
Heilong terus mengikuti Xue Xian Hou dari belakang. Pandangan matanya tidak bisa lepas dari tubuh Xue Xian Hou yang begitu sempurna seperti seorang bidadari.
Jantung Heilong berdetak dengan kencang dan pikirannya menjadi kacau ketika memikirkan apa yang akan terjadi di dalam kamar itu.
Mereka akhirnya tiba di dalam kamar Xue Xian Hou. Sama sekali tidak ada yang istimewa di sini bahkan terkesan sangat sederhana, padahal ini adalah kamar seorang Master Sekte.
Cuma ada tempat tidur besar di tengah ruangan. Di samping kiri ada dua buah lemari untuk menyimpan pakaian dan di sebelah kanan ada meja rias dan sebuah rak buku berukuran cukup besar.
"A-Apa yang akan kita lakukan di sini?” tanya Heilong gugup.
"Kenapa kamu gugup? Apa yang sebenarnya sedang kamu pikirkan?" jawab Xue Xian Hou balik bertanya sambil berdiri di samping tempat tidur.
Pikiran Heilong segera tersadar. Dia segera menutup mulutnya dengan kedua tangannya agar apa yang sedang dia pikirkan saat ini tidak terucap.
Bagaimana pun juga Xue Xian Hou adalah Master Sekte Snow Moon. Meskipun di sekte ini tidak ada laki-laki, bagaimana mungkin Xue Xian Hou akan melakukan hal-hal yang diluar nalar.
Melihat tingkah aneh Heilong yang gugup dan mukanya sedikit memerah, Xue Xian Hou langsung tertawa terbahak-bahak menertawakan kepolosan Heilong.
"Haha … Anak muda kamu harus belajar mengendalikan pikiran kotormu, hal itu tidak bagus untuk pertumbuhan kultivasimu. Biasanya jika ada orang yang memikirkan hal semacam itu ketika melihatku, aku akan langsung membunuhnya," ucap Xue Xian Hou yang masih tertawa.
Xue Xian Hou mengulurkan tangan kanannya, cahaya biru muncul di tangan kanannya dan menggeser tempat tidur besar itu ke samping.
Di bawah tempat tidur terdapat sebuah kolam air yang cukup besar.
" ini adalah jalan rahasia menuju ke Makam Es," ucap Xue Xian Hou.
"Makam es?! apakah tempat itu sama dengan Makam Es Seribu Pedang," tanya Heilong penasaran.
"Tidak. Makam es ini adalah tanah terlarang milik Sekte Snow Moon, hanya Master Sekte Snow Moon dan Pewaris Makam Es Seribu Pedang yang boleh mengetahui tempat ini. Bahkan putriku Xue Xianzi pun tidak tau tentang tempat ini. " jawab Xue Xian Hou.
__ADS_1
"Putri?! Xue Xianzi?! Jadi gadis itu adalah putrimu?" ucap Heilong terkejut.
"Ternyata kamu telah bertemu dan mengenal putriku," ucap Xue Xian Hou menatap Long Bai dingin.
"Aku bertemu dengannya ketika melewati hutan Northland beberapa bulan yang lalu ketika sedang melakukan perjalan menuju ke Benua Utara ini," jawab Heilong.
"Pantas Xue Xianzi sangat cantik ternyata ibunya lebih cantik. Ternyata pepatah buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya itu benar,” lanjut Heilong. Tapi, dia hanya berani mengucapkan ini dalam hati.
"Baiklah. Kita kesampingkan dulu masalah Xue Xianzi. Apakah sewaktu datang ke Sekte Snow Moon kamu melihat sebuah gunung es yang besar di belakang Snow Moon Palace?" tanya Xue Xian Hou.
"Aku melihatnya," jawab Heilong.
"Makam es ini sebenarnya ada didalam gunung es itu dan satu-satunya pintu masuknya adalah kolam es di depan kita ini. Kolam ini memiliki suhu -40°C dan banyak sekali bebatuan es tajam di dalam. Untuk bisa ke sana kita harus menyelam sejauh satu kilometer di kolam es yang dingin ini sekaligus menghindari bebatuan-bebatuan es yang tajam itu," jelas Xue Xian Hou.
"Jadi itu adalah alasan kenapa anda tidak memakai kembali jubah Master Sekte yang sebelumnya anda pakai," ucap Heilong.
