
Gremlin yang terbang dengan kecepatan tinggi akhirnya sampai di Lembah Petir Abadi setelah terbang selama satu jam.
Selama perjalanan di menuju ke Lembah Petir Abadi, Heilong sempat memerintahkan Lu Zhan untuk membagikan bahan makanan yang ada di dalam gelang galaxynya ke setiap desa atau kota yang mereka lewati.
Para penduduk yang mendapat bantuan bahan makanan menjadi sangat senang dan mengira bahwa bahan makanan itu adalah pemberian dari Dewa karena Heilong memerintah Lu Zhan untuk memberikan bantuan bahan makanan itu secara sembunyi-sembunyi agar tidak menarik perhatian penduduk dan menyebabkan kerumunan orang.
Di depan Heilong sekarang terdapat sebuah Lembah yang dikelilingi oleh pegunungan hijau yang sangat luas. Namun yang membedakan Lembah ini dengan Lembah yang lain adalah adanya petir yang mengelilingi Lembah ini seperti sebuah tembok yang sangat tebal.
“Tuan, bagaimana cara kita masuk ke dalam Lembah itu? Petir yang mengelilingi Lembah ini bukanlah petir biasa tapi ini adalah petir yang terbentuk dari kekuatan Divine Beast, siapapun yang mencoba menerobosnya pasti akan hancur karena sambaran petir yang sangat kuat ini.”
Gremlin sedikit kebingungan karena dia sudah mengelilingi Lembah ini sebanyak dua kali tapi dia juga belum menemukan jalan untuk memasuki lembah ini. Dia tidak punya cara lain selain bertanya pada Heilong karena jika dia berusaha menerobos makan anggota dari Pavilliun Saung Bambu itu pasti akan mati.
“Aku akan mencoba memeriksa daerah di sekitar Lembah ini dengan kekuatan mataku, mungkin saja aku bisa menemukan sebuah jalan rahasia untuk masuk ke dalam Lembah.”
Heilong langsung memusatkan energi murninya ke kedua matanya dan menggunakan jurus mata dewa miliknya. Dia mulai memulai memeriksa pegunungan yang ada di sekitar Lembah dengan teliti sampai sungai-sungai yang ada di sekitar Lembah dan pegunungan ini tidak luput dari pandangan jurus mata dewanya. Dan dia menemukan sebuah keanehan lain dari Lembah ini.
“Aku tidak menemukan adanya jalan masuk ke dalam Lembah itu melalui pegunungan ataupun sungai-sungai yang ada di sekitar Lembah. Lembah itu seperti sebuah dunia yang terpisah karena Lembah itu tidak menyentuh tanah tapi dia terbang setinggi lima meter dari permukaan tanah.”
“Coba kau periksa petir yang mengelilingi Lembah ini. Apakah ada celah di antara petir ini yang memungkinkan untuk kita lewati,” ucap Guru Yi Shu yang melihat celah yang terdapat pada setiap sambaran petir ini berbeda antara yang satu dengan yang lain.
__ADS_1
Heilong menganggukkan kepala dan memeriksa semua petir yang mengelilingi Lembah Petir Abadi. Dia memang menemukan perbedaan jarak antara petir yang satu dengan petir lain, tapi jarak ini masih cukup sempit untuk di lewati oleh seorang manusia.
Saat Heilong sudah kehabisan ide untuk mencari jalan masuk ke dalam Lembah Petir Abadi, Gremlin akhirnya mengutarakan idenya. “Tuan Sepertinya Lembah Petir Abadi ini tidak bisa di kunjungi oleh orang biasa saja. Hanya seorang kultivator yang cukup kuat yang bisa menerobos masuk melewati petir itu. Diantara kalian semua hanya Tuan, Lin Chong Wei dan Guru Tuan yang bernama Yi Shu itu saja yang memiliki kemampuan untuk menahan sambaran petir ini. Bagaimana jika kita mengantarkan orang-orang yang memiliki tingkat kultivasi rendah itu ke Mansion Keluarga Long?”
Heilong menyetujui usulan dari Gremlin dan memerintahkan Gremlin untuk merubah arah terbang menuju ke Mansion Keluarga Long yang berjarak sepuluh kilometer dari Lembah Petir Abadi ini. Tapi Heilong memerintahkan Gremlin untuk mendarat di halaman belakang Mansion Keluarga Long karena di depan Mansion Keluarga Long pasti ada prajurit pengintai milik Jenderal Long Yun yang sedang berjaga di sekitar sana.
Ketika hampir sampai di Mansion Keluarga Long, Heilong buru-buru membangunkan Long Bai yang sedang istirahat di dunia pikirannya. “Hei! Cepat bangun. Aku merubah rencanaku untuk pergi ke Mansion Keluarga Long terlebih dahulu. Apakah kau ingin muncul sekarang?”
