
Pertumpahan darah dimulai. Bau amis darah mulai tercium. Mereka yang belum kerasukan menjadi makanan bagi yang sudah kerasukan. Yang mampu bertahan akan menyerang balik dengan senjata mereka, keadaan benar-benar kacau.
Mereka yang kerasukan akan mengalami semacam transformasi. Ada yang biasa saja, hanya mata merah dan kuku hitam panjang. Tapi ada juga yang menumbuhkan taring dan bahkan tanduk, mereka yang seperti itu sungguh tidak terlihat seperti manusia. Tapi makhluk lain dari dunia bawah, seperti Setan Neraka. Beberapa bahkan ada yang mirip dengan Petugas Neraka yang pernah dilihat Gofan.
Menghadapi dua orang Pendekar kerasukan itu, Gofan hanya menggunakan satu jari telunjuknya. Dia memusatkan cahaya ungu di sana dan menembak mereka satu per satu di dahi. Mereka hanya Roh jahat kecil, tidak sulit bagi Gofan menangani keduanya. Ini sama seperi dulu, saat Xiongmeng dirasuki Roh jahat. Hanya Roh jahat lemah.
Mengingat itu Gofan menoleh ke arah kanan dan mendapati Xiongmeng yang telah kerasukan dengan transformasi mengerikan, menatap marah ke arahnya. Gofan hanya terperangah sesaat, sebelum senyum meremehkan terlihat di wajahnya. Xiongmeng melesat menyerang ke arahnya.
Mata Xiongmeng benar-benar merah, seperti darah. Wajahnya dipenuhi rambut tipis-tipis, sebuah tanduk kecil di dahi, empat taring panjang menyembul di mulutnya, dua di atas dan dua di bawah. Rambutnya memanjang dengan asap hitam membumbung keluar dari sana. Tubuhnya membengkak, seperti semua ototnya menonjol keluar. Kuku di setiap jarinya berubah warna, menjadi hitam, itu juga panjang dan tajam. Ini pastinya sudah bukan kerasukan. Ini Kontrak dengan Roh jahat. Menjadi Tubuh Perjanjian.
“Sepertinya menjadi Tubuh Perjanjian, melakukan Kontrak dengan Roh jahat adalah kebiasaannya.” Mendengus dingin Gofan bergerak cepat ke samping, menghindari serangan cakar hitam Xiongmeng.
“Hehehe...! Gofan...” Air liur menetes di mulut bertaring Xiongmeng, “Ini semua gara-gara kamu. Semua ini kesalahanmu.” Matanya yang merah berputar-putar, saat Gofan mengambil jarak darinya, “Lihat.. Lengyue! Lihat Qingyue.. dan ******** Lengjing itu.. Nasib mereka hancur karenamu! Ini SALAHMU! GOFAN!!.” Dia meraung dan melesat ke arah Gofan.
Saat itu dua atau lebih 'Yang Kerasukan' ikut menyerang ke arah Gofan. Tapi dengan cepat ditebas cakar tajam Xiongmeng. “Dia milikku!! ENYAH!!.” Semakin lama, teriakannya semakin menggila. Yang kerasukan lainnya ketakutan dan menyingkir dari pertarungan Gofan dan Xiongmeng.
“Menyedihkan...” Gumam Gofan, dia melesat mundur, menghidari serangan cakar hitam itu.
Gofan menyadari, Xiongmeng sedang dalam keadaan setengah sadar. Dia sepertinya bekerja sama dengan Roh jahat kontraknya untuk menambah kekuatannya demi membalas dendam kepada Gofan.
“Masalah keluarga Lengyue bukan salahku. Kenapa kamu menyalahkanku? Atau jangan-jangan semua ini adalah ulahmu?!.” Sahut Gofan saat dia menggunakan serangan cakar miliknya melawan cakar hitam Xiongmeng.
Wajah Xiongmeng berkedut, dia seperti berpikir sesaat, semua kejadian itu berlangsung cepat, tapi perlu waktu untuk dijelaskan.
__ADS_1
Xiongmeng membuka mulutnya dan tiba-tiba lidahnya memanjang, bukan lidah sebenarnya, itu mirip ilusi, lidah dari kumpulan Roh jahat yang berbagung dengannya. Lidah itu melilit Gofan.
Dia terkekeh, suaranya agak sedikit parau, “Gofan.. Ini salahmu! Bukan aku... Meski aku sedikit menyulut api dengan minyak, tapi ini tetap salahmu.” Lidah ilusi itu menarik Gofan dan menggulung tubuhnya.
“Sepertinya kesadaran setengah ini, membuatnya sedikit mampu menahan kekuatan Mata Surga.” Sempat heran, Gofan menyadari, Xiongmeng tidak takut dengan pancaran Mata Surga.
Gofan mengatupkan bibirnya dan mengerahkan hampir setengah dari semua Energi Surga di dalam Kubus Titik Pusat Jiwanya.
*Blazh!* Ledakan cahaya ungu memancar semakin padat dari sekujur tubuh Gofan.
“Aarrgghhh... Panas!!.” Lilitan lidah ilusi itu mengendur dan perlahan memudar, pecah menjadi serpihan asap hitam.
Awalnya Gofan hanya menggunakan beberapa lapis Energi Surga, tidak sampai 20%, tapi setelah menyadari perubahan Xiongmeng, kini setengah dari semua Energi itu dikerahkannya. Cahaya ungu padat menyelimuti tubuh Gofan. Bergoyang-goyang seperti lidah api.
