LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 192 KITAB DAN SENJATA


__ADS_3

“ Bagaimana jika selama sebulan aku akan membuatkan berbagai macam makanan dan minuman enak yang ada di buku resep masakan kerajaan langit, ” tawar Heilong karena dia tahu bahwa Li Ziqi sangat menyukai masakannya.


“ Empat bulan..!! Karena aku harus memberikan sedikit ilmuku kepada dua orang asing yang bahkan belum melewati ujian khusus dariku. Ini juga sudah termasuk hukuman buatmu karena kau telah membawa dua orang asing masuk ke dalam pesawat ini tanpa berdiskusi dulu denganku. Jika kau tidak setuju dengan tawaran ini, maka lupakanlah untuk memintaku mengajari kedua orang itu. ” jawab Li Ziqi sambil mengacungkan empat jari yang ada di tangan kanannya.


“ Aku setuju. Selama empat bulan setelah latihan kami selesai, aku akan terus membuatkan makanan dan minuman yang ada di buku resep masakan kerajaan langit khusus untuk guru, " ucap Heilong dengan nada serius.


“ Baik, kita sepakat. ” seru Li Ziqi.


Li Ziqi kemudian berjalan di sekitar rak buku yang menyimpan kitab ilmu bela diri elemen angin dan kitab ilmu bela diri elemen cahaya. Di sana Li Ziqi mengambil beberapa buah kitab ilmu bela diri, kemudian dia pindah ke bagian senjata dan mengambil sebuah pedang berwarna hitam, tombak dengan motif naga dan tongkat sihir berwarna putih yang ujungnya berbentuk lingkaran dengan lubang di tengahnya. Setelah itu dia kembali ke tempat Heilong berdiri.


“ Ambillah semua kitab-kitan ilmu bela diri dan senjata ini lalu berikan pada mereka. ” ucap Li Ziqi sambil memberikan enam buah kitab bela diri dan dua buah senjata pusaka.


“ Yang mana yang harus aku berikan pada Lin Chong Wei dan yang mana yang harus aku berikan pada Lin Meylin..? ” tanya Heilong saat menerima semua kitab ilmi bela diri dan senjata itu.


“ Untuk Lin Chong Wei kamu berikan dia dua kitab ilmu beladiri elemen angin dan sebuah tombak naga angin. Sedangkan untuk Lin Meylin kamu berikan dia empat kitab ilmu beladiri elemen cahaya dan sebuah tongkat sihir cahaya surga. Kamu tidak perlu khawatir, aku tahu bahwa mereka baru saja memulai belajar ilmu beladiri jadi aku sengaja memberikan pada mereka kitab-kitab ilmu bela diri dengan level dasar dan level menengah. Tapi senjata yang aku berikan pada mereka adalah senjata dengan kwalitas terbaik yang biasanya di pakai oleh kultivator tingkat King Emperor, jadi kemungkinan mereka akan mengalami sedikit kesulitan saat pertama kali menggunakan senjata itu. Selain itu, karena hanya kamu yang bisa melihat wujudku jadi kamu harus menjelaskan sendiri pada mereka bagaimana cara mempelajari jurus-jurus yang ada di kitab itu. ” ucap Li Ziqi sambil menunjuk benda itu satu-persatu.


“ Lalu pedang itu... ? ” tanya Heilong sambil menunjuk pedang hitan yang masih berada di tangan Li Ziqi.


“ Pedang ini untukmu. Pedang itu terbuat dari batu baja hitam jadi bisa menahan sedikit kekuatan api, latihlah jurus pedang apimu menggunakan pedang ini. Tapi kamu hanya bisa menggunakan kekuatan apimu sebanyak enam puluh persen saja, jika lebih dari itu maka pedang ini akan hancur sama seperti pedang yang sebelumnya kamu gunakan. Aku juga akan memberimu kitab pedang amukan badai api yang dulu pernah aku tunjukkan padamu. Untuk sementara pelajarilah jurus pedang api ini dengan menggunakan pedang baja hitam sampai kamu berhasil mendapatkan pedang penguasa neraka. ” ucap Li Ziqi sambil memberikan sebuah pedang berwarna hitam dan sebuah kitab berwarna biru.

__ADS_1


“ Tunggu sepertinya ada yang salah. Kenapa kitab ilmu beladiri untuk Lin Chong Wei hanya ada dua, sedangkan kitab ilmu beladiri untuk Lin Meylin ada empat, ” tanya Heilong sambil menunjukkan enam buah kitab ilmu beladiri pada Li Ziqi.