Long Bai langsung terbangun saat mendengar Heilong mengucapkan Mansion Keluarga Long. “Baik. Aku akan mengambil alih tubuh ini setelah kita mendarat di Mansion Keluarga Long dan kau mengembalikan Gremlin ke dalam Dunia Jiwamu. Sebagai gantinya aku akan meninggalkan Kitab Jurus Ilmu Pikiran yang di berikan oleh Guru Li Ziqi di sini, kau boleh membaca dan mempelajari ke tiga kitab itu sampai puas selama kau berada di dalam dunia pikiran.”
Heilong segera keluar dari dunia pikiran karena dia masih harus mengendalikan Gremlin.
Setelah mendarat, Heilong segera mengembalikan Gremlin ke dalam Dunia Jiwanya dan menyampaikan beberapa pesan pada Lu Zhan dan Lin Chong Wei.
“Setelah aku mengantarkan kalian berdua masuk ke dalam Mansion Keluarga Long, kalian berdua harus segera membawa semua anggota Pavilliun Saung Bambu ini untuk menemui Yang Shuo karena aku dan Guru Yi Shu akan melanjutkan kembali perjalanan kami memasuki Lembah Petir Abadi.”
“Apakah aku boleh menemani tuan pergi ke Lembah Petir Abadi karena tingkat kultivasi yang aku miliki seharusnya mampu untuk menahan serangan petir itu,” ucap Lin Chong Wei.
“Tidak. Aku membutuhkan bantuan Paman Lin untuk membantu ayahku melindungi Mansion Keluarga Long ini karena Tingkat Kultivasi paman yang cukup tinggi dan dengan adanya paman di tempat ini maka ayahku akan lebih mudah untuk meminta bantuan ke Benua Tengah. Lagipula Paman Lin masih memiliki beberapa proyek yang harus segera diselesaikan bersama dengan Yang Shuo,” jawab Heilong.
__ADS_1
“Aku mengerti Tuan,” ucap Lin Chong Wei tanpa membantah.
Heilong langsung masuk ke dalam Dunia Pikirannya dan memberikan kendali tubuh ini pada Long Bai karena dia sudah lama tertarik pada ketiga kitab Jurus Ilmu Pikiran itu setelah dia melihat kehebatan jurus itu saat berada di dalam dunia pikiran Xin Ye.
Long Bai langsung memimpin rombongan dari Pavilliun Saung Bambu melewati jalan setapak yang ada di dalam bukit ini setelah dia keluar dari dunia pikirannya.
Saat sampai di halaman belakang Mansion Keluarga Long, ternyata Long Yuyin sudah berdiri dan menunggu kedatanganmu mereka di depan pintu masuk halaman.
Long Bai langsung berlari dan memeluk ibunya seperti seorang anak kecil yang sudah lama tidak bertemu dengan ibunya.
“Ibu, kenapa ini ada di sini? Apakah ibu sudah tahu bahwa aku akan pulang hari ini?” tanya Long Bai yang penasaran kenapa ibunya seakan-akan sudah tahu bahwa dia akan pulang ke Mansion Keluarga Long.
“Benar, ibu sudah tahu bahwa kamu akan pulang hari ini,” jawab Long Yuyin tersenyum bahagia karena dia sudah hampir tiga tahun tidak bertemu dengan putranya.
“Bagaimana ibu bisa tahu?! Aku sama sekali tidak memberitahukan kedatanganku ke Benua Timur pada siapapun,” ucap Long Bai terkejut.
“Apakah kau lupa bahwa ibu juga memiliki Prajurit pengintai yang bernama prajurit pengintai Naga Biru. Sebulan yang lalu aku telah memerintahkan para prajurit pengintai milikku untuk memata-matai wilayah gerbang perbatasan bagian utara untuk mencari keanehan yang ada di sana. Tapi mereka tidak pernah mendapatkan hasil sampai kamu datang ke tempat itu dan membuka penyamaran dari bangsa Iblis yang berada di sana. Untungnya kamu bertindak cepat dengan membunuh semua iblis yang ada di sana dan membakar wilayah itu. jika tidak, para prajurit pengintai Naga Petir milik Jenderal Long Yun pasti sudah menemukan bukti bahwa kau yang telah membakar wilayah itu,” jawab Long Yuyin.
“Jadi ibu juga merasakan ada keanehan di wilayah perbatasan bagian utara?” lanjut Long Bai bertanya.
__ADS_1
“Tentu saja. Biasanya ada banyak sekali pedagang dari Benua Utara yang datang ke Benua Timur melewati pintu gerbang perbatasan itu. Tapi beberapa bulan ini sama sekali tidak ada pedagang dari Benua Utara yang datang ke sini kecuali para pedagang itu di kawal oleh beberapa kultivator yang kuat. Inilah yang membuat ibu curiga. Kakekmu juga mengatakan pada ibu bahwa Divine Beast Seiryu juga merasakan energi kegelapan yang muncul dari wilayah perbatasan bagian utara tapi energi kegelapan itu tiba-tiba menghilang entah kemana saat Divine Beast Seiryu memeriksa tempat itu,” jawab Long Yuyin menjelaskan panjang lebar.