
"Haha … Dasar Beruang Bodoh!! Tujuanku dari awal bukanlah ingin melawan angin tornado milikmu. Tapi, aku ingin masuk ke dalam goa ini dan berlindung di dalamnya," ucap Heilong tertawa mengejek.
"Tubuhnya yang sangat besar pasti tidak akan bisa mengejarku di sini. Fiuh... Akhirnya aku bisa selamat," ucap Heilong setelah dia berhasil masuk ke dalam Goa ini.
Akhirnya Heilong berhasil selamat dari serangan Emperor White Bear.
Heilong lalu berjalan untuk menyusuri Goa ini.
**
Di Luar Goa.
Emperor white bear sangat marah karena dirinya telah ditipu mentah mentah oleh Heilong.
"Dasar Bocah Licik!! Beraninya kamu menipuku. Aku akan menghancurkan pintu masuk goa ini supaya kau mati terkurung di dalam sana selamanya."
Emperor white bear mengumpulkan semua kekuatannya di tangan kanannya dan mengarahkan tinjunya ke arah pintu masuk goa.
__ADS_1
"Berhenti!! Emperor White Bear apa yang kamu lakukan? Apa kamu mau menghancurkan Goa itu?"
Tepat saat akan menghantamkan tinjunya ke mulut Goa, suara seorang wanita terdengar dan menghentikan gerakan emperor white bear.
Emperor white bear melihat ke arah datangnya suara itu dan melihat sesosok wanita seperti peri.
Rambut wanita ini berwarna putih kebiru-biruan ini dan dia memakai baju berwarna putih salju. Dengan ekspresi tenang dia berdiri di atas puncak sebuah gunung.
Wanita ini adalah Xue Xian Hou.
"Oh … Senior, Kenapa anda datang ke tempat ini?" Emperor white bear menyapa Xue Xian Hou dengan ramah.
"Tadi aku mendengar raunganmu berkali-kali. Aku pikir kamu sedang menghadapi lawan yang kuat. Karena khawatir, maka aku akhirnya memutuskan untuk datang ke tempat ini," jawab Xue xian hou dingin.
"Maafkan aku senior karena telah membuat anda khawatir, sebenarnya tadi ada seorang pemuda kira-kira berusia lima belas tahun yang berusaha menerobos masuk ke tempat ini." Emperor White Bear mulai menjelaskan kejadian yang sebenarnya.
"Pemuda?! Lima belas tahun? Apakah dia kuat?" Xue Xian Hou terkejut mendengar bahwa seorang anak berusia lima belas tahun berani mencoba untuk menerobos masuk tempat ini.
__ADS_1
"Dia tidak kuat. Kultivasinya hanya berada di Lapis General tingkat satu," jawab Emperor White Bear tampak gugup.
"Lalu apa yang membuatmu jadi semarah ini?" tanya Xue Xian Hou mengerutkan dahinya.
"Pemuda itu sangat licik, dia berhasil menipuku dan masuk ke makan es seribu pedang." Emperor White Bear berusaha menjawab sambil menahan malu.
"Oh ... Tidak pernah terpikir olehku bahwa raja beruang es berumur 100 tahun dapat ditipu oleh pemuda berumur lima belas tahun." Xue Xian Hou tertawa renyah mendengar kata kata white bear.
Emperor white bear merasa sangat malu, jika yang tertawa itu bukan sahabatnya. Dia pasti sudah menyerang orang ini.
"Tidak perlu khawatir berlebihan, meskipun anak itu berhasil masuk ke makam es seribu pedang. Belum tentu dia berhasil melewati ujian untuk mendapatkan warisan dari makam es seribu pedang." Xue Xian Hou berusaha menghibur emperor white bear.
"Benar juga apa yang senior katakan." Emperor white bear tampak lega.
"Kalau begitu aku akan kembali. Jika suatu saat pemuda itu berhasil keluar, kamu tidak boleh menyerangnya. Tapi, mintalah dia untuk datang menemuiku. Mungkin dia adalah orang yang terpilih. Dan satu hal lagi, kau jangan pernah menghancurkan Goa itu. Karena di sana banyak barang-barang peninggalan suamiku," seru Xue Xian Hou lalu dia terbang dan perlahan lahan menghilang dari sana.
"Hehe … Dasar gadis yang aneh. Sejak kapan dia memiliki suami?" gumam Emperor White Bear.
__ADS_1