“Yang terkutuk itu kamu! Sepertinya kali ini, aku tidak perlu lagi memaafkanmu!.” Mata Gofan memancarkan cahaya ungu, dia melesat ke arah Xiongmeng dengan niat membunuh. Gofan tentu menyadari bahwa Xiongmeng bukan dikendalikan Roh Jahat, mereka bersekongkol, jelas ingin membunuh Gofan, jadi, Gofan pun tidak perlu sungkan, dia tidak menahan niat membunuhnya. Seperti kilatan bola cahaya ungu, Gofan semakin mendekat ke arah Xiongmeng.
Jantung Xiongmeng berdetak kencang, dia ketakutan. Jaraknya dengan Gofan masih cukup jauh, tapi rasa panas sudah terasa membakar kulitnya. Beberapa Yang Kerasukan, yang ada di dekat Gofan, meronta-ronta kebakaran. Gofan tidak menyerang mereka, tapi Energi Surga memang kelemahan Roh Jahat itu.
Xiongmeng memutar badan dan berlari menjauh, sambil berlari dia menghisap lebih banyak Roh Jahat. Saat Gofan hampir menangkapnya, dia menambah kecepatan. Kakinya terlihat seperti bayangan, seperti hantu, tanpa kaki.
Gofan melihat itu dan sedikit kagum, mungkin itu bisa disebut sebagai Langkah Hantu, pikirnya. Meski sudah menggunakan Langkah Kilat dan ditambah dengan Langkah Kaki Menyapu Angin, dia masih gagal mengejar kecapatan 'Langkah Hantu' milik Xiongmeng. Agak membuat kesal.
Semakin lama, semakin banyak Roh Jahat yang dihisap Xiongmeng. 100.. 120... 150... 170... 200... 300... 400, Hampir 500 asap hitam dihisap Xiongmeng. Semakin banyak, semakin berubah bentuk fisiknya. Dia kembalu mengalami transformasi bentuk.
__ADS_1
“Gofan! Hentikan dia! Itu Transformasi Iblis! Akan sulit mengatasinya jika dia terus seperti itu.” Teriak Xunialiang sembari menghadapi Yang Kerasukan berwujud hampir mirip dengan Setan Neraka.
Gofan mengangguk, dia menyadari hal itu, tapi dia tidak tahu bahwa ada semacam transformasi semacam itu, “Transformasi Iblis? Apa itu kuat?.” Gofan menggertakkan giginya dan menambah laju langkahnya.
Tapi, Xiongmeng seperti angin ****** beliung, kecepatannya diluar pemahaman Gofan. Kejar mengejar berlanjut sampai akhirnya Xiongmeng menghisap lebih dari 2000 Roh Jahat.
Tubuhnya bergetar, tanah merah di bawah kakinya mendadak cekung, seperti menaham beban yang sangat berat. Kulit Xiongmeng berubah, itu pucat dengan warna keabu-abuan. Sekarang, di dahinya tumbuh tanduk lain. Dua tanduk tajam menyembul dari dahi itu. Perlahan-lahan semua rambut panjangnya memutih dan rontok, dia gundul, sepenuhnya tidak berambut. Bahkan rambut-rambut tipis di wajahnya menghilang. Asap hitam pekat membumbung dari kepala gundul itu, membentuk tengkorak, itu disusun daru ribuan wajah yang merintih kesakitan.
Di sisi lain, Gumulryong sudah bebas, dia menunggang Serigala Mata Biru dan mengamuk. Dia melesat menuju ke arah Gofan. “Aku masih lemah... Aku harus mendapatkan Energi Surganya, dan akan ku cincang habis Nenek itu!!.” Amarahnya jelas ditujukan kepada Qimouzha tapi dia melesat menyerang ke arah Gofan.
Sesekali pandangan Gumulryong akan melihat ke atas, ke arah Dewa Gelap. Pandangan itu dingin tetapi ada keakraban di dalamnya. Dewa Gelap hanya tersenyum saat melihat kekacauan yang terjadi di bawah kakinya. Dia mendekat ke arah Litaihwang dab menyentuh dahinya dengan telunjuk tangan. Tubuh Litaihwang bergetar pelan, kemudian berubah menjadi gumpalan darah yang menggeliat masuk ke dalam mulut Dewa Gelap. Sepertinya Dewa Gelap akan mengalami perubahan bentuk, tubuhnya tiba-tiba diselimuti cahaya hitam, mirip kepompong hitam.
Di dalam kekacauan, Mouhuli yang tengah membantai 'Yang Kerasukan' menatap sedih pada Serigala Mata Biru yang dikendalikan Gumulryong. Dia ingin mencoba membebaskan Serigala itu, tapi dia ragu, sebab itu akan membuat identitasnya sebagai Siluman Serigala Mata Biru terungkap. Dia juga belum bisa memastikan trik apa yang digunakan Gumulryong untuk mengendalikan Trah Serigala Mata Biru.
“Aku tidak bisa gegabah. Jika dia tahu identitasku dan berhasil mengendalikanku, semua hanya akan menjadi kacau.” Menghela napas pelan, Mouhuli hanya bisa melanjutkan pembantaiannya. Dia yakin, Gofan akan bisa menghadapi Gumulryong dan Serigalanya itu.
Kembali ke Gofan. Dia tidak menyangka, perubahan yang terjadi pada Xiongmeng. Itu lebih mirip versi dari Petugas Neraka, tapi bukan yang biasa, ini mirip Petugas Neraka versi kuat.
“Jadi ini...Transformasi Iblis.” Gumam Gofan.
Sekarang, dihadapannya ada manusia dengan wujud Petugas Neraka, dia gundul dengan kulit abu-abu mengkilap, cakar merah, dan mata hitam. Juga... Asap berwajah tengkorak di atas dua tanduknya. Xiongmeng benar-benar bukan manusia lagi.
Bersambung...
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca dan Semoga terhibur.