Partner Ranjang Om Duda

Partner Ranjang Om Duda
Episode 78_Putri Kandungku


__ADS_3

Bugh!!


Bugh!!


Beberapa pukulan Steven tepat mengenai wajah Riski, Steven yang tak berniat memukul Riski pun tiba-tiba emosi dan melayangkan pukulannya karna Riski menyebut istrinya dengan sebutan calon istri


"Tuan, sudah Tuan...kita harus selesaikan kesalahpahaman ini pada Tuan Riski agar Tuan besar tenang disana" Ucap sekertaris Nanda yang melerai Steven


Setelah berhasil melerai, Riski yang sudah babak belur pun menetralkan emosinya karna tak bisa membalas pukulan dari Steven musuhnya


"Aku tidak percaya denganmu, Ayahku mati dibunuh Ayahmu!! " Pekik Riski membuat emosi Steven kembali memuncak, dia bersiap-siap untuk memukul Riski kembali tetapi tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan yang menghentikan pergerakan Steven


"Berhenti!!!!! "


"Siapa Zena!! Siapa!! " Ujar pria paruh baya yang menjadi Ayah tiri dari Riski


"Kau-" Tunjuk Ayah tiri Riski pada sekertaris Nanda


"Lepaskan aku!!! dan apa aku boleh melihat wajah yang bernama Zena" Sambungnya kembali membuat Steven dan Riski mematung


"Ayah..apa ayah mengenal Kak Zena, mantan model papan atas yang sangat cantik itu Yah? " Ujar Putra yang sedari tadi diam saja, rasa penasarannya tak bisa ditahan lagi karna Ayahnya yang biasanya acuh tiba-tiba bertanya tentang wanita


"Diam kau!" Jawabnya membuat putra langsung diam


"Hei!! kau!! berani-beraninya kau membentak adikku!! " Teriak Riski yang tak terima putra dibentak "Hanya aku yang boleh memarahinya! kau tidak berhak!!! " Sambungnya lagi yang berusaha melepaskan ikatan talinya, emosi yang sudah terbakar menjadi merambat saat Ayah tirinya membentak adiknya


Tak ingin bertengkar dengan anak tirinya, dia pun mengabaikan ucapan Riski lalu menatap tajam pada sekertaris Nanda


"Cepat!!! Aku ingin melihat fotonya!! " Bentak Ayah tiri Riski membuat sekertaris Nanda menatap Steven, lalu Steven menganggukan kepalanya


"Ini! Apa kau kenal dengan Nyonya kami" Ujar sekertaris Nanda yang memperlihatkan foto Zena yang sedang bekerja menjadi model


Deg!!


"Zena, dimana dia sekarang!! Dimana putriku!! " Teriak Ayah tiri Riski yang tak lain Leo


"Putri? " Ulang semua orang, sedangkan Riski, dia masih saja menggesekkan tali yang mengikatnya berharap tali itu bisa lepas cepat

__ADS_1


"Dia putri kandungku dimana sekarang..dan apa kau suami Zena"


Senyum Steven tiba-tiba terbit, dia memicingkan matanya lalu menghampiri Leo


"Kau bilang putri? Dia bukan putrimu melainkan istriku! " Ujar Steven sinis


"Apa maksudmu!!! putriku belum menikah" Teriak Leo sambil memberontak


"Kau salah Tuan, dia sudah menikah denganku beberapa bulan yang lalu dan aku kemari mencari keberadaan istriku karna anak buahku melihatnya jika istriku dibawa kemari oleh dia!! " Tunjuk Steven pada Riski


"Dia calon istriku bukan istrimu! " Ketus Riski tak suka saat Steven mengucapkan kata istri untuk Zena


Melihat Riski yang keras kepala akhirnya sekertaris Nanda mendekatinya lalu memberikan sebuah barang bukti yang mereka simpan selama puluhan tahun untuk Riski "Tuan, apa kau masih tidak percaya jika kakekmu yang membunuh ayahmu sendiri hemm? baiklah jika masih tidak percaya, maka saya akan memberikan bukti ini, dan kau bisa melihat sendiri kejahatan kakekmu, saya dan Tuan Steven mendapatkan bukti ini saat di negara J" Ujar sekertaris Nanda yang memperlihatkan video perbincangan antara kakek Riski dengan salah satu rekan bisnisnya,


