Partner Ranjang Om Duda

Partner Ranjang Om Duda
Episode 79_Es Krim


__ADS_3

"Dave, kau pasti harus berkemas untuk keberangkatanmu esok" Ujar Zena sekali lagi "Biarkan aku disini sendiri, masih ada suster dan dokter yang menjagaku, aku tidak mau terlalu banyak merepotkanmu" Sambung Zena kembali


"Sudah aku bilang! Kau temanku sekaligus mantan karyawanku! Aku tidak bisa begitu saja melepaskan tanggungjawabku sebagai teman disini, bagaimana jika kamu drop atau membutuhkan sesuatu disaat aku pergi hemm?" Jawab Dave sambil bangkit dari duduknya lalu berjalan menuju Zena


"Sekarang kita makan, sedari tadi kamu belum makan, ingat bayi yang ada di dalam kandunganmu" Titah Dave pada Zena, dia mengambilkan piring yang diatas meja, lalu menyuapkan makan malam pada Zena


"Aku gak laper Dave, aku mau es krim" Ujar Zena yang tak sengaja menonton iklan es krim di TV yang mereka tonton


"Es krim? " Ulang Dave


"Iya, aku mau es krim yang itu" Tunjuk Zena pada TV yang sedang menyala


Lalu mengarahkan pandangannya pada televisi yang sedang menayangkan anak kecil memakan es krim rasa coklat, membuat Dave tersenyum, dia mengambil remot lalu mematikan TV itu


Melihat TV mati, Zena langsung menatap tajam Dave, dia menggerutu tak jelas, bahkan wajahnya sangat masam "Kenapa dimatiin! " Ketus Zena, moodnya benar-benar sedang labil,


"Kenapa?


"Sekarang kamu makan dulu, nanti setelah makan aku baru belikan es krim, isi perutmu sedikit saja" Pinta Dave memohon, dia mencoba memasukan sendok yang berisi nasi serta lauknya kedalam mulut Zena


"Sedikit ya?" Ulang Zena yang dianggukin Dave,


"Baiklah, sedikit saja, tapi nanti es krim ya" Ujar Zena manja membuat Dave gemas dengan tingkah temannya ini, lalu Zena menerima suapan demi suapan yang diberikan Dave


Setelah memberikan beberapa suap dan Zena sudah merasa kenyang, Dave pun menepati janjinya, dia meminta izin pada Zena untuk keluar membelikannya es krim karna Dave merasa jika Zena dalam fase nyidam.


Sebelumnya Dave sudah meminta salah satu suster untuk menjaga Zena, dia takut selama dia pergi, Zena tak ada yang mengurusnya


Di dalam supermarket terdekat, Dave mengambil beberapa es krim varian coklat, dia juga mengambil beberapa merek es krim yang berbeda agar Zena bisa mencicipi dan merasa puas

__ADS_1


Setelah selesai mengambil beberapa es krim, Dave langsung membayar ke kasir supermarket itu


"Berapa kak? " Tanya Dave saat es krim sudah dimasukan kedalam kantong plastik


"50 ribu kak, " Ujar pegawai supermarket, dan Dave segera mengambil dompetnya lalu mengeluarkan uang pecahan 50 ribu.


Setelah selesai membelikan pesanan Zena, Dave yang baru saja keluar dari supermarket pun terheran saat ada mobil yang terparkir dengan pemilik mobil yang memandang kearahnya,


"Mungkin ini perasaanku, mungkin orang itu sedang menunggu kerabatnya yang sedang berbelanja di supermarket " Gumam Dave yang langsung berlari dan masuk kedalam mobil.


