
“Guru, aku sudah siap untuk latihan sekarang. Apa yang harus aku lakukan sekarang?” ucap Xin Ye saat tiba di depan Divine Beast Lambda.
“Yang pertama harus kau lakukan adalah menyerap bola inti energi kegelapan yang di berikan oleh Dao Xue Lian,” perintah Divine Beast Lambda.
“Bagaimana caranya, Guru? Aku sama sekali belum pernah melakukan hal seperti itu. Saat aku di bangkitkan kembali ke Planet Dreamland, tubuhku sudah di penuhi dengan kekuatan energi angin yang di latih oleh Dao Xue Lian. Jadi aku saja sekali tidak mengetahui cara untuk menyerah bola inti energi kegelapan yang ada di dalam tubuhku,” jawab Xin Ye.
“Duduk lalu bermeditasilah dengan memejamkan kedua matamu. Pusatkan semua konsentrasimu untuk menyerap semua energi kegelapan yang ada di dalam bola ini energi kegelapan. Bola inti energi kegelapan itu saat ini berada di dalam dantianmu jadi itu akan lebih memudahkanmu untuk menyerapnya,” ucap Divine Beast Lambda memberi instruksi.
Xin Ye langsung duduk bersila di depan Divine Beast Lambda untuk mulai bermeditasi. Dia memejamkan kedua matanya dan memusatkan semua konsentrasinya untuk melihat ke dalam dantiannya. Di sana dia bisa melihat sebuah benda hitam berbentuk setengah lingkaran namun benda ini memancarkan aura energi kegelapan yang luar biasa.
“Apakah ini adalah bentuk dari bola inti energi kegelapan yang ada di dalam tubuhku,” pikir Xin Ye.
Tiba-tiba suara Divine Beast Lambda masuk ke dalam pikiran Xin Ye untuk memberi petunjuk.
“Jangan biarkan konsentrasimu terganggu. Sekarang kau sudah bisa melihat bola inti energi kegelapan yang ada di dalam dantianmu. Arahkan energi kegelapan yang ada di dalam dantianmu itu ke semua titik-titik meridian yang ada di dalam tubuhmu. Dengan cara ini maka seluruh titik-titik meridian yang ada di dalam tubuhmu akan seperti terlahir kembali. Titik-titik meridian itu akan dibersihkan lalu diperkuat agar semua titik-titik meridian itu mampu untuk menyerap energi kegelapan yang berasal dari alam.”
Xin Ye mendengarkan semua instruksi yang diberikan oleh Divine Beast Lambda dengan teliti agar tidak ada satu kata'pun yang terlewat karena jika sampai terlewat maka proses penyerapan bola inti energi kegelapan ini tidak akan berhasil.
__ADS_1
Sesuai dengan instruksi yang di berikan Gurunya, Xin Ye mulai mengalirkan energi kegelapan yang memancar dari bola inti energi kegelapan itu ke seluruh titik-titik meridian yang ada di tubuhnya.
Seluruh titik-titik meridian yang ada di tubuh Xin Ye mulai di bersihkan. Semua energi alam yang selama ini mengendap di dalam sana karena Xin Ye jarang berlatih kultivasi, secara perlahan di ubah menjadi uap lalu di keluarkan dari tubuh Xin Ye. Sejak lahir, tubuh Xin Ye ini memang jarang sekali digunakan untuk berkultivasi karena tubuh ini sering jatuh ke dalam keadaan koma secara tiba-tiba akibat luapan energi Yin.
Tubuh Xin Ye terus mengeluarkan uap dari tubuhnya akibat proses pembersihan titik-titik meridian ini. Divine Beast Lambda mengamati proses ini dengan tersenyum. “Bagus sekali, ternyata pemahaman gadis ini cukup bagus. Hanya sekali percobaan ternyata dia sudah mampu untuk membersihkan seluruh titik-titik meridian yang ada di dalam tubuhnya. Tidak seperti Nero yang harus mengulang sampai empat kali baru dia bisa berhasil untuk sampai ke tahap ini.”
Setelah tiga puluh menit, uap yang keluar dari tubuh Xin Ye telah berhenti. Ini adalah tanda bahwa semua titik-titik meridian yang ada di dalam tubuhnya telah di bersihkan.
