LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 417 PEDANG PENGUASA LAUT ( PART 1 )


__ADS_3

Jangan lupa tekan tombol Like dan tinggalkan Komentar sebagai bentuk dukungan.


Terima Kasih 🙏


***********


“Aku merasa nyaman saat berada di dekat orang baik seperti anda, Nona. Karena itu aku bersedia mengakui anda sebagai Tuan, jika anda bersedia melakukan segel kontrak senjata dengan saya,” jawab roh senjata Pedang Taring Buaya pada Shen Ai Zhi.


“Aku tidak bisa melakukan itu. Tapi, aku bisa memberitahumu orang yang cocok untuk menjadi Tuanmu. Lagipula Pedang Paus Biru juga telah mengakui dia sebagai Tuannya,” jawab Shen Ai Zhi.


“Pantas saja aku merasakan sabetan dari Pedang Paus Biru di sekitar bilah pedangku. Ternyata Pedang Paus Biru juga berada di sekitar sini,” ucap Roh senjata Pedang Taring Buaya.


“Itu karena saat kau sedang tertidur, Jenderal Long Yun telah menggunakanmu untuk menyerang pemilik dari Pedang Paus Biru,” sahut Long Bao.


“Di mana pemilik dari Pedang Paus Biru sekarang?” tanya roh senjata Pedang Taring Buaya penasaran.


“Dia ada di atas. Saat ini dia sedang bertarung melawan Patriarch dari Klan Iblis yang bernama Ignis.” jawab Long Bao sambil menunjuk langit yang ada di arah Tenggara.


Mereka berdua melihat dua sosok makhluk hidup yang sedang bertarung dengan sengit di atas udara.


Yang satu terbang dengan menggunakan sayap berwarna pelangi, sedangkan yang satunya terbang menggunakan sayap yang terbuat dari api berwarna hitam.


Mereka berdua seperti sedang memperebutkan sebuah bola hitam raksasa yang ada di belakang sosok yang terbang dengan sayap api berwarna hitam.


“Suamiku, apakah kau tahu benda apa yang ada di belakang Patriarch Klan Iblis itu?” tanya Long Yuyin penasaran.


“Itu hanyalah sebuah bayangan yang terbuat dari Jurus yang digunakan putra kita. Aku tidak tahu kenapa Putra kita ingin membebaskan bayangannya, padahal bayangan itu tidak seberapa penting karena dia bisa membuat bayangan seperti itu kapanpun dia mau,” jawab Long Bao yang juga ikut penasaran.


Namun, raut wajah Shen Ai Zhi terlihat sangat cemas. Shen Ai Zhi sebenarnya tahu tentang Long Bai dan Heilong ketika dia menggunakan kemampuannya untuk melihat masa depan Long Bai. Namun, dia ingin merahasiakan semua ini. Sampai mereka sendiri yang mengatakan rahasia ini pada orang tua mereka.


“Kau harus segera pergi ke tempat pertarungan mereka dan membantu pemilik dari Pedang Paus Biru. Ini adalah saat yang paling tepat untuk melakukan kontrak senjata dengannya karena kau dan Pedang Paus Biru sama-sama baru bergabung dengan Mata Naga Es.”


Shen Ai Zhi segera memberi perintah pada roh senjata Pedang Taring Buaya saat dia melihat Heilong sudah mulai terdesak oleh kekuatan api hitam milik Ignis.

__ADS_1


“Aku mengerti.”


Pedang Taring Buaya segera melayang dari tangan Shen Ai Zhi dan terbang menuju ke tempat pertarungan antara Heilong dan Ignis.


Long Bao, Long Yuyin dah Shen Ai Zhi memutuskan untuk melihat pertarungan mereka berdua dari bawah karena mereka hanya akan menggangu saja jika mendekat ke sana. Sebab tingkat kultivasi yang dimiliki Heilong saat ini sudah sama dengan tingkat kultivasi yang mereka miliki yaitu Lapis Grand Emperor.


**


Di atas langit Istana Giok Biru.


Heilong dan Ignis bertarung dengan sangat sengit. Benturan dari kekuatan mereka berdua membuat langit berkali-kali mengeluarkan suara gemuruh yang sangat dahsyat.


Setiap kali Heilong akan mendekati bola hitam yang memenjarakan Long Bai, Ignis akan langsung menghadang di depannya dan menyerang Heilong dengan semburan api berwarna hitam miliknya.


“Apa yang harus aku lakukan? Kekuatan api hitam miliknya ternyata sangat kuat. Itu seperti api yang berasal dari neraka. Selain sangat panas, api hitam itu juga sangat susah sekali untuk dipadamkan bahkan kekuatan jurus-jurus pedang elemen air milikku tidak sanggup untuk memadamkan api hitam itu,” gumam Heilong lirih.