Saat mobil Dave pergi meninggalkan supermarket, orang yang sedang mengawasi Dave juga ikut pergi,


"Siapa mereka? Kenapa mereka mengikutiku" Gumam Dave saat menyetir mobilnya,


Dave yang semakin curiga pun menancapkan gasnya, dia sesekali melirik kaca spion mobil berharap mobil itu sudah hilang


"Aku tidak punya waktu untuk meladeni mereka semua, dan aku yakin mereka berjumlah banyak dan aku sendiri, bisa mati sia-sia aku" Ujar Dave semakin menancapkan gass, dan mobil yang mengikuti Dave juga semakin cepat seakan tak ingin kehilangan jejak Dave,


Dan Dave juga sudah berjanji untuk menjaga Zena dari dua pria bajingaaan karna lambat waktu, pasti kedua pria itu mencari keberadaan Zena dan dirinya, apalagi tentang kesalahpahamannya antara Riski dan dirinya membuat Dave tidak bisa meninggalkan Zena dalam kondisi seperti ini


"Apa orang itu orang suruhan dari orang yang mencelakai Zena atau mereka suruhan dari suami Zena" Gumam Dave yang tetap melajukan kecepatan mobilnya,


Sewaktu di lampu lalu lintas, mobil Dave melaju disaat lampu berwarna kuning dan saat mobil Dave sudah melaju tiba-tiba lampu berwarna merah dan mobil dibelakang Dave berhenti membuat mobil yang mengikuti Dave mau tak mau berhenti karna adanya mobil di depan yang menghalangi


Terdengar hembusan nafas lega saat Dave melirik kaca spion mobilnya, dia melihat mobil yang mengikutinya sudah hilang tak tahu kemana


"Sekarang aku harus kembali ke rumah sakit, aku harus mengecek keadaan Zena, aku takut keberadaan Zena sudah diketahui oleh suami atau mantan bossnya itu yang kejam" Ujar Dave, dia memutar balik dan mengambil seribu langkah untuk kembali ke rumah sakit


Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai kerumah sakit, dan Dave sudah memarkirkan mobilnya diujung parkiran yang tertutupi oleh mobil pengunjung lainnya

__ADS_1


Dave turun membawa kantong kresek yang berupa beberapa es cream yang baru saja dia beli


Dia berjalan cepat dan tak lupa memakai masker agar tidak ada yang mengetahui wajahnya karna Dave yakin orang itu akan terus mencari keberadaannya


Setelah sampai di depan ruang Zena, Dave melirik kanan kiri, dia memastikan bahwa tidak ada orang yang mengikutinya,


Krek, pintu kamar Zena terbuka oleh Dave, lalu dia menutup kembali beserta tirai jendela agar orang yang mengikutinya tidak menemukan keberadaannya


"Zen, ini es cream yang kamu minta," Ujar Dave yang memberikan 1 kantong kresek berupa es cream rasa coklat


Mata Zena berbinar, dia langsung merebut kantong kresek itu dan mengambil 1 bungkus es cream rasa coklatnya


"Enak Dave, dingin banget, seger di mulut hemmm" Gumam Zena sambil menjilat sedikit demi sedikit es krim yang berada ditangannya


Dave tersenyum, saat ini tingkah Zena sangat mengemaskan dia seperti anak kecil yang sedang memakan es krim belepotan


"Pelan-pelan, malam ini cukup 2, dan sisanya untuk besok" Ujar Dave mengambil tissue dan membersihkan sisa es krim di bibir Zena


Mendengar ucapan temannya, wajah Zena seketika menjadi masam


"Kurang Dave, aku mau semuanya buat aku" Pinta Zena yang memegang erat kantong plastiknya


"Zen" Ujar Dave mengambil kantong kresek itu dengan paksa lalu mengambil es cream 1 lagi untuk Zena


"Cukup, jangan terlalu banyak, ini sudah malam...kamu bisa sakit jika malam-malam memakan banyak es cream"


"Dave" Rengek Zena, kali ini dia merengek sambil meneteskan air mata, jujur saja Zena kurang jika memakan 2 es cream


"Satu lagi" Pintanya memelas, membuat Dave tak tega, dia mengeluarkan 1 bungkus es cram lagi dan diberikan pada Zena

__ADS_1


Bersambung😘


__ADS_2