahi Beastmu saat ini karena dia tidak akan mendengarkanmu. Pikiran Beastmu saat ini berada di bawah kendali jurus pengendali pikiran yang dikeluarkan Lin Meylin,” ucap Li Ziqi yang langsung terdengar di telinga Heilong.
Heilong langsung menatap Lin Meylin dengan kesal. “Kenapa kau menghipnotis Beastku? itu adalah perbuat yang curang.”
“Kakak sendiri yang berbuat curang. Bukankah tadi aku meminta Kakak untuk menghancurkan Perisai Cahaya Matahariku tapi kenapa Kakak malah meminta bantu pada Beast milik Kakak,” jawab Lin Meylin santai sambil memperbaiki lubang yang ada pada Perisai Cahayanya.
“…” Heilong tidak bisa berkata apa-apa untuk membela diri karena yang di ucapkan Lin Meylin memang benar.
Heilong kemudian menyimpan kembali pedang taring putihnya agar dia semakin leluasa untuk menggunakan kekuatan apinya karena elemen api akan semakin melemah jika digunakan bersamaan dengan elemen es.
Kali ini dia memegang pedang baja hitam menggunakan kedua tangannya dan menggenggam dengan erat sambil menyalurkan energi api dan angin yang sangat besar ke dalam pedang.
Dalam sekejap, pedang baja hitam telah diselimuti dengan aura angin dan api yang sangat kuat. Dia menyalurkan energi api dan anginnya sama seperti saat dia akan menggunakan jurus amukan badai api tapi gerakan jurus yang dia pakai adalah gerakan jurus dari jurus pedang membelah bumi.
Beberapa saat yang lalu terlintas sebuah ide dipikiran Heilong saat di gagal menghancurkan Perisai Cahaya Matahari Lin Meylin. Bagaimana jika dia menggunakan jurus pedang membelah bumi untuk menyerang Perisai Cahaya Matahari, tapi dia mengurungkan niatnya karena dia tahu kekuatan esnya tidak akan pernah berguna saat melawan kekuatan cahaya Lin Meylin.
Kekuatan es Heilong akan selalu gagal jika berhadapan dengan kekuatan cahaya Lin Meylin karena kekuatan cahaya Lin Meylin sedikit mengandung energi panas dari matahari.
Jurus-jurus esnya akan selalu meleleh dengan cepat saat terkena bola cahaya yang dikeluarkan oleh Lin Meylin. Karena itu Heilong berpikiran untuk mengganti energi es yang digunakan saat akan mengeluarkan jurus pedang membelah bumi menjadi energi api.
Heilong kemudian mengangkat pedang baja hitam yang telah diselimuti dengan energi api dan angin yang sangat menakutkan ke atas kepalanya dengan posisi ujung pedang menghadap ke arah langit.
Tiba-tiba Heilong berhenti sejenak karena Kitab Pedang Tujuh Bintang yang ada di pikirannya tiba-tiba terbuka dan memunculkan beberapa kata yang mengeluarkan cahaya berwarna emas.
Api dan angin adalah dua buah kekuatan penghancur yang sangat kuat.
Benda apapun yang dilewatinya pasti akan hancur.
Satukan kedua kekuatan penghancur ini maka jurus ketiga dalam kitab ini akan muncul.
Jurus penghancur tercepat yaitu jurus Pedang Api Membelah Angkasa.
Setiap huruf pada kata-kata itu kemudian berubah menjadi gerakan untuk mengeluarkan jurus Pedang Api Membelah Angkasa.
“Jadi ini adalah jurus ketiga dari kitab ilmu pedang tujuh bintang. Jurus ini muncul di saat yang tepat. Baiklah aku akan mencoba kekuatan dari jurus pedang ini untuk menghancurkan Perisai Cahaya Matahari. ” ucap Heilong menyeringai.
__ADS_1
Heilong mengikuti setiap gerakan yang ada pada Kitab Pedang Tujuh Bintang lalu kemudian dia menebaskan pedangnya dengan kuat ke Perisai Cahaya Matahari sambil berteriak.
“Pedang Api Membelah Angkasa,”