
“Aku masih ingat karena jurus itu adalah jurus yang Guru gunakan untuk menghancurkan dunia ilusi yang tercipta dari jurus Ilusi Es. Kenapa Guru tiba-tiba menanyakan tentang jurus itu? Apakah jurus itu ada hubungannya dengan cara untuk memasukkan roh senjata ke dalam pedang?” tanya Heilong penasaran.
“Benar,” jawab Li Ziqi.
“Tidak mungkin, Guru pasti salah. Aku masih ingat dengan sangat jelas bahwa Jurus Pedang Cahaya Bintang adalah jurus tipe menyerang bukan jurus tipe penyegelan jadi bagaimana mungkin jurus itu bisa di gunakan untuk mengikat roh senjata ke dalam sebuah pedang,” bantah Heilong karena tak percaya dengan apa yang di katakan Gurunya.
“Yang aku katakan tadi memang benar adanya karena aku memang akan menggunakan Jurus Pedang Cahaya Bintang untuk menarik roh Naga Api Sayap Emas ke dalam Pedang Bintang Api lalu menyegel roh senjata di sana untuk selamanya sampai pedang itu hancur. Ada yang tidak kamu tahu dari jurus ini, saat mantra untuk menggunakan jurus ini dibaca secara terbalik maka akan muncul cahaya lima warna yang memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyegel setiap roh yang tidak memiliki tubuh fananya. Para Dewa biasa menyebut Jurus ini sebagai Segel Cahaya Bintang karena energi dan gerakan yang digunakan untuk menggunakan jurus ini masih sama seperti saat akan menggunakan Jurus Pedang Cahaya Bintang,” jelas Li Ziqi.
“Hmm …. Aku mengerti sekarang. Kapan Guru akan mulai menggunakan jurus itu?” tanya Heilong.
“Kita bisa mulai sekarang karena untuk menggunakan teknik ini tidak membutuhkan energi cahaya yang terlalu besar sebab sasaran dari jurus ini cuma satu benda. Ini berbeda sekali saat aku akan menggunakan Jurus Pedang Cahaya Bintang karena sasarannya sangat banyak maka aku membutuhkan energi cahaya yang sangat besar untuk bisa menjangkau semua musuh yang ada di depanku,” jawab Li Ziqi.
Heilong tiba-tiba teringat perkataan Li Ziqi. “Guru bilang bahwa Guru tidak bisa keluar saat berada tempat ini, jadi bagaimana cara guru untuk menggunakan jurus itu?”
“Kamu cukup mengeluarkan Pedang Blue Star Heaven Sword dan meletakkan pedang itu di belakang Pedang Bintang Api kemudian mengarahkan kedua pedang itu tepat di depan kepala Naga Api Sayap Emas. Aku akan mulai menggunakan Jurus Segel Cahaya Bintang saat Naga itu mulai menatap kedua pedang ini,” jawab Li Ziqi.
“Baik aku mengerti,” jawab Heilong menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Heilong kemudian meletakkan gagang dari cambuk pusaka yang ada di tangan kirinya ke tanah lalu menginjaknya dengan kaki kirinya karena di harus menggunakan tangan kirinya untuk memegang Pedang Blue Star Heaven Sword. Tadinya dia sempat ingin meminta bantuan pada Xue Xian Hou untuk memegangi cambuknya itu tapi dia mengurungkan niatnya karena dia ingat pada pesan Warok Suromenggolo.
Xue Xian Hou menatap Heilong dengan aneh. “Kenapa kau tidak meminta bantuanku untuk memegang cambuk itu selama kau menggunakan kedua tanganmu untuk memegang kedua pedang itu? Apakah kau tidak percaya padaku dan menganggap aku akan mengambil cambuk pusakamu itu jika cambuk itu kau titipkan padaku?”
“Bukan begitu tapi cambuk pusakaku ini memiliki suatu kelemahan. Kekuatan dari cambuk pusaka ini akan hilang saat dipegang oleh wanita. Jika kau memegang cambuk ini sudah pasti ikatan dari Naga itu akan terlepas. Aku akan sangat kesulitan untuk menangkapnya lagi jika Naga ini sampai terlepas karena aku dapat melihat bahwa sebenarnya Naga ini sangat cerdas, cara yang sama sepertinya tidak akan bisa digunakan untuk menangkapnya lagi,” jelas Heilong.
“Haha …”
Xue Xian Hou tiba-tiba tertawa terbahak-bahak saat mendengar ucapan Heilong. Heilong yang merasa sedikit aneh akhir lanjut bertanya. “Kenapa kau tiba-tiba tertawa begitu. Apakah ada yang salah dengan ucapanku?”
