Partner Ranjang Om Duda

Partner Ranjang Om Duda
Episode 217_Kembali


__ADS_3

Setelah berhasil mencari keberadaan mantan istri dari Tuannya. Nanda dan Fakhri langsung membawa wanita itu ke hadapan Steven. Tak susah untuk menemukan keberadaan Dinda. Nanda dan Fakhri menggunakan cara diskon besar-besaran untuk memancing mantan istri Steven itu keluar dari tempat persembunyiannya.


"Dimana kau menyekap istriku, hah!" teriak Steven, setelah wanita yang berstatus mantan istri itu bertekuk lutut di hadapannya.


"Apa maksudmu, Steve? aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan? istri? menyekap? memangnya, apa gunanya aku menyekap istrimu? Mungkin, dia kabur tidak betah dengan sikapmu yang kaku," ujar Dinda menepuk-nepuk telapak tangannya, membersihkan debu yang menempel karena dorongan paksa dari Nanda dan Fakhri.


"Dimana kau sembunyikan istri dan anakku!" teriak Steven lagi.


"Anak? Tadi istri, sekarang bertambah anak. Hei Steve, anakmu ada di situ. Dia sedang tertidur, kamu mau teriakanmu membangunkan anakmu, itu?"


"Aku tidak tahu keberadaannya dimana! Dan aku peringatkan lagi. Aku tidak suka di tarik paksa oleh kedua anak buahmu itu. Mau di taruh mana, mukaku ini, ha! Aku sedang menikmati uangku untuk berbelanja. Dan kedua anak buahmu itu mengacaukan hariku!" ketus Dinda bangkit dari sujudnya, "Aku mau pergi!" sambungnya lagi.

__ADS_1


"Berani melangkah satu langkah saja. Peluru di pistol ini akan menancap di jantungmu. Dan aku jamin, kau akan mati setelah itu," ancam Steven yang mendapat kekehan dari Dinda.


"Yakin, silahkan saja bunuh aku." tantang Dinda, "Setelah membunuh aku, akan aku pastikan kedua orang yang kau cari akan bernasib sama denganku. Oh bukan, dua orang tapi satu orang. Karena satu orangnya lagi sudah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, dan itu karena keinginannya sendiri. Bukan aku atau pun--"


"Bedebah! Sudah aku duga. Kau yang menculik anak dan istriku! Sekarang, beritahu aku! Dimana mereka! Atau aku akan benar-benar membunuhmu!"


"Steve, lupakan mereka. Aku masih mencintai, Steven. Aku mau kita kembali seperti dulu lagi. Dan aku berjanji, aku akan menyayangi anak-anakmu itu seperti aku menyayangi anak-anakku sendiri," ujar Dinda, perlahan kakinya melangkah menghampiri Steven yang tengah memegang pistol kebanggaannya.


'Dasar wanita iblis. Aku tidak akan mempercayai setiap ucapanmu, itu.' gumam Steven dalam hati, "Dimana mereka!" tanya Steven dengan emosi yang membara.


"Berjanjilah untuk kembali bersamaku lagi dan nikahi aku. Setelah kita menikah, aku akan memberitahu keberadaan mereka, ets bukan mereka tapi dia!" bisik Dinda, "Aku benar-benar khilaf. Aku sudah meninggalkanmu dulu, jadi terimalah cintaku ini. Aku berjanji, aku tidak akan meninggalkanmu atau mencampakkanmu seperti dulu lagi," ucap Dinda tersenyum manis, "Aku bahkan lebih segalanya dari pada wanita itu. Tubuhku juga lebih menarik daripada tubuhnya,"

__ADS_1


"Hatimu busuk. Aku tidak akan kembali dengan iblis seperti mu, sekarang katakan! Dimana istri dan anakku!" teriak Steven.


"Kembalilah ke pelukanku, maka aku akan memberitahu keberadaan istri mu. Bagaimana? Mudah bukan?"


"Apa yang kau jaminkan jika aku kembali padamu, ha! kembalikan mereka. Baru aku mau kembali padamu!"


"Tidak bisa, aku tahu akal licikmu, sayang. Tapi, aku akan memperlihatkan beberapa foto keadaan istrimu. Bagaimana?" tawar Dinda.


"Baiklah, aku akan menikahimu!" jawab Steven.


Bersambung😘

__ADS_1


__ADS_2