Pendekar Sembilan Langit

Pendekar Sembilan Langit
Spesial Episode "Sejarah Terbentuknya Enam Benua"


__ADS_3

Dahulu kala, saat Alam Kecil pertama kali diciptakan. Hanya ada satu Daratan dan satu Lautan. Daratan itu disebut sebagai Benua Raksasa, sementara lautannya dinamai Lautan Raksasi.


Benua Raksasa merupakan perwujudan gunung atau Maskulinitas, Jantan. Sementara Lautan Raksasi merupakan pewujudan laut atau Femininitas, Betina. Pertemuan antara Maskulinitas dan Femininitas melahirkan kehidupan di Alam Kecil.


Saat Alam Kecil kosong tanpa kehidupan, lahirlah Vajnu, makhluk hidup yang pertama kali ada di Alam Kecil. Dia adalah leluhur dari semua flora yang ada saat ini di Alam Kecil. Vajnu memiliki satu buah berkah dari Surga, yaitu berkah untuk terus bertumbuh dan berkembang biak.


Vajnu memiliki tinggi hingga 300an kaki. Semenjak adanya Vajnu, Kesejukan mengalir di setiap celah Alam Kecil, namun Alam Kecil tetap sunyi seperti tidak memiliki kehidupan meskipun telah ada Vajnu yang menghuninya.


Oleh karena itu lahirlah Savanu. Makhluk hidup kedua yang ada di Alam Kecil. Dia adalah leluhur dari semua fauna yang ada saat ini di Alam Kecil. Savanu memiliki dua berkah dari Surga, yaitu berkah untuk terus bertumbuh dan berkembang biak serta berkah untuk bersuara.


Semenjak adanya Savanu, Alam Kecil menjadi penuh dengan berbagai macam suara yang meramaikan Alam Kecil. Savanu memiliki tinggi hingga 200an kaki. Namun keadaan kehidupan yang ada di Alam Kecil tidak memiliki peradaban, hanya ada kesejukan dan kebisingan, tidak ada keharmonisan.

__ADS_1


Akhirnya lahirlah makhluk hidup yang ketiga, yaitu Manu. Dia merupakan leluhur dari para manusia yang ada saat ini di Alam Kecil. Manu dianugerahi dengan tiga berkah Surga, yaitu berkah untuk bertumbuh dan berkembang biak, berkah untuk bersuara, dan berkah untuk berpikir.


Semenjak adanya Manu, banyak kemajuan dan peradaban yang muncul di Alam Kecil. Meski memiliki berkah terbanyak, Manu adalah Makhluk hidup yang terkecil di antara ketiganya, yaitu setinggi hingga 30an kaki.


Akibat perjalanan waktu dan semakin menurunnya kepercayaan ketiga Makhluk kepada Surga, berkah Surga pun perlahan menyusut. Sehingga ukuran para Makhluk hidup pun ikut menyusut.


Keturunan Vajnu yaitu para tumbuhan adalah yang pertama kali menyusut, akibat hanya dianugerahi satu berkah, para tumbuhan adalah yang pertama kehilangan kepercayaannya kepada Surga dan menyusutlah mereka.


Terakhir adalah keturunan Manu, akibat kesombongan, karena dianugerahi tiga berkah, banyak keturunan Manu yaitu para Manusia yang melupakan keberadaan Surga dan meninggalkan kepercayaan kepadaNya dan menyusutlah mereka.


Saat di Alam Kecil terjadi penyusutan, di Alam Besar juga demikian. Para Dewa saling berperang, tidak menjalankan perintah Surga untuk menciptakan kedamaian dan keharmonisan. Hingga mereka pun dikutuk turun sebagai Manusia dan hidup di Alam Kecil. Pada akhirnya peperangan para Dewa itu dikenal sebagai Era Kejatuhan Para Dewa atau Era Dewa Jatuh.

__ADS_1


Meski mereka telah menjadi manusia, mantan para Dewa ini masih memiliki Energi Surga di dalam diri mereka. Jika mereka mengembangkan Energi Surga itu hingga menembus sembilan lapisan langit Alam Besar, maka mereka dapat kembali menjadi Dewa, menjadi Abadi dan menyatu dengan Surga.


Tiga Dewa yang dikutuk menjadi manusia saling bertarung di Alam Kecil. Mereka adalah Dewa Naga, Dewa Cahaya, dan Dewa Gelap. Dewa Cahaya dan Dewa Gelap bersepakat untuk membunuh dan membasmi semua keturunan Dewa Naga di Alam Kecil.


Ketika pertarungan ketiga Dewa terkutuk itu terjadi, Alam Kecil mengalami guncangan besar. Akibat pertarungan itu, Benua Raksasa dan Lautan Raksasi terpecah belah menjadi beberapa bagian.


Benua Raksasa terbagi menjadi enam bagian, yang pada akhirnya dikenal sebagai Enam Benua. Dimulai dari bagian benua yang terbesar hingga terkecil, yaitu Benua Oermacht, Benua Meghalaya, Benua Penda, Benua Cang'An, Benua Valinoira, dan Benua Filantropia.


Begitulah akhirnya di Alam Kecil terbentuk Enam Benua baru yang menenggelamkan nama Benua Raksasa. Benua Raksasa terlupakan dan digantikan oleh keenam benua tersebut.


Novel ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

__ADS_1


__ADS_2