Dahulu, Ayah Steven pernah menyamar menjadi supir dirumah keluarga Court, dia diam-diam memperhatikan gerak gerik dari kakek Riski


Hubungan antara Ayah Steven dan Ayah Riski sangatlah baik, mereka seperti sahabat, tapi setelah Ayah Steven mengunjungi kediaman Court, dia samar-samar mendengar perbincangan antara kakeknya Riski dengan seseorang


"Bunuh dia, aku tidak suka dengan menantuku itu, karna dia...aku tidak bisa menjodohkan putriku dengan Putra temanku, dia pembawa pengaruh buruk, perusahaan yang dimiliki terlalu kecil dan aku tidak bisa menjamin jika cucuku kelak akan hidup bahagia saat bersama pria miskin itu"


Setelah memperlihatkan rekaman suara antara kakek Riski dan seseorang, sekertaris Nanda tersenyum, dia melihat ekspresi kekecewaan di wajah Riski


"Bagaimana??? apa kau mau berdamai dan memberitahu kita keberadaan Nyonya muda Zena " Tanya sekertaris Nanda lagi sambil memasukan ponselnya kedalam saku


"Kau!! Ternyata kau yang membunuh Ayahku" Geram Riski, dia mengepalkan erat tangannya


"Aku tak percaya jika kakek akan berbuat nekad pada Ayahku,"


"Ini semua tidak mungkin!!! tidak!!!! cepat antarkan aku pada pembunuh itu!! aku akan membunuhnya secara langsung!!!


"Cepat!!! lepaskan aku!!! " Teriak Riski tepat di hadapan sekertaris Nanda


"Sekarang beritahu dimana keberadaan Nyonya kami, setelah itu kami akan mengantarkan anda pada pembunuh ayahmu"


Riski tersenyum tipis, dia tak sengaja melirik pada Ayah tirinya yang sedang memaki Steven.


"Aku tak tahu dia ada dimana" Ketus Riski

__ADS_1


"Dan kau!! "Kau Ayah kandung dari Zena" Tanya Riski tak percaya pada Leo


"Iya, dia adikmu, adik tirimu sama seperti Putra" Jawab Leo cepat


"Apa maksud Ayah? Aku adik tiri dari kak Riski? Aku adalah adik kandung kak Riski bukan adik tiri" Jawab Putra cepat


"Kak! Bohong kan! " Kini Putra meyakinkan dirinya dengan bertanya pada Riski


"Diam! Zena bukan adik tiriku!! aku tidak mempunyai hubungan darah apapun dengannya,"


"Terimalah kenyataan ini Tuan, karna bagaimanapun Ayah tiri anda pernah menikah dengan ibu kandung anda walaupun hanya pernikahan siri" Ujar sekertaris Nanda lagi


"Hei kau!! bagaiamana kau bisa tahu semuanya hah!!"


"Kau tidak perlu tahu tuan Riski,"


"Baiklah...


"Sekarang lepaskan aku!! Aku harus mencari keberadaan Zena, wajahnya sangat pucat dan dia tidak mau makan...lepaskan!!! " Teriak Riski lagi


Bugh!!


Bugh!!


"Apa kau bilang hah! Wajah Zena pucat!! Dasar bajingan brengseeek!! Kau membuatnya menderita!!! " Teriak Steven


"Kau juga bodoh!! Apa kau tak berfikir, tubuh Zena kurus dan wajahnya sangat memprihatinkan itu karna siapa!!"


"Tunggu dulu, bukannya suami Zena adalah Dave, pria yang aku temui di taman waktu itu? " Ujar Riski yang tiba-tiba bingung


"Dimana istriku!!!"


"Atau aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri!!! " Pekik Steven menbabi buta Riski


***


Bermalam di rumah sakit, membuat Zena tak enak hati pada Dave, dia selalu meminta Dave untuk kembali pulang dan membiarkan dirinya sendiri di rumah sakit ini, tapi Dave yang tak tega meninggalkan temannya pun tetap tak mau, dia ingin tetap berada disisi Zena, dan dia juga meyakinkan bahwa dirinya baik-baik saja,

__ADS_1


Bersambung😘


__ADS_2