Pedang Paus Biru tiba-tiba bergetar dengan sangat kuat sama seperti saat dia berdekatan dengan Mata Naga Es.


“Bukan begitu, Tuan. Saat ini saudaraku sudah terbangun. Sekarang dia sedang menuju ke arah kita dan sebentar lagi dia akan sampai,” jawab roh senjata Pedang Paus Biru.


“Apakah saudaramu itu adalah roh senjata yang ada di dalam Pedang Taring Buaya?” tanya Heilong.


“Benar.”


Heilong segera melihat daerah sekitarnya saat mendengar jawaban dari roh senjata Pedang Paus Biru. Dia akhirnya melihat ada sebuah aura berwarna biru yang sedang melesat dengan sangat cepat ke arahnya.


“Itu pasti Pedang Taring Buaya. Tapi, bagaimana mungkin senjata pusaka itu bisa datang sendiri ke tempat ini. Bukankah seharusnya dia berada di tangan Jenderal Long Yun,” ucap Heilong.


“Jenderal Long Yun sepertinya sudah mati. Aku sudah tidak bisa lagi merasakan aura kehidupan miliknya,”, jawab Roh senjata Pedang Paus Biru.


“Baguslah, ternyata ayah telah berhasil mengalahkan Jenderal Long Yun. Sekarang aku harus mengalahkan Patriarch Klan Iblis ini dan menyelamatkan Long Bai sebelum penjara yang mengurung rohnya, masuk ke dalam portal teleportasi karena aku tidak tahu portal teleportasi itu akan membawanya ke mana,” ucap Heilong tersenyum.


"Kenapa kau masih bisa tersenyum. Apakah kau tidak sadar bahwa saat itu kau sedang dalam bahaya dah sebentar lagi kau akan mati. Jangan-jangan kau sudah siap untuk mati karena kau sudah mengetahui bahwa kau tidak akan pernah menang melawanku,” ucap Ignis saat melihat Heilong tersenyum.

__ADS_1


Heilong mengangkat Pedang Paus Biru ke depan dan mengarahkan ujung pedangnya ke arah Ignis.


“Kita lihat siapa yang sebenarnya berada dalam bahaya dan akan mati terlebih dahulu. Aku atau kamu” ucap Heilong menyeringai.


Heilong kemudian memasukkan energi air miliknya ke dalam Pedang Paus Biru dan mulai melakukan sebuah gerakan jurus pedang.


...“Teknik Sembilan Pedang Air - Ombak Lautan Menembus Badai.”...


Gelombang Tsunami raksasa langsung muncul di depan Heilong dan langsung menerjang ke arah Ignis, saat Heilong mengayunkan pedangnya.


“Lagi-lagi kau mengeluarkan jurus yang sama. Aku sudah pernah melihat jurus ini. Jadi aku tahu bagaimana cara untuk mengatasi jurus pedang elemen air milikmu itu. Sepertinya kau terlalu meremehkanku.”


Ignis langsung merentangkan kedua tangan ke depan sambil memasukkan energi api miliknya ke kedua tangannya.


“Perisai Api Tembok Malam.”


Api berwarna hitam langsung berkobar di kedua tangan Ignis dan membentuk sebuah tembok api raksasa yang berwarna hitam pekat seperti kegelapan malam.


“Bang …”


Tsunami milik Heilong akhirnya membentur perisai api milik Ignis dan membuat tubuh Ignis terdorong kegelapan karena tekanan dari ombak Tsunami ini ternyata sangat kuat.


Jarak antara tempat Heilong berdiri di atas udara dan tempat Ignis berdiri menjadi semakin jauh. Jarak ini membuat Heilong memiliki kesempatan untuk melakukan segel kontrak senjata ketika Pedang Taring Buaya sampai di genggaman tangannya.


Tepat seperti perhitungan Heilong. Pedang Taring Buaya akhirnya sampai di hadapannya. Pedang itu melayang tepat di depan Heilong seperti sedang menunggu Heilong untuk menyentuhnya.


“Akhirnya kau sampai juga saudaraku,” ucap roh senjata Pedang Paus Biru.


“Aku sengaja datang kemari karena merasakan kau sedang dalam bahaya. Dan wanita yang ada di bawah sana juga mengatakan padaku bahwa pria yang menjadi Tuanmu adalah pemuda yang sangat baik dan cocok untuk menjadi Tuanku,” jawab roh senjata Pedang Taring Buaya.


“Mau sampai kapan kalian akan terus mengobrol,” sahut Heilong. Heilong kemudian segera memegang Pedang Taring Buaya dengan tangan kirinya. “Apakah kau sudah siap untuk menemaniku membasmi Bangsa Iblis?”


“Aku siap,” jawab Roh senjata Pedang Taring Buaya.

__ADS_1


__ADS_2