"Benar," jawab Xue Xian Hou dingin. " Jubah Master Sekte itu akan menjadi sangat berat jika aku pakai berenang di dalam air. Itu akan menyulitkan gerakanku ketika menghindari bebatuan-bebatuan es yang sangat banyak di dalam kolam es ini. Dan aku juga harus memastikan keselamatanmu, aku tidak yakin kamu bisa menghindari bebatuan-bebatuan es saat menyelam karena itu aku sengaja menguji kekuatan penyembuhanmu."
"Kalau begitu kita harus segera ke sana, kamu ikuti aku dengan hati-hati."
Xue Xian Hou melompat ke dalam kolam untuk memimpin jalan karena tempat ini sama sekali tidak memiliki peta. Jadi tidak ada cara lain selain menuntun Heilong secara langsung untuk mencapai tempat itu.
Tidak lama kemudian Heilong juga melompat ke dalam kolam. Tapi, sebelumnya dia telah menyelimuti tubuhnya dengan energi air dan mengaktifkan teknik restorasi jiwa.
Sebuah bulu burung berwarna hitam pekat terjatuh dari atap dan masuk ke dalam kolam mengikuti Heilong dan Xue Xian Hou.
**
Setelah kurang lebih dua puluh menit berenang di dalam kolam es yang dingin itu mereka akhirnya melihat sebuah jalan keluar di atas.
__ADS_1
Xue Xian Hou diikuti dengan Heilong berenang menuju keatas dan akhirnya mereka keluar dari dalam kolam es yang sangat dingin itu.
Mereka berdua mengeringkan tubuh masing-masing menggunakan Aura yang memancar dari tubuh mereka.
Di depan kolam ada sebuah penghalang tak terlihat yang sangat kuat, penghalang ini bertujuan untuk menghalangi penyusup masuk ke tempat ini.
Xue Xian Hou mengulurkan tangan kanannya dan membuat gambar sebuah simbol khusus untuk membuka penghalang itu.
Banyak luka-luka goresan benda tajam di tubuh Heilong. Tapi, luka tidak seberapa dalam dan luka-luka itupun segera sembuh dengan cepat.
Heilong melihat sekelilingnya, banyak peti mati yang terbuat dari es di tempat ini.
" angan bilang kalau kamu akan memberiku sebuah peti mati," ucap Heilong sambil menatap sebuah peti mati yang ada di depannya.
"Tidak, semua peti mati ini ada isinya. Ini semua adalah peti mati milik leluhur Sekte Snow Moon. Benda yang akan aku berikan ada di lantai dua. Mari kita naik ke atas " ajak Xue Xian Hou Hou.
Mereka berdua berjalan menuju sebuah tangga yang ada di sudut ruangan dan naik ke lantai dua.
Setelah sampai di sana dia melihat banyak benda pusaka. Namun yang menarik perhatiannya adalah sebuah batu yang memancarkan cahaya lima warna seperti pelangi.
"Batu itu sangat indah. Jika aku boleh tahu, apa nama dari batu yang ada di sana?” ucap Heilong sambil menunjuk sebuah batu.
"Batu itu namanya Batu Pelangi Matahari dan hanya ada lima buah di planet ini. Kelima batu ini di simpan dengan aman di masing-masing negara di sebuah tempat rahasia, karena para iblis mengincar batu ini untuk membangkitkan raja iblis Dark Etheroz," Xue Xian Hou mengerutkan alisnya. "Batu ini akan aku berikan padamu, karena pemilik asli dari batu ini adalah pewaris dari kekuatan divine beast. Kamu berlatihlah dua hari di tempat ini, seraplah energi yang keluar dari batu itu secara bartahap. Dan dua hari kemudian aku akan datang menjemputmu. "
Xua Xian Hou lalu pergi meninggalkan makam es dan kembali ke Ice Snow Palace.
**
Setelah keluar dari dalam kolam es, Xue Xian Hou langsung keluar dari kamarnya untuk menggambil jubahnya yang terjatuh di lantai tanpa mengeringkan tubuhnya terlebih dahulu.
__ADS_1
Tidak lama kemudian dia melihat Xue Xianzi datang saat tangannya akan menyentuh jubahnya yang jatuh di lantai.
"Ibu kenapa jubahmu ada dilantai? Dan tubuh ibu kenapa basah kuyup. Lalu pria bernama Long Bai tadi kemana?" Tanya Xue Xianzi curiga.