
Heilong segera melihat ke arah sumber suara itu yang ternyata berasal dari sebuah lukisan.
Sesaat kemudian, ia dibuat menjadi sangat terkejut saat melihat lukisan itu tiba-tiba memancarkan cahaya yang sangat menyilauka.
Dan, seekor kura-kura raksasa dengan tubuh yang terlilit oleh seekor ular, seketika keluar dari dalam lukisan itu.
"Siapa kau? Apakah kau adalah Divine Beast Genbu? Salah satu Divine Beast dalam legenda," tanya Heilong terkejut.
"Ya dan Tidak," jawab Beast ini dengan suara penuh berwibawa dan mengandung teka-teki.
"Apa maksudnya dengan ya dan tidak?"
Heilong menjadi bingung dengan jawaban Divine Beast yang ada di depannya karena jawaban ini hanya membuat sebuah pertanyaan baru di pikirannya tentang identitas asli dari Beast yang ada di hadapannya saat ini.
"Ya karena aku memang Divine Beast Genbu. Dan Tidak karena aku bukanlah tubuh asli dari Divine Beast Genbu. Sebenarnya aku hanyalah sebuah pecahan roh yang sengaja ditinggalkan Divine Beast Genbu untuk menjaga Planet ini. Tubuhku yang sebenarnya berada di Dunia Atas atau biasa di sebut dengan Alam Dewa."
__ADS_1
Mendengar jawaban dari Roh Divine Beast Genbu, Heilong mengerutkan dahi dan percakapan yang serius pun mulai terjadi.
"Apa sebenarnya tujuan dari Divine Beast Genbu meninggalkan pecahan rohnya di Planet ini?"
"Menguji para manusia atau Beast yang paling cocok untuk menerima warisan kekuatan kami," jawab Roh Divine Beast Genbu dingin.
" Menguji?!" ucap Heilong terkejut, dia lalu lanjut bertanya untuk mengetahui maksud dari kata menguji itu. "Apa maksudnya dengan menguji? Bukankah kau tadi mengatakan bahwa Divine Beast Genbu sengaja meninggalkan pecahan Rohnya untuk melindungi Planet ini."
Roh Divine Beast Genbu mulai menjelaskan pada Heilong karena dia melihat pikiran Heilong dipenuhi keraguan tentang setiap jawaban yang dia berikan.
"Bagaimana bisa seperti itu? Jika mereka tidak siap untuk hidup di Dunia Atas maka mereka bisa langsung terbunuh saat mereka sampai di sana," ucap Heilong protes.
Genbu menatap Heilong tajam. "Dulu, ketika penguasa para Dewa menciptakan Planet yang ada di Dunia Tengah ini, Beliau telah membuat sebuah medan pelindung khusus sebagai pembatas. Medan pelindung itu akan langsung melempar para kultivator yang telah mencapai kultivasi Lapis God untuk keluar dari wilayah Dunia Tengah ini tanpa perduli kultivator itu siap atau tidak.”
"Penguasa para dewa?! Siapa dewa itu? Aku belum pernah membaca buku tentang ini," Heilong bertanya kembali.
__ADS_1
"Dia adalah Sang Pencipta yang agung. Dia adalah makhluk tertinggi di alam semesta ini dan bukan bagian dari Dewa atau pun Iblis karena dia'lah yang menciptakan alam semesta dan semua isinya," jawab Roh Divine Beast.
"Lalu apakah tujuan dari ujian ini adalah sebagai pelatihan kami sebelum kami pergi menuju alam dewa?"
Heilong yang penasaran terus mengajukan pertanyaan pada Roh Divine Beast Genbu tanpa henti sampai dia mendapatkan jawaban yang dia inginkan.
"Benar! Namun, bukan hanya itu saja karena kami juga ingin mencari seorang kandidat untuk membasmi bangsa Iblis yang ada di Planet ini," jawab Roh Divine Beast Genbu.
"I-iblis?!" tubuh Heilong bergetar karena terkejut.
"Ya! Bangsa Iblis berniat untuk menguasai semua Planet yang ada di Dunia Tengah ini. Mereka semua berusaha merayu para kultivator yang sangat kuat agar mereka mau diajak pergi ke Dunia Bawah dengan cara mewariskan seni beladiri iblis mereka.
Divine Beast Genbu berhenti sejenak sambil melihat ekspresi Heilong yang ternyata terlihat begitu antusias untuk mendengar ceritanya. Ia pun lalu lanjut bercerita.
“Tadinya aku ingin mengusir Bangsa Iblis itu dari Planet ini. Akan tetapi, Bangsa Iblis itu ternyata sangat kuat sehingga aku harus meminta bantuan pada para Divine Beast lainnya untuk datang ke Planet ini. Namun, kami para Divine Beast tidak bisa terlalu mencampuri urusan yang ada di Dunia Tengah karena kami terikat dengan sebuah peraturan yang melarang kami untuk membantu manusia secara langsung. Karena itu, kami semua hanya bisa mengirimkan pecahan dari roh kami ke Planet ini untuk menguji dan memberi warisan seni beladiri milik kami untuk melawan para Bangsa Iblis itu. Pada akhirnya kalian para manusia harus berusaha sendiri dengan keras untuk meningkatkan kekuatan kalian sendiri untuk bisa mengalahkan Bangsa Iblis."
__ADS_1