“Tidak ada yang salah dengan ucapanmu. Aku hanya tiba-tiba terbayang bagaimana jika kau seperti cambuk pusakamu itu sudah pasti nanti kau tidak akan memiliki keturunan,” jawab Xue Xian Hou tersenyum aneh.
Xue Xian Hou langsung mengeluarkan pedangnya dan mengarahkannya ke arah Heilong sambil mengancam dengan suara yang dingin. “Jangan macam-macam! tetap berdiri di tempatmu dan jangan mencoba untuk lebih dekat lagi. Meskipun aku pernah mengatakan bahwa aku menyukaimu dan mau menjadi istrimu tapi saat ini kau belum mendapat izinku untuk menyentuh tubuhku.”
Heilong tertawa terkekeh sambil mengaruk kepalanya. “Hehe … Aku tadi cuma bercanda, jangan terlalu serius. Turunkan pedangmu karena aku tidak akan berbuat yang macam-macam. Apakah kau tidak takut pedangmu ini akan membunuhku?”
Xue Xian Hou langsung menyimpan kembali pedangnya setelah mendengar perkataan Heilong. “Baiklah aku percaya untuk saat ini. Sekarang fokuslah pada tujuan awalmu, aku rasa Gurumu juga sudah menunggumu dari tadi.”
__ADS_1
“Aku kira kalian berdua akan benar-benar bertarung, padahal aku sudah menyiapkan cemilan untuk menonton pertarungan kalian berdua karena aku pikir pertarungan kalian berdua pasti akan lebih seru daripada saat kalian berdua bertarung melawan Naga itu,” sindir Li Ziqi.
Heilong dan Xue Xian Hou tidak berani membalas sindiran dari Li Ziqi tapi wajah mereka berdua berubah menjadi sedikit memerah karena malu.
“Baiklah, mari kita kembali fokus untuk segera menyegel Naga itu ke dalam Pedang Bintang Api karena kita sudah terlalu lama membuang-buang waktu. Aku tidak tahu bagaimana keadaan gadis yang bernama Xin Ye itu sekarang tapi aku dapat merasakan jika energi Yin yang ada di tubuhnya sudah menjadi semakin kuat dan mulai bercampur dengan energi kegelapan,” ucap Li Ziqi.
Heilong langsung mengeluarkan Pedang Blue Star Heaven Sword saat mendengar ucapan dari Li Ziqi. Dia tidak ingin membuang-buang waktu lebih banyak lagi dan ingin segera melakukan proses penyatuan antara roh pedang dengan pedang pusaka miliknya sehingga dia bisa segera menolong Xin Ye.
Heilong langsung mengangkat kedua pedang yang ada di tangannya ke atas dan membuat kedua pedang itu saling menyilang membentuk sebuah huruf X dengan posisi Pedang Blue Star Heaven Sword berada di belakang Pedang Bintang Api.
Li Ziqi mulai membaca mantra dari Jurus Pedang Cahaya Bintang secara terbalik sambil mengalirkan energi cahayanya ke dalam pedang Blue Star Heaven Sword yang ada di tangan kiri Heilong.
Energi cahaya yang ada di Pedang Blue Star Heaven Sword tiba-tiba meletus dan memancar dengan kuat menjadi cahaya lima warna yang sangat menyilaukan.
Ribuan garis-garis cahaya yang sangat terang dan berwarna seperti pelangi itu memancar ke arah Naga Api Sayap Emas dan menghujani tubuh Naga itu dengan cahaya yang sangat menyilaukan hingga membuat Naga itu kesulitan untuk membuka matanya.
Arah putaran dari cahaya itu tiba-tiba berubah berlawanan arah dengan jarum jam sehingga menarik tubuh Naga Api Sayap Emas untuk masuk ke dalam Pedang Bintang Api. Awalnya Naga ini sempat melawan tapi tarikan dari cahaya ini terlalu kuat sehingga Naga itu akhirnya tertarik masuk ke dalam Pedang Bintang Api.
__ADS_1
Setelah Naga Api Sayap Emas masuk ke dalam Pedang Bintang Api, Li Ziqi langsung merubah gerakan tangannya dan membuat cahaya-cahaya itu menjadi seperti rantai yang mengitari seluruh bagian bilah pedang dari Pedang Bintang Api lalu kemudian cahaya itu menghilang.
Aura Api Emas yang sangat kuat tiba-tiba memancar dari Pedang Bintang Api yang merupakan proses penyatuan dari roh senjata ini telah berhasil sehingga pedang ini sekarang menjadi sebuah pedang yang sempurna.