“ Itu karena elemen cahaya dan elemen kegelapan adalah elemen yang paling tinggi dari elemen yang lain jadi elemen cahaya memiliki lebih banyak variasi jurus, bukan hanya sekedar jurus bertahan dan menyerang saja tapi juga ada jurus penyembuhan dan pengendali pikiran seperti jurus-jurus yang ada di elemen kegelapan, ” jawab Li Ziqi.


Heilong tiba-tiba teringat pada Minmei yang mengendalikan pikiran Xue Xuan Hou selama bertahun-tahun dengan cara menanamkan ingatan palsu bahwa dia adalah putrinya.


“ Aku mengerti guru. Sekarang aku akan kembali keruang kultivasi dan segera memberikan kitab-kitab ini pada Lin Chong Wei dan Lin Meylin. ” ucap Heilong lalu dia pergi meninggalkan ruang gudang pusaka.


**


Setelah beberapa menit Heilong akhirnya sampai di ruang kultivasi. Di segera membuka pintu ruang kultivasi dan masuk kedalam. Rupanya Lin Chong Wei dan Lin Meylin menyadari kedatangan Heilong dan langsung menghentikan meditasinya.


“ Anda sudah kembali, ” sapa Lin Chong Wei.


“ Benar, aku juga membawakan beberapa kitab ilmu beladiri dan senjata pusaka untuk kalian pelajari, " jawab Heilong sambil menunjukkan beberapa kitab ilmu beladiri dan senjata pusaka yang ada di tangannya.


Heilong kemudian memberikan kitab-kitab ilmu beladiri itu pada Lin Chong Wei dan Lin Meylin. Mereka berdua menerima kitab-kitab itu dengan perasaan sangat senang dan langsung membaca nama kitab-kitab itu.


“ Tombak pelindung raga, Tombak seratus bayangan, ” ucap Lin Chong Wei sambil memegang dua buah kitab ilmu beladiri.

__ADS_1


“ Perisai cahaya, cahaya penghancur bulan, cahaya surga penyembuh, cahaya bayangan jiwa, " ucap Lin Meylin membaca nama keempat kitab ilmu beladiri yang ada di tangannya.


Heilong kemudian memberikan sebuah tombak pada Lin Chong Wei. “ Senjata ini namanya Tombak Naga Angin. ”


“ Terima kasih tuan, aku akan menggunakan senjata ini dengan baik, ” ucap Lin Chong Wei menerima tombak itu.


Kemudian Heilong memberikan sebuah tongkat pada Lin Meylin. “ Senjata ini namanya tongkat sihir cahaya surga. ”


“ Waow... Senjata yang sangat bagus. Terima kasih kak, ” ucap Lin Meylin.


Setelah memberikan semua kitab-kitab ilmu beladiri dan senjata pusaka pada mereka berdua sesuai dengan petunjuk yang diberikan Li Ziqi, Heilong kemudian memberikan sedikit petunjuk “ Sekarang kalian bacalah kitab-kitab ilmu beladiri itu dengan teliti dan pelajari secara bertahap jangan terburu-buru karena jika terjadi sedikit saja kesalahan saat kalian sedang latihan maka akibatnya akan sangat buruk. ”


Lin Chong Wei dan Lin Meylin menganggukkan kepalanya dan mulai membaca kitab-kitab ilmu beladiri itu dengan penuh konsentrasi.


Li Ziqi tiba-tiba berbicara pada Heilong. “ Apakah kau mau menggunakan teknik yang waktu itu untuk mempercepat pertumbuhan kultivasimu dan kultivasi mereka berdua. "


“ Teknik apa itu guru... ? ” tanya Heilong tak mengerti.


“ Gerbang waktu. Saat ini kekuatanku cukup untuk menggunakan teknik gerbang waktu sampai tahap kedua, ” jawab Li Ziqi.

__ADS_1


“ Apa bedanya dengan teknik gerbang waktu yang guru gunakan saat kita berada di makam es, ” lanjut Heilong bertanya.


“ Dengan teknik gerbang waktu tahap dua, aku bisa mengubah tujuh tahun di dunia gerbang waktu seperti satu minggu di dunia nyata. " jawab Li Ziqi.


__ADS_2