Xin Ye masih terus mengalirkan energi kegelapan itu ke seluruh titik-titik meridiannya karena Divine Beast Lambda belum menyuruhnya untuk berhenti. Sekarang seluruh titik-titik meridian itu terus berdenyut secara teratur seperti sedang di pijat.
“Apakah ini adalah proses dari penguatan titik-titik meridian? Rasanya sangat nyaman sekali, seluruh tubuhku seperti sedang di pijat. Jika terus begini aku bisa tertidur,” gumam Xin Ye dalam hati.
“Pertahankan konsentrasimu karena jika kau sampai tertidur maka seluruh titik-titik meridianmu itu akan meledak.”
Xin Ye langsung tersadar dari rasa kantuk yang menyerangnya setelah mendapat peringatan dari Divine Beast Lambda. Dia berkonsentrasi penuh untuk menyalurkan energi kegelapannya sambil menahan menahan semua rasa nyaman yang membuatnya ngantuk.
“Bagus, pertahanan terus konsentrasimu. Tinggal sedikit lagi kamu akan berhasil. Ingat! jangan sampai tertidur karena jika kau tertidur maka tidak akan ada yang sesuatu yang mengendalikan energi kegelapan itu sehingga dia akan meledakkan semua titik-titik meridianmu dalam sekejap.”
__ADS_1
Xin Ye terus mengingat pesan dari Gurunya dan tidak berani tertidur meskipun rasa kantuk yang menyerangnya menjadi semakin kuat. Titik-titik meridian itu secara perlahan ukurannya mulai membesar sedikit demi sedikit sampai semua energi kegelapan yang di serap dari bola inti kegelapan itu berhasil masuk semua ke dalam titik-titik meridian itu. Dan bola inti energi kegelapan yang ada di dalam dantian Xin Ye langsung menghilang.
Divine Beast Lambda kembali memberi instruksi kepada Xin Ye setelah proses penguatan titik-titik meridiannya selesai.
“Sekarang kembalikan lagi semua energi kegelapan itu ke dalam dantianmu. Dengan begitu maka akan terbentuk benih elemen kegelapan di dalam dantianmu. Benih elemen kegelapan inilah yang nanti akan menjadi sumber dari semua kekuatan energi kegelapan yang ada di dalam tubuhmu.”
Xin Ye langsung menarik kembali semua energi kegelapan yang ada di dalam titik-titik meridiannya itu agar kembali ke dalam dantiannya. Namun ternyata proses ini tidak semudah saat dia menyalurkan energi kegelapan ke titik-titik meridian yang ada di tubuhnya.
Saat di tarik untuk kembali ke dantiannya, sebagian besar dari energi kegelapan ini bocor keluar sehingga tubuh Xin Ye sekarang di selimut dengan aura energi kegelapan yang terus bergejolak tak beraturan.
Divine Beast Lambda mengerutkan keningnya dan kembali membimbing Xin Ye.
“Kendalikan dulu aura energi kegelapan yang memancar dari tubuhmu. Buat aura itu menjadi stabil dan menyelimuti seluruh bagian tubuhmu. Setelah itu, kau baru bisa menarik kembali semua energi kegelapan yang ada di dalam aura itu agar kembali ke masuk ke dalam tubuhmu.”
Xin Ye menghentikan sementara proses penarikan energi kegelapan yang ada di dalam titik-titik meridiannya. Lalu dia mengalihkan perhatiannya untuk menstabilkan aura energi kegelapan yang memancar dari tubuhnya.
Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya Xin Ye berhasil mengendalikan aura energi kegelapan yang memancar dari tubuhnya. Aura kegelapan itu secara perlahan mulai stabil dan akhirnya membentuk aura berwarna hitam yang menyelimuti seluruh tubuh Xin Ye mirip seperti pakaian.
__ADS_1
Xin Ye akhirnya melanjutkan kembali proses penarikan energi kegelapan yang ada di titik-titik meridiannya setelah aura kegelapannya menjadi stabil. Dia sedikit demi sedikit juga memasukkan kembali energi kegelapan yang bocor tadi agar kembali lagi ke dalam titik-titik meridiannya.
Setelah satu jam berlalu akhirnya semua proses ini selesai. Semua energi kegelapan itu telah berhasil kembali ke dalam dantiannya dan membentuk sebuah bola kristal berwarna hitam di dalam dantiannya. Bola kristal hitam inilah benih elemen kegelapan milik Xin Ye.