
"Seperti yang kalian ketahui, darah yang keluar dari kepala Jack, membuatnya kehilangan banyak darah. Tapi kalian tidak perlu khawatir, karena stok darah di rumah sakit masih banyak." jawab dokter Riyan membuat Steven dan Jeff menghembuskan napasnya lega.
"Syukurlah, lalu sekarang ... aku bisa menjenguknya?" tanya Jeff yang mendapat gelengan dari dokter yang menangani Jack.
"Maaf, Jack belum bisa dijenguk. Dia membutuhkan perawatan khusus," jawab dokter Riyan kemudian berjalan pergi meninggalkan Steven dan Jeff.
"Jeff!" panggil Steven saat melihat anak buahnya terdiam, "Jeff?" sambungnya lagi.
"Iya Tuan, ada apa?"
"Jangan pernah membenci Jack, mau bagaimana pun ... dia kakakmu. Dan hubungan persaudaraan kalian tidak boleh terputus hanya karena wanita. Masih banyak wanita yang lebih baik dari pada dokter Irma, ikhlaskan dia menikah dengan Kakakmu. Aku akan mencarikan pengganti dokter Irma. Aku berjanji Jeff," ujar Steven menepuk pundak Jeff berulang kali.
"Tidak perlu Tuan. Saya sudah mengikhlaskan Irma menikah dengan Jack. Hanya saja, saya khawatir dengan nasib Jack selanjutnya, Tuan bisa lihat sendiri bagaimana Kakak dari Irma memukul dan menghabisi Jack di depan mata kita?"
"Sudah menjadi resiko untuk Jack. Kau tidak perlu mencemaskan nya. Sekarang, aku harus pergi. Aku mau menjenguk putriku dulu," ujar Steven yang mendapat anggukan dari Jeff.
"Maaf sudah merepotkan Tuan," ucap Jeff sekali lagi.
__ADS_1
Melihat Tuan mudanya pergi, perlahan tangan Jeff mengepal, sorot matanya memancarkan amarah dan benci yang mendalam.
'Aku memang sudah mengikhlaskan mu menikah dengan wanita yang aku cintai Jack!, tapi aku tetap membencimu. aku membencimu Jack! kau membuat semua impianku hancur!" gumam Jeff kemudian berjalan menjauh dari ruangan kakaknya.
Di saat Jeff melangkahkan kakinya keluar dari rumah sakit. Tiba-tiba dia bertemu dengan wanita yang sangat dicintainya. Langkahnya terhenti sesaat, matanya saling memandang memancarkan kerinduan yang mendalam.
"Mas Jeff ...," panggil Irma.
"Jaga dia. Kalian harus menikah, dan kalian tenang saja, aku akan datang ke pernikahan kalian. Hubungi saja aku," ucap Jeff kemudian melanjutkan langkahnya melewati Irma yang tengah mematung.
"Mas Jeff!" teriak Irma, "Aku minta maaf, aku sudah membuat Mas Jeff kecewa!"
"Mas Jeff!" teriak Irma yang berharap Jeff berhenti dan menatapnya, "Aku akan menuruti semua permintaanmu Mas, aku akan menikah dengan kembaran mu demi kamu, Mas! demi Mas Jeff, tapi tolong ... tolong jangan membenciku dan aku harap, Mas Jeff bisa pergi dari kehidupanku agar aku bisa melupakanmu, Mas!" lirih Irma, kedua lututnya tertekuk dan terjatuh ke lantai.
Di dalam mobil, tak henti-hentinya Jeff memukul stir kemudinya. Dia merutuki kebodohannya karena ucapan yang terlontar dari bibirnya untuk wanita yang sangat dicintainya.
"Kenapa, aku berbicara seperti itu! aku belum sanggup kehilangan Irma. Dan aku belum sanggup melihat mereka menikah dan mempunyai keluarga yang bahagia." gumam Jeff.
__ADS_1
****
"Irma, jangan menangis di sini!" ujar dokter Riyan memegang pundak teman wanitanya.
"Semuanya sudah hancur, dok! Mas Jeff sudah membenciku, dan Mas Al juga akan membenciku. Aku benar-benar hancur! Aku menyesal dok!" gumam Irma dengan tangisannya.
"Irma tenanglah. Ayo kita pergi, aku antar keruanganku dan kamu bisa beristirahat sejenak," titah Riyan.
"Aku tidak mau dok, aku ingin keadaanku kembali seperti semula. Hidup tanpa beban dan dicintai semua orang, aku tidak mau hidup seperti ini. Dibenci banyak orang,"
"Setiap penyesalan berada di akhir cerita. Tidak ada penyesalan di awal cerita, Ir. Sekarang kamu tahu kan, kenapa kedua orang tua kita sangat begitu menjaga pergaulan anaknya terutama anak perempuannya. Mereka tidak menginginkan hal semacam ini menimpa pada anaknya."
"Aku khilaf dok. Tolong kembalikan keadaanku seperti semula. Aku merindukannya, Riyan, hiks ... hiks ...."
"Waktu tidak dapat di putar Ir, jalani saya kehidupanmu yang sekarang."
"Aku tidak sanggup, aku tidak sanggup menjalani semua ini sendirian, aku membutuhkan seseorang. Ingin rasanya aku pergi dari dunia ini,"
__ADS_1
Bersambung 😘